Anda di halaman 1dari 75

KONSEP PENGEMBANGAN

KURIKULUM PENDIDIKAN TINGGI

Disusun oleh
Tim pengembang Kurikulum
Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan
DIKTI Tahun 2014
PENILAI KUALITAS PT BAN PT
STANDAR
PERGURUAN

OUTCOMES
LEARNING
KOMPETENSI
TINGGI KERJA

KERANGKA KUALIFIKASI NASIONAL INDONESIA


Calon
Mhs
PROSES
PEMBELAJARAN

Masyarakat SPMI
akademik
Leader

Dosen - pengelola Pengakuan


Masyarakat

Dokumen ASOSIASI
Kurikulum
Pegawai
PROFESI
Organisasi Dana Resources Lab Pustaka
Latar belakang perubahan kebijakan DIKTI

MASALAH • Penataan lembaga MASALAH • Persaingan


INTERNAL • Penataan arah dan EKSTERNAL • Perubahan orientasi
PERG.TINGGI DI tujuan pendidikan (TATANAN lembaga pendidikan
INDONESIA • Penataan prodi. GLOBAL) • Persyaratan kerja

KURIKULUM KURIKULUM INTI &


NASIONAL 1994 INSTITUSIONAL
( no. 056/ U/ 1994 ) (no.232/ U/ 2000 dan no.045/U/2002)

KONTEKS ILMU/ KONTEKS KEBUDAYAAN


IPTEKS  FENOMENA ANTHROPOS
• MKU  FENOMENA TEKNE
• MKDK  FENOMENA OIKOS
• MKK  FENOMENA ETNOS

Disarikan dari : DIKTI, Dokumen Penjelasan, 2000 perubahan Kep. Men. DIK BUD No. 056/U/1994, 2000 dan KPPTJP DIKTI.
endrop3ai@ its.ac.id
Kurikulum yang disarankan oleh IBE UNESCO

The International Bureau of Education UNESCO


(The International Comission on Education for the 21 st Century)

EMPAT PILAR PENDIDIKAN

Learning to know (think)

Learning to do (learn)

Learning to be

Learning to live together

Life long learning


KBI KBK KBK - KPT

Kurikulum Kurikulum inti Kurikulum


Nasional & Institusional Pendidikan Tinggi

KBI : KBK : KKNI dan SNPT :


MKU Kompetensi Utama Kompetensi lulusan =
MKDK Kompetensi Pendukung capaian pembelajaran
MKK Kompetensi Lainnya minimum
MK Wajib Kompetensi Utama : Perumusan kompetensi
100-110 kesepakatan lulusan melibatkan kelompok
sks program ahli yang relevan, asosiasi
studi sejenis profesi , instansi pemerintah
terkait/pengguna lulusan.
Pengelompokan mata kuliah dalam kurikulum dan perubahannya

KURIKULUM KURIKULUM
INTI INSTITUSIONAL
ELEMEN KOMPETENSI
(SK mendiknas no.045/U/2002) Kompetensi Kompetensi Kompetensi
utama pendukung lainnya

Landasan Kepribadian

Keilmuan dan Ketrampilan

Keahlian Berkarya 40%-80% 20%-40% 0-30%


Sikap dan Perilaku Berkarya

Berkehidupan Bermasyarakat

Kompetensi Utama
ditetapkan oleh kalangan Perguruan Tinggi, masyarakat profesi
dan pengguna lulusan.
Kompetensi Pendukung dan Kompetensi lainnya
ditetapkan oleh Institusi penyelenggara program studi
PERUBAHAN DALAM SNPT 2014

Kurikulum
Kurikulum
Kurikukulum INTI INSTITUSION
NASIONAL
AL
CAPAIAN PEMBELAJARAN
Capaian
(DRAFT Permendikbud SNP 2014) Capaian Capaian
Pembelajaran
pembelajaran Pembelajaran
Umum Penciri PT
Khusus

Sikap dan tata nilai


pengetahuan
Kemampuan psikomotorik
Kewenangan dan tanggung
jawab
Capaian pembelajaran Minimal
ditetapkan oleh menteri DIKBUD melalui SNPT
Capaian Pembelajaran Khusus
dirumuskan oleh forum atau pertemuan pengelola program studi sejenis, yang kemudian
disyahkan oleh dirjen sesuai degan kualifikasi KKNInya
Capaian Pembelajaran penciri PT
ditetapkan oleh Institusi penyelenggara program studi
(1) (2) (3) (4)
CAPAIAN PEMBELAJARAN BAHAN KAJIAN/ DICAPAI LEWAT PENILAIAN/ASSES.
(Learning outcomes) materi ajar yang strategi tingkat
(Kompetensi Lulusan) harus dikuasai pembelajaran ketercapaian

• Sesuai dengan • Sesuai dengan • Dipilih • Penilaian proses


deskripsi KKNI baik rumpun ilmunya berdasarkan sama pentingnya
• Dipilih yang capaian dengan penilaian
kelengkapan unsur
diperlukan untuk pembelajaran produk/hasil
deskripsinya maupun belajar.
memenuhi capaian yang diharapkan
level kualifikasinya
pembelajaran • Dengan • Penggunaan
• Merupakan hasil tersebut pertimbangan 3 instrumen rubrik
kesepakatan prodi • Berdasarkan bidang aspek: dan porto folio
sejenis keilmuan yang akan mahasiswa,
sarana -media,
• Tetapi setiap Prodi dikembangkan
dan macam
tetap bisa menambah • Ditambah dengan bahan kajian
kemampuan keilmuan yang
lulusannya sesuai dibutuhkan lulusan
dengan visi dan misi untuk masa depan
PT nya masing-
masing.
Kebijakan Analisis SWOT Tracer study Masukan
Universitas & (University values) (Need assessment) Asosiasi &
Program Studi (Scientific vision Prodi) (Market signal) Stake holders
PROFIL LULUSAN

Tugas Tim RUMUSAN


Pengembang CAPAIAN PEMBELAJARAN
Kurikulum Prodi (Learning Outcomes)

Kelompok Studi/ Pemilihan bahan Matriks bhn kajian - 4 pilar pendidikan


Bidang studi / kajian : capaian pembelajaran UNESCO
Laboratorium Tingkat keluasan,
Tingkat kedalaman, Tugas Tim
Peta keilmuan
Tingkat kemampuan Konsep mata kuliah Pengembang
Program Studi
yang ingin dicapai dan besarnya sks Kurikulum Prodi

