Anda di halaman 1dari 15

Resume Modul 1-3

Manajemen Strategik
~Daniel Bivadanno ~
~030510523~
Modul 1 Pendahuluan Manajemen
Strategik
• Komponen Pokok:
• Lingkungan bisnis
Defenisi : “Usaha manajerial • Manajemen
menumbuhkembangkan kekuatan • Strategi
perusahaan untuk mengeksploitasi
peluang bisnis yang muncul, guna • Visi
mencapai tujuan perusahaan yang telah
ditetapkan sesuai dengan visi dan misi • Mazhab:
yang telah ditentukan”
1. Lingkungan
2. Sumber daya
3. Basis Nilai
4. Rasional/Ilmiah
5. Proses
Manfaat Manajemen Strategik bagi
Perusahaan
1. Mengomunikasikan tujuan perusahaan dan jalan yang hendak
ditempuh untuk mencapai tujuan tersebut kepada pemilik,
eksekutif, karyawan, dan stakeholder
2. Membuat manajemen perusahaan menjadi lebih peka terhadap
ancaman eksternal (ancaman dari luar).
3. Mencegah timbulnya berbagai macam masalah, baik yang
berasal dari dalam maupun dari luar perusahaan.
4. Meningkatkan kualitas perusahaan dalam menghadapi masalah
Modul 2 Evolusi & Praktek
Manajemen Strategik Inisiasi
Lingkungan Bisnis Makro
• Lingkungan makro berpengaruh terhadap kegagalan maupun keberhasilan
pencapaian tujuan perusahaan
• Lingkungan makro lebih sering berubah
• Analisis lingkungan makro bukan pekerjaan yang mudah
• Lingkungan makro memiliki karakteristik yang khas
Kesalahan Prakiraan Lingkungan Bisnis dan
Masa Depan Perusahaan
• Perusahaan yang dikelola tidak cukup memiliki kepekaan dalam mendeteksi
gejala perubahan lingkungan bisnis
• Pemilik perusahaan tidak kompeten atau karena sinyal yang lemah dari
lingkungan bisnisnya
• Manajemen harus memiliki tingkat kepekaan yang pas, tidak berjarak dengan
intensitas perubahan lingkungan bisnis
Perubahan selera konsumen
• Perubahan selera konsumen pada awalnya kerap ditandai dengan sinyal yang amat
lemah.
• Contoh boneka Barbie awalnya menjadi idola bagi gadir usia 3 – 11 tahun
• Lalu kemudian hanya menjadi idola anak gadis 3 – 5 tahun saja
• Perubahan tersebut memberi pengaruh signifikan terhadap penurunan pangsa pasar
yang dikuasai Barbie.
• Sinyal perubahan selera tersesbut jauh belakangan diketahui manajemen perusahaan
• Inovasi pesaing tidak diketahui dengan jelas karena disembunyikan
• Hanya perubahan-perubahan yang bercirikan keputusan masa lalu (misal krisis
ekonomi) yang relatif lebih mudah diketahui manajemen
Fenomena terkait kepekaan
• Ketidakcocokan antara variabel menjadi penentu tinggi rendahnya jarak kepekaan
• Perusahaan dengan kapasitas deteksi kepekaan yang rendah maka memiliki tingkat ancaman yang
tinggi
• Manajemen Perusahaan melakukan beberapa kesalahan dalam melakukan analisis dan deteksi
perubahan
• Ada kecenderungan melakukan rasionalisasi yakni perubahan yang terjadi saat ini tidak bermakna
secara bisnis
• Manajemen memiliki tingkat kecemasan yang berlebihan, meski perusahaan masih berada pada
lingkungan bisnis yang relatif stabil
• Boros dalam energi deteksi dini perubahan lingkungan bisnis, sehingga secara psikologis mudah
lelah
• Manajemen harus proporsional, mengalokasikan energi pada pokok persoalan yang sedang
dihadapi
• Tahapan Matriks EFE
• Mengidentifikasikan dan membuat daftar dari
variabel yang hendak diperhatikan
Matriks Evaluasi Faktor
• Memberi bobot (weight) dari masing-masing
Eksternal variabel

Matriks ini pada dasarnya adalah ringkasan • Melakukan penilaian (rating) terhadap masing-
dari berbagai analisis yang telah dilakukan masing variabel
terhadap keseluruhan faktor eksternal,
khususnya lingkungan makro • Mengalikan bobot dan nilai
• Menjumlah nilai tertimbang dari seluruh
variabel
• Dari matriks inilah profil lingkungan eksternal
dapat diketahui
Modul 3 Analisis Lingkungan
Industri dan Konstruksi
• Kejadian-kejadian yang terjadi dalam dua
lingkungan tersebut, akan berarti bagi
perusahaan, apabila perusahaan dapat
mengartikan kejadian-kejadian yang
terjadi dan mengambil langkah-langkah
Lingkungan Perusahaan
untuk memanfaatkan atau mengantisipasi
Eksternal: semua kejadian di luar
berbagai kejadian yang terjadi atau yang
perusahaan yang memiliki potensi untuk akan terjadi
mempengaruhi perusahaan
• Sangat diperlukan analisa terhadap
kejadian-kejadian tersebut
Internal: semua kejadian di dalam
perusahaan yang memiliki potensi untuk • Analisa yang dialakukan, sering disebut
mempengaruhi perusahaan sebagai analisa SWOT (streng,
weakness,opportunities dan treat).
Peta Hasil Analisis Lingkungan
• untuk mempetakan hasil analisa lingkungan, yang paling banyak digunakan
adalah matrik SWOT, karena analisa yang digunakan adalah analisa SWOT,
• Matrik SWOT ini akan mempetakan hasil analisa lingkungan ke dalam empat
bagian, yaitu Streng/kekuatan dan Weakness/Kelemahan yang berasal dari
analisa lingkungan internal, serta Opportunities/kesempatan dan
Treat/ancaman yang berasal dari hasil analisa terhadap lingkungan eksternal.
• Perlu penilaian intuitif
Langkah-langkah analisis
• Analisa terhadap obyek-obyek yang perlu dianalisa dari lingkungan eksternal
maupun internal,
• Identifikasi kejadian-kejadian yang terjadi di lingkungan eksternal dan internal, yang
berpengaruh terhadap perusahaan
• Klasifikasikan kejadian-kejadian tersebut menjadi kejadian yang merupakan S, W, O,
dan T
• Petakan kejadian yang telah terindentifikasi dalam matrik SWOT
• Lakukan analisis berdasarkan identifikasi tersebut