Anda di halaman 1dari 7

RIZKI INSYANI.

P
163112620120069

KARBON MONOKSIDA (CO)


GITA SEPTIANI
163112620120140
ESMAN
163112620140143
BUDIMAN
163112620140149
DEFINISI
Merupakan gas yang tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak berasa yang
sangat bersifat racun.
Karbon monoksida terdiri dari satu atom karbon yang berikatan secara
kovalen dengan satu atom oksigen.
Karbon monoksida dihasilkan dari pembakaran yang tidak sempurna dari
senyawa karbon.
Karbon monoksida terbentuk apabila terdapat kekurangan oksigen dalam
pembakaran.
Karbon monoksida merupakan salah satu polutan yang terdistribusi paling
luas di udara.
SIFAT-SIFAT
Gas yang tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa, tidak menyebabkan
iritasi, beracun dan berbahaya
Tidak mudah larut dalam air

Perbandingan berat terhadap udara (1 atm derajat C) 0.967

Mudah terbakar dan menghasilkan lidah api berwarna biru, menghasilkan


karbon dioksida
Molekul CO memiliki panjang ikat 0,1128 nm
SUMBER PENCEMARAN
- Sumber titik
Karbon monoksida telah lama ada di atmosfer sebagai hasil produk
dari aktivitas gunung berapi. Kandungan karbon monoksida dalam gas gunung
berapi bervariasi dari < 0,01 % - > 2 % tergantung gunung berapi tersebut.
sumber alami karbon monoksida bervariasi dari tahun ke tahun, maka sangat
sulit untuk secara akurat menghitung emisi alami gas tersebut.

- Sumber area
Pada sumber ini gas karbon monoksida dapat berasal dari proses industri.
Dimana pabrik-pabrik yang terdapat di kawasan industri ini tidak memasang
scruber pada cerobong asap pabrik.

- Sumber bergerak
Di kota-kota besar, sumber utama penghasil CO adalah kendaraan bermotor
seperti mobil, truk, bus dan sepeda motor karenan pembakaran BBM yang
tidak sempurna.
DAMPAK TERHADAP MANUSIA, HEWAN, DAN
TUMBUHAN
Dampak terhadap Dampak terhadap Dampak terhadap
manusia hewan tumbuhan
• Dampak dari kadar • Pada hewan, dampak • Pengaruh CO terhadap
CO yang dari kadar CO yang tanaman sebesar 100
berlebihan dapat berlebihan hamper ppm tidak memberikan
menyebabkan kematian menyerupai dampak pengaruh yang nyata
yang terjadi pada pada tanaman tingkat
manusia, yaitu dapat tinggi. Pada paparan
menyebabkan CO sebesar 2000 ppm
kematian. selama 35 jam dapat
menghambat
kemampuan bakteri
untuk memfiksasi
nitrogen
DAMPAK POSITIF DARI KARBON MONOKSIDA

Karbon monoksida digunakan dalam sistem kemasan modifikasi udara Amerika Serikat,
utamanya digunakan dalam produk-produk daging segar seperti daging kerbau dan babi.
Karbon monoksida diproduksi secara alami sebagai pemecahan dari heme, sebuah substrat
untuk enzim heme oksiganase.
CO yang diproduksi secara edogen kemungkinan memiliki peran fisiologis yang penting dalam
tubuh (misalnya sebagai neurotransmiter atau pelemas pembuluh darah)
CO meregulasi reaksi peradangan yang dapat mencegah berkembangnya beberapa penyakit
seperti aterosklerosis atau malaria berat
Karbon monoksida adalah gas industri utama yang memiliki banyak kegunaan dalam produksi
bahan kimia pukal (bulk chemical)
Karbon monoksida merupakan komponen dasar dari syngas yang sering digunakan untuk
tenaga industri.
Karbon monoksida juga digunakan pada proses pemurnian nikel.
DAMPAK NEGATIF DARI KARBON MONOKSIDA

• Gas karbon monoksida (CO) yang • Jika CO di udara dihirup oleh paru-
sebagian besar dihasilkan dari paru maka oksigen akan kalah
pembakaran yang tidak sempurna bersaing dengan CO, lebih cepat
dapat mencemari lingkungan terikat oleh hemoglobin dibanding
dimana gas CO dilepaskan. Namun oksigen. afinitas Hb terhadap CO
daerah lain pun dapat tercemari gas lebih besar dari pada terhadap
CO karena gas CO dapat berpindah oksigen, sekitar 250 kali lipat. Hal
dari suatu tempat ke tempat lain ini mengakibatkan CO sukar
dengan bantuan angin. Akibat terlepas dari Hb. Akibatnya fungsi
meningkatnya gas karbon Hb sebagai pembawa oksigen tidak
monoksida, persediaan oksigen berjalan lancar, dan seolah-olah
ditempat tersebut semakin tubuh kekurangan oksigen yang
berkurang. bisa menyebabkan kematian