Keterlibatan Konsep mata kuliah Konsep


semua dosen terintegrasi kurikulum

Struktur kurikulum & Konsep &


Ketetapan
Program studi Rancangan pembelajaran Strategi
pembelajaran
DOKUMEN KURIKULUM BARU
Tim Belmawa DIKTI 2013
4 PILAR PENDIDIKAN

Learning to know

CP di SNPT
RUMUSAN Learning to do
CAPAIAN Learning to be
dan CP Prodi
PEMBELAJARAN
Learning to live together

4 pilar pendidikan
Pemilihan bahan Matriks bhn kajian - UNESCO
kajian : capaian pembelajaran
Tingkat keluasan,
Peta keilmuan Tingkat kedalaman,
Program Studi Konsep mata kuliah
Tingkat kemampuan
yang ingin dicapai dan besarnya sks

Konsep mata kuliah Konsep


terintegrasi kurikulum

Konsep &
Struktur kurikulum & Strategi Pbljrn
Rancangan pembelajaran

DOKUMEN KURIKULUM BARU

Tim Belmawa DIKTI 2013


1. Pemilihan profil lulusan

Profil lulusan adalah jawaban terhadap pertanyaan :


Program studi ini akan menghasilkan lulusan seperti apa ?
Suatu ‘peran’ di kehidupan yang dapat dilakukan oleh lulusan di
kemudian hari (outcomes ).

CONTOH PROFIL SARJANA CONTOH PROFIL SARJANA


ARSITEKTUR PERTANIAN

CONTOH PROFIL
PSIKOLOGI

• Konselor
• Guru PAUD
• Konsultan HRD
• Arsitek profesional • Manajer HRD • Manajer
• Peneliti/Akademisi • Administrator • Peneliti & pengamat
• Birokrat lingkungan psikotes • Administrator
• Kontraktor • Trainer/pengembang • Pendidik
SDM Tim DIKTI 2011
Untuk dapat berperan
sebagai profil tersebut,
dibutuhkan sejumlah kompetensi yang
harus dimiliki oleh lulusan

• Menguasai metode penelitian


peneliti • Memiliki kepekaan masalah nyata

• Memiliki leadership
manajer • Mampu menerapkan prinsip manajemen

• Mampu merencanakan program


perencana • Mampu melaksanakan dan mengendalikan

Tim DIKTI 2011


KAITAN ANTARA PROFIL DAN CAPAIAN PEMBELAJARAN
SIKAP & ASPEK ASPEK ASPEK WEWENANG DAN CP
TATA KETRAMPILAN PENGETAHUAN TANGGUNG JAWAB SESUAI
NILAI VISI MISI
PROFIL PT
Ditetapkan Umum Khusus (mengacu tiap Umum Khusus Melampaui
oleh SNPT (ditetapkan (diusulk level KKNI yang (ditetapkan (diusulkan CP
2013 oleh SNPT an diusulkan prodi) oleh SNPT PRODI) minimumny
2013) PRODI) 2013) a

manajer

peneliti

Perancang
pelatihan

Konselor
MAKNA KOMPETENSI
(dalam Bahasa Inggris)

K
•PELATIHAN
0 •PENDIDIKAN
(CBT) M (CBC)
•MENEKANKAN •INTEGRASI
PADA SKILLS
P KOGNITIF –
•HASIL competency E competence AFEKSI –
LANGSUNG PSIKOMOTOR
(OUTPUT)
T •HASILNYA TIDAK
•Ngelas, nyolder, E LANGSUNG
menerima telp •Mengelola,
dll
N merancang dll
S
I
Pengertian Kompetensi dalam pendidikan

(Pengetahuan)
KOGNITIF

KEMAMPUAN
(BLOOM)

AFEKTIF PSIKOMOTOR
(sikap,nilai,minat) (ketrampilan)
Sebuah Model Kompetensi-bidang kedokteran

A simple model of competence


Profesional authenticity

DOES BEHAVIOR

SHOW HOW

KNOWS HOW
COGNITION
KNOWS

Miller GE. The assessment of clinical skills/ competence/


performance. Academic Medicine (Supplement) 1990; 65 :
563.57.
The 4 pillars UNESCO
RUMUSAN
To live
CAPAIAN PEMBELAJARAN To know To do To be
together

bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan


1
mampu menunjukkan sikap religius v
berperan sebagai warga negara yang bangga dan
2 cinta tanah air, memiliki nasionalisme serta rasa v v
tanggungjawab pada negara dan bangsa
Mampu mengembangkan instrument pengukuran
3 psikologi untuk keperluan penelitian dengan
berlandaskan pada kaidah-kaidah teori tes klasik.
menerapkan pemikiran logis, kritis, sistematis,
4 dan inovatif dalam bidang ilmu dan/atau
teknologi di bidang keahlianny
Mampu secara nomotetik menjelaskan dan
5 memprediksikan tingkah laku individu, kelompok,
maupun sosial
Menguasai teknik observasi, interview, dan
instrumen asesmen yang diperkenankan sesuai
6 Kode Etik Psikologi Indonesia untuk
mengidentifikasi perilaku manusia dan
melakukan rise
(1) (2) (3) (4)
CAPAIAN PEMBELAJARAN BAHAN KAJIAN/ DICAPAI LEWAT PENILAIAN/ASSES.
(Learning outcomes) materi ajar yang strategi tingkat
(Kompetensi Lulusan) harus dikuasai pembelajaran ketercapaian

• Sesuai dengan • Sesuai dengan • Dipilih • Penilaian proses


deskripsi KKNI baik rumpun ilmunya berdasarkan sama pentingnya
• Dipilih yang capaian dengan penilaian
kelengkapan unsur
diperlukan untuk pembelajaran produk/hasil
deskripsinya maupun belajar.
memenuhi capaian yang diharapkan
level kualifikasinya
pembelajaran • Dengan • Penggunaan
• Merupakan hasil tersebut pertimbangan 3 instrumen rubrik
kesepakatan prodi • Berdasarkan bidang aspek: dan porto folio
sejenis keilmuan yang akan mahasiswa,
sarana -media,
• Tetapi setiap Prodi dikembangkan
dan macam
tetap bisa menambah • Ditambah dengan bahan kajian
kemampuan keilmuan yang
lulusannya sesuai dibutuhkan lulusan
dengan visi dan misi untuk masa depan
PT nya masing-
masing.
LEVEL KATA KUNCI GRADASI PENGETAHUAN
9 falsafah
8 Teori
7 Teori

konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu secara umum dan


6 konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan tersebut
secara mendalam

