Anda di halaman 1dari 97

KEBIJAKAN TENTANG PENATAAN DAN PERENCANAAN GURU

PENDIDIKAN MENENGAH DAN PENDIDIKAN KHUSUS

Drs. H. WASTANDAR, M.A, Ph.D. ( Chen Zhi Qiang / 陈志 强 博士 )


Kasubdit Perencanaan dan Pengendalian Kebutuhan Guru
Direktorat Pembinaan Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus
Email: wtd1961@gmail.com
HP: 087788317000

DIREKTORAT PEMBINAAN GURU PENDIDIKAN MENENGAH DAN PENDIDIKAN KHUSUS


DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
DAFTAR RIWAYAT HIDUP

KETERANGAN
PERORANGAN
1 Nama Lengkap : Drs. H. WASTANDAR, M.A, Ph.D. (Chen Zhi Qiang / 陈 志 强 博士 )
2 NIP/Karpeg : 19610419 198503 1003 / D 369879
Pangkat dan
3 Golongan : Pembina Tk.I, Golongan IV/b
4 Tempat Lahir : Gunung Kidul
5 Tanggal Lahir : 19 April 1961
6 Jenis Kelamin : Laki-laki
7 Agama : Islam
8 NIK : 0
9 Status Perkawinan : Nikah
10 Alamat Rumah :
a Jalan : F.X. Residence No. 23 A
b Kelurahan/Desa : Jl. Jend. Sudirman, Senayan
c Kecamatan : Gelora Senayan
d Kabupaten/Kota : Jakarta Pusat
e Propinsi : DKI Jakarta
f Telephone : 087788317000
g Email : wtd1961@gmail.com
PENDIDIKAN:
IJAZAH NAMA KEPALA
N
TINGKAT NAMA PENDIDIKAN JURUSAN TEMPAT SEKOLAH/DIREKTUR/D
O
EKAN/PROMOTOR
THN NOMOR

1 SD SDN PRAGAK 1972 XII Aa 022135 PRAGAK KARSONO


2 SLTP SMEP N SEMANU 1975 XII Bc 01366 SEMANU SOELIMAN

3 SLTA SMEA N WONOSARI TATA BUKU 1979 XII C1 040923 WONOSARI TOELIK SOEWARNO
PERGURUAN
4 TINGGI
a Tingkat I UNIVERSITAS JAYABAYA ADM. NEGARA 1982 JAKARTA R.O. TAMBUNAN
b Tingkat II UNIVERSITAS JAYABAYA ADM. NEGARA 1983 JAKARTA R.O. TAMBUNAN
c Tingkat III UNIVERSITAS JAYABAYA ADM. NEGARA 1984 JAKARTA R.O. TAMBUNAN

d Sarjana Muda UNIVERSITAS JAYABAYA ADM. NEGARA 1985 JAKARTA R.O. TAMBUNAN
e Tingkat V UNIVERSITAS JAYABAYA ADM. NEGARA 1986 JAKARTA R.O. TAMBUNAN
f Sarjana UNIVERSITAS JAYABAYA ADM. NEGARA 1987 0232 UJ.3106 35.15 87 JAKARTA R.O. TAMBUNAN

Pasca Sarjana TIMMOTY D


5 (S2) NEW MEXICO STATE UNIVERSITY EDUCATIONAL 1997 1136 Kep DIKTI IJLN 97 U.S.A PETTERSON
ADMINISTRATION
Pasca Sarjana
6 (S3) BEIJING NORMAL UNIVERSITY EDUCATION 2010 1405 DIKTI KEP IJLN 2010 P.R. CHINA ZHONG BINGLIN
ECONOMICS
MANAGEMENT
PHOTO WISUDA HARUS ADA SAKSI

WISUDA DRS.WASTANDAR,M.A., Ph.D. DI BEIJING, CHINA


PHOTO WISUDA HARUS ADA SAKSI

WISUDA dr. ANDARIA SARAH DEWIA DI GUANGZHOU, CHINA


……para pimpinan PERTAMINA……………….
Ini
anakku
WISUDA RAIS RUDIAN TAN DI GUANGZHOU, CHINA

PHOTO WISUDA HARUS ADA SAKSI


WISUDA RAIS RUDIAN TAN DI GUANGZHOU, CHINA
PHOTO WISUDA HARUS ADA SAKSI
WISUDA RAIS RUDIAN TAN DI GUANGZHOU, CHINA
INTERNATIONAL ECONOMIC TRADE
Direktorat Pembinaan Guru
Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

2 Tugas dan Fungsi


TUGAS
Direktorat Pembinaan Guru
Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus

Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah dan Pendidikan


Khusus mempunyai tugas melaksanakan penyiapan perumusan dan
pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan guru pada pendidikan
menengah dan pendidikan khusus pada pendidikan anak usia dini,
pendidikan dasar dan pendidikan menengah.

PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN


REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2018
FUNGSI
Direktorat Pembinaan Guru
Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus
a. penyiapan perumusan kebijakan di bidang pembinaan guru pada pendidikan menengah dan pendidikan khusus pada
pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar dan pendidikan menengah;

b. pelaksanaan kebijakan di bidang penyusunan rencana kebutuhan dan pengendalian formasi, pengembangan karir,
peningkatan kualifikasi dan kompetensi, pemindahan, dan peningkatan kesejahteraan guru pada pendidikan menengah dan
pendidikan khusus pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar dan pendidikan menengah;

c. penyusunan bahan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang pembinaan guru pada pendidikan
menengah dan pendidikan khusus pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar dan pendidikan menengah;

d. pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang pembinaan guru pada pendidikan menengah dan pendidikan
khusus pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar dan pendidikan menengah;

e. pelaksanaan evaluasi dan laporan di bidang pembinaan guru pada pendidikan menengah dan pendidikan khusus pada
pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar dan pendidikan menengah; dan

f. pelaksanaan administrasi Direktorat.


PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
REPUBLIK INDONESIA NOMOR 11 TAHUN 2018
Subdit Perencanaan dan Pengendalian
Kebutuhan Guru pada Pendidikan Menengah
dan Pendidikan Khusus pada Pendidikan Anak
Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan
Menengah

Direktorat pembinaan guru pendidikan menengah dan pendidikan khusus


Direktorat jenderal guru dan tenaga kependidikan
Kementerian pendidikan dan kebudayaan
Pasal 201
Subdirektorat Perencanaan dan Pengendalian Kebutuhan mempunyai tugas melaksanakan penyiapan
bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, norma, standar, prosedur, kriteria, bimbingan teknis, dan
supervisi di bidang perencanaan dan pengendalian kebutuhan, dan pemindahan guru pada pendidikan
menengah dan pendidikan khusus pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar dan pendidikan
menengah.

Pasal 202
Dalam melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 201, Subdirektorat Perencanaan dan Pengendalian
Kebutuhan menyelenggarakan fungsi:
1. penyiapan bahan perumusan kebijakan di bidang perencanaan dan pengendalian kebutuhan, dan
2. pemindahan guru pada pendidikan menengah dan pendidikan khusus pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar dan pendidikan
menengah;
3. penyusunan bahan pemetaan kebutuhan guru pada pendidikan menengah dan pendidikan khusus pada pendidikan anak usia dini, pendidikan
dasar dan pendidikan menengah;
4. penyusunan bahan pengendalian formasi guru pada pendidikan menengah dan pendidikan khusus pada pendidikan anak usia dini, pendidikan
dasar dan pendidikan menengah;
5. penyusunan bahan redistribusi guru pada pendidikan menengah dan pendidikan khusus pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar dan
pendidikan menengah;
6. penyusunan bahan pemindahan guru pada pendidikan menengah dan pendidikan khusus pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar dan
pendidikan menengah;
7. penyusunan bahan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang perencanaan dan pengendalian kebutuhan, dan pemindahan guru pada
pendidikan menengah dan pendidikan khusus pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar dan pendidikan menengah;
8. pemberian bimbingan teknis dan supervisi di bidang perencanaan dan pengendalian kebutuhan, dan pemindahan guru pada pendidikan menengah
dan pendidikan khusus pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar dan pendidikan menengah; dan
9. pelaksanaan evaluasi dan laporan di bidang perencanaan dan pengendalian kebutuhan, dan pemindahan guru pada pendidikan menengah dan
pendidikan khusus pada pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar dan pendidikan menengah
Pasal 203
Subdirektorat Perencanaan dan Pengendalian Kebutuhan terdiri atas:
1. Seksi Perencanaan dan Pengendalian Kebutuhan Guru Sekolah Menengah
Atas, Pendidikan Khusus Pendidikan Anak Usia Dini, dan Pendidikan Khusus
Pendidikan Dasar; dan
2. Seksi Perencanaan dan Pengendalian Kebutuhan Guru Sekolah Menengah
Kejuruan dan Pendidikan Khusus Pendidikan Menengah.

