Anda di halaman 1dari 10

Foto Musculo Vertebra

Kelompok 2
Identitas Pasien
Nama : Tn L
Tanggal Lahir/Umur : 12-12-11964 / 53 Tahun
Alamat : Pinrang
Tanggal Masuk : 12-10-2018
Perawatan : IC lt 2

Keluhan Utama : Lemah kedua tungkai


Anamnesis :
Pasien lemah kedua tungkai sejak 2 bulan yang lalu, awalnya kaki kanan lalu
10 hari kemudian kaki kiri juga, pasien tidak bisa berjalan. Awalnya pasien mengeluh
kram-kram pada kaki kanan diikuti kaki kiri, pasien juga merasa penurunan dalam
merasakan sentuhan 1 bulan ini. Pasien didiagnosis TB dan menjalani program OAT
kurang lebih 1 bulan.
Riwayat trauma ada 5 tahun yang lalu jatuh dari mobil pick up. Saat itu
pasien mengeluh nyeri punggung bawah, namun sudah membaik.
Columna Vertebra

Educational Healthcare Resources. 2012. University of Leicester


Posisi Thorax AP

1. Pasien masuk ke dalam kamar pemeriksaan,


letakkan kaset dalam tempat kaset.
Sejajarkan arah sinar terhadap susunan
kaset tersebut.
2. Posisikan pasien. Letakkan bantal kecil di
bawah kepala. Pusatkan sinar dan
sejajarkan lagi arah sinar jika mungkin.
3. Beritahu pasien untuk menarik dalam lalu
menahan napas
4. Pajankan sinar X. Beritahu pasien untuk
bernapas normal

Staffan Sandsrom. 2010. The WHO Manual of Diagnostic Imanging : Radiographic Technique and Projections. ECG: Jakarta
Posisi Thorax Lateral

1. Pasien masuk ke dalam kamar pemeriksaan


letakkan kaset dalam tempat kaset.
Sejajarkan arah sinar terhadap susunan
kaset tersebut
2. Posisikan pasien. Tekuk lutut agar tubuh
menjaidi stabil. Letakkan alas penyangga di
bawah pinggang. Pusatkan sinar 3 cm
dibawag jrista iliaka dan sejajarkan lagi
arah sinar jika mungkin
3. Beritahu pasien unutk menahan napas.
Pajankan sinar X
4. Beritahu pasien untuk bernapas normal

Staffan Sandsrom. 2010. The WHO Manual of Diagnostic Imanging : Radiographic Technique and Projections. ECG: Jakarta
Posisi Lumbal AP

1. Pasien masuk ke dalam kamar pemeriksaan,


letakkan kaset dalam tempat kaset.
Sejajarkan arah sinar terhadap susunan
kaset tersebut.
2. Posisikan pasien. Lutut pasien harus
ditekuk sehingga punggung pasien
mendatar diatas meja
3. Pusatkan sinar dan sejajarkan lagi arah
sinar jika mungkin. Beritahu pasien untuk
menahan napas
4. Pajankan sinar X. Beritahu pasien untuk
bernapas normal

Staffan Sandsrom. 2010. The WHO Manual of Diagnostic Imanging : Radiographic Technique and Projections. ECG: Jakarta
Posisi Lumbal Lateral

1. Pasien masuk ke dalam kamar pemeriksaan


letakkan kaset dalam tempat kaset.
Sejajarkan arah sinar terhadap susunan
kaset tersebut
2. Posisikan pasien. Tekuk lutut agar tubuh
menjaidi stabil. Letakkan alas penyangga di
bawah pinggang. Pusatkan sinar 3 cm
dibawag jrista iliaka dan sejajarkan lagi
arah sinar jika mungkin
3. Beritahu pasien unutk menahan napas.
Pajankan sinar X
4. Beritahu pasien untuk bernapas normal

Staffan Sandsrom. 2010. The WHO Manual of Diagnostic Imanging : Radiographic Technique and Projections. ECG: Jakarta
PENGOLAHAN FILM
HASIL FOTO

Foto Lumbosacral AP/Lateral :


- Alignment columna vertebra
lumbosacral is intak, tidak nampak
listhersis
- Tidak nampak fraktur dan destruksi
tulang
- Tampak osteofit pada aspek
anterolateral CV TH12 et CV L3-L3
- Densitas tulang baik
- Discus intervertebralis kesan baik
- Jaringan lunak sekitar baik

Kesan : Spondylosis Thoracolumbalis


HASIL FOTO

Foto Thorax AP/Lateral :


- Aligmnet columna vertebra
thoracolumbal intak, tidak nampak
listhesis
- Tidak nampak fraktur dan destruksi
tulang
- Tampak osteofit pada aspek
anterolateral CV T11-TH12
- Densitas tulang baik
- Discus intervertebralis kesan baik
- Jaringan lunak disekitar baik

Kesan : Spondylosis Thoracalis