Anda di halaman 1dari 19

PENGERTIAN

• TAMPONADE JANTUNG
ADALAH KOMPRESI JANTUNG
DISEBABKAN OLEH DARAH
ATAU CAIRAN YANG
TERAKUMULASI DI RUANG
ANTARA MIOKARDIUM
(OTOTJANTUNG) DAN
PERICARDIUM (LAPISANLUAR
JANTUNG).
TANDA DAN GEJALA
TAMPONADE JANTUNG AKUT BIASANYA DISERTAI GEJALA PENINGKATAN TEKANAN
VENA JUGULARIS, PULSUS PARADOKSUS >10MMHG, TEKANAN NADI <30MMHG,
TEKANAN SISTOLIK <100MMHG, DAN BUNYI JANTUNG YANG MELEMAH.
SEDANGKAN PADA YANG KRONIS DITEMUKAN PENINGKATAN TEKANAN VENA
JUGULARIS, TAKIKARDI, DAN PULSUS PARADOKSUS.
KELUHAN DAN GEJALA YANG MUNGKIN ADA YAITU ADANYA JEJAS TRAUMA TAJAM
DAN TUMPUL DI DAERAH DADA ATAU YANG DIPERKIRAKAN MENEMBUS JANTUNG,
GELISAH, PUCAT, KERINGAT DINGIN, PENINGGIAN VENA JUGULARIS, PEKAK
JANTUNG MELEBAR, SUARA JANTUNG REDUP DAN PULSUS PARADOKSUS. TRIAS
CLASSIC BECK BERUPA DISTENSIS VENA LEHER, BUNYI JANTUNG MELEMAH DAN
HIPOTENSI DIDAPAT PADA SEPERTIGA PENDERITA DENGAN TAMPONADE.
(MANSJOER, DKK. 2000: 298).
KLASIFIKASI
PEMBAGIAN TAMPONADE JANTUNG BERDASARKAN ETIOLOGI DAN
PROGRESIFITAS (MUNTHE, 2011):
1. ACUTE SURGICAL TAMPONADE
-> Meliputi keadaan antegrade aortic dissection,
iatrogenic, dan trauma tembus jantung.
2. MEDICAL TAMPONADE
-> Meliputi keadaan efusi perikardial akibat perikarditis akut,
perikarditis karena keganasan atau gagal ginjal
3. LOW-PRESSURE TAMPONADE
-> Keadaan ini terjadi pada dehidrasi berat
PATOFISIOLOGIS
REDDY ET AL MENJELASKAN 3 FASE PERUBAHAN HEMODINAMIK PADA TAMPONADE
: (YARLAGADDA,2011)
• TAHAP I: AKUMULASI CAIRAN PERIKARDIAL MENYEBABKAN PENINGKATAN
KEKAKUAN VENTRIKEL, MEMERLUKAN TEKANAN PENGISIAN YANG LEBIH
TINGGI. SELAMA FASE INI, TEKANAN VENTRIKEL KIRI DAN KANAN MENGISI
LEBIH TINGGI DARI TEKANAN INTRAPERICARDIAL
• TAHAP II: DENGAN AKUMULASI CAIRAN LEBIH LANJUT, TEKANAN PERIKARDIAL
MENINGKAT DI ATAS TEKANAN PENGISIAN VENTRIKEL, SEHINGGA CURAH
JANTUNG BERKURANG.
• TAHAP III: TERJADI PENURUNAN OUTPUT JANTUNG LANJUT, KARENA
EQUILIBRIUM TEKANAN PERIKARDIAL DAN PENGISIAN VENTRIKEL KIRI (LV).
MANIFESTASI KLINIS
ANAMNESA YANG KOMPREHENSIF TERHADAP RIWAYAT PASIEN DAPAT MEMBANTU
MENGIDENTIFIKASI KEMUNGKINAN ETIOLOGI DARI EFUSI PERICARDIAL, YANG
DAPAT MENYEBABKAN TAMPONADE JANTUNG (YARLAGADDA,2011).
• PASIEN DENGAN PENYAKIT SISTEMIK DAN KEGANASAN DENGAN PENURUNAN
BERAT BADAN, LEMAS, DAN ANOREKSIA.
• NYERI DADA PADA PASIEN PERICARDITIS DAN INFARK MIOKARD.
• NYERI MUSCULOSKELETAL ATAU PANAS TAMPAK PADA PASIEN DENGAN
KELAINAN JARINGAN IKAT.
• RIWAYAT GAGAL GINJAL MENYEBABKAN UREMIA SEBAGAI PENYEBAB EFUSI
PERICARD.
• SEKSAMA TERHADAP OBAT PASIEN TERKAIT OBAT LUPUS YANG MENGARAH KE
EFUSI PERIKARDIAL
• RIWAYAT TERAKHIR BEDAH KARDIOVASKULAR, INTERVENSI KORONER, ATAU TRAUMA
YANG DAPAT MENYEBABKAN PENGUMPULAN CEPAT CAIRAN PERICARD DAN
MENYEBABKAN TAMPONADE.
• RIWAYAT TERAKHIR PEMASANGAN PACEMAKER ATAU INSERSI KATETER VENA CENTRAL
YANG DAPAT MENYEBABKAN PENGUMPULAN CEPAT CAIRAN PERICARD DAN
MENYEBABKAN TAMPONADE.
• PERTIMBANGKAN HIV EFUSI PERICARDIAL DAN TAMPONADE JIKA PASIEN MEMILIKI
RIWAYAT PENGGUNAAN NARKOBA SUNTIK ATAU INFEKSI OPORTUNISTIK.
• TANYAKAN TENTANG RADIASI DINDING DADA (MISAL UNTUK KANKER PARU,
MEDIASTINUM, ATAU ESOPHAGUS)
• TANYAKAN TENTANG GEJALA KERINGAT MALAM, DEMAM, DAN PENURUNAN BERAT
BADAN, YANG MENGINDIKASIKAN TUBERCULOSIS.
PATHWAY
PEMERIKSAAN DIAGNOSTIK