Pasal 204
1. Seksi Perencanaan dan Pengendalian Kebutuhan Guru Sekolah Menengah
Atas, Pendidikan Khusus Pendidikan Anak Usia Dini, dan Pendidikan Khusus
Pendidikan Dasar mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan perumusan
dan pelaksanaan kebijakan, norma, standar, prosedur, kriteria, bimbingan
teknis, supervisi, evaluasi, dan laporan di bidang pemetaan kebutuhan,
pengendalian formasi, redistribusi, dan pemindahan guru pada sekolah
menengah atas, pendidikan khusus pendidikan anak usia dini, dan pendidikan
khusus pendidikan dasar.

1. Seksi Perencanaan dan Pengendalian Kebutuhan Guru Sekolah Menengah


Kejuruan dan Pendidikan Khusus Pendidikan Menengah mempunyai tugas
melakukan penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, norma,
standar, prosedur, kriteria, bimbingan teknis, supervisi, evaluasi, dan laporan
di bidang pemetaan kebutuhan, pengendalian formasi, redistribusi, dan
pemindahan guru pada sekolah menengah kejuruan dan pendidikan khusus
pendidikan menengah.
Rincian Tugas Subdit P & PK (1)
a) melaksanakan penyusunan program kerja Subdirektorat;
b) melaksanakan penyusunan bahan perumusan kebijakan di bidang perencanaan dan fasilitasi
pengendalian kebutuhan, dan pemindahan lintas daerah provinsi guru pendidikan menengah,
pendidikan khusus dan Pendidikan layanan khusus;
c) melaksanakan penyusunan bahan pemetaan kebutuhan guru pada pendidikan menengah, pendidikan
khusus dan Pendidikan layanan khusus;
d) melaksanakan penyusunan bahan fasilitasi pengendalian formasi guru pendidikan menengah,
pendidikan khusus, dan pendidikan layanan khusus;
e) melaksanakan analisis kebutuhan guru pada pendidikan menengah, pendidikan khusus, dan
Pendidikan layanan khusus;
f) melaksanakan penyusunan bahan rencana kebutuhan guru pada pendidikan menengah, pendidikan
khusus, dan Pendidikan layanan khusus;
g) melaksanakan penyusunan bahan rekomendasi redistribusi guru pendidikan menengah, pendidikan
khusus, dan pendidikan layanan khusus;
h) melaksanakan penyusunan rekomendasi pengendalian formasi guru pada pendidikan menengah,
pendidikan khusus dan Pendidikan layanan khusus;
Rincian Tugas Subdit P & PK (2)
i) melaksanakan penyusunan bahan pengendalian pemindahan guru pada pendidikan menengah, pendidikan khusus
dan Pendidikan layanan khusus untuk pemerataan dan pemenuhan kebutuhan guru berdasarkan hasil evaluasi data
pokok pendidikan;
j) melaksanakan pemetaan kualifikasi dan kompetensi guru untuk membuat perencanaan kebutuhan guru pada guru
pendidikan menengah pendidikan khusus dan Pendidikan layanan khusus;
k) melaksanakan penyusunan bahan perencanaan kuota sertifikasi guru pada guru pendidikan menengah, pendidikan
khusus dan Pendidikan layanan khusus;
l) melaksanakan penyusunan bahan koordinasi pelaksanaan kebijakan perencanaan kebutuhan dalam peningkatan
kualifikasi dan kompetensi guru pada guru pendidikan menengah, pendidikan khusus dan Pendidikan layanan
khusus;
m) melaksanakan penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang perencanaan kebutuhan dalam
peningkatan kualifikasi dan kompetensi guru pendidikan menengah, pendidikan khusus dan Pendidikan layanan
khusus;
p) melaksanakan pemberian bimbingan teknis penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria perencanaan dan
pengendalian kebutuhan guru pendidikan menengah, pendidikan khusus dan Pendidikan layanan khusus;
q) melaksanakan supervisi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang perencanaan dan pengendalian
kebutuhan guru pendidikan menengah, pendidikan khusus dan Pendidikan layanan khusus;
Rincian Tugas Subdit P & PK (3)

p) melaksanakan penyusunan bahan fasilitasi di bidang perencanaan dan pengendalian kebutuhan guru
pada guru pendidikan menengah, pendidikan khusus dan Pendidikan layanan khusus;
q) melaksanakan analisis dan evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria di bidang
perencanaan dan pengendalian kebutuhan guru pendidikan menengah, pendidikan khusus dan
Pendidikan layanan khusus;
r) melaksanakan penyusunan laporan hasil evaluasi penerapan norma, standar, prosedur, dan kriteria di
bidang perencanaan dan pengendalian kebutuhan guru pendidikan menengah, pendidikan khusus dan
Pendidikan layanan khusus;
s) melaksanakan penyimpanan dan pemeliharaan dokumen Subdirektorat; dan
t) melaksanakan penyusunan laporan Subdirektorat.
PERENCANAAN GTK PENATAAN GTK
GRAND DESIGN PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN
KEBUTUHAN GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN

UMPAN BALIK

GURU DAN TENAGA


KEPENDIDIKAN

1. PENGAWAS SEKOLAH
2. KEPALA SEKOLAH KEMENPAN
3. GURU DAN RB,
4. TENAGA ADMINISTRASI
SEKOLAH
KEMENKEU, UJI
5. TENAGA BKN, LEMBAGA KOMPETENSI
PERPUSTAKAAN (KENAIKAN
6. TENAGA LABORAN JABATAN)

SUPERVISI,
MONITORING DAN KEBUTUHAN
PEMETAAN FORMASI PENGADAAN PENEMPATAN PEMBINAAN EVALUASI GTK SECARA
KEBUTUHAN GURU GURU DAN TENAGA GURU DAN TENAGA GURU DAN TENAGA GURU DAN TENAGA PERENCANAAN KUALITAS DAN
DAN TENAGA KEPENDIDIKAN KEPENDIDIKAN KEPENDIDIKAN KEPENDIDIKAN KEBUTUHAN DAN KUANTITAS
KEPENDIDIKAN PENATAAN TERPENUHII
GURU DAN TENAGA
KEPENDIDIKAN

UJI
KOMPETENSI
KEMDIKBUD (PENINGKATAN
KOMPETENSI)

PENGENDALIAN
GRAND DESIGN
PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN
- REGULASI
TENTANG PTK KEBUTUHAN GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
- TUGAS POKOK
DAN FUNGSI DIT. UMPAN BALIK
PTK

KEBUTUHAN PTK
PEMETAAN KEBUTUHAN FORMASI PENGADAAN PENEMPATAN PEMBINAAN SUPERVISI, MONITORING
SECARA KUALITAS
GURU DAN TENAGA GURU DAN TENAGA GURU DAN TENAGA GURU DAN TENAGA DAN EVALUASI
GURU DAN TENAGA PERENCANAAN KEBUTUHAN DAN KUANTITAS
KEPENDIDIKAN KEPENDIDIKAN KEPENDIDIKAN KEPENDIDIKAN KEPENDIDIKAN
DAN PENATAAN

