Anda di halaman 1dari 14

PENYULUHAN

Co-ass UPN stase Jiwa periode 10 September – 13 Oktober 2018


Pembimbing : dr. Mardi Susanto, Sp.KJ (K)
dr. Tribowo T. Ginting, Sp.KJ (K)
GANGGUAN TIDUR
INSOMIA
Setiap orang mempunyai kebutuhan
Pendahuluan atau jumlah tidur yang berbeda
tergantung dari umur, kelamin, beban
kerja sehari-hari. Secara relatif, jumlah
waktu tidur berkurang seiring dengan
Tidur adalah suatu kebutuhan meningkat umur.
dalam hidup manusia yang
sangat penting dan bisa
mempengaruhi kualitas hidup Insomia adalah terganggunya
seseorang. siklus tidur normal yang
menyebabkan gangguan
beraktivitas sehari-hari.
Pengertian Insomia
Kesulitan untuk memulai tidur,
mempertahankan tidur atau kualitas
tidur yang buruk selama 1 bulan atau
lebih (DSM IV).
Penyebab dan Faktor Resiko
• Kondisi medis (co: hipertiroid, penyakit jantung, penyakit neuro dsb)
• Kondisi psikiatrik (co: depresi, GAD, PTSD, OCD dsb)
• Pengunaan obat (co: beta blokers, CCB, antidepresan dsb)
• Stress 6%
4%

6%
• Alkohol Psychiatric
36% Psychophysiologic
• Nikotin 9% Drug-alcohol
RLS/PLMD
• Kafein Misperception
Sleep apnea
12% Medication
Others

12% 15%
Klasifikasi Insomia Tidak disebabkan kondisi fisik atau
mental tetapi ditandai suatu gejala
yang konsisten, perjalanan penyakit
Primer yang pasti dan respon terhadap
pengobatan.
Etiologi idiopatik.

Disebakan oleh penyakit medis dan


Sekunder psikiatrik, penggunaan obat-obatan,
atau gangguan tidur lainnya.
Epidemiologi
• 10 – 15 % orang dewasa menderita insomnia
• 13 -47 % orang usia lanjut menderita insomnia
• Perempuan cenderung kesulitan tidur daripada laki-laki
• Pravelensi lk > pr seiring bertambahnya usia
• Pasien terdiagnosis insomnia prmier 25 - 30 %
Stress Minuman mengandung Perubahan
Cemas M Kondisi medis seperti
Depresi kafein & alkohol jam kerja nyeri kronis

Menurunkan kualitas tidur/Mmengganggu system REM

Insomnia
M

Mengganggu Mengganggu
Sakit kepala Sistem kekebalan
kosentrasi Memory
Otot tegang Kelelahan Hipertensi S
(pelupa) tubuh menurun
Kapan dikatakan Insomia?
Kriteria Diagnostik DSM IV
• Kesulitan memulai tidur (membutuhkan waktu lebih dari ½ jam untuk tertidur
• Kesulitan mempertahankan tidur (sering terbangun malam hari)
• Tidur yang tidak bersifat menyegarkan
• Kelelahan di siang hari menyebabkan penderitaan secara klinis bermakna
(hendaya fungsi sosial dan pekerjaan)
Terjadi selama setidaknya 1 bulan
Terapi

• Benzodiazepin
Medikamentosa
• Nonbenzodiazepin

Non-medikamentosa Sleep hygiene


Sleep Hygiene
• Menghindari tidur di siang hari
• Menghentikan mengkonsumsi minuman mengandung kafein , alcohol,
ataupun nikotin menjelang tidur
• Membuat kondisi tidur yang menyenangkan seperti menjauhi kebisingan,
mematikan lampu saat tidur, ventilasi yang cukup
• Menghindari makan dalam jumlah yang besar sebelum tidur
• Menghindari menoton film yang menengangkan
• Olahraga yang rajin dan bertahap di pagi hari