Anda di halaman 1dari 28

SURVEILENS DBD

PENGENDALIAN DBD
DI PUSKESMAS

ANTO D. FLASSY
DINAS KESEHATAN PROVINSI PAPUA
SEKSI PENGAMATAN PENYAKIT, IMUNISASI & KESEHATAN MATRA
Disampaikan pada Pelatihan PAEL
BBPK Makassar, 1 s/d 30 Juli 2010 Created By: Subahagio
KEGIATAN POKOK PROGRAM PENGENDALIAN
DBD YANG BERDASARKAN 4 KEGIATAN
POKOK RPJMN

1. Penyuluhan
2. Kemitraan/Jejaring Kerja
3. Pemberdayaan/Peningkatan Peran Serta Masyarakat
4. Penemuan dan Tatalaksana Kasus
5. Pengendalian Vektor
6. Surveilans Epidemiologi
7. SKD (Sistim Kewaspadaan Dini) dan Penanggulangan
KLB (Kejadian Luar Biasa)
8. Penelitian dan Survei/Penelitian
9. Pemantauan dan Penilaian
KEGIATAN SURVEILANS DBD

1. SURVEILANS KASUS
2. SURVEILANS VEKTOR
3. SURVEILANS FAKTOR RESIKO & PERILAKU
MASYARAKAT
SURVEILANS PENYAKIT (KASUS)

1. Pelaksana :
 Petugas Surveilans Aktif RS
 Petugas Puskesmas / Sanitarian

2. Sumber :
- Pengamatan Pasif (lap. Kasus klinik,
dokter praktek, PKM serta RS)
- Pengamatan Aktif (Sentinel Klinik &
Dokter praktek, Sentinel PKM & RS,
Petugas Kes)
SURVEILANS PENYAKIT (KASUS)

3. Alat pengumpul data :


 Form. KD/RS-DBD untuk kasus 24 jam setelah
ditegakkan diagnosis.
 Form DP-DBD untuk data dasar perorangan DBD
dan penanggulangan per bulan.
 Form K-DBD untuk laporan bulanan penderita DBD
& program pemberantasan
 Form W2-DBD sebagai laporan mingguan penderita
DBD
 Form W1 bila terjadi KLB DBD

4. Tujuan : Mengetahui endemisitas & Deteksi


Dini KLB / Wabah.
SURVEILANS KASUS
5. Jenis data :
 Nama penderita
 Jenis kelamin
 Umur
 Alamat
 Pekerjaan (Swasta, PNS,
Pelajar/Mahasiswa dll)

6. TATA LAKSANA KASUS


 Gejala awal
 Masa inkubasi
 Gejala lanjut
 Diagnosa klinis (pemeriksaan darah scr
serologis  Trhombosit, IgM, IgG & Fungsi
hematokrit )
Surveilans vektor

1. Survey Jentik Container Index, House Index,


Breateu Index, Pupae Index, ABJ.
2. Survey nyamuk dewasa  Landing Collection,
Resting collection, Ovitrap, siklus hidup.
3. Uji kepekaan Insektisida / Uji Efikasi
4. Tujuan : Mengetahui penyebaran, kepadatan,
habitat utama, dugaan resiko terjadinya
penularan, kepekaan nyamuk thd Insektisida,
prioritas lokasi waktu pelaksanaan intervensi.
U.U DAN PERATURAN
• U.U no. 4 tahun 1984 tentang wabah
• P.P Menkes No. 560 th.1989 tentang jenis
peny. Tertentu yg dpt menimbulkan wabah
• Kep Menkes 581/ 1992 tentang Program
Pemberantasan DBD
• PROPENAS

DBD WAJIB LAPOR 24 JAM


Operasional Pengendalian DBD
P Diagnosis Dini (RDT) dan Pengobatan Segera,
E Penanggulangan fokus (PE & Penanggulangan Seperlunya)
N 7000
Y
U 6000 S
L
‘3M plus’ - COMBI U
U 5000
H Analisis Kasus R
A 4000 Mingguan dan V
N Tindakan E
3000 BBG 3M SMP
K
Analisis Rata-rata I
Jumlah Kasus per
E 2000 Bulan Selama 3 L
S atau 5 Tahun A
E 1000 Terakhir
H SKD dan Penanggulangan KLB
N
A 0
S
T Jan Feb Mrch Apr May Jun Jul Agt Sep Oct Nov Dec
A
N Jumantik PJB
KASUS VS NON-KASUS DALAM
SURVEILANS DAN TATALAKSANA KLINIS
SUSPEK DEMAM DEMAM SINDROM
DEMAM DENGUE BERDARAH SYOK
DENGUE DENGUE DENGUE
NON KASUS SURVEILANS KASUS SURVEILANS

DD DBD
KASUS SURVEILANS

BELUM TIMBANG RAWAT RAWAT


INDIKASI INDIKASI WASPADA INTENSIF
RAWAT RAWAT SSD
Form KD/RS-DBD

PEMBERITAHUAN TERSANGKA/PENDERITA DEMAM BERDARAH DENGUE


(Dikirimkan dalam 24 jam setelah diagnosis awal ditegakkan)
RS/PUSKESMAS*) : …………………………………………

KAB/KOTA*) : ……………………………………PROPINSI :. ……………….....................