• PEMERIKSAAN DOPPLER.
• FOTO THORAX
• EKG
• ECHOCARDIOGRAFI
PEMERIKSAAN MEDIS
1. OKSIGENENASI
2. PERIKARDIOSENTESIS
3. TORAKOTOMI UNTUK HEMODINAMIK
YANG TIDAK STABIL DAN TAMPONADE
YANG BERULANG
4. MEDIKAMENTOSA OBAT INOTROPIK
5. OBATI PENYAKIT PENYEBAB (TB
KORTIKOSTEROID)
6. JIKA TRAUMA DAN TERDAPAT
PERDARAHAN TRANSFUSI DARAH Gambar. Perikardiosintesis
PENGKAJIAN KEPERAWATAN
KEGAWATDARURATAN
1. PENGKAJIAN PRIMER
DATA OBYEKTIF
DATA SUBYEKTIF
• RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG • AIRWAY
• RIWAYAT KESEHATAN • BREATHING
• CIRCULATION
• DISABILITY
• AIRWAY
-TIDAK DITEMUKAN ADANYA TANDA DAN GEJALA.
• BREATHING
- TAKIPNEA
- TANDA KUSMAUL : PENINGKATAN TEKANAN VENA SAAT
INSPIRASI KETIKA BERNAFAS SPONTAN
• CIRCULATION
o TAKIKARDI,
o PENINGKATAN VOLUME VENA INTRAVASKULAR.
o PULSUS PARADOKSUS >10MMHG, TEKANAN NADI <30MMHG, TEKANAN SISTOLIK
<100MMHG,
o PERICARDIAL FRICTION RUB,
o PEKAK JANTUNG MELEBAR,
o TRIAS CLASSIC BECK BERUPA :
DISTENSIS VENA LEHER,
BUNYI JANTUNG MELEMAH / REDUP DAN
HIPOTENSI DIDAPAT PADA SEPERTIGA PENDERITA DENGAN TAMPONADE.
o TEKANAN NADI TERBATAS,
o KULIT LEMBAB, BIBIR, JARI TANGAN DAN KAKI SIANOSIS,
• DISABILITY
o PENURUNAN TINGAKAT KESADARAN
2. PENGKAJIAN SEKUNDER

• EXPOSURE
• FIVE INTERVENSI
• GIVE COMFORT
• HEAD TO TOE
• INSPEKSI BACK / POSTERIOR SURFACE
DIAGNOSA KEPERAWATAN
1. KETIDAKEFEKTIFAN POLA NAPAS BERHUBUNGAN DENGAN
HIPERVENTILASI DITANDAI DENGAN TAKIPNEA, TANDA
KUSMAUL.
2.PEURUNAN CURAH JANTUNG BERHUBUNGAN DENGAN
PERUBAHAN SEKUNCUP JANTUNG DITANDAI DENGAN
DISTENSI VENA JUGULARIS, PERUBAHAN EKG, TD MENURUN ,
KULIT DINGIN, PUCAT, JARI TANGAN DAN KAKI SIANOSIS
3.NYERI AKUT BERHUBUNGAN DENGAN ISKEMIK MIOKARD
4.KETIDAKSEIMBANGAN NUTRISI KURANG DARI KEBUTUHAN
TUBUH BERHUBUNGAN DENGAN ANOREKSIA, MUAL
INTERVENSI
IMPLEMENTASI
PELAKSANAAN ATAU IMPLEMENTASI MERUPAKAN REALISASI
DARI PENENTUAN DIAGNOSIS KEPERAWATAN. TAHAP
PELAKSANAAN DIMULAI SETELAH RENCANA TINDAKAN DISUSUN
UNTUK MEMBANTU KLIEN MENCAPAI TUJUAN YANG
DIHARAPKAN.
EVALUASI

EVALUASI MERUPAKAN TAHAP AKHIR PROSES ASUHAN


KEPERAWATAN, PADA TAHAP INI KITA MELAKUKAN PENILAIAN
AKHIR TERHADAP KONDISI PASIEN DAN DISESUAIKAN DENGAN
KRITERIA HASIL YANG SEBELUMNYA TELAH DIBUAT.
TERIMA KASIH