Anda di halaman 1dari 31

Universitas

Trisakti

KEL 3

TRANSAKSI AKUNTANSI
MUDHARABAH
Author :
Rizki Adi Nugroho
Riski Hamdani Pulungan
Syarif Husein

1
DEFINISI

Pembiayaan mudharabah adalah pembiayaan


yang di salurkan oleh bank syariah kepada pihak lain
untuk suatu usaha yang produkif.

Akad kerjasama usaha antara


pemilik dana (shohibul maal )
Antonio, Teknis dan pengelola dana
(2001). (mudharib) dengan nisbah
bagi hasil menurut
kesepakatan dalam kontrak

2
KETENTUAN SYAR’I RUKUN TRANSAKSI DAN
PENGAWASAN SYARIAH TRANSAKSI MUDHARABAH

Ketentuan Syar’i Mudharabah


Menurut PSAK no.105 :
1. Mudharabah Muqayyadah
Shohibul maal memberikan batasan kepada mudharib
mengenai tempat, cara dan objek investasinya
2. Mudharabah Muthlaqah
Shahibul maal memberikan kebebasan penuh kepada
mudharib dalam pengelolaannya

3
Dua jenis mudharabah muqayyadah dalam praktik
perbankan, yakni :
a.Mudharabah muqayyadah executing
b.Mudharabah muqayyadah chanelling
3. Mudharabah musytarakah
Bentuk mudharabah dimana pengelola dana
menyertakan modal dalam kerjasama investasi. Akad
ini merupakan solusi sekiranya dalam perjalanan
usaha, pengelola dana memiliki modal yang dapat
dikontribusikan dalam investasi

4
Skema mudharabah musytarakah :

Nasabah dana
dengan sistem Bank
pool of fund Nasabah
Pengelola
(mudharib)
Investor

5
Rukun Transaksi Mudharabah
Tiga rukun transaksi :
a. Transaktor (pemilik modal dan
pengelola)
b. Objek mudharabah (modal dan usaha)
c. Ijab kabul

6
a. Pelaku
1. Dalam mudharabah, harus ada minimal dua
pelaku. Pihak pertama bertindak sebagai
pemilik dana, sedangkan pihak kedua
bertindak sebagai pengelola dana,
2. keduanya harus cakap hukum, baligh dan
memiliki kemampuan untuk diwakilkan dan
mewakilkan.
3. pelaku akad mudharabah tidak hanya antara
muslim dengan muslim,

7
b. Obyek Mudharabah
Modal
a. Modal yang diserahkan dapat berbentuk kas atau aset non kas yang
harus jelas jumlah dan jenisnya
b. Tunai dan tidak hutang.
c. Modal harus diketahui dengan jelas jumlahnya sehingga dapat
dibedakan dari keuntungan
d. Pengelola dana tidak diperkenankan untuk memudharabahkan
kembali modal mudharabah
e. Pengelola dana tidak diperbolehkan untuk meminjamkan modal
kepada orang lain
f. Pengelola dana memiliki kebebasan untuk mengatur modal menurut
kebijaksanaan dan pemikirannya sendiri

8
b. Obyek Mudharabah
Kerja
a. Kontribusi pengelola dana dapat berbentuk keahlian,
keterampilan, selling skill, management skill.
b. Kerja adalah hak pengelola dana dan tidak boleh
diintervensi oleh pemilik dana
c. Dalam bekerja tidak melanggar ketentuan syariah
d. Pengelola dana harus mematuhi semua ketetapan yang
ada dalam kontrak
e. Dalam hal pemilik dana tidak melakukan kewajiban atau
melakukan pelanggaran terhadap kesepakatan,
pengelola dana sudah menerima modal dan sudah
bekerja maka pengelola dana berhak mendapatkan
imbalan/ganti rugi/upah.

9
c. Ijab Kabul
a. Ijab Kabul merupakan ekspresi kesepakatan
antara pemilik dana dan pengelola dana yang
dilakukan sama-sama rela. Pemilik dana setuju
atas perannya dalam kontribusi dana, sementara
pengelola dana setuju atas perannya dalam
kontribusi kerja.
b. Akad dapat dituangkan secara lisan, tertulis,
melalui korespodensi, atau menggunakan cara
cara komunikasi moderen.
c. Akad tidak boleh dikaitkan dengan suatu kejadian
dimasa depan yang belum pasti.

