Anda di halaman 1dari 10

REVISI PEDOMAN PENYUSUNAN RDTR DAN PZ

PERMEN ATR NO. 16 TAHUN 2018


TENTANG
PEDOMAN PENYUSUNAN RENCANA DETAIL TATA
RUANG DAN PERATURAN ZONASI
Revisi Permen PU No 20 Tahun 2011 : Outline
PERMEN ATR No. 16 Tahun 2018 PERMEN PU No. 20 Tahun 2011
BAB I Ketentuan Umum BAB I Pendahuluan Dihilangkan
1.1 Istilah dan Definisi BAB II Ketentuan Umum
1.2 Kedudukan RDTR dan Peraturan Zonasi 2.1 Istilah dan Definisi
1.3 Fungsi dan Manfaat RDTR dan Peraturan Zonasi 2.2 Kedudukan RDTR dan Peraturan Zonasi
1.4 Kriteria dan Lingkup Wilayah Perencanaan RDTR dan Peraturan Zonasi 2.3 Fungsi dan Manfaat RDTR dan Peraturan Zonasi
1.5 Masa Berlaku RDTR 2.4 Kriteria dan Lingkup Wilayah Perencanaan RDTR dan Peraturan Zonasi
BAB II Tujuan Penataan BWP 2.5 Masa Berlaku RDTR
BAB III Rencana Struktur Ruang BAB III Tujuan Penataan BWP Berubah urutan dan Penamaan sub bab
BAB IV Rencana Pola Ruang BAB IV Rencana Pola Ruang pola ruang dan penambahan substansi
BAB V Penetapan Sub BWP yang Diprioritaskan Penanganannya BAB V Rencana Jaringan Prasarana Rencana struktur ruang
BAB VI Ketentuan Pemanfaatan Ruang BAB VI Penetapan Sub BWP yang Diprioritaskan Penanganannya
BAB VII Peraturan Zonasi BAB VII Ketentuan Pemanfaatan Ruang
7.1 Aturan Dasar (Materi Wajib) BAB VIII Peraturan Zonasi
7.1.1 Ketentuan Kegiatan dan Penggunaan Lahan 8.1 Text Zonasi
7.1.2 Ketentuan Intensitas Pemanfaatan Ruang 8.1.1 Ketentuan Kegiatan dan Penggunaan Lahan
8.1.2 Ketentuan Intensitas Pemanfaatan Ruang
7.1.3 Ketentuan Tata Bangunan
8.1.3 Ketentuan Tata Bangunan
7.1.4 Ketentuan Prasarana dan Sarana Minimal
8.1.4 Ketentuan Prasarana dan Sarana Minimal
7.1.5 Ketentuan Khusus
8.1.5 Ketentuan Pelaksanaan
7.1.6 Standar Teknis
8.1.5.1 Variansi Pemanfaatan Ruang
7.1.7 Ketentuan Pelaksanaan
8.1.5.2 Insentif dan disinsentif
7.1.7.1 Ketentuan Variansi Pemanfaatan Ruang 8.1.5.3 Penggunaan Lahan Yang Tidak Sesuai
7.1.7.2 Aturan Perubahan Deliniasi Zonasi
8.2 Materi Opsional
7.1.7.3 Ketentuan Pemberian Insentif dan Disinsentif 8.2.1 Ketentuan Tambahan
7.1.7.4 Ketentuan untuk Penggunaan Lahan 8.1.2 Ketentuan Khusus
7.1.7.5 Aturan Peralihan Menjadi Susbtansi Materi Wajib
8.1.3 Ketentuan Standar Teknis
7.2 Teknik Pengaturan Zonasi (Materi Pilihan) 8.1.4 Ketentuan Pengaturan Zonasi
Permen ATR No 16 Tahun 2018: Substansi Rencana Struktur Ruang
Penambahan Rencana
Struktur Ruang
HinggaPusat Lingkungan