Perhitungan Kebutuhan Formasi Guru SMA, Pemenuhan Analisis Distribusi dan Perumusan Standar Supervisi penerapan norma,
Guru SMA, SMK, dan SMK, dan SLB Kebutuhan Guru Kebijakan Kinerja, Penilaian, standar, prosedur, dan kriteria
SLB
Pemenuhan dan Evaluasi Guru di bidang perhitungan, analisis
Bahan Fasilitasi Optimalisasi SMA, SMK, dan SLB data, pemetaan guru,
Analisis data Kebutuhan Guru optimalisasi, rekruitmen,
Kekurangan dan pengendalian formasi penataan, formasi,
Kelebihan Guru guru Rekruitment Penempatan Guru Perencanaan pengadaan, distribusi,
SMA, SMK, dan SLB kebutuhan penempatan, pemindahan dan
pembinaan guru
Validasi Data Kebutuhan rekomendasi Penataan peningkatan
Guru pengendalian formasi Pemindahan Guru kualifikasi dan Analisis Hasil Supervisi
Analisis Jabatan Guru guru Pengadaan SMA, SMK, dan SLB Kompetensi guru penerapan norma, standar,
SMA, SMK, dan SLB prosedur, dan kriteria di
bidang perhitungan, analisis
Kordinasi Kordinasi Perencanaan data, pemetaan guru,
Deskripsi Tugas Guru
SMA, SMK, dan SLB Perhitungan Formasi Pemindahan Guru kebutuhan optimalisasi, rekruitmen,
guru peningkatan kinerja penataan, formasi,
pengadaan, distribusi,
Analisis Beban Kerja Bimtek Pemindahan dan pengembangan penempatan, pemindahan dan
Guru SMA, SMK, dan Guru karir guru pembinaan guru
SLB
Laporan Supervisi penerapan
Pemetaan Guru SMA, norma, standar, prosedur, dan
SMK, dan SLB kriteria di bidang perhitungan,
analisis data, pemetaan guru,
optimalisasi, rekruitmen,
Kordinasi perhitungan
penataan, formasi,
kebutuhan guru tingkat pengadaan, distribusi,
provinsi penempatan, pemindahan dan
pembinaan guru
Bimtek perhitungan
kebutuhan guru SMA,
SMK, SLB

Piloting Perhitungan
Kebutuhan Guru,

Fasilitasi Perhitungan
Kebutuhan Guru SMA,
SMK, dan SLB di 34

PENGENDALIAN
P
E NO JENIS DOKUMEN
PAUD-DIKMAS

D GURU TK PENILIK PAMONG


O 1
Grand Design Perencanaan dan Pengendalian Kebutuhan Guru dan Tenaga
V V V
Kependidikan
M
A 2
PENYUSUNAN PEDOMAN PERHITUNGAN KEBUTUHAN GURU KELAS
(KELAS/KELAS RENDAH/KELAS TINGGI)
N
PENYUSUNAN PEDOMAN PERHITUNGAN KEBUTUHAN GURU MATA PELAJARAN
3
P (MAPEL/TIK/BK/PBK)

P
4 PENYUSUNAN PEDOMAN ANALISIS JABATAN GURU MATA PELAJARAN
K
PEDOMAN PERSYARATAN KUALIFIKASI GURU MATA PELAJARAN
5

P PENYUSUNAN PEDOMAN STANDAR KINERJA, PENILAIAN, EVALUASI


6
A
U 7
PENYUSUNAN PEDOMAN RELOKASI GURU MATA PELAJARAN
D
- 8
PENYUSUNAN PEDOMAN DIKLAT PENINGKATAN KUALIFIKASI GURU MATA
PELAJARAN
D
PENYUSUNAN PEDOMAN PEMBERIAN IJIN BELAJAR PENINGKATAN KUAIFIKASI
I 9
GURU
K 10
M 11
12 …..dst……………….
A 13
S
DIKDAS

P NO JENIS DOKUMEN
GURU SD GURU SMP
Grand Design Perencanaan dan Pengendalian Kebutuhan Guru dan Tenaga Kependidikan
E 1 V V

D
PENYUSUNAN PEDOMAN PERHITUNGAN KEBUTUHAN GURU KELAS (KELAS/KELAS
O 2
RENDAH/KELAS TINGGI)

M
PENYUSUNAN PEDOMAN PERHITUNGAN KEBUTUHAN GURU MATA PELAJARAN
A 3
(MAPEL/TIK/BK/PBK)

N 4 PENYUSUNAN PEDOMAN ANALISIS JABATAN GURU MATA PELAJARAN

PEDOMAN PERSYARATAN KUALIFIKASI GURU MATA PELAJARAN


P 5

P 6
PENYUSUNAN PEDOMAN STANDAR KINERJA, PENILAIAN, EVALUASI

K
7
PENYUSUNAN PEDOMAN RELOKASI GURU MATA PELAJARAN

D 8 PENYUSUNAN PEDOMAN DIKLAT PENINGKATAN KUALIFIKASI GURU MATA PELAJARAN

I
K 9 PENYUSUNAN PEDOMAN PEMBERIAN IJIN BELAJAR PENINGKATAN KUAIFIKASI GURU

D 10
11
A 12 …..dst……………….

S 13
14
DIKMEN
P
NO JENIS DOKUMEN PENDIDIKAN KHUSUS
E GURU SMA GURU SMK GURU TKLB GURU SDLB GURU SMPLB GURU SMA-LB GURU SMK-LB

D Grand Design Perencanaan dan Pengendalian Kebutuhan Guru dan Tenaga


1 Kependidikan V V V V V V V
O
M 2
PENYUSUNAN PEDOMAN PERHITUNGAN KEBUTUHAN GURU KELAS
(KELAS/KELAS RENDAH/KELAS TINGGI)

A
N 3
PENYUSUNAN PEDOMAN PERHITUNGAN KEBUTUHAN GURU MATA PELAJARAN
(MAPEL/TIK/BK/PBK)

4 PENYUSUNAN PEDOMAN ANALISIS JABATAN GURU MATA PELAJARAN


P PEDOMAN PERSYARATAN KUALIFIKASI GURU MATA PELAJARAN
5
P PENYUSUNAN PEDOMAN STANDAR KINERJA, PENILAIAN, EVALUASI
K 6

7
PENYUSUNAN PEDOMAN RELOKASI GURU MATA PELAJARAN
D PENYUSUNAN PEDOMAN DIKLAT PENINGKATAN KUALIFIKASI GURU MATA
8
I PELAJARAN

K 9
PENYUSUNAN PEDOMAN PEMBERIAN IJIN BELAJAR PENINGKATAN KUAIFIKASI
GURU

M 10
11
E 12 …..dst……………….

N 13
TENAGA KEPENDIDIKAN
NO JENIS DOKUMEN PENGAWAS KEPALA SEKOLAH TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH PENGELOLA PERPUSTAKAAN LABORAN
P PENGAWAS TK PENGAWAS SD PENGAWAS SMP PENGAWAS SMA PENGAWAS SMK PENGAWAS SLB TK SD SMP SMA SMK TK-LB SD-LB SMP-LB SMA-LB SMK-LB SD SMP SMA SMK SLB TK SD SMP SMA SMK SLB SMP SMA SMK
Grand Design Perencanaan dan Pengendalian
E 1
Kebutuhan Guru dan Tenaga Kependidikan
V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V V
PENYUSUNAN PEDOMAN PERHITUNGAN
D 2
KEBUTUHAN GURU MATA PELAJARAN SMA
PENYUSUNAN PEDOMAN ANALISIS JABATAN
O 3
GURU MATA PELAJARAN SMA
PEDOMAN PERSYARATAN KUALIFIKASI GURU
M 4
MATA PELAJARAN
PENYUSUNAN PEDOMAN STANDAR KINERJA,
A 5
PENILAIAN, EVALUASI
PENYUSUNAN PEDOMAN RELOKASI GURU MATA
N 6
PELAJARAN
PENYUSUNAN PEDOMAN DIKLAT PENINGKATAN
7
KUALIFIKASI GURU MATA PELAJARAN
P 8
PENYUSUNAN PEDOMAN PEMBERIAN IJIN
BELAJAR PENINGKATAN KUAIFIKASI GURU
P 9
10
K 11

T
E
N
D
I
K
PERENCANAAN DAN
PENGENDALIAN KEBUTUHAN
GURU
SKEMA SUPLAY DAN DEMAND SERTA PENGENDALIAN FORMASI BAGI PENGANGKATAN
PNS GURU BARU

KEBUTUHAN
GURU
DINAS PENDD. FORMASI
1.DATA INDIVIDU GURU KAB/KOTA/ GURU PERMAPEL

SERVER DAPODIK PETA KELEBIHAN


DAN KEKURANGAN

Data VALID

DASMEN PENGENDALIAN OLEH REKRUTMEN


Operator KEMENDIKBUD
PAUD GURU
dapodik PROFESIONAL
PROYEKSI PENSIUN
sekolah

LULUSAN PPG

LPTK CALON GURU


PROGRAM PENATAAN KEBUTUHAN GURU - Pengakuan Rumpun Mapel Melalui Penelaahan Kembali
Permendikbud 46/2016 dan Pemberian Sertifikat Ganda
Jumlah Guru Mismatch Adaptif dan Bentuk Intervensi Pemerintah Dalam
Kategori Mismatch
Normatif per Jenjang Pendidikan Usaha Optimalisasi Beban Tugas Guru
470
• Mengajar mapel
TK Mismatch serumpun namun tidak
Merubah Permendikbud
3.712 ………. 46/2016 ; Mengijinkan mismatch
sesuai jenis sertifikasi
28.372 SMK SD
serumpun dan atau Kualifikasi serumpun

