Anda di halaman 1dari 21

P ENDEKATAN KONTEKSTUAL (CTL)

Granitha Chandika Komsi


Pasca Sarjana Universitas
cv
Negeri Malang
CTL Pembelajaran kontekstual merupakan
pembelajaran yang mengkaitkan
materi pembelajaran dengan konteks
dunia nyata yang dihadapi siswa sehari-
hari baik dalam lingkungan keluarga,
Apa dan masyarakat, alam sekitar dan dunia
Bagaimana kerja, sehingga siswa mampu membuat
sebenarnya? hubungan antara pengetahuan yang
dimilikinya dengan penerapannya
dalam kehidupan sehari-hari
Konstruktivis
me
(Constructivis
m)

Apa komponen penilaian


sebenarnya menemukan
utamanya (Authenthic (Inquiry)
Assesment)

CTL refleksi
(Reflection)
bertanya
(Questioning)

masyarakat
pemodelan belajar
(Modelling) (Learning
Community)
Melakukan hubungan
yang bermakna

Bagaimana
Melakukan kegiatan-
kegiatan yang signifikan

Belajar yang diatur


sendiri

Karakteristik Bekerja sama


(collaborating).
pembelajaran
CTL
Berpikir kritis dan kreatif
Mengasuh atau
memelihara pribadi
siswa
Bagaimana
Mencapai standar yang
tinggi

Karakteristik
pembelajaran Menggunakan penilaian
CTL autentik

lanjutan
• Apersepsi, Inisiasi, Invitasi atau
Tahap 1 eksplorasi (pendahuluan)
Bagaimana
• Pembentukan Konsep
Tahap 2

• Aplikasi Konsep
Langkah-langkah Tahap 3

pembelajaran
CTL Tahap 4
• Pemantapan Konsep

• Evaluasi
Tahap 5
Pada pendahuluan dikemukakan isu-isu atau masalah
yang ada di masyarakat yang dapat digali dari siswa,
tetapi apabila guru tidak berhasil memperoleh
tanggapan dari siswa dapat saja dikemukakan oleh guru
Reviewer Reviewer
sendiri.
Proses pembentukan konsep (tahap 2)
dapat dilakukan melalui berbagai
pendekatan dan metode.
Misalnya
Reviewer - pendekatan keterampilan proses, Reviewer
- metode eksperimen, diskusi kelompok,
dan lain-lain

DALAM PEMBENTUKAN KONSEP DIPERLUKAN


PRAKONSEPSI DAN KEMUDIAN KONFLIK
KOGNITIF DAN DIAKHIRI DENGAN PEMAHAMAN
KONSEP
Berbekal pemahaman konsep yang benar,
siswa melakukan analisis isu atau
penyelesaian masalah
Reviewer Reviewer
guru perlu meluruskan jika ada miskonsepsi
selama kegiatan belajar berlangsung
Apabila selama proses pembentukan konsep
Reviewer Reviewer
tidak tampak ada miskonsepsi yang terjadi
pada siswa, demikian pula setelah akhir
analisis isu dan penyelesaian masalah, guru
tetap perlu melakukan pemantapan konsep
Tahap evaluasi penggunaan
tes untuk mengetahui
Reviewer penguasaan konsep siswa Reviewer
terhadap materi yang dikaji
Penerapan CTL dalam pembelajaran
biologi
 Pada penerapannya pembelajaran kontekstual pada konsep
IPA Biologi siswa membangun pengetahuan di dalam
benaknya sendiri dari pengalaman yang telah dialaminya
 Contohnya pada Praktek laboratorium
Perbedaan pembelajaran
konvensional dan kontekstual
Pembelajaran Konvensional Pembelajaran Kontekstual
Menyandarkan pada hafalan Menyandarkan pada memorispasial
Pemilihan informasi ditentukan oleh Pemilihan berdasarkan kebutuhan
guru individu siswa
Memberikan tumpukan pada satu Cenderung mengintegrasikan beberapa
bidang (disiplin) bidang (disiplin)
Memberikan tumpukan informasi Selalu mengkaitkan informasi dengan
kepada siswa sampai pada saatnya pengetahuan awal yang telah dimilki
diperlukan. siswa.

Penilaian hasil belajar hanya melalui Menerapkan penilaian autentik melalui


kegiatan akademik berupa ujian / penerapan praktis dalam
ulangan. pemecahan masalah
Penyusunan rencana pembelajaran
kontekstual

Cara penyusunan rencana pembelajaran kontekstual ialah:


 Nyatakan kegiatan utama pembelajarannya (Standar
kompetensi, dan kompetensi dasar).
 Nyatakan indikator pembelajarannya.
 Kemukakan secara rinci media untuk mendukung
kegiatannya.
 Buat skenario tahapan-tahapan kegiatan siswa.
 Kemukakan cara autehentic assessmen-nya, dengan cara apa
 Siswa dapat diamati partisipasi belajarnya.
Peran guru pada pembelajaran
kontekstual
 Merencanakan pembelajaran
 Membentuk kelompok belajar yang saling tergantung.
 Menyediakan lingkungan yang mendukung pembelajaran
mandiri
 Mempertimbangkan keragaman siswa, seperti latar belakang
suku bangsa, status sosial, ekonomi, bahasa utama yang
dipakai di rumah, dan berbagai kekurangan yang mungkin
dimiliki siswa.
 Memperhatikan multi intelegensi siswa.
 Menggunakan teknik teknik bertanya yang meningkatkan
pembelajaran siswa, perkembangan pemecahan masalah,
dan ketrampilan berpikir tingkat tinggi.
 Melakukan penilaian autentik
ATUR TEMPAT DUDUKNYA YAA
(BERI SPACE ANTARA DINDING-KURSI DAN KURSI KOSONG
TOLONG DILIPAT, TAS LETAKKAN DIDEPAN KELAS)

MEJA DOSEN

OBSE K1
RVER K6 OBS
1 ERV
ER 2

K7
K2 K5

K3 K4
 DISKUSIKAN JAWABAN DARI PERTANYAAN YANG
SUDAH DISEDIAKAN
 SETIAP KELOMPOK MEMBUAT 2 PERTANYAAN
BERDASARKAN KISI-KISI YANG TELAH DIBERIKAN
Presentasikan
skenario di
depan kelas