Perubahan Penamaan Sub


Bab Rencana Jaringan
Pergerakan menjadi
Rencana Jaringan
Transportasi
Permen ATR No 16 Tahun 2018: Rencana Pola Ruang
Kode Zona
No Rencana Pola Ruang Permen PU No 20 Permen ATR No
TAHUN 2011 16 Tahun 2018
Kawasan Lindung
Zona Kawasan Lindung
1 hutan lindung HL HL
ZONA PERLINDUNGAN TERHADAP KAWASAN BAWAHANNYA PB
1 lindung gambut LG
2 resapan air RA
ZONA PERLINDUNGAN SETEMPAT PS
1 sempadan pantai SP
2 sempadan sungai SS
3 sekitar danau atau waduk DW
4 sekitar mata air MA
ZONA RUANG TERBUKA HIJAU RTH
1 Hutan Kota RTH-1
2 Taman Kota RTH-2 Perubahan Klasifikasi RTH
3 Taman Kecamatan RTH-3 dari jenis RTH menjadi
4 Taman Kelurahan RTH-4 RTH berdasarkan Skala
5 Taman RW RTH-5 Pelayanan
6 Taman RT RTH-6
7 Pemakaman RTH-7
8 konservasi KS
Kawasan Cagar alam / Cagar Budaya SC Tidak Ada
Kawasan Rawan Bencana Alam RB Tidak Ada
Permen PU No 20 tahun 2011
Permen ATR No 16 Tahun 2018: Rencana Pola Ruang
Kode Zona
No Rencana Pola Ruang Permen PU No 20 Permen ATR No
TAHUN 2011 16 Tahun 2018
Kawasan Budidaya
ZONA PERUMAHAN
1 rumah kepadatan sangat tinggi R-1 R-1
2 rumah kepadatan tinggi R-2 R-2
3 rumah kepadatan sedang R-3 R-3
4 rumah kepadatan rendah R-4 R-4
5 rumah kepadatan sangat rendah R-5 R-5
ZONA PERDAGANGAN DAN JASA K
1 Skala kota K-1
2 Skala BWP K-2
Perubahan klasifikasi subzona Perdagangan dan
3 Skala SubBWP K-3 Jasa dari berdasarkan jenisnya menjadi
4 Perdagangan dan jasa Tunggal K-1 Tidak Ada
5 Perdagangan dan jasa Kopel K-2 Tidak Ada
berdasarkan skala pelayanannya
6 Perdagangan dan jasa Deret K-3 Tidak Ada
ZONA PERKANTORAN
1 perkantoran KT
2 Perkantoran Pemerintah KT-1 Tidak Ada
3 Perkantoran Swasta KT-2 Tidak Ada
ZONA INDUSTRI
1 kawasan industri KI
2 sentra industri kecil dan menengah SIKM
Perubahan klasifikasi subzona industri bedasarkan
3 Industri Kimia Dasar I-1 Tidak Ada jenis industri menjadi berdasarkan skala industri
4 Industri Mesin dan Logam Dasar I-2 Tidak Ada
5 Industri Kecil I-3 Tidak Ada
6 Aneka Industri I-4 Tidak Ada
ZONA SARANA PELAYANAN UMUM
1 Skala kota SPU-1
2 Skala kecamatan SPU-2 Perubahan klasifikasi subzona Sarana Pelayanan
3 Skala kelurahan SPU-3
4 Skala RW SPU-4 Umum berdasarkan jenis menjadi berdasarkan
5 Pendidikan SPU-1 Tidak Ada skala pelayanannya
6 Transportasi SPU-2 Tidak Ada
7 Kesehatan SPU-3 Tidak Ada
8 Olahraga SPU-4 Tidak Ada
9 Sosial Budaya SPU-5 Tidak Ada
10 Peribadatan SPU-6 Tidak Ada
Permen ATR No 16 Tahun 2018: Rencana Pola Ruang
Kode Zona
No Rencana Pola Ruang Permen PU No 20 Permen ATR No
TAHUN 2011 16 Tahun 2018
ZONA PERUNTUKAN LAINNYA PL
1 pertanian PL-1
2 pertambangan PL-2
3 ruang terbuka non hijau PL-3
4 tempat evakuasi sementara PL-4
5 tempat evakuasi akhir PL-5
6 sektor informal PL-6
7 pertahanan dan keamanan KH-1 PL-7 Zona peruntukan khusus pada
8 instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) KH-3 PL-8 Permen PU No 20 Tahun 2011
9 tempat pemrosesan akhir (TPA) KH-2 PL-9 tidak ada, subzona menjadi
10 pengembangan nuklir PL-10 bagian dari zona peruntukan
11 pembangkit listrik PL-11 lainnya
12 pergudangan PL-12
13 pariwisata PL-3 PL-13
ZONA PERUNTUKAN CAMPURAN
1 perumahan dan perdagangan/ jasa C-1
2 perumahan dan perkantoran C-2
3 perkantoran dan perdagangan/ jasa C-3
Permen ATR No 16 Tahun 2018: SBPW Prioritas
ILUSTRASI PETA RENCANA POLA RUANG - RDTR
ILUSTRASI PETA RENCANA POLA RUANG - RDTR
PERUBAHAN LAYOUT PETA RDTR

Permen PU No 20 TAHUN 2011 Permen ATR No 16 Tahun 2018