Kepada Yth
Dinas Kesehatan Kab/Kota ………………………........
di ………………………..............................................

Bersama ini kami beritahukan bahwa kami telah memeriksa/merawat seorang pasien.
No. Rekam Medik : ................................................................................
Nama : ……………………………………………………….....
Umur : …… tahun
Jenis Kelamin : L/P*)
Nama orang tua/KK : ………………………………………………………......
Alamat rumah : Jl.…………………………………….No.telp/HP:…….
RT……………………RW/RK………………...............
Kelurahan/Desa :……………….Kecamatan :..………
Tanggal mulai sakit : …………………………………………..200…….........
Tanggal mulai dirawat/diagnosis dibuat : …………………………………………..200…….........

KEADAAN PENDERITA SAAT INI: HIDUP/MENINGGAL*)

DIAGNOSIS AWAL**): HASIL PEMERIKSAAN LAB


TERSANGKA DBD - Jumlah Trombosit terendah
DD (Demam Dengue)
- Nilai Hematokrit terendah
DBD (Demam Berdarah Dengue)
SSD (Sindrom Syok Dengue) - Nilai Hematokrit tertinggi
- Uji Serologis

DIAGNOSIS AKHIR **): Tanggal:............ HASIL PEMERIKSAAN LAB


TERSANGKA DBD - Jumlah Trombosit terendah
DD (Demam Dengue) - Nilai Hematokrit terendah
DBD (Demam Berdarah Dengue)
- Nilai Hematokrit tertinggi
SSD (Sindrom Syok Dengue)
Lainnya: ....................................... - Uji Serologis

KEADAAN PENDERITA SAAT PULANG: HIDUP/MENINGGAL*)


….………………..,………………...200…..

DIREKSI/KEPALA ...………….…………

(________________________________)
Tembusan :
Kepada Yth : Kepala Puskesmas ________________________
*) : Lingkari yang dipilih
**) : Bubuhkan tanda check (  ) pada box
**) : Bubuhkan
Lembar tanda
1: Untuk Check
Dinas ( √) pada
Kesehatan box.
Kabupaten/Kota
Lembar 2: Untuk Keluarga Penderita agar disampaikan ke Puskesmas di daerah tempat tinggalnya
Lembar 3: Untuk Arsip RS/Puskesmas
BAGAN PENANGGULANGAN FOKUS
Penderita DBD

Penyelidikan Epidemiologi (PE)

Di lokasi tempat
-Pencarian penderita tinggal penderita dan
atau tersangka DBD rumah/ bangunan
lainnya lainnya dengan
-Pemeriksaan jentik radius 100 m (kurang
lebih 20 rumah/
bangunan secara
Ditemukan 1 atau lebih penderita DBD
acak)
lainnya dan/atau ≥ 3 orang tersangka DBD,
dan ditemukan jentik (≥5%)

Positif Negatif

1. PSN DBD
2. Larvasidasi radius 200 m 1. PSN DBD
3. Penyuluhan 2. Larvasidasi radius 200 m
4. Fogging, radius 200 m 3. Penyuluhan
(2 siklus interval 1 minggu)
HUBUNGAN R.S DAN PUSKESMAS

RUMAH SAKIT PUSKESMAS Penanggulangan


seperlunya,
Melakukan Penemuan kasus
meliputi:
dan Melakukan
penegakan -Fogging focus*)
Penyelidikan
diagnosis & (penyemprotan)
epidemiologi (PE)
tatalaksana -LARVASIDASI
di sekitar rumah
DBD sesuai standar -3M Plus
penderita dalam
-Penyuluhan
radius 100 m
Melaporkan
kasus DBD ke *Kriteria Fogging focus:
Dinkes Kab/Kota & 1. Bila ditemukan kasus DBD lain
dan/atau
Puskesmas dalam
2. Ditemukan 3 Penderita panas tanpa
waktu <24 jam sebab yang jelas, dan ditemukan jentik
nyamuk DBD ≥5% dari seluruh rumah
yang diperiksa
ALUR RESPONS-TIME KASUS DBD
(PE & FF)

Dokter
Praktek
24 jam
PE : 24 jam 24 jam

Puskesmas DINKES DINKES


KASUS KAB/KOT PROPINSI
DBD

FF : 24 jam
KELUARGA

RUMAH 24 jam- < 7 Hr


SAKIT
KDRS di RS vs P.E diPuskesmas

Mungkin sudah
terjadi penularan
Sudah Sangat Terlambat

Action ?