67.478
Mismatch • Mengajar mapel tidak
Pemberian Sertifikat Ganda
11.520 SMA SLB 253 serumpun dengan ……….
tidak jenis sertifikasi dan melalui program Keahlian Ganda
serumpun atau Kualifikasi
SMP
23.151
Dikmen = 39.892
Mismatch Serumpun :

38
CALON SASARAN PROGRAM KEAHLIAN GANDA 2017 - 2018

Peta Lebih Guru Adaptif


No Mata Pelajaran Kebutuhan Tersedia Lebih
A. Guru SMA 47,625 58,234 10,609 Fokus Bidang Keahlian
1 PPKn 8,494 8,648 154 Pendidikan Vokasi
2 Biologi 8,082 9,832 1,750
3 Fisika 8,082 9,206 1,124
4 Kimia 8,082 9,168 1,086
5 Geografi 7,139 9,432 2,293
6 Ekonomi 7,139 7,742 603
7 Bhs Asing Lain 303 767 464
8 Antropologi 303 3,439 3,136
B. Guru SMA dan SMK Dampak K-13 13,993 13,993
1 TIK 8,320 8,320
2 IPA 907 907
3 IPS 651 651
4 Kewirausahaan 2,691 2,691
5 KKPI 1,424 1,424

• Menipisnya calon Sasaran Program Keahlian Ganda Tahun 2018.


• Berdasarkan hasil rekon dengan LPTK, kapasitas tampung kegiatan sertifikasi program
keahlian ganda di LPTK tahun 2018 hanya sekitar 2,000 orang, mengingat akan
melaksanakan PPG selama 1 tahun.
Ditjen Guru dan Tenaga Kependidikan
40

Proses menentukan
kebutuhan sumber daya
manusia dan cara
memenuhinya, baik secara
kuantitatif maupun
Perencanaan SDM secara kualitatif.
Aspek perencanaan SDM yang Efektif
KEGIATAN TERPADU PERENCANAAN SDM

Kegiatan Penyediaan SDM • rekruitmen, seleksi & penempatan

Kegiatan Memperkirakan • mutasi, promosi, pensiun,


Supply & Demand SDM mengundurkan diri, diberhentikan/PHK

Kegiatan Meningkatkan
• Pelatihan, pengembangan
Mutu SDM

Kegiatan Evaluasi Kondisi


• penilaian prestasi kerja
SDM
42
Perencanaan Sumber Daya Manusia

Gagal Dalam Perencanaan

=
Merencanakan Kegagalan

43
E. Perencanaan Kebutuhan Guru - 2
3. Jenis Guru
Berdasarkan sifat, tugas, dan kegiatannya, guru digolongkan dalam 3
(tiga) jenis sebagai berikut.
a) Guru kelas adalah guru yang mempunyai tugas, tanggung jawab,
wewenang, dan hak secara penuh dalam proses pembelajaran
seluruh mata pelajaran di kelas tertentu di TK/TKLB dan SD/SDLB
dan satuan pendidikan formal yang sederajat.
b) Guru mata pelajaran adalah guru yang mempunyai tugas,
tanggung jawab, wewenang, dan hak secara penuh dalam proses
pembelajaran pada 1 (satu) mata pelajaran tertentu pada satuan
pendidikan formal pada jenjang pendidikan dasar (SD/SDLB,
SMP/SMPLB) termasuk guru mata pelajaran pendidikan jasmani
dan kesehatan, dan guru pendidikan agama serta pendidikan
menengah (SMA/SMALB/SMK). Guru mata pelajaran pada SMK
dikelompokkan menjadi guru normatif/adaptif dan guru produktif.
Jenis guru muatan lokal ditentukan oleh masing-masing satuan
pendidikan berdasarkan kebijakan tiap provinsi/kabupaten/kota.
Jenis guru mata pelajaran perjenjang pendidikan dicantumkan
pada lampiran 1.
c) Guru bimbingan dan konseling/konselor adalah guru
yang mempunyai tugas, tanggung jawab, wewenang,
dan hak secara penuh dalam kegiatan bimbingan dan
konseling terhadap sejumlah peserta didik satuan
pendidikan formal pada jenjang pendidikan dasar
(SMP/SMPLB) dan pendidikan menengah (SMA/SMALB
dan SMA)
E. PERHITUNGAN KEBUTUHAN GURU SMA,
SMK, DAN SLB
1. Kebutuhan Guru Sekolah Menengah Atas
(SMA)
a. Prinsip Perhitungan
• Setiap rombel dalam mengikuti mata pelajaran tertentu diampu oleh 1 (satu) orang
guru,
• Jumlah guru dihitung berdasarkan jumlah tatap muka per minggu yang terjadi di
sekolah (JTM) dibagi wajib mengajar guru (24),
• Jumlah tatap muka dihitung dengan cara menjumlahkanjumlah rombelper tingkat
kali jumlah jam mata pelajaran per minggu per tingkat yang ada dalam struktur
kurikulum,
• Wajib mengajar yang digunakan adalah 24 jam tatap muka per minggu,
• Guru mata pelajaran hanya mengampu 1 (satu) jenis mata pelajaran yang sesuai
dengan latar belakang pendidikan dan atau sertifikat pendidik yang dimilikinya,
• Apabila di sekolah terdapat Iebih dari satu pendidikan agama yang diajarkan, jumlah
dan jenis guru agama disesuaikan dengan kebutuhan dan peraturan yang berlaku.
b. Formula Perhitungan Kebutuhan Guru SMA
Rumus penghitungan jumlah guru per mata pelajaran:

JTM (MP1 x ∑K1) + (MP2 x ∑K2) + (MP3 x ∑K3 )


KG = =
24 24

Keterangan:
KG = kebutuhan Guru
JTM= jumlah tatap muka per jenis guru per minggu
MP = alokasi jam mata pelajaran per minggu pada mata pelajaran tertentu di satu tingkat
∑K = jumlah Kelas pada suatu tingkat yang mengikuti pelajaran tertentu
24 = wajib mengajar per minggu, digunakan angka 24
1,2,3 = tingkat 1, 2 dan 3
2. Kebutuhan Guru Sekolah Menengah
Kejuruan (SMK)
a. Prinsip Perhitungan
• Setiap rombel dalam mengikuti mata pelajaran tertentu diampu oleh 1 (satu) orang
guru kecuali rombel pada mata pelajaran Dasar Kejuruan dan Kompetensi Kejuruan
dibagi menjadi 2 (dua) kelompok yang masing-masing diampu oleh satu orang guru,
• Jumlah guru dihitung berdasarkan jumlah tatap muka per minggu yang terjadi di
sekolah (JTM) dibagi wajib mengajar guru (24),
• Jumlah tatap muka dihitung dengan cara menjumlahkan jumlah rombel per tingkat
kali jumlah jam mata pelajaran per minggu per tingkat yang ada dalam struktur
kurikulum,
• Wajib mengajar yang digunakan adalah 24 jam tatap muka per minggu,
• Guru mata pelajaran hanya mengampu 1 (satu) jenis mata pelajaran yang sesuai
dengan latar belakang pendidikan dan atau sertifikat pendidik yang dimilikinya,
• Apabila di sekolah terdapat Iebih dari satu pendidikan agama yang diajarkan,
jumlah dan jenis guru agama disesuaikan dengan kebutuhan dan peraturan yang
berlaku.
b. Formula Perhitungan Kebutuhan Guru SMK
1) Rumus penghitungan jumlah guru per mata pelajaran kelompok
normatif dan adaptif sebagai berikut:

JTM (MP1 x ∑K1) + (MP2 x ∑K2) + (MP3 x ∑K3)


KGn/a = =
24 24

2) Rumus penghitungan jumlah guru produktif:

JTM (MP1x∑K1xKP1) + (MP2x∑K2xKP2) + (MP3x∑K3xKP3)


KGp = =
24 24
Keterangan:

