Anda di halaman 1dari 7

Direct P-Delta analysis

Efek P-Delta pada keadaan akhir dapat diwakili oleh gaya geser eksternal
awal Q1 dan kenaikan δ Q1 sebagaimana didefinisikan dalam Eq (16.23),
untuk memberikan gaya geser total efektif.
𝑃𝑖 𝛿𝑖∗
𝑄1∗ = 𝑄𝑖 + 𝛿𝑄𝑖 = 𝑄𝑖 +
ℎ𝑖
• dalam 𝛿𝑖∗ yang adalah arus akhir dalam cerita i, termasuk efek P-Delta.
Akibatnya, arus akhir dalam kasus I dapat dinyatakan sebagai (16.6)
• 𝛿𝑖∗ = [ 𝑄𝑖 + (𝑃𝑖 𝛿𝑖∗ / ℎ𝑖 ) ] /𝐾𝑖
• Yang berarti
• 𝛿𝑖∗ = [ 𝑄𝑖 + (𝑃𝑖 𝛿𝑖∗ / ℎ𝑖 ) ] /[𝑄𝑖 𝛿𝑖 ]
• Kemudian
1
• 𝛿𝑖∗ = 𝛿𝑖
1−(𝑃𝑖 𝛿𝑖∗ /𝑄ℎ𝑖 )
• Penyimpangan ini dihasilkan di perumpamaan i termasuk efek orde
kedua P-Delta. Jumlah drift di lantai tingkat n, termasuk efek P-Delta,
kemudian dapat diperoleh dari
• ∆∗𝑖 = σn𝑖=1 𝛿𝑖∗
• Beban muatan dengan metode ini tidak konstan proporsi pertama
sesuai pesanan nilai-nilai pada tingkat yang berbeda dari struktur.
saat peningkatan 𝑀𝑖∗ dalam anggota perimpamaan I termasuk efek P-
Delta, dapat diperkirakan sama dari saat-saat Mi analisis urutan
pertama.
1
• 𝑀𝑖∗ = 𝑀𝑖
1− (𝑃𝑖 𝛿𝑖 /𝑄𝑖 ℎ𝑖
16.4 SIMULTANEOUS FIRST-ORDER AND P-DELTA
ANALYSIS
• 16.4.1 deveplopment of the second order matrix
• seperangkat persamaan untuk setara dengan akan menambahkan
sekali cerita tingkat dapat ditulis dalam bentuk matriks, sehingga
(dalam bentuk sederhana) :
• { δH } = [ KG ] { ∆*}
• merujuk di samping syarat-syarat sebuah bangunan struktur matriks
kekakuan sesuai dengan perpindahan horisontal dari tingkat lantai
• Yaitu
• {H}+{K}{∆}
• 16.4.2 Negative Shear Area Coloumn
• matriks seluruh kekakuan akan dimodifikasi.tepat jika kolom fiktif ditu
gaskan di setiap tingkat area gaya geser i.
−𝑃𝑖
• 𝐴𝑖 =
𝐺
• 16.4.3 Negative Flexural Stiffness Column
Kolom negative akan menggunakan node tingkat lantai yang akan
dikendalikan oleh rotasi.
−12𝐸𝑙 12𝐸𝑙2 12𝐸𝑙3 −12𝐸𝑙3
• 𝑘12 = ; 𝑘12 = + ; 𝑘32 =
ℎ23 ℎ23 ℎ23 ℎ23