5 konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu secara umum

4 prinsip dasar bidang keahlian tertentu

pengetahuan operasional yang lengkap, prinsip-prinsip serta konsep


3
umum
pengetahuan operasional dasar dan pengetahuan faktual bidang
2
kerja yang spesifik
1 pengetahuan faktual
LEVEL KATA KUNCI GRADASI KEMAMPUAN KERJA

9 Pendalaman dan perluasan IPTEKS, riset multi-transdisiplin


Mengembangkan IPTEKS melalui riset inter/multi disiplin, inovasi,
8
teruji.
Mengelola sumber daya, menerapkan, minimal setara standar profesi,
7
mengevaluasi, pengembangan strategis organisasi.
6 Mengaplikasikan, mengkaji, mebuat desain, memanfaatkan IPTEKS

5 menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas, memilih berbagai metode


menyelesaikan tugas berlingkup luas dan kasus spesifik , memilih
4
metode baku
3 melaksanakan serangkaian tugas spesifik,

2 melaksanakan satu tugas spesifik


melaksanakan tugas sederhana, terbatas, bersifat rutin, dibawah
1
pengawasan langsung
Paragraf 2 UUPT Tahun 2012
RUMPUN ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI

Pasal 10
1) Rumpun Ilmu Pengetahuan dan Teknologi merupakan
kumpulan sejumlah pohon, cabang, dan ranting Ilmu
Pengetahuan yang disusun secara sistematis
2) Rumpun Ilmu Pengetahuan dan Teknologi terdiri atas :
a. rumpun ilmu agama
b. rumpun ilmu humaniora
c. rumpun ilmu sosial
d. rumpun ilmu alam
e. rumpun ilmu formal, dan
f. rumpun ilmu terapan
3) Rumpun ilmu ini dapat diturunkan dalam cabang dan
ranting ilmu hingga pada pokok bahasan
IS : Information System
CS : Computer Science
SE : Software Engineering
IT : Information Technologi
CE : Computer Engineering

Diolah dari presentasi Aptikom


PRINSIP PEMBELAJARAN
DALAM SNPT

• interaktif,
• holistik,
• integratif,
• saintifik,
• kontekstual,
• tematik,
• efektif, dan
• berpusat pada mahasiswa
Tahapan pembentukan mata kuliah

PROFIL CAPAIAN BAHAN MATA


LULUSAN PEMBELAJARAN KAJIAN KULIAH

3
Pembentukan mata kuliah

PROFIL CAPAIAN BAHAN MATA


LULUSAN PEMBELAJARAN KAJIAN KULIAH

Mata kuliah A bersifat komprehensif  KONSEP BLOK


Mata kuliah B bersifat parsial
CONTOH FORMAT MATRIKS KOMPETENSI DENGAN BAHAN KAJIAN

BAHAN KAJIAN
RUMUSAN (bidang ilmu, cabang ilmu, ranting ilmu atau pokok
KOMPETENSI bahasan yang digunakan untuk membentuk kompetensi)
A B C D E F G H I J K L M N

1 Kompetensi Utama

6 Kompetensi Pendukung

9 Kompetensi lainnya

10
BAHAN KAJIAN
CONTOH IPTEKS IPTEKS Yang Untuk Ciri
Inti keilmuan
PEMBENTUKAN MATA pendukung pelengk dikemb ms dpn PT

KULIAH

Teori, metode

Struktur bang.

Strategi pemb
Ars nusantara
Lansekap ars
Perencanaan

Permukiman
Sains ars-tek
Desain ars.

Lingk & IT
Perk. Ars.

Interior
RUMUSAN KOMPETENSI

CAD
Seni
1 Kemampuan merancang arsitektur Mata kuliah
2 Kemampuan mengkomunikasikan ide. A
Mk
3 Kemampuan bekerjasama
B
4 Memiliki kepekaan masalah nyata

5 Kemampuan membaca gambar

6 Memiliki kemampuan managerial & leadership

7 Mempunyai kemampuan dasar praktek


m
8 Kemampuan belajar sepanjang hayat
k
9 Berfikir & berkomunikasi secara akademik& etis.
C
10 kemampuan mengembangkan arsitektur

11 Menjunjung tinggi norma akademik

12 Memiliki penget. strategi pembangunan


PEMBENTUKAN MK BERBASIS ISI

BAHAN KAJIAN
(Bidang/Cabang/ranting ilmu ataupun pokok bahasan)
RUMUSAN KOMPETENSI
Ilmu Metodol
Sejarah Proses & Ilmu Psikologi Kes men
perkemban ogi
aliran fungsi psikologi organisa &
gan penelitia
psikologi mental sosial si patologi
manusia n

Menguasai konsep dasar teori psikologi


untuk menggambarkan beragam gejala
Sejarah
psikologi serta menganalisis gejala v
aliran Psikolo
psikologis individu, kelompok, organisasi Psikologi
dan komunitas Psikologi Psikolo gi
perkemba abnor
dasar gi sosial
Mampu menganalisis fenomena perilaku ngan
Mal
manusia berdasarkan hasil observasi,
interview, dan instrumen asesmen yang
diperkenankan

Mampu melakukan riset tingkat dasar yang Metod


mempergunakan prinsip-prinsip psikologi ologi
untuk memberikan alternatif penyelesaian Peneliti
masalah an
Mampu memberikan alternatif pemecahan
masalah psikologis yang terjadi pada
individu, kelompok, organisasi, dan
masyarakat tanpa membedakan suku,
agama, ras, tingkat usia, jenis kelamin, dan
status sosial-ekonomi-budaya
PEMBENTUKAN MK BERBASIS Kompetensi

BAHAN KAJIAN
(Bidang/Cabang/ranting ilmu ataupun pokok bahasan)
RUMUSAN KOMPETENSI
Sejarah Proses & Ilmu Ilmu Psikologi Metodolo
Kes men &
aliran fungsi perkembanga psikologi organisa gi
patologi
psikologi mental n manusia sosial si penelitian

Menguasai konsep dasar teori psikologi


untuk menggambarkan beragam gejala Pskologi
Perkembang Psikolog Psikologi
psikologi serta menganalisis gejala Psikologi dasar PIO
i sosial abnormal
psikologis individu, kelompok, organisasi an
dan komunitas

Mampu menganalisis fenomena


perilaku manusia berdasarkan hasil
Observasi dan wawancara
observasi, interview, dan instrumen
asesmen yang diperkenankan