• KGn/a = kebutuhan guru mata pelajaran normatif/adaptif


• KGp = kebutuhan guru mata pelajaran produktif
• JTM = jumlah tatap muka per jenis guru per minggu
• MP = alokasi jam mata pelajaran per minggu pada suatu mata pelajaran
• ∑K = jumlah kelas/rombel pada suatu tingkat yang mengikuti mata
• pelajaran produktif pada spesialisasi tertentu;
• KP = jumlah kelompok pelajaran produktif setiap rombel pada suatu
• tingkat yang mengikuti mata pelajaran produktif tertentu.
• 24 = Wajib mengajar per minggu, digunakan angka 24
• 1,2,3 = tingkat 1, 2 dan 3
3. Kebutuhan Guru Sekolah Luar Biasa (SLB)
TKLB
a. Kebutuhan Guru TK Luar Biasa (TKLB)
Komponen menghitung kebutuhan Guru TKLB :
1) rombongan belajar/kelas
2) Jumlah peserta didik
3) Satu orang kepala TKLB. Telah ditetapkan jumlah maksimum peserta
didik dalam setiap rombongan belajar TKLB adalah 5 peserta didik.
b. Formula Perhitungan Kebutuhan Guru TKLB

Keterangan :
• JGTKLN = jumlah guru TKLB
• JPD = Jumlah peserta didik
• KTLB = Jumlah kepala sekolah TKLB
•5 = Maksimal Jumlah peserta didik yang dibimbing
SDLB
a. Kebutuhan Guru SD Luar Biasa (SDLB)
Komponen menghitung kebutuhan Guru SDLB :
1) rombongan belajar/kelas;
2) jumlah peserta didik;
3) satu orang kepala SDLB. Telah ditetapkan jumlah maksimum peserta
didik dalam setiap rombongan belajar SDLB adalah 8 peserta didik
b. Formula Perhitungan Kebutuhan Guru TKLB

Keterangan :
• JGSDLB = jumlah guru SDLB
• JPD = Jumlah peserta didik
• KSDLB = Jumlah kepala sekolah SDLB
•8 = Maksimal Jumlah peserta didik yang dibimbing
SMPLB DAN SMALB
a. Kebutuhan Guru SMP Luar Biasa (SMPLB) dan SMA Luar Biasa
(SMALB)
Komponen menghitung kebutuhan guru mata pelajaran :
1) rombongan belajar/kelas
2) jam wajib mengajar minimal 18 jam pelajaran per minggu
3) satu orang kepala sekolah
4) alokasi waktu belajar efektif per mata pelajaran per minggu bagi
siswa Tunanetra, Tunarungu, Tunalaras, Tunagrahita Ringan, Tuna
sedang, dan kelainan Ganda, berdasarkan kurikulum tahun 1994
b. Formula Perhitungan Kebutuhan Guru SMPLB dan SMALB

Keterangan :
• JGMP = Jumlah Guru Mata Pelajaran
• JRB = Jumlah Rombongan Belajar/kelas
• W = Alokasi Waktu per Minggu
• JWM = Jumlah jam wajib mengajar
Guru Pembimbing
a. Kebutuhan Guru Pembimbing
Komponen menghitung guru pembimbing:
1) jumlah peserta didik seluruhnya, dan
2) jumlah peserta didik yang wajib dibimbing oleh satu orang guru.
Dalam hal ini telah ditetapkan untuk peserta didik yang wajib
dibimbing oleh satu orang guru adalah berjumlah minimal 12
peserta didik. Rumus penghitungannya
b. Formula Perhitungan Kebutuhan Guru SMPLB dan SMALB

Keterangan :
• JGP = jumlah guru pembimbing
• JPD = Jumlah peserta didik
• 12 = Minimum Jumlah peserta didik yang dibimbing
POIN KEBIJAKAN BARU
1. Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah
2. Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas
PERHITUNGAN KEBUTUHAN GURU SENI BUDAYA (ILUSTRASI)
ALOKASI WAKTU JUMLAH ROMBEL
MATA PELAJARAN
XI XI XII
A. WAJIB X XI XII
Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 3 3 3 4 4 4
PPKn 2 2 2
Bahasa Indonesia 4 4 4
Matematika 4 4 4
Sejarah Indonesia 2 2 2
4𝑋2 + 4𝑋2 + 4𝑋2
Bahasa Inggris 2 2 2
KG=
B. WAJIB
24
Seni Budaya 2 2 2
Penjasorkes 3 3 3
Prakarya dan Kewirausahaan 2 2 2
C. I. PEMINATAN MATEMATIKA DAN ILMU ALAM
Matematika 3 4 4
Biologi 3 4 4
8 + 8 + 8
Fisika 3 4 4
KG=
Kimia 3 4 4 24
C. II. PEMINATAN ILMU SOSIAL
Geografi 3 4 4
Sejarah 3 4 4
24
Sosiologi
Ekonomi
3
3
4
4
4
4 KG= =1
C. III. PEMINATAN BAHASA DAN BUDAYA
24
Bahasa dan Sastra Indonesia 3 4 4
Bahasa dan Sastra Inggeris 3 4 4
Bahasa Asing Lain 3 4 4
Antropologi 3 4 4
PERHITUNGAN KEBUTUHAN GURU KIMIA (ILUSTRASI)
ALOKASI WAKTU
MATA PELAJARAN
XI XI XII
JUMLAH ROMBEL
A. WAJIB
Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 3 3 3
X XI XII
PPKn 2 2 2 8 6 6
Bahasa Indonesia 4 4 4
Matematika 4 4 4
Sejarah Indonesia 2 2 2
8𝑋3 + 6𝑋4 + 6𝑋4
Bahasa Inggris 2 2 2
KG=
B. WAJIB
24
Seni Budaya 2 2 2
Penjasorkes 3 3 3
Prakarya dan Kewirausahaan 2 2 2
C. I. PEMINATAN MATEMATIKA DAN ILMU ALAM
Matematika 3 4 4
Biologi 3 4 4
Fisika 3 4 4
Kimia 3 4 4
C. II. PEMINATAN ILMU SOSIAL
Geografi 3 4 4
24 + 24 + 24
Sejarah 3 4 4
KG=
Sosiologi
Ekonomi
3
3
4
4
4
4
24
C. III. PEMINATAN BAHASA DAN BUDAYA
Bahasa dan Sastra Indonesia 3 4 4 72
Bahasa dan Sastra Inggeris 3 4 4 KG= =3
Bahasa Asing Lain 3 4 4 24
Antropologi 3 4 4
PERHITUNGAN KEBUTUHAN GURU TEKNIK KONSTRUKSI BAJA (ILUSTRASI)
ALOKASI WAKTU
MATA PELAJARAN X XI XII
Kelompok A (Wajib) JUMLAH ROMBEL
1Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 3 3 3
2Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
3Bahasa Indonesia
2
4
2
4
2
4
X XI XII
4Matematika 4 4 4
5Sejarah Indonesia 2 2 2 4 2 2
6Bahasa Inggris 2 2 2
Kelompok B (Wajib)
7Seni Budaya 2 2 2
8Prakarya dan Kewirausahaan 2 2 2
9Pendidikan Jasmani, Olah Raga & Kesehatan 3 3 3 4 𝑋 0 + 2 𝑋 18 + 2 𝑋 24
Kelompok C (Peminatan) KG=
C1. Dasar Bidang Keahlian
10Fisika 2 2
24
12Kimia 2 2
13Gambar Teknik 2 2
C2. Dasar Program Keahlian
14Mekanika Teknik 4
15Konstruksi Bangunan 7
16Ukur Tanah 4
17Simulasi Digital 3
C3. Paket Keahlian
Teknik Konstruksi Baja
18Teknologi Dasar Konstruksi Baja 6
19Gambar Konstruksi Baja 4
20Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Baja 8 20
21Pengawasan Pekerjaan Konstruksi Baja 4
Teknik Konstruksi Kayu
18Teknologi Konstruksi Kayu 4 8
19Pelaksanaan Konstruksi Kayu 8 8 0 + 36 + 48
20Finishing Konstruksi Kayu 6 8
KG=
Teknik Konstruksi Batu dan Beton
18Konstruksi Bangunan 6 8 24
19Konstruksi Beton Bertulang 6 8
20Finishing Bangunan 6 8
84
= 3,5 ∞ 3
Teknik Gambar Bangunan
18Gambar Konstruksi Bangunan 10 12 KG=
19Gambar Interior dan Eksterior Bangunan Gedung
20Menggambar Dengan Perangkat Lunak
2
6
6
6
24
PROSES PERHITUNGAN GURU

DATA SEKOLAH PROVINSI/KABUPATEN / KOTA


1. Jumlah rombel (JR)
2. Jumlah guru per Mapel (G)
3. Struktur Kurikulum (Jam per
Minggu/JPM) Redistribusi mapel yang sama
antar sekolah jenjang yang sama Kelebihan/Kekurangan
Guru

