Anda di halaman 1dari 18

3

REALITAS SOSIAL BUDAYA

Indikator:
Siswa dapat mengatahui konsep dasar
Realitas Sosial Budaya
Sumber Pustaka:
LKS Sosiologi –1
SK & KD

Standar Kompetensi:
Memahami perilaku keteraturan hidup sesuai
dgn nili & norna yg berlaku dlm masyarakat
Kopetensi Dasar
1.3. Mendeskrepsikan proses interaksi sosial
sbg dasar pengembangan pola keteratur-
an dan dinamika kehidupan
Setelah pembelajaran
ini, diharapkan siswa
dapat mendeskrep-
sikan peran sosiologi
dalam masyarakat
• Terbentuknya Masyarakat ada 3 unsur,
– Terdapat sekumpulan orang
– Berdiam di suatu wilayah dlm waktu yang
lama
– Adanya kebudayaan berupa:
• Sistem nilai
• Sistem ilmu pengetahuan
• Kebudayaan kebendaan
• Merupakan ciri prilaku masyarakat yg
terorganisir secara sosial
• Merupakan jaringan antar warga
• Terdapat unsur-unsur,
1. Kelompok dan perkumpulan
2. Lembaga-lembaga sosial
3. Peranan-peranan
4. Kelas-kelas sosial
a. In-group & out-group
• In-group, individu
mengindentifikasi dirinya
dlm kelompok
(istilah: “kami” atau “kita”)
• Out-group, individu
diartikan sebagai lawan out-
group
(istilah: “mereka”)
b. Kelompok Primer & Sekunder
• Kelompok Primer, klpk kecil,
punya hub dekat, personal &
langgeng, contoh: keluraga
• Kelompok Sekunder, klpk
besar, bersifat sementara,
karena tujuan tertentu, tidak
langgeng, contoh: kesebelan
sepak bola
c. Gemeinschaft & Gesselschaft
• Gemeinscheft, paguyuban,
kehidupan bersama diikat hub.
batin murni, alamiah & kekal,
contoh: kelompok kekerabatan,
RT
• Gesselschaft, ikatan lahir, semen-
tara, jangka waktu tertentu,
contoh: perjanjian perdagangan,
OSIS
d. Formal & informal group
• Formal Group, punya
peraturan yg sengaja & tegas
untuk meng-artur anggotanya,
contoh: sekolah
• Informal Group, tidalk punya
aturan, terjadi karena sering
ketemu, contoh: kelompok
belajar
e. Membership group &Reference Group
– Membership Group, kelompok setiap
orang secara pisik menjadi anggota
– Refrenship Group, kelomp[k yg menjadi
dasar pembentukan keperibadian dan
perilaku seseorang
• Kerumunan (Crowd), individu
berkumpul secara kebetulan
dlm waktu bersamaan, contoh:

• Publik, individu yg berkumpul


karena kepentingan yg sama,
contoh:nonton pertandingan
olah raga
Definisi
• Suatu sistem norma untuk mencapai
tujuan atau kegiatan yang dianggap
penting
• Proses-proses yang tersusun untuk
melaksanakan bebragai kegiatan
tertentu
• Lembaga selalu merupakan sistem
gagasan & perilaku yg terorganisir,
yang ikut serta dalam perilaku
tersebut
Jenis-jenis
1. Domestic institutions, mengatur kekerabatan,
seperti perkawinan, cara melamar dlsb.
2. Economic institution, mengatur matapen-
caharian, seperti pertanian, perdagangan dlsb.
3. Educational institutions, mengatur
pendidikan, seperti jenjang pendidikan; dasar,
menengah
4. Scientific institutions, mengatur kebutuhan
ilmiah, seperti menulis karya ilmiah, KIR dll.
Lanjutan ….
5. Asthetic & Recreational institutions, mengatur
menyatakan rasa keindahan & rekresai,
seperti: seni suara/menyayi, wisata(relegi)
6. Relegius institutions, mengatur hub dengan
Allah, seperti masjid, musholla, selamatan dll.
7. Political institutions, mengatur tentang
kebutuhan bernegara/berkuasa, contoh:
parpol, DPR, MPR
8. Somatic institutions, mengatur kebutuhan
jasmani manusia, seperti kecantikan,
kesehatan, Tatarias dlsb.
• Merupakan pelaksanaan
hak & kewajiban sesuai dgn
kedudukannya
• Menentukan apa yang harus
diperbuat ssorang thd masy &
kesempatan apa yang diberikan
masyarakat kepadanya
Kesimpulan
Foto Copy TEKA SOSIO 1
Isilah kotak-kotak tersebut
Kumpulkan pada saat
Ulangan Tengah Semester !