Mampu melakukan riset tingkat dasar


yang mempergunakan prinsip-prinsip MetoPe
psikologi untuk memberikan alternatif n
penyelesaian masalah

Mampu memberikan alternatif


pemecahan masalah psikologis yang
terjadi pada individu, tanpa
Intervensi individu
membedakan suku, agama, ras, tingkat
usia, jenis kelamin, dan status sosial-
ekonomi-budaya
Kompetensi lulusan harus mengandung 5 elemen kompetensi

ELEMEN KOMPETENSI
RUMUSAN KOMPETENSI
A B C D E
1 Kompetensi Utama V V V V V

2 V V V

3 V V V V

4 V V V

5 V V V

6 Kompetensi Pendukung V V V

7 V V V

8 V V V V

9 Kompetensi lainnya V V V

10 V V V

(A) Landasan kepribadian. (B) Penguasaan ilmu, pengetahuan, teknologi, seni dan OR
(C) Kemampuan berkarya (D) Sikap dan perilaku dalam berkarya
(E) Pemahaman kaidah berkehidupan bermasyarakat
Tim DIKTI 2011
3. Menetapkan bahan kajian/ materi ajar

untuk menetapkan bahan kajian yang akan dipelajari perlu


MENYUSUN PETA KEILMUAN BIDANG STUDI

1. Bahan kajian yang ditetapkan oleh program studi,


diambil dari peta keilmuan (IPTEKS) yang menjadi
ciri program studi atau dari khasanah IPTEKS yang
akan dibangun oleh program studi sendiri.
2. Bahan kajian bisa ditambah bidang/cabang ilmu yang
dianggap diperlukan bagi lulusan untuk antisipasi
pengembangan ilmu di masa depan.
3. Bahan kajian bisa juga dipilih berdasarkan analisis
kebutuhan dunia kerja/profesi yang akan diterjuni
oleh lulusan di masa datang.
Tim DIKTI 2011
4. Membentuk mata kuliah dan menetapkan besarnya sks

1. Dibuat matriks yang menunjukkan hubungan antara kompetensi dengan


bahan kajian, untuk membentuk sebuah mata kuliah.
2. Dalam konsep ini, sebuah mata kuliah memungkinkan berisi berbagai bahan
kajian yang terkait erat dan diperlukan untuk disatukan karena
pertimbangan efektifitas pembelajaran.
Artinya suatu bahan kajian dipahami dalam konteks tertentu.
( Materi etika bisa digabung dengan materi rekayasa, atau mungkin dengan
manajemen. Belajar matematika dalam konteks elektro, sangat mungkin
menjadi satu mata kuliah ). Konsep ini yang memungkinkan kurikulum
disusun secara blok (misal di PS Kedokteran).
3. Demikian pula sebuah mata kuliah dapat dibangun dari satu bahan kajian
untuk mencapai satu kompetensi atau beberapa kompetensi sekaligus.
4. Sehingga dengan adanya penggabungan bahan kajian ini, ada
kecenderungan jumlah mata kuliah menjadi lebih sedikit dengan bobot sks
yang lebih besar.

Tim DIKTI 2011


Besarnya sks mata kuliah dimaknai sebagai :

a. Waktu yang dibutuhkan oleh mahasiswa untuk


dapat mencapai suatu kompetensi/ learning
outcomes dengan metode pembelajaran yang dipilih.
b. Waktu yang dibutuhkan mahasiswa untuk menguasai
bahan/ materi ajar dengan kedalaman dan keluasan
yang ditetapkan.
c. Besarnya peran dalam pencapaian kompetensi/
learning outcomes lulusan, yang ditunjukkan dengan
proporsi besarnya sks mata kuliah ini terbanding
terhadap keseluruhan beban studi di tiap semester.

Tim DIKTI 2011


PERKULIAHAN

Kegiatan Kegiatan Kegiatan


tatap muka terstruktur mandiri
50 menit 50 menit 60 menit
PENGERTIAN

1 sks RESPONSI - TUTORIAL

(sebagai satuan
waktu kegiatan, di
Indonesia besanya 60 menit
160 menit/2.5jam, di 100 menit kegiatan tatap muka kegiatan mandiri

UK 10 jam, di ECTS
7.5jam, dll) PRAKTIKUM- STUDIO- BENGKEL

Semua kegiatan dihitung


per Minggu - per Semester 160 menit kegiatan di laboratorium/ studio/ bengkel
PENETAPAN MATA KULIAH
MATA KULIAH KELUASAN KEDALAMAN BEBAN SKS SKS
MK SEMENTARA
(LUAS X (beban
DALAM) mk/beban
total)* 144
Memilih model struktur kurikulum

Humanistic,social science , profesional

Humanistic,social science , profesional


Engineering Disp
Specialization

practice & ethic

practice & ethic


Engineering
Design

Basic Engineering
(Engineering Principle)
Mathematic & Basic
Science

• Berdasar strategi pembelajaran.


• Berdasar logika keilmuan.
• Prasyarat dieliminir dalam
• Asumsi dasar, ada prasyarat.
proses pembelajaran
• Parsial, integrasi diakhir
• Integrasi lebih awal.
Tim DIKTI 2011
MEMBANGUN STRUKTUR KURIKULUM
(ada dua model struktur kurikulum)

Engineering Disipline

profesional practice & ethic


Humanistic,social science ,

profesional practice & Ethic


Huminity, Social science,
(Engineering Principal)
Specialization

Engineering Displine
Engineering Design
Basic Engineering
Mathematic &

Specialization
Basic Science
Engineering Design

Basic Engineering
(Engineering Principle)
Mathematic & Basic
Science

• Berdasar strategi pembelajaran


• Berdasar logika keilmuan.
• Prasyarat dieliminir dalam
• Asumsi dasar, ada prasyarat.
proses pembelajaran
• Parsial, integrasi diakhir
• Integrasi lebih awal.
Tim DIKTI
MATA KULIAH ALTERNATIF sks Program
Semester Pendidikan
1 2 3 4 5 6 7 A B C Akademik

Sem 12
Sem 11
Sem 10
Sem 9
Sem 8 18 12 10
Sem 7 18 18 18
Sem 6 18 19 19
Sem 5 18 19 19
Sem 4 18 19 19
Sem 3 18 19 19
Sem 2 18 19 20
Sem 1 18 19 20
Tim DIKTI 2011
KOMPETENSI dan MATA KULIAH (BNSP)