10
d. Nisbah Keuntungan
● Nisbah adalah besaran yang digunakan untuk
pembagian keuntungan. Pengelola dana
mendapatkan imbalan atas kerjanya, sedangkan
pemilik dana mendapat imbalan atas penyertaan
modalnya.
● Nisbah keuntungan harus diketahui dengan jelas
oleh kedua pihak. Jika dalam akad tidak
dijelaskan maka pembagiannya menjadi 50% dan
50%.

11
Pengawasan Syariah Transaksi Mudharabah
Pengawasan yang berdasarkan pedoman yang ditetapkan oleh
Bank Indonesia dilakukan untuk :
a. Meneliti apakah pemberian informasi secara lengkap telah
disampaikan oleh bank kepada nasabah, baik secara lisan
maupun tertulis tentang persyaratan Pembiayaan
mudharabah telah dilakukan
b. Menguji apakah perhitungan bagi hasil telah dilakukan
sesuai prinsip syariah
c. Memastikan adanya persetujuan para pihak dalam perjanjian
Pembiayaan mudharabah
d. Memastikan terpenuhinya rukun dan syarat mudharabah
e. Memastikan bahwa kegiatan investasi yang dibiayai tidak
termasuk jenis kegiatan usaha yang bertentangan dengan
syariah 12
ALUR TRANSAKSI MUDHARABAH

1. Negosiasi dan
Bank Akad Nasabah
Syariah Mudharabah (Mudharib)

4. Menerima porsi 2. Pelaksana


Usaha Produktif 4b. Menerima
laba
porsi laba
5. Menerima
kembalian modal

3. Membagi hasil usaha


• Keuntungan dibagi sesuai nisbah
• Kerugian tanpa kelalaian nasabah
ditanggung oleh bank syariah
13
CAKUPAN STANDAR AKUNTANSI MUDHARABAH BAGI
BANK SYARIAH
- Ketentuan akuntansi mudharabah diatur dalam
pernyataan standar akuntansi (PSAK) no 105 th
2007 tentang akuntansi mudharabah. Standar ini
mengatur pengakuan dan pengukuran transaksi baik
dari sisi pemilik dana maupun dari sisi pengelola
dana.

14
TEKNIS PERHITUNGAN DAN PENJURNALAN TRANSAKSI
MUDHARABAH

Contoh Kasus :
• Tanggal 1 Agustus 20XA Bank Murni Syariah (BMS) menyetujui pemberian
fasilitas mudharabah Muthlaqah PT Haniya yang bergerak di bidang SPBU dengan
kesepakatan sebagai berikut :
• Plafond : Rp 1.450.000.000
• Objek bagi hasil : Pendapatan (Gross profit sharing)
• Nisbah : 70% PT. Haniya dan 30% BMS
• Jangka Waktu : 10 bulan (jatuh tempo tanggal 10 Juni 20XB)
• Biaya administrasi : 14.500.000 (dibayar saat akad ditandatangani)
• Pelunasan : Pengembalian pokok di akhir periode
• Keterangan : modal dari BMS diberikan secara tunai tanggal 10 Agustus 20XA.
Pelaporan dan pembayaran bagi hasil oleh nasabah dilakukan setiap tanggal 10
mulai bulan September
15
a. Perhitungan Transaksi Mudharabah
Perhitungan yang diperlukan dalam transaksi mudharabah
adalah perhitungan bagian bank atas bagi hasil yang
diperoleh
b. Penjurnalan Transaksi Mudharabah
1. Saat penandatanganan akad mudharabah
2. Penyerahan Pembiayaan mudharabah
3. Penerimaan bagi hasil mudharabah

16
1. Saat penandatanganan akad mudharabah :
Jurnal pada tanggal 1 Agustus atau saat akad mudharabah
ditandatangani terdiri atas jurnal pembukaan rekening
administratif komitmen pembiayaan PT Haniya dan jurnal
pembebanan administrasi.
Tanggal Rekening Debit Kredit
(Rp) (Rp)
1/8/XA Db Pos lawan komitmen administratif 1.450.000.000
pembiayaan
Kr kewajiban komitmen administratif 1.450.000.000
pembiyaan
(ijin tarik tgl 10 Agustus sebesar 1.450.000.000)

