Anda di halaman 1dari 16

BRONKITIS KRONIK

 Pada rontgen hanya tampak corakan yang


ramai di bagian basal paru, namun corakan
yang ramai di basal paru dapat merupakan
variasi normal pada foto thorax

Sumber : image.md/chronic-bronchitis/
PNEUMONIA LOBARIS

• Terdapat konsolidasi
homogen pada lobus tengah
inferior

Sumber : Radiology of Chest Disease 3 rd Edition


BRONKOPNEUMONIA

• Terdapat diffuse
reticulonodular shadowing
pada kanan bawah.
• Rontgen di lakukan 10 hari
setelah pengobatan
antibiotik

Sumber : Radiology of Chest Disease 3 rd Edition


INTERSTITIAL PNEUMONIA

• Peningkatan perihilar linear


markings

Sumber : Radiology of Chest Disease 3 rd Edition


ABSES PARU

• Terdapat cavitas dengan air-


fluid level.

Sumber : Radiology of Chest Disease 3 rd Edition


SPLIT PELURA SIGN PADA EMPYEMA

• CT Scan menunjukkan empyema


pada paru kanan dengan split
pleura sign

Sumber : Radiology of Chest Disease 3 rd Edition


SINDROM LOFFLER

• Infiltrat yang kurang opak


bersebaran di bagian atas dan
tengah paru

Sumber : Radiology of Chest Disease 3 rd Edition


LUPUS ERITEMATOSA

• Perihilar dan basal linear shadow

Sumber : Radiology of Chest Disease 3 rd Edition


GAMBARAN EMFISEMA SECARA UMUM

• Bentuk toraks kifosis  akibat


penambahan ukuran paru anterior –
posterior
• Diafragma letak rendah dan datar 
penambahan ukuran paru vertikel
• Bayangan lebih radiolusen  aerasi
paru yang bertambah

Sumber : Radiology of Chest Disease 3 rd Edition


EMFISEMA LOBARIS

• Biasanya terjadi pada bayi baru lahir


dengan kelainan tulang rawan,
bronkus, mukosa bronkial yang
tebal, sumbatan mukus dan
penekanan bronkus dari luar oleh
anomali pembuluh darah
• Gambaran radiologik berupa :
• Bayangan radiolusen dengan
pendorongan mediastinum ke
arah kontra-lateral

Congenital lobar emphysema on the right lung

Sumber : Emedicine by Medscape


EMFISEMA BULLA

• Bulla merupakan emfisema


vesikuler setempat dengan ukuran
antara 1 – 2 cm atau lebih besar
• Penyebabnya akibat suatu penyakit
paru yang menyebabkan
penyumbatan, seperti bronkiolitis
atau peradangan lainnya
• Gambaran radiologik berupa :
• Terdapat kantong radiolusen di
perifer lapang paru, terutama di
bagian apeks dan basal paru

Giant Bollous Emphysema

Sumber : VCU Department of Radiology dan Radiology of Chest Disease 3rd Edition
EMFISEMA SENILIS

• Akibat dari proses degeneratif pada


kolumna vertebra yang mengalami
kifosis
• Ukuran anterior – posterior
bertambah, sedangkan tinggi toraks
secara vertikal tidak berubah
• Gambaran radiologi :
• Toraks lebih radiolusen akibat
atrofi septal alveolar dan jaringan
paru berkurang dan akan diisi
oleh udara
• Corakan bronkovaskuler yang
jarang
• Diafragma normal
Senile emphysema in an 88 year-old patient

Sumber : openi.nlm.noh.gov
ATELEKTASIS

• Gambaran radiologik :
• Bayangan lebih suram (densitas
tinggi)  pengurangan volume
bagian paru baik lobaris,
segmental atau seluruh paru
• Penarikan mediastinum ke arah
atelektasis
• Diafragma tertarik ke atas
• Sela iga menyempit

Lobar Atelectasis Segmental Atelectasis

Sumber : Emedicine by Medscape


RADANG PARU YANG SPESIFIK
BRONKIEKTASIS

Sumber : Radiology of Chest Disease 3 rd Edition


DAFTAR PUSTAKA
Lange S dan Walsh G. 2007. Radiology of Chest Disease 3rd Edition. Georg Thieme Verlag : New
York.
Rasad S. R 2005. Radiologi Diagnostik. Badan Penerbit FKUI : Jakarta
Gossner J dan Naur R. 2013. Geriatric chest imaging: when and how to image the elderly lung
age-related changes and common pathologies. Department of Clinical Radiology, Gottingen-
Weende Hospital. PubMed.
Kamal K. 2014. Congenital Lung Malformation. Emedicine Medscape.
https://emedicine.medscape.com/article/905596-overview (Di akses tanggal 18 Maret 2018)