KOMPETENSI UMUM MATA KULIAH UMUM/ WAJIB :


(penciri nasional)
• Pendidikan Agama (2 sks)
• Pendidikan Kewarganegaraan (2 sks)
• Pancasila (2 sks)
• Bahasa Indonesia. (2 sks)

KOMPETENSI UTAMA
(penciri program studi)
MATA KULIAH KEAHLIAN
KOMPETENSI KHUSUS
(penciri Universitas)
STANDAR ISI dari BSNP
(dalam proses penetapan)

dengan mengacu pada 4 ranah


kompetensi (pengetahuan, kemampuan
1 Kurikulum berbasis kompetensi
berkarya, kewenangan dan tanggung
jawab, sikap tata nilai)
2 Satu Semester Minimal 16 minggu

Beban studi S1 Minimal 144 sks (lama studi 4-7 th)


3 Beban studi S2 36-42 sks (lama studi 1-3 tahun)
Beban studi S3 42-54 sks (lama studi 3-6 tahun)

Minimal 8 sks
Mata kuliah wajib S1 dan D3
2 sks
a. Pendidikan agama
2 sks
4 b. Pendidikan Kewarganegaraan
2 sks
c. Bahasa Indonesia
2 sks
d. Pendidikan Pancasila

Mata kuliah wajib untuk S2


5 a. Filsafat Ilmu (2 sks) Minimal 4 sks
B
SEMESTER 1 SEMESTER 2 SEMESTER 3 SEMESTER 4 SEMESTER 5 SEMESTER 6 SEMESTER 7 SEMESTER 8

PENANGANAN PENGELOLAAN
KOMPETENSI PENGEMBANGA PENGEMBANGAN PENELITIAN PENGUATAN PENGUATAN
MASALAH MANUSIA DI
DASAR N KEPRIBADIAN PENGUKURAN PSIKOLOGI KOMPETENSI KOMPETENSI
PSIKOLOGIS ORGANISASI

22 sks 24 sks 24 sks 24 sks 24 sks 18 sks 14 sks

PENYUSUNAN
PSIKOLOGI PSIKOLOGI METODOLOGI
PANCASILA (2) PERKEMBANGA SKALA PSIKOLOGIS KKN (6) SKRIPSI (8)
ABNORMAL (6) MANAJEMEN (8) PENELITIAN (6)
N MANUSIA (8) (6)

PSIKOLOGI TEKNIK
PSIKOLOGI PSIKODIAGNOSTIK
KODE ETIK (2) PSIKOTERAPI (6) INDUSTRI DAN PENULISAN SKRIPSI (8)
BELAJAR (6) A (8)
ORGANISASI (8) SKRIPSI (4)

PSIKOLOGI ASESSEMENT MODIFIKASI MANAJEMEN KEWIRAUSAHAA


AGAMA (2)
KEPRIBADIAN (4) CENTER (4) PERILAKU (6) PELATIHAN (6) N (4)

ISU SOSIAL PSIKOLOGI BAHASA


PSIKOLOGI WAWANCARA DAN
KONTEMPORER DALAM INGGRIS DALAM
UMUM (6) OBSERVASI (6)
(6) PENDIDIKAN (6) PSIKOLOGI (4)

PSIKOLOGI
FAAL (4)

STATISTIK (6)
a. RENCANA b. PEMBELAJARAN
(CURRICULUM PLAN) (ACTUAL CURRICULUM)

RANCANGAN TUGAS
Tgs 1 Studi kasus

RENCANA PEMBELAJARAN
Mng Pokok Bahasan Ref. PROSES
PEMBELAJARAN
1 Lingkup
manajemen DAFTAR MATA KULIAH
2 Manajemen SEMESTER I sks
3 1
Perkembangan Manjemen I 4
2 Pengantar Ekonomi 3 PROSES EVALUASI
. UTS
3 Statistik 3
(Assessment)
.
4 Bahasa Indonesia 2
.
5 Bahasa Inggris 2
15 UAS 6 Pancasila 2
7 Olah raga 2
PENCIPTAAN
18 SUASANA AKADEMIK
endrotomoits@yahoo.com
PERUBAHAN YANG TERJADI DALAM PARADIGMA SCL - KBK

SCL - KBK
• Urutan kemampuan
TCL - KBI

• Urutan materi
• ceramah • Konstruktif
• UTS dan UAS • Asesemen tiap
• Klasikal kompetensi
• Skor yang utama • Keunikan pribadi
• Umpan balik dan
perbaikan

TIM DIKTI 2011


Pembelajaran yang banyak dilakukan saat ini

• Berbentuk ceramah/ kuliah.


• Penilaian hasil belajar terpisah dari proses
belajar dengan melalui ujian tulis.

Perencanaannya dilakukan dengan :

1. Menyusun materi ajar secara runtut.


2. Menyusun tahapan pencapaian tujuan pengajaran
(disebut : analisis instruksional).
3. Menyusun garis besar program pengajaran (GBPP)
4. Dan merinci acara pengajaran setiap minggu (SAP)

TIM DIKTI 2011


3. Berdasarkan analisis instruksional dibuat GBPP

GARIS BESAR PROGRAM PENGAJARAN (GBPP)


Mata kuliah : Anatomi I (KU 1234) (2 sks).
Deskripsi mata kuliah : ………………………………………….
Tujuan Instruksional Umum : mampu menganalisis sistem manusia.

Tujuan
Pokok Sub Pokok Estimasi Media
minggu Instruksional Pustaka
Bahasan Bahasan Waktu Pembljrn
Khusus
1 Mampu Dasar Fisiologi 2 X 50’
menyebutkan
2 Mampu Sistem 2 X 50’
menerangkan
3 Mampu Dasar anatomi
menjelaskan
4 Fisiologi manusia
5 Anatomi manusia
dst dst
14, 15 Sistem manusia

TIM DIKTI 2011


4. Berdasarkan GBPP disusun Satuan Acara Pengajaran

SATUAN ACARA PENGAJARAN (SAP)


(kegiatan pengajaran yang dilakukan setiap minggu/ setiap tatap muka )

MATA KULIAH : ……………………………………………… KODE : ……………sks : ……….


PERTEMUAN KE : …………………………………………........ ( 2 x 50’ )
TUJUAN INST UMUM : ………………………………………………………………………………………….
TUJUAN INSTR KHUSUS : ………………………………………………………………………………………….
POKOK BAHASAN : ………………………………………………………………………………………….
SUB POKOK BAHASAN : ………………………………………………………………………………………….