1/8/XA Db.Kas / Rekening nasabah – PT Haniya 14.500.000


Kr. Pendapatan administrasi 14.500.000

17
2. Penyerahan Pembiayaan mudharabah

Tanggal 10 Agustus 20XA, BMS mencairkan pembiayaan sebesar


Rp. 1.450.000.000 untuk Pembiayaan mudharabah

Tanggal Rekening Debit Kredit


(Rp) (Rp)

10/08/XA Db. Pembiayaan mudharabah 1.450.000.000


Kr. Kas / Rekening nasabah 1.450.000.000

10/08/XA Db. Kewajiban komitmen 1.450.000.000


administratif pembiayaan
Kr. Pos lawan komitmen 1.450.000.000
administratif pembiayaan

18
3. Penerimaan bagi hasil mudharabah
“pengakuan penghasilan usaha
mudharabah dalam praktik dapat
diketahui berdasarkan laporan bagi hasil
PSAK no. 105 atas realisasi penghasilan usaha dari
paragraf 22 pengelola dana dan tidak diperkenankan
mengakui pendapatan dari proyeksi hasil
usaha”

PSAK no. 105 “apabila bagian usaha belum


paragraf 24 dibayar oleh pengelola, maka
bagian tersebut sebagai piutang”

19
Realisasi laba bruto PT. Haniya selama 10 bulan yang
dilaporkan tanggal 10 tiap bulan
No. Bulan Jumlah Laba Porsi Bank 30% Tanggal
Bruto (Rp) (Rp) pembayaran
hasil
1. Agustus ‘XA 20.000.000 6.000.000 10 September ‘XA

2. September ‘XA 50.000.000 15.000.000 10 Oktober ‘XA


3. Oktober ‘XA 45.000.000 13.500.000 10 November ‘XA
4. November ‘XA 40.000.000 12.000.000 10 Desember ‘XA
5. Desember ‘XA 60.000.000 18.000.000 10 Januari ‘XB

6. Januari ‘XB 50.000.000 15.000.000 10 Februari ‘XB

7. Februari ‘XB 40.000.000 12.000.000 10 Maret ‘XB


8. Maret ‘XB 50.000.000 15.000.000 10 April ‘XB

9. April ‘XB 55.000.000 16.500.000 5 Juni ‘XB


10. Mei ‘XB 60.000.000 18.000.000 15 Juni ‘XB 20
Transaksi di atas dapat diklasifikasikan dalam dua
bentuk :
1. Penerimaan bagi hasil yang pembayarannya dilakukan bersamaan
dengan pelaporan bagi hasil (bulan Agustus, September, Oktober,
November, Desember, Januari ‘XB, Februari ‘XB dan Maret ‘XB).
Tanggal Rekening Debit (Rp) Kredit (Rp)

10/9/XA Db. Kas/Rekening nasabah 6.000.000


Kr. Pendapatan bagi hasil mudharabah 6.000.000

10/10/XA Db. Kas/Rekening nasabah 15.000.000


Kr.Pendapatan bagi hasil mudharabah 15.000.000

10/11/XA Db. Kas/Rekening nasabah 13.500.000


Kr. Pendapatan bagi hasil mudharabah 13.500.000
21
Tanggal Rekening Debit (Rp) Kredit (Rp)
10/12/XB Db.Kas/Rekening nasabah 12.000.000
Kr. Pendapatan bagi hasil mudharabah 12.000.000

10/01/XB Db. Kas/Rekening nasabah 18.000.000


Kr. Pendapatan bagi hasil mudharabah 18.000.000

10/02/XB Db. Kas/Rekening nasabah 15.000.000


Kr. Pendapatan bagi hasil mudharabah 15.000.000

10/03/XB Db. Kas/Rekening nasabah 12.000.000

Kr. Pendapatan bagi hasil mudharabah 12.000.000

10/04/XB Db. Kas/Rekening nasabah 15.000.000

Kr.Pendapatan bagi hasil mudharabah 15.000.000


22
2. Penerimaan bagi hasil yang waktu pembayarannya berbeda
dengan tanggal pelaporan bagi hasil (bulan April ‘XB dan Mei ‘XB)
Tanggal Rekening Debit (Rp) Kredit (Rp)