Muncul MRS KDRS PE


klinis data survei rata-rata rata-rata
LITBANG 12 hari 5 hari
proporsi
terbanyak
2-5 hari sejak
klinis muncul
KLB DBD
Kriteria:
• Terjadinya peningkatan kasus DBD di suatu wilayah
sebanyak dua kali/ lebih dalam kurun waktu satu
minggu/bulan dibandingkan pada minggu/bulan sebelumnya.
atau
• Terjadinya peningkatan kasus DBD di suatu wilayah
sebanyak dua kali/ lebih dalam kurun waktu satu bulan
dibandingkan bulan yang sama tahun sebelumnya.
atau
• Terjadinya peningkatan kasus DBD di suatu desa/kelurahan
dua kali/ lebih dalam kurun waktu satu minggu dibandingkan
dengan minggu sebelumnya atau adanya 5 kasus DBD di
suatu desa/kelurahan dalam satu minggu
PROSEDUR RUJUKAN KE RS
• Undang-Undang No. 4 th 1984 tentang Wabah Penyakit
Menular serta Peraturan Menteri Kesehatan No. 560
tahun 1989, maka bila dijumpai kasus DBD wajib
dilaporkan dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.
• Formulir rujukan pasien Demam Berdarah Dengue dari
Puskesmas dan sarana pelayanan kesehatan lainnya
menggunakan formulir So, atau surat tersendiri yang
memuat data, nama, jenis kelamin, umur, nama kepala
keluarga, alamat, tanggal mulai masuk dan keluar
sarana pelayanan kesehatan ( Puskesmas Perawatan,
Rumah Sakit) dan pengobatan yang telah diberikan,
disampaikan kepada RS rujukan
Form-So
FORMULIR RUJUKAN PASIEN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD)
Kepada yth,
RS.......................................................
di-
........................................................
Bersama ini kami beritahukan bahwa kami telah memeriksa/merawat pasien:
Nama : ........................ L/P Umur.......th.......bln.....................
Nama Kepala Keluarga : ....................................................................................
Alamat Rumah : Jln ......................................... No ..............................
Rw. ............................... Rt. ......................................
Kelurahan : ............................... Kecamatan.................................
Tanggal mulai sakit : Tgl/bl/th:
Tanggal masuk RS/puskesmas : Tgl/bl/th: Jam ..........................
Tgl. Meninggalkan RS/puskesmas : Tgl/bl/th:
No. HASIL PEMERIKSAAN KLINIS ADA TIDAK
1. Demam ...................... ......................
2. Perdarahan. temasuk uji Tourniquet positif ...................... ......................
3. Pembesaran hati ...................... ......................
4. Syok ...................... ......................
PEMERIKSAAN LABORATORIUM HASIL PEMERIKSAAN
I II

Tanggal:................................. ................... ......................


Jam: .................. ...................... ......................
5. Hb ...................... ......................
6. Hematokrit ...................... ......................
7. Trombosit (jumlah per l) ...................... ......................

PENGOBATAN
-Diinfus/tidak **), tangggal ........................................... Jam ....................

DIAGNOSIS KLINIS:
-Tersangka DBD/DD/DBD/SSD**)
.........................................., 20...........
( ............................................. )
**) Coret yang tidak perlu
*) Beri tanda “X” untuk hasil pemeriksaan klinis
DD=demam dengue, DBD=demam berdarah dengue, SSD=sindrom syok dengue
Alur Pelaporan Kasus DBD
sistem Pelaporan
Puskesmas
Formulir K-DBD
LAPORAN BULANAN PENDERITA DD/DBD/SSD DAN PROGRAM PEMBERANTASAN
Propinsi/Kabupaten/Kota/Puskesmas*) : ...........................................................................................
Laporan Bulan/Tahun : ...........................................................................................

Kabupaten/ Jumlah Jumlah IR Jumlah Jumlah CFR Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah
Kota/ penderita penderita penderita penderita (%) PE PSN DBD larvasidasi Penyuluhan fogging
Kecamatan/ DD DBD SSD DBD/SSD PSN DBD focus
Desa/ yang
Kelurahan*) meninggal

(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) (9) (10) (11) (12)

Jumlah

…………………………………., ………………… 200…..