KEGIATAN PENGAJARAN :

TAHAP KEGIATAN MEDIA DAN ALAT


KEGIATAN PENGAJAR
KEGIATAN MAHASISWA PENGAJARAN
Pendahuluan 1. Menjelaskan ruang lingkup materi yang akan diajarkan mendengarkan, OHP, White board, Buku teks
dan hubungannya dengan mata kuliah lain. memperhatikan, Kemasan obat paten
2. Menjelaskan TIU dan Pokok bahasan beserta TIK nya. bertanya, mencatat

Penyajian 3. Menjelaskan penggolongan obat. - mendengarkan OHP, White board


4. Menjelaskan obat paten, obat jadi, obat palsu, - memperhatikan Buku teks
5. Kriteria obat jadi. - bertanya Kemasan obat paten
6. Distribusi obat jadi. - membuat catatan.
7. Evaluasi kembali terhadap obat jadi

Penutup. 8. Mengakhiri pokok bahasan. Memberi komentar


9. Mereview pokok bahasan
10. Memberikan gambaran materi berikutnya

TIM DIKTI 2011


URUTAN MATERI AJAR DALAM PERKULIAHAN

MATERI D2 MATERI D4

MATERI D1 MATERI D3 Pokok


Bahasan II

MATERI C
Pokok
Bahasan I

MATERI A2 MATERI B2

MATERI A1 MATERI B1

TIM DIKTI
MULAI DENGAN ORGANISASI MATERI AJAR

TIU

Prinsip OBSIN Strategi OBSIN


Kelompok Kelompok

Pencatatan Interpretasi dan Laporan


OBSIN Analisis OBSIN

Perancangan OBSIN

prinsip OBSIN Strategi OBSIN

Konsep Utama Ketrampilan


OBSIN dasar OBSIN
TIM DIKTI
MEMBUAT ANALISIS INSTRUKSIONAL

TIU

Mampu menjelaskan Mampu merancang


TIK
OBSIN Kelompok OBSIN Kelompok

TIK Mampu menjelaskan Mampu menjelaskan Mampu menjelaskan


proses Pencatatn analisis hasil OBSIN laporan OBSIN

Ditambahkan kata Mampu merancang


TIK kerja yang menunjukan Blue Print OBSIN
tingkat kemampuan

Mampu menjelaskan Mampu menjelaskan


TIK Prinsip Dasar berbagai strategi
OBSIN OBSIN

Dapat menerangkan
TIK Dapat menjelaskan
Ketrampilan Dasar
Konsep utama OBSIN
OBSIN
TIM DIKTI
KULIAH DAN TUTORIAL Contoh

Ketercapaian

Bahan Bahan Bahan Bahan


kajian kajian kajian kajian
1-12 1-12 3-12 3-12

Kemampuan analisis Kemampuan Kemampuan Kemampuan


& komunikasi memilah menulis desain

TUGAS & MEMBUAT


PRAKTIKUM SEMINAR
PRESENTASI MODEL
PERFORMANCE ASSESSMENT
( ASESMEN KINERJA )

KINERJA
TUGAS
MAHASISWA

Deskripsi tentang apa


yang harus dikerjakan
oleh mahasiswa,
termasuk batasan, dan
DINILAI
metodenya.
KRITERIA (RUBRIK)
Untuk menunjukkan posisi
ketercapaian pembelajaran
dari setiap mahasiswa
Rubrik Deskriptif untuk Menilai Presentasi Lisan
Dime Kurang Di Bawah Sk
Sangat baik baik batas
nsi memuaskan Harapan or
Presentasi Presentasi Presentasi Cukup fokus, Tidak ada
terorganisasi terorganisasi mempunyai fokus namun bukti organisasi yang
dengan baik dan dan menyajikan jelas. Fakta tidak
dengan kurang
menyajikan fakta beberapa bukti digunakan untuk
menyajikan fakta yang meyakinkan yang mendukung mencukupi untuk mendukung
Organi
yang didukung untuk mendukung kesimpulan- digunakan dalam pernyataan.
sasi
oleh contoh yang kesimpulan- kesimpulan. menarik
telah dianalisis kesimpulan. kesimpulan
sesuai konsep (6-8) (4-5) (3-2) (0-1)
(9-10)
Isi mampu Isi akurat dan Isi secara umum Isinya kurang Isinya tidak akurat
menggugah lengkap. Para akurat, tetapi akurat, karena atau terlalu umum.
pendengar tidak lengkap. Pendengar tidak
pendengar untuk tidak ada data
menambah wawasan Para pendengar belajar apapun atau
mengambangkan baru tentang topik bisa mempelajari faktual, tidak kadang
pikiran tersebut. beberapa fakta menambah menyesatkan.
Isi (14-15) yang tersirat, pemahaman
tetapi mereka pendengar
tidak menambah (3-5)
wawasan baru (0-3)
(10-13) tentang topik
tersebut.
(6-9)
Skor Total
RENCANA PEMBELAJARAN KBK
Mata kuliah : ……………………………….. Sem …… Kode : …… sks : …. Jurusan : ..
.…………………………….. Dosen : …………………………. KOMPETENSI :
…………………………………………………………………………
………………………………………………………………………….
(1) (2) (3) (4) (5) (6)
MINGGU KEMAMPUAN BAHAN BENTUK KRITERIA (indikator) BOBOT
KE AKHIR YANG KAJIAN PEMBELA PENILAIAN NILAI
DIHARAPKAN (materi ajar) JARAN
CARA MENGISI RENCANA PEMBELAJARAN

NOMOR
KOLOM
JUDUL KOLOM PENJELASAN PENGISIAN

1 MINGGU KE Menunjukan kapan suatu kegiatan dilaksanakan, yakni mulai minggu ke


1 sampai ke 16 (satu semester )(bisa 1/2/3/4 mingguan).