G = KG PROYEKSI
Hitung Jam Tatap Muka
JTM = JR x JPM TH. 2019 S.D 2024
tidak
Redistribusi mapel yang sama
antar jenjang

Hitung Kebutuhan Guru Lebih/Kurang


KG = JTM / 24 G = KG
kurang lebih

tidak
Rekrutmen
tidak Redistribusi
Guru Baru
G = KG antar
untuk
Provinsi/
Provinsi/
Kab/Kota
ya Kab/Kota

ya
Kondisi Ideal
PERHITUNGAN KEBUTUHAN GURU

NASIONAL

PROVINSI PROVINSI

KABUPATEN KABUPATEN KABUPATEN KABUPATEN


KOTA KOTA KOTA KOTA

SEKOLAH SEKOLAH SEKOLAH SEKOLAH SEKOLAH SEKOLAH SEKOLAH SEKOLAH


PROGRAM MENUJU GURU
PROFESIONAL DAN BERMARTABAT
KERJASAMA DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

GURU PROFESIONAL DAN BERMARTABAT


DATA
PERUMUSAN REGULASI

PERENCANAAN KEBUTUHAN DAN PENINGKATAN KUALIFIKASI DAN


PENINGKATAN KOMPETENSI
PENGENDALIAN KEBUTUHAN SERTIFIKASI

EVALUASI
DATA
PENILAIAN KINERJA DAN PENGHARGAAN DAN
PERLINDUNGAN KESEJAHTERAAN
PENGEMBANGAN KARIR

DATA
BIMBINGAN TEKNIS
PENGENDALIAN FORMASI VERSI UNDANG-UNDANG 23/2014 YANG MENJADI KEWENANGAN KEMENDIKBUD

KEMDIKBUD
Informasi Kekurangan Guru

Pertimbangan
Teknis Formasi

Catatan :
Belum dilibatkannya Kemendikbud dalam
pengendalian formasi Guru sesuai amanat
UU 23/2014
KEBUTUHAN GURU (contoh kasus)
BIDANG SMAN 1 SMAN 1 SMAN 1 SMAN 3
STUDI WONOGIRI PURWANTORO SUKOHARJO SUKOHARJO

Ada 4 1 6 4

BIOLOGI Ideal 6 2 4 3

+/- -2 -1 +2 +1

KAB/KOTA -3 +3

Prov. JAWA TENGAH 0

Dengan adanya UU 23 Tahun 2014


guru di Sukoharjo dapat dipindahkan ke Wonogiri
untuk mengisi kekurangan guru

Jml Rombel x Jml jam per mgg


KEBUTUHAN GURU = ------------------------------------------------------
Jam wajib mengajar guru (24 jam)
KEBUTUHAN GURU PNS
BAHASA INDONESIA
SMA (contoh kasus)

PERLU ADANYA REDISTRIBUSI


GURU PNS MAPEL BAHASA
INDONESIA SMA DI KOTA
SURABAYA KE KABUPATEN
SIDOARJO
KEBUTUHAN GURU SMA DAN SMK

DIREKTORAT PEMBINAAN GURU PENDIDIKAN MENENGAH DAN PENDIDIKAN KHUSUS


DIREKTORAT JENDERAL GURU DAN TENAGA KEPENDIDIKAN
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
1

DASAR HUKUM
DASAR HUKUM

1 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen

2 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah

Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru


3 sebagaimana diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun
2017

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 46 Tahun 2016


4
Tentang Penataan Linieritas Guru Bersertifikat Pendidik

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 15 Tahun 2018


5
Tentang Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah Dan Pengawas Sekolah
DASAR HUKUM

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 59 Tahun 2014


6
tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMA/MA

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 60 Tahun 2014


7
tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum SMK/MAK

Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah


8 Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor 06/D.D5/KK/2018
2018 Tahun 2018 tentang Spektrum Keahlian SMK/MAK

Peraturan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar Dan Menengah


Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan Nomor: 07/D.D5/KK/2018
9
Tentang Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)/
Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK)
REGULASI TERKAIT PERENCANAAN DAN
PENGENDALIAN KEBUTUHAN GURU
2
MEKANISME PERHITUNGAN
KEBUTUHAN GURU
PRINSIP PERHITUNGAN KEBUTUHAN GURU PRODUKTIF SMK

Setiap rombongan belajar (rombel) dalam mengikuti mata pelajaran (mapel)


1
tertentu diampu oleh 1 (satu) orang guru

Jumlah kebutuhan guru dihitung berdasarkan jumlah tatap muka per minggu
2
yang terjadi di sekolah (JTM) dibagi wajib mengajar guru

3 Wajib mengajar yang digunakan adalah 24 jam tatap muka /minggu

Jumlah tatap muka dihitung dengan cara menjumlahkan jumlah rombel per
4 tingkat dikalikan jumlah jam mata pelajaran per minggu per tingkat yang ada
dalam struktur kurikulum

Guru mata pelajaran hanya mengampu 1 (satu) jenis mata pelajaran yang
5 sesuai dengan latar belakang pendidikan dan atau sertifikat pendidik yang
dimilikinya
PERHITUNGAN KEBUTUHAN GURU

𝐽𝑇𝑀 𝑀𝑃1 𝑋 𝞢𝐾1 + 𝑀𝑃2 𝑋 𝞢𝐾2 + 𝑀𝑃3 𝑋 𝞢𝐾3


KG= =
24 24

Keterangan:
KG = kebutuhan guru
JTM = jumlah tatap muka per jenis guru per minggu
MP = alokasi jam mata pelajaran per minggu pada mata pelajaran
tertentu di satu tingkat
∑K = jumlah Kelas/rombongan belajar pada suatu tingkat yang
mengikuti pelajaran tertentu
24 = wajib mengajar per minggu, digunakan angka 24
1,2,3 = tingkat 1, 2 dan 3
PERHITUNGAN KEBUTUHAN GURU SENI BUDAYA (ILUSTRASI)
ALOKASI WAKTU JUMLAH ROMBEL
MATA PELAJARAN
XI XI XII
A. WAJIB X XI XII
Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 3 3 3 4 4 4
PPKn 2 2 2
Bahasa Indonesia 4 4 4
Matematika 4 4 4
Sejarah Indonesia 2 2 2
4𝑋2 + 4𝑋2 + 4𝑋2
Bahasa Inggris 2 2 2
KG=
B. WAJIB
24
Seni Budaya 2 2 2
Penjasorkes 3 3 3
Prakarya dan Kewirausahaan 2 2 2
C. I. PEMINATAN MATEMATIKA DAN ILMU ALAM
Matematika 3 4 4
Biologi 3 4 4
8 + 8 + 8
Fisika 3 4 4
KG=
Kimia 3 4 4 24
C. II. PEMINATAN ILMU SOSIAL
Geografi 3 4 4
Sejarah 3 4 4
24
Sosiologi
Ekonomi
3
3
4
4
4
4 KG= =1
C. III. PEMINATAN BAHASA DAN BUDAYA
24
Bahasa dan Sastra Indonesia 3 4 4
Bahasa dan Sastra Inggeris 3 4 4
Bahasa Asing Lain 3 4 4
Antropologi 3 4 4
PERHITUNGAN KEBUTUHAN GURU KIMIA (ILUSTRASI)
ALOKASI WAKTU
MATA PELAJARAN
XI XI XII
JUMLAH ROMBEL
A. WAJIB
Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 3 3 3
X XI XII
PPKn 2 2 2 8 6 6
Bahasa Indonesia 4 4 4
Matematika 4 4 4
Sejarah Indonesia 2 2 2
8𝑋3 + 6𝑋4 + 6𝑋4
Bahasa Inggris 2 2 2
KG=
B. WAJIB
24
Seni Budaya 2 2 2
Penjasorkes 3 3 3
Prakarya dan Kewirausahaan 2 2 2
C. I. PEMINATAN MATEMATIKA DAN ILMU ALAM
Matematika 3 4 4
Biologi 3 4 4
Fisika 3 4 4
Kimia 3 4 4
C. II. PEMINATAN ILMU SOSIAL
Geografi 3 4 4
24 + 24 + 24
Sejarah 3 4 4
KG=
Sosiologi
Ekonomi
3
3
4
4
4
4
24
C. III. PEMINATAN BAHASA DAN BUDAYA
Bahasa dan Sastra Indonesia 3 4 4 72
Bahasa dan Sastra Inggeris 3 4 4 KG= =3
Bahasa Asing Lain 3 4 4 24
Antropologi 3 4 4
PERHITUNGAN KEBUTUHAN GURU TEKNIK KONSTRUKSI BAJA (ILUSTRASI)
ALOKASI WAKTU
MATA PELAJARAN X XI XII
Kelompok A (Wajib) JUMLAH ROMBEL
1Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 3 3 3
2Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
3Bahasa Indonesia
2
4
2
4
2
4
X XI XII
4Matematika 4 4 4
5Sejarah Indonesia 2 2 2 4 2 2
6Bahasa Inggris 2 2 2
Kelompok B (Wajib)
7Seni Budaya 2 2 2
8Prakarya dan Kewirausahaan 2 2 2
9Pendidikan Jasmani, Olah Raga & Kesehatan 3 3 3 4 𝑋 0 + 2 𝑋 18 + 2 𝑋 24
Kelompok C (Peminatan) KG=
C1. Dasar Bidang Keahlian
10Fisika 2 2
24
12Kimia 2 2
13Gambar Teknik 2 2
C2. Dasar Program Keahlian
14Mekanika Teknik 4
15Konstruksi Bangunan 7
16Ukur Tanah 4
17Simulasi Digital 3
C3. Paket Keahlian
Teknik Konstruksi Baja
18Teknologi Dasar Konstruksi Baja 6
19Gambar Konstruksi Baja 4
20Pelaksanaan Pekerjaan Konstruksi Baja 8 20
21Pengawasan Pekerjaan Konstruksi Baja 4
Teknik Konstruksi Kayu
18Teknologi Konstruksi Kayu 4 8
19Pelaksanaan Konstruksi Kayu 8 8 0 + 36 + 48
20Finishing Konstruksi Kayu 6 8
KG=
Teknik Konstruksi Batu dan Beton
18Konstruksi Bangunan 6 8 24
19Konstruksi Beton Bertulang 6 8
20Finishing Bangunan 6 8
84
= 3,5 ∞ 3
Teknik Gambar Bangunan
18Gambar Konstruksi Bangunan 10 12 KG=
19Gambar Interior dan Eksterior Bangunan Gedung
20Menggambar Dengan Perangkat Lunak
2
6
6
6
24
3

