Anda di halaman 1dari 12

Islam

Indonesia merupakan berarti


ISLAM negara hukum yang damai,
KATALIK selamat,
PROTESTAN
mewajibkan warganya sejahtera,
BUDHA untuk memilih satu dari 5 penyerahan
HINDU agama resmi diri, taat
KONG Hu dan patuh
Chu

Dengan berbagai perbedaan


agama tersebut apabila tidak
Bertentanga
terpelihara dengan baik dapat n dengan
menimbulkan KONFLIK antar nilai dasar
umat bergama agama
•Menurut Depdikbud (1985), Kerukunan
adalah hidup bersama dalam masyarakat
dengan kesatuan hati dan bersepakat untuk
tidak menciptakan perselisihan dan
pertengakaran.
•Kerukunan antar umat beragama bermakna
rukun dan damai dalam segala aspek
kehidupan seperti aspek ibadah, toleransi,
dan kerja sama.
•Persaudaraan (ukhuwah) : ajaran yang pada
hakikatnya bukan bermakna persaudaraan
antara orang-orang islam , melainkan
cenderung memiliki arti sebagai
persaudaraan yang didasarkan pada ajaran
Islam atau persaudaraan yang bersifat islami.
1. Ukhuwah ‘ubudiyyah: persaudaraan yang
timbul dalam lingkup sesama makhluk
yang tunduk kepada Allah
2. Ukhuwah insaniyah atau basyariyyah:
persaudaraan karena sama-sama memiliki
kodrat sebagai manusia secara
keseluruhan
3. Ukhuwah wataniyah wa an nasab:
persaudaraan yang didasari keterikatan
keturunan dan kebangsaan
4. Ukhuwah diniyyah: persaudaraan karena
seiman atau seagama
1. Islam tidak membenarkan adanya paksaan dalam memeluk
suatu agama (QS.Al-Baqarah : 256).
2. Allah SWT tidak melarang orang Islam untuk berbuat
baik,berlaku adil dan tidak boleh memusuhi penganut agama
lain,selama mereka tidak memusuhi,tidak memerangi dan
tidak mengusir orang Islam.(QS. Al-Mutahanah : 8).
3. Setiap pemeluk agama mempunyai kebebasan untuk
mengamalkan syari'at agamanya masing-masing (QS.Al-
Baqarah :139).
4. Islam mengharuskan berbuat baik dan menghormati hak-hak
tetangga,tanpa membedakan agama tetangga tersebut. Sikap
menghormati terhadap tetangga itu dihubungkan dengan iman
kepada Allah SWT dan iman kepada hari akhir (Hadis Nabi
riwayat Muttafaq Alaih).
5. Tidak diperbolehkan membunuh orang mu'ahid (orang kafir)
yang mempunyai perjanjian perdamaian dengan umat Islam
 Menurut Prof. Dr. H Muchoyar H.S, MA
dalam menyikapi perbedaan agama
terkait dengan toleransi antar umat
beragama agar dialog antar umat
beragama terwujud memerlukan 3
konsep yaitu:
1. Setuju untuk tidak setuju
2. Setuju untuk setuju
3. Setuju untuk berbeda
1. Dialog Parlementer ( parliamentary dialogue
2. Dialog Kelembagaan ( institutional dialogue )
3. Dialog Teologi ( theological dialogue)
4. Dialog dalam Masyarakat ( dialogue in
society )
5. Dialog Kerohanian (spiritual dialogue)
1. Menghilangkan perasaan curiga atau
permusuhan terhadap pemeluk agama lain
2. Jangan menyalahkan agama seseorang
apabila dia melakukan kesalahan tetapi
salahkan orangnya.
3. Biarkan umat lain melaksanakan
ibadahnya jangan mengganggu umat lain
yang sedang beribadah.
4. Hindari diskriminasi terhadap agama lain.
 Pentingnya kerukunan hidup antar umat
beragama adalah terciptanya kehidupan
masyarakat yang harmonis dalam kedamaian,
saling tolong menolong, dan tidak saling
bermusuhan agar agama bisa menjadi
pemersatu bangsa Indonesia yang secara tidak
langsung memberikan stabilitas dan kemajuan
Negara. Cara menjaga sekaligus mewujudkan
kerukunan hidup antar umat beragama adalah
dengan mengadakan dialog antar umat
beragama yang di dalamnya membahas tentang
hubungan antar sesama umat beragama.