2 KEMAMPUAN AKHIR Rumusan kemampuan dibidang kognitif, psikomotorik , dan afektif


YANG DIHARAPKAN diusahakan lengkap dan utuh (hard skills & soft skills). Merupakan
tahapan kemampuan yang diharapkan dapat mencapai kompetensi mata
kuliah ini diakhir semester.
3 BAHAN KAJIAN Bisa diisi pokok bahasan / sub pokok bahasan, atau topik bahasan.
(materi ajar) (dengan asumsi tersedia diktat/modul ajar untuk setiap pokok bahasan)

4 BENTUK bisa berupa : ceramah, diskusi, presentasi tugas, seminar, simulasi,


PEMBELAJARAN responsi, praktikum, latihan, kuliah lapang, praktek bengkel, survai
lapangan, bermain peran,atau gabungan berbagai bentuk. Penetapan
bentuk pembelajaran didasarkan pada keniscayaan bahwa kemampuan
yang diharapkan diatas akan tercapai dengan bentuk/ model
pembelajaran tersebut.
5 KRITERIA berisi : indikator yang dapat menunjukan pencapaian kemampuan yang
PENILAIAN dicanangkan, atau unsur kemampuan yang dinilai (bisa kualitatif misal
(indikator) ketepatan analisis, kerapian sajian, Kreatifitas ide, kemampuan
komunikasi, juga bisa juga yang kuantitatif : banyaknya kutipan acuan /
unsur yang dibahas, kebenaran hitungan).
6 BOBOT NILAI disesuaikan dengan waktu yang digunakan untuk membahas atau
mengerjakan tugas, atau besarnya sumbangan suatu kemampuan
terhadap pencapaian kompetensi mata kuliah ini.
versi kbk
FORMAT RANCANGAN TUGAS

MATA KULIAH : ……………………………………………………..


SEMESTER : …………………………………sks :…………….
MINGGU KE : ............................. ………… Tugas ke : .........

1. TUJUAN TUGAS :
..............................................................................................................
2. URAIAN TUGAS :
a. Obyek garapan : ………………………………………………………..
b. Yang harus dikerjakan dan batasan-batasan : ………………………
c. Metode/ cara pengerjaan, acuan yang digunakan : ........................
d. Deskripsi luaran tugas yang dihasilkan/ dikerjakan : ……………….
3. KRITERIA PENILAIAN :
a. ……………………………………………… %
b. ……………………………………………… %
c. ……………………………………………… %
TUGAS KE 1 PERANCANGAN ARSITEKTUR II (PA 1340)
Tujuan dari tugas ini adalah melatih kepekaan dan kreativitas dalam pengolahan bidang dan
ruang, dan memberi pengalaman komunikasi estetis.
OBYEK TUGAS :
Bagian depan suatu bangunan yang memerlukan olahan tampilan yang estetis dan mempunyai
karakter yang khas.
KRITERIA RANCANGAN :
Ukuran bidang yang diolah lebar 15 meter dan tinggi 7 meter.
Batas tersebut adalah batas maksimum yang bisa diolah.
Pengolahan bidang bisa dengan cara memundurkan atau memajukan bagian bidang, membuat
pelobangan atau relung, permainan garis pada bidang/plipit, permainan bahan dan tekstur(barik),
permainan tinggi rendah bidang, permainan bentuk pelobangan, atau permainan gelap terang, masif-
transparan.
Karena ini bagian depan suatu gedung maka ada pintu masuknya.
Bangunan ini berada pada jarak 6 meter dari batas trotoir dan dicapai dengan jalan kaki.
Bagian yang dijorokan kedepan maksimum sampai 3 meter.
Fungsi bangunan boleh ditetapkan sendiri yang sesuai dengan tampilan yang dirancang.
Yang dipentingkan adalah estetikanya dan karakter yang khas.
Gambar yang komunikatif dan ekspresif.
YANG HARUS DIKERJAKAN :
Membuat studi tampak ,dengan 2 macam tampilan.
Membuat sketsa perspektif kira-kira bentuk tiga demensi bagian depan gedung tersebut.
Mengambarkan denah/situasi dari trotoir sampai batas masuk ruangan gedung.
Menggambar tampak depan yang dipilih.
KETENTUAN :
Semua gambar disajikan dengan teknik warna, dalam skala 1 : 100, pada kertas putih ukuran A3.
Semua berkas latihan yang telah diasistensikan juga dikumpulkan bersama sajian akhir.
Tugas ini dikerjakan dalam waktu 2 minggu.
Bobot tugas ini adalah 15% dari keseluruhan nilai mata kuliah PA II ini.
PENJELASAN FORMAT TUGAS :

1. TUJUAN TUGAS :
adalah rumusan kemampuan yang diharapkan dapat dicapai oleh mahasiswa bila ia berhasil mengejakan
tugas ini (hard skill dan soft skill)
2. URAIAN TUGAS :
a. Obyek garapan : berisi deskripsi obyek material yang akan distudi dalam tugas ini (misal tentang
penyakit kulit/ manejemen RS/ narkoba/ bayi/ perawatan darurat/ dll)
b. Yang harus dikerjakan dan batasan-batasan :
uraian besaran, tingkat kerumitan, dan keluasan masalah dari obyek material yang harus distudi, tingkat
ketajaman dan kedalaman studi yang distandarkan. (misal tentang perawatan bayiprematur, distudi tentang
hal yang perlu diperhatikan, syarat-syarat yang harus dipenuhi - kecermatan, kecepatan, kebenaran
prosedur ,dll) Bisa juga ditetapkan hasilnya harus dipresentasi di forum diskusi/ seminar.
c. Metode/ cara pengerjaan tugas :
berupa petunjuk tentang teori /teknik / alat yang sebaiknya digunakan, alternatif langkah-langkah yang
bisa ditempuh, data dan buku acuan yang wajib dan yang disarankan untuk digunakan, ketentuan
dikerjakan secara kelompok/ individual.
d. Deskripsi luaran tugas yang dihasilkan :
adalah uraian tentang bentuk hasil studi/ kinerja yang harus ditunjukkan/disajikan (misal hasil studi
tersaji dalam paper minimum 20 halaman termasuk skema, tabel dan gambar, dengan ukuran kertas kuarto,
diketik dengan type dan besaran huruf yang tertentu, dan mungkin dilengkapi sajian dalam bentuk CD
dengan format powerpoint).
3. KRITERIA PENILAIAN :
berisi butir-butir indikator yang dapat menunjukan tingkat keberhasilan mahasiswa dalam usaha mencapai
kompetensi yang telah dirumuskan.
Format penilaian dengan Rubbric