Kadinkes Propinsi/Kabupaten/Kota/Ka. Puskesmas*)
(…………………………………………………………….)

*)Coret yang tidak perlu


PJB: Pemeriksaan Jentik Berkala
(2) lanjutan (1)
Jumlah Jumlah rumah/ Jumlah G3 M Jumlah Jumlah Jumlah Jumlah desa/ Jumlah Jumlah Jumlah desa/
PJB bangunan yang SMP s.d. daerah KLB kabupaten/ kecamatan kelurahan kabupaten/ kecamatan kelurahan
diperiksa jentik bulan ini kota/ endemis endemis kota/ sporadis sporadis
(Jumlah positif endemis sporadis
Jentik)

(13) (14) (15) (16) (17) (18) (19) (20) (21) (22)

…………………………………., ………………… 200…..


Kadinkes Propinsi/Kabupaten/Kota/Ka. Puskesmas*)
(…………………………………………………………….)
Lampiran 4
Formulir W2-DBD
LAPORAN MINGGUAN PENDERITA DD/DBD/SSD
Propinsi/Kabupaten/Kota/Puskesmas*) : ...........................................................................................
Bulan/Tahun : ...........................................................................................

Kabupaten/ Minggu* Total


Kota/
Kecamatan 1 2 3 4 ......
/
Desa/ DD DBD SSD DD DBD SSD DD DBD SSD DD DBD SSD DD DBD SSD DD DBD SSD
Kelurahan*)

P M P M P M P M P M P M P M P M P M P M P M P M P M P M P M P M P M P M

Jumlah

*)Coret yang tidak perlu; P=Penderita; M: Meninggal; *Mengikuti kalender survailans

DD: Demam Dengue …………………………………., ………………… 200…..


DBD: Demam Berdarah Dengue
SSD: Sindrom Syok Dengue
Kadinkes Propinsi/Kabupaten/Kota/Ka. Puskesmas*)
(…………………………………………………………….)
Formulir DP-DBD
DATA DASAR PERORANGAN PENDERITA DD/DBD/SSD DAN PENANGGULANGAN
Propinsi/Kabupaten/Kota/Puskesmas*) : ...........................................................................................
Laporan Bulan/Tahun : ...........................................................................................
(1)

Tanggal
pelapora
Diagnosi n Tanggal
Tanggal Tanggal Tanggal s dari keluar
No. Jenis mulai mulai penegak- (DD/ tempat /selesai
rekam Umur kelamin Kabupaten/ Kecama- Desa/ sakit/ perawata kan DBD/ perawata perawata
No. medik (tahun) (L/P) Kota Tan Kelurahan Alamat demam n diagnosis SSD*)) n n

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14
Hasil pemeriksaan laboratorium Tanggal Penanggulangan fokus
Penyeli-
Nama unit Keada Serologis
dikan
pelapor an
Jumlah Nilai Nilai IgM epidemio Tanggal Tanggal Tanggal
(RS/tempat pulang
trombosi hematokr hematokr IgM dan - larvasida Tanggal fogging fogging
perawatan ) (K/M:)
t it it (+/- IgG IgG logis Tanggal si penyulu- focus focus
terendah trendah trtinggi ) (+/-) (+/-) (PE) PSN DBD han siklus 1 siklus 2

15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28
FORMULIR JPJ-1
HASIL PEMERIKSAAN JENTIK
RT/RW : ……………………………………….
DESA/KELURAHAN : ……………………………………….
KECAMATAN: ….....................………………………………
KABUPATEN/KOTA: ..............................................................

No Nama KK/ Alamat Jentik Keterangan


Jenis/Nama TTU (RT/RW)
() ()

Petugas Pemeriksa Jentik


(.......................................................)
FORMULIR PJB-1
REKAPITULASI HASIL PEMERIKSAAN JENTIK
KECAMATAN/WILAYAH KERJA PUSKESMAS : …………………………………
KABUPATEN/KOTA: ..........................................................................................

No Tanggal pemeriksaan jentik Desa/Kelurahan yang Jumlah rumah/bangunan Jumlah A


diperiksa yang diperiksa rumah/bangunan yang ABJ*
positif jentik desa/
kelurah
an
(
(%)

* ABJ (Angka Bebas Jentik): Jumlah rumah/bangunan yang tidak ditemukan (bebas) jentik dibagi jumlah rumah/ bangunan
yang diperiksa, dikalikan 100%.

Kepala Puskesmas,
(.......................................................)
tarimakasih

kurusumange