Anda di halaman 1dari 13

Endoskopi

Daftar isi
• Esofagogastroduodenoskopi
• Pemeriksaan endoskopi saluran cerna
• Ekokardiografi transesofageal (ETE)
• Bronkoskopi
• Flexible endoscopic evaluation of swallowing (FEES)
• Artroskopi
• Ultrasonografi endoskopik
Esofagogastroduodenoskopi (EGD)
• Pendahuluan
• Evaluasi saluran cerna atas
• Melihat struktur mukosa
• Hiperemis, erosi, ulserasi, tumorpolip kecil, polip sesil, polip bertangkai,
kanker. Besar kecilnya varises, erubahan anatomi  stenosis atau
penyempitan
• Komplikasi  aspirasi, perforasi, efek samping sedasi
• Pendekatan
• Transnasal (Shaker, 1994)
• Transoral
• Teknik melakukan EGD
• Indikasi EGD
• Kontraindikasi EGD
• Pengalaman Teknik transnasal
• Penutup
Pemeriksaan Endoskopi Saluran Cerna
• Pendahuluan
• Definisi
• Jenis Endoskopi
• Endoskopi kaku (rigid scope)
• Endoskopi lentur (fiber cope)
• Video endoscope (evis scope)
• Endoskop kapsul (capsule endoscope)
• Sejarah ilmu endoskopi saluran cerna
• Sejarah di Luar Negeri
• Sejarah di Dalam Negeri
• Jenis Pemeriksaan Endoskopi Saluran Cerna Bagian Atas
• Diagnostik
• Terapeutik
• Jenis Pemeriksaan Endoskopi Saluran Cerna Bagian Bawah
• Diagnostik
• Terapeutik
• Endoscopic Retrograde Cholangio Pancreatography (ERCP)
• Diagnostik
• Terapeutik
• Peritoneoskopi
• Diagnostik
• Terapeutik
• Indikasi dan Kontraindikasi Endoskopi Saluran Cerna
• Penyulit Komplikasi
• Hasil Pemeriksaan Endoskopi Saluran Cerna di RSUPN-Cipto Mangukusumo
Ekokardiografi Trans Esofageal (ETE)
• Pendahuluan
• Teknik Pemeriksaan
• Persiapan Alat
• Persiapan Pasien
• Cara Kerja
• Kontraindikasi
• Kelainan esofagus
• Aritmia berat
• Trombo tes yang sangat rendah, takut bahaya perdarahan
• Hipertensi maligna
Bronkoskopi
• Pendahuluan fleksibel
• Sejarah bronkoskopi • Prosedur bronkoskopi rigid
• Definisi bronkoskopi
• Pemantauan
• Indikasi dan kontra-indikasi
bronkoskopi (diagnostik dan • Pengambilan specimen
terapeutik) • Komplikasi dan efek pasca
• Indikasi bronkoskopi
• Kontraindikasi • Reaksi umum
• Absolut • Reaksi local
• Relatif • Komplikasi bronkoskopi
• Jenis-jenis bronkoskopi fleksibel
• Bronkoskopi fleksibel • Komplikasi bronkoskopi rigid
• Bronkoskopi kaku (rigid) • Diagosis komplikasi
• Terapi apabila terjadi
• Evaluasi pra-tindakan komplikasi
• Prosedur • kesimpulan
• Prosedur bronkoskopi
Flexible endoscopic evaluation of
swallowing (FEES)

• Pendahuluan
• Prinsip kerja alat
• Indikasi dan kontraindikasi
• Kelebihan dan kekurangan
• Teknik dan persiapan pemeriksaan
• Perasat supraglotik (supraglottic swallow)
• Perasat super-Supraglotik (Super-Supraglottic Swallow)
• Effortfull Swallow
• Perasat Mendelsohn
• Perasat menahan lidah
Artroskopi
• Pendahuluan impingement
• Instrumentasi pada Artoskopi • Perbaikan robekan otot rotator
cuff
• Indikasi-indikasi prosedur • Lesi patologis lain pada sendi
artroskopi bahu
• Lesi SLAP (superior labrum
• Osteoartritis anterior posterior lesion)
• Rekonstruksi ligamentum pada • Bony bankart
• ALPSA (anterior labrum periosteal
sendi lutut sleeve avulsion)
• Menisektomi dan perbaikan • Pemanfaatan artroskopi pada
(repair) meniscus sendi panggul
• Manfaat lain prosedur • Pemanfaatan artroskopi pada
artroskopi pada sendi lutut sendi kecil
• Pemafaatan artroskopi pada • Sendi siku
sendi bahu
• Artroskopi diagnostic dan • Sendi pergelangan tangan
debridement • Sendi pergelangan kaki
• Penanganan dislokasi bahu
berulang
• Penanganan sindrom
Ultrasonografi Endoskopik
• Pendahuluan
• Definisi
• Indikas
• Komplikasi
• Persiapan EUS
• Komplikasi EUS
• Macam/tipe EUS
• Frekuensi EUS
• 7,5 – 12 MHz
• kesimpulan
Persiapan Endoskopi
• Pasien perlu memberitahu dokter atau perawat jika memiliki
kondisi medis seperti diabetes, kencing manis, hipertensi,
atau sedang mengonsumsi obat-obatan atau memiliki alergi
• Puasa. Pasien tidak boleh makan dan minum selama 6-8 jam
sebelum dilakukan tindakan
• Diet rendah residu, ditambah dengan obat pencahar untuk
membersihkan usus besar pada
pemeriksaan colonoscopy agar dinding usus bagian dalam
terlihat dengan jelas
• Melepaskan gigi palsu, kacamata, perhiasan, dan benda-
benda berlogam
• Didampingi oleh keluarga jika obat penenang digunakan
pada tindakan endoskopi
Persiapan Gastroskopi
• Puasa tidak makan dan minum sedikitnya 6 jam sebelum
dilakukan pemeriksaan
• Gigi palsu dan kacamata harus dilepas selama pemeriksaan
• Riwayat alergi dilaporkan
• Sebelum tindakan menandatangani dokumen informed
consent (persetujuan tindakan medis)
• Puasa tidak makan dan minum sedikitnya 6 jam sebelum
dilakukan pemeriksaan
• Gigi palsu dan kacamata harus dilepas selama pemeriksaan
• Riwayat alergi dilaporkan
• Sebelum tindakan menandatangani dokumen informed
consent (persetujuan tindakan medis)
Persiapan Kolonoskopi
• 1 hari sebelum tindakan (pukul 07.00-18.00) hanya diperbolehkan diet
cair saja (misal : susu, jus, bubur) 3x/hari dan minum air putih.
• Pukul 19.00 minum fleet 1 botol, lalu minum air sebanyak-banyaknya
(±2 liter)
• Setelah itu puasa
• Pukul 05.00 (esok harinya) masukkan fleet enema dalam anus/dubur
dengan posisi miring kemudian tahan minimal 15 menit
• Sebelum berangkat ke rumah sakit diperbolehkan minum air gula 1-2
gelas
• Datang ke ruang endoskopi dengan membawa pemeriksaan
laboratorium yang ada
• Sebelum tindakan menandatangani dokumen informed consent
(persetujuan tindakan medis)