JENJANG ANGKA DESKRIPSI PERILAKU


PENGISIAN FORMAT PENILAIAN

• JENJANG (GRADE)
diisi dengan deskripsi tingkatan nilai, dengan jumlah tingkat
yang kerinciannya sesuai dengan yang dikehendaki, bisa sangat
rinci misal 10 tingkat, atau bisa hanya 4 tingkat. (sangat bagus,
bagus, kurang bagus, buruk)
• ANGKA (SKOR)
diisi dengan rentang angka yang sesuai dengan tingkat nilai pada
kolom jenjang. (misal sangat bagus = >80, bagus = 60-<80).
• DESKRIPSI PERILAKU
diisi dengan unsur-unsur yang menunjukan standar mutu suatu
kinerja ditiap tingkat yang telah ditetapkan.(misal, yang
disebut sangat bagus dan mendapat nilai 80, dilihat dari unsur
apa saja, dan deskripsi kualitas tiap unsur yang bagaimana
sehingga diberi nilai 80).

versi kbk
CONTOH
KRITERIA PENILAIAN KEMAMPUAN MENULIS ESSAY

GRADE SKOR INDIKATOR KINERJA (RUBBRIC)

Tidak ada ide yang jelas untuk


Sangat kurang <20 menyelesaikan masalah
Ada ide yang dikemukakan, namun
Kurang 21–40 kurang sesuai dengan permasalahan
Ide yang dikemukakan jelas dan sesuai,
Cukup 41– 60 namun kurang inovatif
Ide yang dikemukakan jelas, mampu
Baik 61- 80 menyelesaikan masalah, inovatif,
cakupan tidak terlalu luas
Ide, jelas, inovatif, dan mampu
Sangat Baik >81 menyelesaikan masalah dengan
cakupan luas
Tim DIKTI 2011
CONTOH DESKRIPTOR
LEVEL 5

• Mampu menyelesaikan pekerjaan berlingkup luas, memilih metode yang sesuai dari
beragam pilihan yang sudah maupun belum baku dengan menganalisis data, serta
mampu menunjukkan kinerja dengan mutu dan kuantitas yang terukur.

• Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu secara umum, serta mampu
memformulasikan penyelesaian masalah prosedural.

• Mampu mengelola kelompok kerja dan menyusun laporan tertulis secara


komprehensif.

• Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi tanggung jawab atas
pencapaian hasil kerja kelompok.
LEVEL 6
• Mampu memanfaatkan IPTEKS dalam bidang keahliannya, dan
mampu beradaptasi terhadap situasi yang dihadapi dalam
penyelesaian masalah.
• Menguasai konsep teoritis bidang pengetahuan tertentu secara
umum dan konsep teoritis bagian khusus dalam bidang pengetahuan
tersebut secara mendalam, serta mampu memformulasikan
penyelesaian masalah prosedural.
• Mampu mengambil keputusan strategis berdasarkan analisis
informasi dan data, dan memberikan petunjuk dalam memilih
berbagai alternatif solusi. Mampu Menggerakkan masyarakat untuk
menjadi lebih berdayaguna (community development)

• Bertanggung jawab pada pekerjaan sendiri dan dapat diberi


tanggung jawab atas pencapaian hasil kerja organisasi.
LEVEL 7

• Mampu merencanakan dan mengelola sumberdaya di bawah


tanggung jawabnya, dan mengevaluasi secara komprehensif
kerjanya dengan memanfaatkan IPTEKS untuk menghasilkan
langkah-langkah pengembangan strategis organisasi.

• Mampu memecahkan permasalahan sains, teknologi, dan atau


seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan
monodisipliner.
• Mampu melakukan riset dan mengambil keputusan strategis
dengan akuntabilitas dan tanggung jawab penuh atas semua
aspek yang berada di bawah tanggung jawab bidang
keahliannya.
LEVEL 8

• Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan atau


seni di dalam bidang keilmuannya atau praktek profesionalnya
melalui riset, hingga menghasilkan karya inovatif dan teruji.

• Mampu memecahkan permasalahan sains, teknologi, dan atau


seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan inter
atau multidisipliner .

• Mampu mengelola riset dan pengembangan yang bermanfaat


bagi masyarakat dan keilmuan, serta mampu mendapat
pengakuan nasional maupun internasional.
LEVEL 9

• Mampu mengembangkan pengetahuan, teknologi, dan atau


seni baru di dalam bidang keilmuannya atau praktek
profesionalnya melalui riset, hingga menghasilkan karya
kreatif, original, dan teruji.

• Mampu memecahkan permasalahan sains, teknologi, dan atau


seni di dalam bidang keilmuannya melalui pendekatan inter,
multi atau transdisipliner.
• Mampu mengelola, memimpin, dan mengembangkan riset
dan pengembangan yang bermanfaat bagi ilmu pengetahuan
dan kemaslahatan umat manusia, serta mampu mendapat
pengakuan nasional maupun internasional.
• sylvipsy@ugm.ac.id
• sylvipsy@yahoo.co.uk
• 08122969171
• 26700D62
http://sindiker.dikti.go.id
Doktor Doktor
(S3) Terapan
9
(S3)

Magister Magister
8
(S2) (S2) Terapan

Sarjana Diploma 4
(S1) 6
(D4)

Fokus pada Diploma 3 (D3) 5


pengembangan
Diploma 2 (D2) 4
filosofis -
keilmuan
Diploma 1 (D1) 3

LEVEL
Sekolah Menegah Atas/ Kejuruan/ Madrasah Alyah KKNI
Doktor Doktor
(S3) (S3) Terapan
Sistem RPL
Magister Magister persyaratan masuk
(S2) (S2) Terapan matrikulasi
Perpindahan
jenis/strata

Semuanya akan
diatur dengan
Sarjana Diploma 4 peraturan Mentri
(S1) (D4)

Diploma 3 (D3)

Diploma 2 (D2)

Diploma 1 (D1)

Sekolah Menegah Atas/ Kejuruan/ Madrasah Alyah


PP 17 TAHUN 2010
Pasal 97
1) Kurikulum perguruan tinggi dikembangkan dan
dilaksanakan berbasis kompetensi.
2) Kurikulum tingkat satuan pendidikan untuk setiap program
studi di perguruan tinggi dikembangkan dan ditetapkan
oleh tiap-tiap perguruan tinggi dengan mengacu Standar
Nasional Pendidikan.
3) Kompetensi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) paling
sedikit memenuhi elemen kurikulum sebagai berikut:
a. landasan kepribadian;
b. penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, dan/atau olahraga;
c. kemampuan dan keterampilan berkarya;
d. sikap dan perilaku dalam berkarya menurut tingkat keahlian
berdasarkan ilmu dan keterampilan yang dikuasai;
e. penguasaan kaidah berkehidupan bermasyarakat sesuai dengan pilihan
keahlian dalam berkarya.