Anda di halaman 1dari 13

GARASI

(Gerakan Anak dibeRi


ASI EKSLUSIF)

Iflakhatul
Ulfa
ASI eksklusif merupakan suatu program pemberian
ASI saja tanpa tambahan makanan lain pada bayi
berumur nol sampai 6 bulan (DEPKES RI, 2004).

Pemberian ASI secara eksklusif ini dianjurkan untuk


jangka waktu minimal 6 bulan. Setelah bayi
berumur 6 bulan, ia harus mulai diperkenalkan
dengan makanan padat (MPASI), namun ASI tetap
dapat diberikan sampai bayi berusia 2 tahun.

Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan


kesehatan ibu dan anak yang akan berpengaruh
terhadap kesehatan masyarakat secara keseluruhan
di masa yang akan datang.
ERMASALAHAN ASI EKSKLUS
MASALAH INTERNAL MASALAH EKSTERNAL
• Masalah keluarga
• Masalah fisik • Ketahanan pangan
• Masalah psikologis • Wilayah geografis
• Inisiasi menyusui dini • Peran media
• Air, kebersihan, sanitasi
• Pekeraan ibu • Profesional kesehatan
• Pendidikan ibu • Kemiskinan
• Keyakinan dan praktik bu
• Keterlibatan pemerintah
Treatment Program
Tujuan Umum Tujuan Khusus
Untuk menurunkan angka Penurunan Angka Gizi Buruk
01 02 dan Angka Kematian Bayi
kematian balita dan
Untuk Mencapai keberhasilan
meningkatkan kesehatan
pemberian ASI Eksklusif
ibu dan anak dalam
jangka
Sasaran panjang
Langsung Target
Ibu yang melahirkan 03 04 Menurut RPJMN dan
Bayi baru lahir RENSTRA 2015-2019. Target
2019 secara nasional
Persentase bayi baru lahir
mendapat Inisiasi Menyusui
Analisis Input
• Input ialah segala sumber daya yang diperlukan untuk
melakukan suatu kegiatan/implementasi program

• Input dalam pelayanan kesehatan, seperti SDM, biaya, obat,


fasilitas, peralatan, bahan, teknologi, organisasi, informasi
dan lain-lain

• Pelayanan kesehatan yang bermutu memerlukan dukungan


input yang bermutu pula.
Input
Biaya SDM
dari Pemerintah Berasal dari PKK,
Pusat (untuk FPASI dan Tenaga
Program Bina Gizi Kesehatan
Ibu dan Anak) dan
Dana alokasi untuk
Dinas Kesehatan
Kota
Media Instumen
Sosialisasi monitoring
Berasal
Dan dari Dinas Disediakan oleh
Kesehatan daerah
Penyuluhan
dan FPASI
Dinas Kesehatan
daerah dan FPASI
(untuk kegiatan
Proses Kegiatan

Persiapan Monitoring
Pelaksanaan
dan
Evaluasi
01Persiapan
• Diadakan rapat bersama antara pihak
terkait
• Membuat Kebijakan Tertulis yang
Mendukung ASI Eksklusif
• Memberikan pelayanan Inisiasi Menyusu
Dini
• Mengurangi atau bahkan tidak melakukan
promosi susu formula baik secara langsung
maupun tidak langsung
02
Pelaksanaan
• Adanya kerjasama antarmasyarakat
dan organisasi
• Melakukan sejumlah diskusi dan
seminar terbuka
• Pemerintah ikut mensosialisasikan
pentingnya ASI Eksklusif.
Monitoring Evaluasi:

03
• Peningkatan jumlah cakupan bayi yang diberi ASI
Eksklusif dan dibangunnya Pojok ASI
• Meningkatnya angka kesehatan ibu dan anak.
• Pemberian penghargaan kepada siapa saja pihak-
pihak yang ikut mensukseskan Program ASI Eksklusif
• Tidak ada banner-banner dari sponsor atau iklan di
rumah sakit, klinik maupun Puskesmas di Kota yang
sifatnya mempromosikan susu formula.
Meningkatknya pengetahuan ibu mengenai ASI
01 Eksklusif

Peningkatan jumlah cakupan bayi yang diberi


02 ASI Eksklusif

Terpenuhinya kebutuhan zat gizi pada bayi baru


03 lahir hingga usia 6 bulan yang mendapatkan
ASI Eksklusif

Meningkatnya kesehatan tubuh dan kekebalan


04 tubuh bayi yang mendapatkan ASI Eksklusif
terhadap berbagai macam jenis penyakit.

Menurunkan resiko ibu menyusui


05 terkena kanker penyakit lainnya

OUTPUT
OUTCOME
Meningkatnya kualitas SDM
di masa yang akan datang.

Meningkatnya kesehatan ibu


dan anak

Menurunkan angka kematian


ibu dan anak

Meningkatkan ikatan
emosional antara ibu dan
bayi.
TERIMA KASIH