KEBUTUHAN GURU SMA


Perhitungan Kebutuhan Jumlah Guru SMA/Mapel (Kurikulum 2013) di Tingkat Sekolah
Nama Sekolah :
Kabupaten :
Provinsi :

• Keterangan:
• Kolom (2) adalah jenis guru mata pelajaran yang ada di SMA
• Kolom (3) s.d (14) adalah alokasi jam pelajaran per minggu yang ada dalam kurikulum SMA
• Kolom (15), s.d(23) diisi secara manual dengan jumlah rombel per peminatan, per kelas
• Kolom (28), JTM merupakan jumlah perkalian alokasi jam per minggu dengan jumlah rombel bagi tiap
program
• Kolom (29) hasil kolom (28) JTM dibagi 24,
• Kolom (30) disi secara manual jumlah guru yang direncanakan, pembulatan kebawah ke bawah kolom (29)
• Kolom (31) JJM adalah jumlah JTM guru per minggu
• Perhitungan guru Prakarya dan Kewirausahaan untuk kebutuhan guru 1 aspek
Rekapitulasi Kebutuhan Guru SMA/Kabupaten/Kota
(berbasis sekolah)
Nama Kabupaten/Kota :
Privinsi :
Jumlah guru per sekolah

No. Jenis Guru JML

SMA N 8
SMA N 5

SMA N 6

SMA N 7
SMA N 1

SMA N 2

SMA N 3

SMA N 4

SMK N n
1 2 3 4 5 7 8 9 10 11 12 13
1 Pendidikan Agama
2 Pendidikan Kewarganegaraan
3 Bahasa Indonesia
4 Bahasa Inggris
5 Matematika
6 Seni Budaya
7 Penjaskes
8 Prakarya dan Kewirausahaan
9 Fisika
10 Kimia
11 Biologi
12 Bahasa Asing
13 Sejarah
14 Geografi
15 Ekonomi
16 Sosiologi
17 Atropologi
18 Muatan Lokal
19 BK/Konselor
Analisis Perhitungan Guru SMA Peminatan MIPA 3 sampai dedngan 9 Rombel
3 rombel 6 rombel 9 rombel
No Jenis Guru
JTM Hit Ren JJM JTM Hit Ren JJM JTM Hit Ren JJM