10/05/XB Db. Piutang pendapatan bagi hasil mudharabah 16.500.000

Kr. Pendapatan bagi hasil mudharabah-akrual 16.500.000

05/06/XB Db. Kas/Rekening nasabah 16.500.000


Kr. Piutang pendapatan bagi hasil mudharabah 16.500.000

10/06/XB Db. Piutang pendapatan bagi hasil mudharabah 18.000.000

Kr. Pendapatan bagi hasil mudharabah-akrual 18.000.000

15/06/XB Db. Kas/Rekening nasabah 18.000.000


Kr. Piutang pendapatan bagi hasil mudharabah 18.000.000
23
4. Saat akad terakhir
Kemungkinan 1 : nasabah pembiayaan mampu mengembalikan
modal mudharabah
Misal pada tanggal 10 juni 20XB, saat jatuh tempo PT. Haniya
melunasi pembiayaan mudharabah sebesar Rp 1.450.000.000 .
Jurnalnya :

Tanggal Rekening Debit (Rp) Kredit (Rp)


10/06/XB Db. Kas/Rekening 1.450.000.000
nasabah
Kr. Pembiayaan 1.450.000.000
mudharabah

24
dept of acct - umy
PENYAJIAN TRANSAKSI PEMBIAYAAN MUDHARABAH
DI LAPORAN KEUANGAN
Menurut PAPSI 2013 (h. 5.3), akun-akun yang berkaitan dengan
transaksi pembiayaan mudharabah disajikan sebagai berikut:
1. Pembiayaan Mudharabah disajikan sebesar saldo pembiayaan
Mudharabah nasabah kepada Bank. Pembiayaan Mudharabah
yang diakhiri sebelum jatuh tempo atau sudah berakhir dan
belum diselesaikan oleh nasabah tetap disajikan sebagai bagian
dari pembiayaan Mudharabah.
2. Piutang bagi hasil disajikan sebagai bagian dari dari aset lainnya
lainnya pada saat nasabah tergolong performing. Sedangkan,
apabila nasabah tergolong non-performing maka piutang bagi
hasil disajikan pada rekening administratif.
3. Cadangan kerugian penurunan nilai pembiayaan mudharabah
disajikan sebagai pos lawan (contra account) pembiayaan
Mudharabah. 26
PENGUNGKAPAN TRANSAKSI PEMBIAYAAN
MUDHARABAH DI LAPORAN KEUANGAN
Berdasarkan PAPSI 2013 (h. 5.4-5), hal-hal yang harus diungkapkan
terkait transaksi pembiayaan mudharabah antara lain:
1. Rincian jumlah pembiayaan mudharabah berdasarkan sifat akad
(mudharabah mutlaqah atau mudharabah muqayadah), jenis
penggunaan dan sektor ekonomi.
2. Klasifikasi pembiayaan mudharabah menurut jangka waktu (masa
akad), kualitas pembiayaan, valuta, cadangan kerugian penurunan
nilai dan tingkat bagi hasil rata-rata.
3. Jumlah dan persentase pembiayaan Mudharabah yang diberikan
kepada pihak-pihak berelasi.
4. Jumlah pembiayaan mudharabah yang telah direstrukturisasi dan
informasi lain tentang pembiayaan mudharabah yang dire-
strukturisasi selama periode berjalan.
27
PENGUNGKAPAN TRANSAKSI PEMBIAYAAN
MUDHARABAH DI LAPORAN KEUANGAN
5. Kebijakan manajemen dalam pelaksanaan pengendalian risiko
portofolio pembiayaan Mudharabah.
6. Besarnya pembiayaan Mudharabah bermasalah dan cadangan
kerugian penurunan nilai untuk setiap sektor ekonomi.
7. Kebijakan dan metode yang dipergunakan dalam penanganan
Mudharabah bermasalah.
8. Ikhtisar pembiayaan Mudharabah yang dihapus buku yang
menunjukkan saldo awal, penghapusan selama tahun berjalan,
penerimaan atas pembiayaan Mudharabah yang telah
dihapusbukukan dan pembiayaan Mudharabah yang telah
dihapustagih dan saldo akhir pembiayaan Mudharabah yang
dihapus buku.

28
Contoh Pencatatan
Akuntansi Untuk Deposito Mudharabah

29
Contoh Pencatatan
Akad Keuntungan Murabahah yang Diakui

30
Sekian
Terima Kasih
Wassalamu’alaikum wr wb

31