Anda di halaman 1dari 12

Pikek Rolianti Nasution (140710160025)

Akmal Hawari Wijaya (140710160026)


Firhan Maulana P.P (140710160027)
Yugi Permana (140710160029)
PENDAHULUAN
LATAR BELAKANG : Geothermal sebagai sumber energi terbarukan
dan ramah lingkungan, sebagai pemasok listrik
lingkungan pulau jawa.

SUMBER DAYA ALAM : Panas Bumi

LETAK : Kecamatan Kamojang, Kab. Garut, Jawa Barat


(on shore)

LINGKUNGAN GEOLOGI : Daerah Topografi Pegunungan, terdapat Sesar,


Manifestasi panas bumi (fumarol, kawah)

GEOLOGI LOKAL: Jenis batuan gabro, alluvium fasies, gamping,


batuan vulkanik andesit.
Manajemen Lapangan
INFORMASI AWAL

Gambar : Peta geologi Lapangan Panasbumi Kamojang oleh Eng. KMJ (2004) dalam PGE (2011)
STRUKTUR GEOLOGI REGIONAL DAERAH PENELITIAN

Terdapat sesar utama yang berada di daerah utara-timur Lapangan


Panasbumi Kamojang yaitu Sesar Citepus (memanjang utara-selatan)
dengan arah kemiringan ke barat, sesar Ciwelirang (memanjang barat
laut-tenggara) dengan arah kemiringan ke selatan dan sesar
Pateungteung (memanjang utara-selatan) dengan arah kemiringan ke
barat.

LITOLOGI SUMUR VY 2 (LOCAL)

Litologi pada sumur VY 2 adalah batuan hasil dari endapan vulkanisme


berupa perselingan lava andesit dan tuff. Litologi pada kedalaman 949
mKU tidak dapat diidentifikasi karena mineral primer telah terubahkan
secara sangat kuat. Pada kedalaman 637 mKU ditemukan breksi tuff
terubah lalu pada kedalaman yang lebih dangkal ditemukan andesit
terubah 627 mKU dan 614 mKU. Pada kedalaman yang lebih dangkal
terdiri dari tuff terubah yaitu pada 608, 524, 382 dan 261 mKU. Batuan ini
dihasilkan oleh letusan vulkanisme secara berulang baik efusif dan
eksplosif.
METODE YANG TELAH
DIGUNAKAN:

Adalah metode Second


Vertical Derivative (SVD),
digunakan untuk menentukan
jenis sesar berdasarkan data
respon gaya berat model
sintetik. Berdasarkan studi
literatur dari survey geofisika
diperoleh :

• peta anomaly residual


dengan teknik gradient
(untuk mengetahui bidang
kontak sesar, jenis sesar
serta arah kemiringan
sesar tersebut)

Gambar : Peta anomali residual yang dilakukan teknik gradient


• model 3D anomali Bouguer beserta pola perlapisannya.

Gambar : Model inversi 3D anomali Bouguer lengkap dengan pola perlapisan

Dari data yang telah diperoleh kita bisa melakukan sounding untuk titik
survey untuk mengetahui letak manifestasi pada sumur produksi dugaan
keberadaan reservoir, alur patahan dan produktivitas sumur dugaan
tersebut.
ZONASI YANG DI PLOT

Berdasarkan karakteristik
litologi baik secara regional
maupun local, zonasi daerah
penelitian sebelumnya
memiliki luasan (1 x 1,3) km
seperti gambar disamping.
Namun pada zonasi
penelitian lanjutan ini
dilakukan hanya pada luasan
(0,25 x 0,325) km.

Gambar : zonasi daerah prospek dalam koordinat UTM


DESAIN LINTASAN YANG INGIN DIBUAT

Gambar : design lintasan geolistrik dengan konfigurasi Schlumberger


Metode Yang Ingin Digunakan: Metode geolistrik. Sebab metode geolistrik terutama
sangat berguna untuk daerah-daerah yang mempunyai kontras atau perbedaan
tahanan jenis yang cukup jelas dengan daerah sekitarnya, seperti pada daerah sumber
daya panas bumi.

Tujuan dari survey : Melakukan pemetaan secara vertical atau sounding pada daerah
dugaan prospek.

Konfigurasi yang digunakan: Schlumberger (identifikasi diskontinuitas lateral atau


anomali konduktif lokal.) Arus dinjeksikan melalui elektroda AB, dan pengukuran beda
potensialnya dilakukan pada elektroda MN, dimana jarak elektroda arus (AB) jauh lebih
besar dari jarak elektroda tegangan (MN).

Sumber Daya Manusia : Dalam penelitian ini tim geologi dan geofisika masing
masing dibantu oleh 2 orang. Sehingga jumlah keseluruhan sumber daya manusia
yang ikut dalam survey ini adalah 8 orang.

Peralatan Yang Dibutuhkan: Peta geologi daerah penelitian, resitivitimeter, GPS,


meteran, kompas geologi, kabel dan capit buaya, aki, elektroda, dan palu.
HASIL KOMPARASI DATA

Data sekunder geologi :


• Area survey memilki kemungkinan prospek geothermal.
• Jenis batuan yang dominan adalah batuan breksi tuf (reservoir), sementara itu
jenis batuan pada daerah dangkal adalah batu andesitcap rock.

Data survey geofisika:


• Daerah penelitian merupakan daerah zona sesar.
• Data anomaly bouger yang merepresentasikan medan gravitasi daerah sekitar
kedalaman 300 sampai 1000 m terdapat anomaly nilai gravity yang cenderung
bervariasi dimana berdasarkan penelitian yang telah ada daerah diduga
merupakan kedalaman reservoir system. Oleh karena metode gravity sangat
sensitive terhadap kecenderungan lain misalnya topografi, oleh karenanya data
gravity ini dianggap kurang untuk merepresentasikan keberadaan system panas
bumi di area tersebut.
• Berdasarkan hal itu dicoba metode lain untuk mengakuratkan hasil survey yaitu
dengan menggunakan metode geolistrik dengan lintasan sebagaimana diatas.
Daftar Pustaka
 Yohana, Vilia , Mega F. Rosana, dkk. 2017. Zona Alterasi
Hidrotermal Pada Sumur Penelitian "Vy 2", Lapangan
Kamojang, Jawa Barat, Indonesia. Jatinangor : Fakultas
Teknik Geologi Universitas Padjadjaran
 Banu, Benediktus. Ahmad Zaenudin, dkk. Pemodelan 3d
Gayaberat Dan Analisis Struktur Detail Untuk
Pengembangan Lapangan Panasbumi Kamojang.Bandar
Lampung: Jurusan Teknik Geofisika Fakultas Teknik
Universitas Lampung
Terimakasih