1 Agama 9 0.38 1 9.0 18 0.75 1 18.0 27 1.13 1 27.0

2 PPKn 6 0.25 1 6.0 12 0.50 1 12.0 18 0.75 1 18.0

3 Bhs Indonesia 12 0.50 1 12.0 24 1.00 1 24.0 36 1.50 1 36.0

4 Matematika 23 0.96 1 23.0 46 1.92 1 46.0 69 2.88 2 34.5

5 Sejarah 6 0.25 1 6.0 12 0.50 1 12.0 18 0.75 1 18.0

6 Bhs Inggris 6 0.25 1 6.0 12 0.50 1 12.0 18 0.75 1 18.0

7 Seni Budaya 6 0.25 1 6.0 12 0.50 1 12.0 18 0.75 1 18.0

8 PJOK 9 0.38 1 9.0 18 0.75 1 18.0 27 1.13 1 27.0

9 Pkr & Kwu 6 0.25 1 6.0 12 0.50 1 12.0 18 0.75 1 18.0

10 Biologi 3 0.13 1 3.0 6 0.25 1 6.0 9 0.38 1 9.0

11 Fisika 3 0.13 1 3.0 6 0.25 1 6.0 9 0.38 1 9.0

12 Kimia 3 0.13 1 3.0 6 0.25 1 6.0 9 0.38 1 9.0


Analisis Perhitungan Guru SMA Peminatan MIPA 12 s.d 18 rombel

12 rombel 15 rombel 18 rombel


No Jenis Guru

JTM Hit Ren JJM JTM Hit Ren JJM JTM Hit Ren JJM

1 Agama 36 1.50 1 36 45 1.88 1 45 54 2.25 2 27

2 PPKn 24 1.00 1 24 30 1.25 1 30 36 1.50 1 36

3 Bhs Indonesia 48 2.00 2 24 60 2.50 2 30 72 3.00 3 24

4 Matematika 92 .83 3 31 115 4.79 4 29 138 5.75 5 28

5 Sejarah 24 1.00 1 24 30 1.25 1 30 36 1.50 1 36

6 Bhs Inggris 24 1.00 1 24 30 1.25 1 30 36 1.50 1 36

7 Seni Budaya 24 1.00 1 24 30 1.25 1 30 36 1.50 1 36

8 PJOK 36 1.50 1 36 45 1.88 2 23 54 2.25 2 27

9 Pkr & Kwu 24 1.00 1 24 30 1.25 1 30 36 1.50 1 36

10 Biologi 44 1.83 1 44 55 2.29 2 28 66 2.75 2 33

11 Fisika 44 1.83 1 44 55 2.29 2 28 66 2.75 2 33

12 Kimia 44 1.83 1 44 55 2.29 2 28 66 2.75 2 33


PROVINSI (All)
KEBUTUHAN GURU SMA
STATUS SEKOLAH Negeri NEGERI
NO MATA PELAJARAN KEBUTUHAN PNS/GT TERSEDIA GTT TERSEDIA (+/-) GURU (+/-) JIKA + GTT
A001
A002
A003
Pend. Agama
PPKn
Bhs. Indonesia (dan Sastra)
9.722
8.214
17.043
9.090
8.348
14.317
3.830
1.712
5.084
-632
134
-2.726
3.198
1.846
2.358
GTT
A004 Bhs. Inggris (dan Sastra) 14.068 13.963 4.253 -105 4.148
A005
A007
A008
Matematika
Fisika
Biologi
19.955
8.397
8.397
16.368
10.361
11.695
5.723
1.697
1.751
-3.587
1.964
3.298
2.136
3.661
5.049
???
A009 Kimia 8.397 10.584 1.347 2.187 3.534
A011 Sejarah 9.398 7.957 2.973 -1.441 1.532 KEKURANGAN
GURU
A012 Geografi 5.451 6.494 2.239 1.043 3.282
DIPENUHI
A013 Ekonomi 7.326 11.221 1.598 3.895 5.493 DENGAN
A014 Sosiologi 6.476 6.012 2.852 -464 2.388 PEREKRUTAN
GTT. BAHKAN
A015 Bhs. Asing 68 662 299 594 893
TERJADI
A016 Antropologi 33 137 108 104 212 KELEBIHAN
B017 Seni Budaya 8.214 4.415 3.975 -3.799 176 GTT
B018 Penjasorkes 9.722 7.052 4.211 -2.670 1.541
B019 Keterampilan 5.311 533 881 -4.778 -3.897
B021 Prakarya dan Kewirausahaan 2.896 757 1.105 -2.139 -1.034
B022 Muatan Lokal 5.311 1.586 3.335 -3.725 -390
D023 TIK 13.217 2.638 3.838 -10.579 -6.741
D024 BK 21.409 8.127 2.328 -13.282 -10.954
Grand Total 189.025 152.317 55.139 -36.708 18.431
PROVINSI (All)
KEBUTUHAN GURU SMA
STATUS SEKOLAH Swasta
SWASTA
NO MATA PELAJARAN KEBUTUHAN PNS/GT TERSEDIA GTT TERSEDIA (+/-) GURU (+/-) JIKA + GTT
A001 Pend. Agama 2.836 4.467 1.450 1.631 3.081
A002 PPKn 2.422 3.195 660 773 1.433
A003 Bhs. Indonesia (dan Sastra) 6.471 5.706 1.521 -765 756
A004 Bhs. Inggris (dan Sastra) 5.667 5.591 1.570 -76 1.494
A005 Matematika 6.962 6.225 1.864 -737 1.127
A007 Fisika 2.280 3.024 852 744 1.596
A008 Biologi 2.280 3.753 838 1.473 2.311
A009 Kimia 2.280 3.089 639 809 1.448
A011 Sejarah 2.756 3.178 923 422 1.345
A012 Geografi 1.601 2.806 947 1.205 2.152
A013 Ekonomi 2.451 4.626 665 2.175 2.840
A014 Sosiologi 2.016 3.088 810 1.072 1.882
A015 Bhs. Asing 36 226 75 190 265
A016 Antropologi 18 43 16 25 41
B017 Seni Budaya 2.422 1.807 1.044 -615 429
B018 Penjasorkes 2.836 2.724 1.285 -112 1.173
B019 Keterampilan 1.788 319 158 -1.469 -1.311
B021 Prakarya dan Kewirausahaan 631 295 158 -336 -178
B022 Muatan Lokal 1.788 1.260 761 -528 233
D023 TIK 3.473 2.087 877 -1.386 -509
D024 BK 7.472 2.297 582 -5.175 -4.593
Grand Total 60.486 59.806 17.695 -680 17.015
4
KEBUTUHAN GURU SMK
NORMATIF DAN ADAPTIF
KELOMPOK MAPEL NORMATIF ADAPTIF KEBUTUHAN GURU SMK
PROVINSI (All)
STATUS SEKOLAH Negeri NEGERI
NO MATA PELAJARAN KEBUTUHAN PNS/GT TERSEDIA GTT TERSEDIA (+/-) GURU (+/-) JIKA + GTT
A001 Pend. Agama 5.732 4.580 2.912 -1.152 1.760
A002 PPKn 5.012 4.143 1.297 -869 428
A003 Bhs. Indonesia (dan Sastra) 6.453 5.312 2.810 -1.141 1.669
A004 Bhs. Inggris (dan Sastra) 8.798 6.591 2.475 -2.207 268
A005 Matematika 11.419 7.759 3.458 -3.660 -202
A006 IPA 1.001 1.460 1.397 459 1.856
A007 Fisika 3.839 2.533 896 -1.306 -410
A008 Biologi 480 678 241 198 439
A009 Kimia 2.744 2.182 615 -562 53
A010 IPS 2.543 1.425 1.040 -1.118 -78
A011 Sejarah 1.421 979 603 -442 161
B017 Seni Budaya 4.008 1.268 2.193 -2.740 -547
B018 Penjasorkes 5.732 3.493 2.681 -2.239 442
B020 Kewirausahaan 3.542 1.810 1.214 -1.732 -518
B021 Prakarya dan Kewirausahaan 1.421 1.307 403 -114 289
B022 Muatan Lokal 3.542 672 1.485 -2.870 -1.385
D023 TIK 7.231 1.222 1.568 -6.009 -4.441
D024 BK 11.993 3.477 1.552 -8.517 -6.966
Grand Total 86.911 50.891 28.840 -36.021 -7.182
KELOMPOK MAPEL NORMATIF ADAPTIF KEBUTUHAN GURU SMK
PROVINSI
STATUS SEKOLAH
(All)
Swasta
SWASTA
NO MATA PELAJARAN KEBUTUHAN PNS/GT TERSEDIA GTT TERSEDIA (+/-) GURU (+/-) JIKA + GTT
A001 Pend. Agama 6.868 7.172 2.287 304 2.591
A002 PPKn 6.348 5.449 1.130 -899 231
A003 Bhs. Indonesia (dan Sastra) 7.348 6.923 2.288 -425 1.863
A004 Bhs. Inggris (dan Sastra) 13.236 8.284 2.258 -4.952 -2.694
A005 Matematika 16.713 9.368 2.677 -7.345 -4.668
A006 IPA 1.506 2.584 1.056 1.078 2.134
A007 Fisika 5.022 2.208 790 -2.814 -2.024
A008 Biologi 407 421 188 14 202
A009 Kimia 3.305 1.820 504 -1.485 -981
A010 IPS 3.177 2.824 826 -353 473
A011 Sejarah 949 563 235 -386 -151
B017 Seni Budaya 4.160 2.232 1.211 -1.928 -717
B018 Penjasorkes 6.868 4.417 2.013 -2.451 -438
B020 Kewirausahaan 5.365 3.795 888 -1.570 -682
B021 Prakarya dan Kewirausahaan 949 742 147 -207 -60
B022 Muatan Lokal 5.365 2.380 1.135 -2.985 -1.850
D023 TIK 8.047 3.369 1.154 -4.678 -3.524
D024 BK 16.895 2.830 918 -14.065 -13.147
Grand Total 112.528 67.381 21.705 -45.147 -23.442
5
KEBUTUHAN GURU SMK
PRODUKTIF
KELOMPOK
MAPEL PRODUKTIF KEBUTUHAN GURU
STATUS
SEKOLAH Negeri SMK NEGERI
PNS/GT GTT
BID_ID BIDANG_KEAHLIAN KEBUTUHAN TERSEDIA TERSEDIA (+/-) GURU (+/-) JIKA + GTT

BID01 TEKNOLOGI DAN REKAYASA 16.020 14.037 3.732 -1.983 1.749

BID02 TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI 8.700 3.261 3.597 -5.439 -1.842

BID03 KESEHATAN 699 125 325 -574 -249

BID04 AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI 4.310 2.928 1.473 -1.382 91

BID05 PERIKANAN DAN KELAUTAN 1.485 1.167 522 -318 204

BID06 BISNIS DAN MANAJEMEN 11.894 7.915 2.345 -3.979 -1.634

BID07 PARIWISATA 5.842 4.020 1.521 -1.822 -301

BID08 SENI RUPA DAN KERAJINAN 1.001 872 245 -129 116

BID09 SENI PERTUNJUKAN 260 271 68 11 79

Grand Total 50.211 34.596 13.828 -15.615 -1.787


KELOMPOK
MAPEL
STATUS
PRODUKTIF KEBUTUHAN GURU
SEKOLAH Swasta
SMK SWASTA
PNS/GT GTT
BID_ID BIDANG_KEAHLIAN KEBUTUHAN TERSEDIA TERSEDIA (+/-) GURU (+/-) JIKA + GTT

BID01 TEKNOLOGI DAN REKAYASA 21.468 10.430 2.713 -11.038 -8.325

BID02 TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI 15.212 5.908 2.333 -9.304 -6.971

BID03 KESEHATAN 5.066 2.020 1.315 -3.046 -1.731

BID04 AGRIBISNIS DAN AGROTEKNOLOGI 968 494 152 -474 -322

BID05 PERIKANAN DAN KELAUTAN 700 334 144 -366 -222

BID06 BISNIS DAN MANAJEMEN 24.171 11.232 1.896 -12.939 -11.043

BID07 PARIWISATA 4.660 1.632 725 -3.028 -2.303

BID08 SENI RUPA DAN KERAJINAN 189 76 44 -113 -69

BID09 SENI PERTUNJUKAN 43 20 11 -23 -12

Grand Total 72.477 32.146 9.333 -40.331 -30.998


谢谢 xie xie