Anda di halaman 1dari 24

D A S AR

P ENGENDALIAN
M U TU
K E W I RAUSAH AN
M ATA K U L I A H K E W I R A U S A H A A N
KELOMPOK 3
• Anisa’ Fitrianingrum (16.14.02.002)
• Arum Reviola M. (16.14.02.004)
• Dwi Novi Z. J. (16.14.02.007)
• Fepy Sisiliay (16.14.02.011)
• Kholifah Anggraeni (16.14.02.015)
• Noor Eka S. (16.14.02.021)
• Putri Mega Jayanti (16.14.02.025)
MUTU
PENGERTIAN
• Mutu memiliki arti yang berbeda sesuai dengan kondisi yang melekat dari kata
mutu itu sendiri.
• Kata mutu tidak hanya melekat pada mutu barang yang akan di produksi akan
tetapi mutu dapat merujuk pada proses dari mutu (yaitu; manusia,material, dan
mesin-mesin) dan mutu juga dapat merujuk dalam bidang manajemen.
• Mutu barang yang diproduksi dapat didefinisikan “sebagai tahapan dari
mutubarang, dimana barang tersebut mampu memenuhi kebutuhan konsumen. Hal
inibukanlah ketentuan mutlak akan tetapi dapat diyakini atau diwujudkan
denganmembandingkan dengan beberapa standar yang sudah ditetapkan
sebelumnya”
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MUTU

Fungsi suatu barang

Wujud

Biaya barang tersebut


PENGENDALIAN
MUTU
Pengendalian mutu dapat didefenisikan
sebagai teknik dalam manajemen
manufaktur atau pabrik yang akan
menghasilkan atau memproduksi
barang dengan mutu yang sama.
TERDAPAT BEBERAPA FAKTOR YANG
DAPAT MEMPENGARUHI MUTU BARANG
Tenaga kerja, bahan baku, dan mesin

Kondisi manufaktur atau pabrik

Riset pasar terhadap permintaan dan pembelian

Kemampuan modal yang digunakan untuk


berinvestasi
LANJUTAN..
Kebijakan manajemen untuk meningkatkan kualitas

Metode produksi dan desain barang yang akan


digunakan

Pengepakan dan pengangkutan

Pelayanan pasca penjualan


TUJUAN PENGENDALIAN MUTU
RUANG LINGKUP PENGENDALIAN
MUTU
FAKTOR KEGIATAN
PENGENDALIAN MUTU
Mengambil
tinfakan untuk
Pengecekan melenyapkan
indeks mutu penyebab
Standar terhadap ketidaksesuaian
pengendalian standar mutu
Pengukuran

Bekerja
menurut
Penentuan standar
standar kerja
Penentuan mutu
standar
KEUNTUNGAN
PENGENDALIAN
MUTU
PENINGKATAN PASAR
(MARKET GAIN)
• Mutu produk atau pelayanan yang meningkat akan membuat produk (baik barang
maupun jasa) tersebut makin dikenal sehingga permintaan pasar meningkat dan
keuntungan perusahaan juga meningkat.
• Sebuah kitchen/wardrobe yang bagus desainnya sekaligus tahan lama akan makin
banyak dikenal dan dicari orang.
• Demikian juga rumah sakit atau bank yang memberikan pelayanan yang baik
kepada pasien atau nasabahnya akan makin didatangi orang yang membutuhkan
jasanya.
PENGEHEMATAN BIAYA (COST
SAVING)
• Mutu produk yang meningkat akan menurunkan biaya produksi
atau service.
• Cacat produk tentu akan mengakibatkan penggantian ulang
(rework) yang membutuhkan tambahan biaya material, biaya
tenaga kerja, listrik, dll, yang mengurangi keuntungan
perusahaan.
METODE
PENGENDALIAN
MUTU
7 ALAT PENGENDALI MUTU
Diagram sebab • Diagram sebab akibat digunakan untuk mengidentifikasi dan
menganalisis suatu proses atau situasi dan menemukan kemungkinan
akibat penyebab suatu persoalan/ masalah yang terjadi.

• Tujuan digunakannya alat ini adalah untuk mempermudah proses


Check sheet pengumpulan data bagi tujuan-tujuan tertentu dan menyajikannya
dalam bentuk yang komunikatif sehingga dapat dikonversi menjadi
informasi.

• Diagram ini digunakan untuk mengklasifikasikan masalah menurut


Diagram pareto sebab dan gejalanya.

Run chat dan • Run Chart (trend chart) digunakan untuk mengidentifikasi
kecenderungan (trend) yang terjadi dengan jalan menggambarkan atau
Control chart memetakan data selama periode waktu tertentu.
• Histogram merupakan suatu diagram yang dapat

Histogram menggambarkan penyebaran atau standar deviasi


suatu proses.

• Stratifikasi merupakan teknik pengelompokan data

Stratifikasi ke dalam kategori-kategori tertentu, agar data dapat


menggambarkan permasalahan secara jelas sehingga
kesimpulan-kesimpulan dapat lebih mudah diambil

• Dua buah variable yang sesuai dipetakan dalam

Scatter diagram sebuah diagram sebar (scatter).


PENGARUH
MUTU
Reputasi perusahaan
• Suatu organisasi menyadari bahwa reputasi akan mengikuti mutu-
apakah itu baik atau tidak.
Keadaan produk
• Pengendalian terus menerus berusaha menangkap organisasi yang
memiliki desain, memproduksi atau mengedarkan produk atau jasa
yang penggunaanya mengakibatkan kerusakan atau kecelakaan.
Keterlibatan global
• Bagi perusahaan dan negara yang ingin bersaing secara efektif pada
ekonomi global, maka produk mereka harus memenuhi harapan
mutu, desain, dan harga global.
LINGKARAN
PENGENDALIAN
• Setiap tahap lingkaran PDCA tadi
harus dilakukan dengan seksama
agar pengendalian efektif.
– Pertama-tama ialah merencanakan
sebuah desain yang masuk akal untuk
mencapai sasaran perusahaan.
– Langkah berikut ialah melaksanakan
rencana tersebut
– Pelaksanaan rencana tersebut diikuti
dengan sebuah peninjauan kembali
terhadap apa yang telah dilakukan
– Akhirnya, perubahan dan perbaikan
dibuat berdasarkan hasil yang dicapai
pada langkah sebelumnya.
• Pengendalian mutu merupakan suatu kegiatan yang
sangat erat hubungannya dengan proses produksi,
dimana pada pengendalian kualitas ini dilakukan
pemeriksaan atau pengujian atas karakteristik kualitas
yang dimiliki produk guna penilaian atas kemampuan
proses produksinya yang dikaitkan dengan standar
spesifikasi produk.
• Kemudian dengan analisis akan didapatkan sebab-
sebab terjadinya penyimpangan, sebagai dasar untuk
mengambil tindakan perbaikan dan pencegahan.