Anda di halaman 1dari 25

PRINSIP DIET PADA IBU HAMIL

DENGAN DIABETES MELITUS


PENGERTIAN

 DIABETES mellitus pada kehamilan disebut


juga dengan diabetes mellitus gestasional.
Diabetes mellitus ini hanya berlangsung
selama kehamilan tetapi dapat juga
berlanjut meski sudah tidak hamil lagi.
PENYEBAB

Wanita hamil yang mengalami penyakit


endokrin diakibatkan karena kelainan
kelenjar pankreas sehingga produksi
hormon insulin terganggu yang
mengakibatkan terjadinya penyakit diabetes
melitus
FAKTOR RESIKO
 keguguran berulang,
 melahirkan bayi yang beratnya sama dengan atau
melebihi 4000 gram,
 mengalami preeklamsia (keracunan kehamilan)
 melahirkan bayi mati tanpa sebab yang jelas
 melahirkan bayi dengan cacat bawaan.
TUJUAN DIET
 Menyesuaikan makanan dengan kesanggupan
tubuh untuk menggunakannya, agar penderita
mencapai keadaan faali normal (gula darah normal)
dan dapat melakukan pekerjaan sehari hari seperti
biasa
 Mengatur BB yg memadai
 Meningkatkan status kesehatan
SYARAT DIET
 Jumlah kalori ditentukan berdasarkan TB dan usia
kehamilan dan kelainan metabolik
 Jumlah KH sesuai kesanggupan tubuh utk
menggunakannya. Gula murni tidak diperbolehkan
 Pemberian makanan disesuaikan dengan macam
obat yg diberikan
 Makanan diberikan sesuai jadwal yg teratur
DELAPAN MACAM DIET DM
Macam Kalori Protein (g) Lemak (g) Karbohidrat
Diet (g)
I 1100 50 30 160
II 1300 55 35 195
III 1500 60 40 225
IV 1700 65 45 260
V 1900 70 50 300
VI 2100 80 55 325
VII 2300 85 65 350
VIII 2500 90 65 390
POLA PEMBERIAN MAKANAN
 3 kali makanan utama
 3 kali makanan selingan
 Interval pemberian 3 jam
 Pagi 20% total kebutuhan
 Siang dan malam masing-masing 25% total
kebutuhan
 Selingan 10% total kebutuhan
 Tertib 3 J (Tepat jenis,jumlah dan jam)
 Bahan makanan yg boleh diberikan :
semua bahan makanan boleh diberikan dalam
jumlah yg telah ditentukan
 Bahan makanan yg tidak boleh diberikan gula
murni seperti yg terdapat pada :
 Gula pasir, gula jawa
 Sirup, jelly, buah diawetkan dg gula, susu kental
manis, minuman botol ringan, es krim
 Kue-kue manis, dodol, cake
 Abon, dendeng, sarden
PRINSIP DIET PADA IBU HAMIL
DENGAN ANEMIA
 Anemia adalah berkurangnya jumlah sel darah
merah atau kadar hemoglobin.
 Anemia dalam kehamilan adalah kondisi ibu
dengan kadar Hb kurang dari 11 gr% pada
trimester pertama dan ketiga, dan kurang dari
10,5 gr% pada trimester kedua
KEBUTUHAN ZAT BESI PADA SETIAP
KEHAMILAN :
 Untuk bayi ± 300 mg
 Untuk plasenta ± 500 mg
 Mengimbangi peningkatan plasma darah ± 450 mg
 Untuk mengimbangi kehilangan ± 240 mg
metabolisme basal
minimal` ± 1000
mg
ETIOLOGI

 Kurang atau salah gizi


 Multi paritas dengan jarak yang pendek

 ANC kurang baik

 Penyakit Kronis (TB)

 Perdarahan akut yang berkaitain dengan


kehamilan
 Metroragie, infeksi atau kelainan hereditas
DAMPAK PADA IBU HAMIL
 Keluhan pada kondisi sangat ringan, tiadak jelas
 Keluhan jelas : pucat, lelah, palpitasi, tacikardi, sesak
nafas
 Kelangsungan kehamilan tertanggu (abortus, pre-
eklampsia)
 Persalinan terganggu (inertia uteri, partus lama,
perdarahan)
 Nifas terganggu (vitalitas rendah, sub involusi uteri, daya
tahan terhadap infeksi dan stress berkurang, ASI turun).
 Gangguan Janin (abortus,BBLR, Kegawatan perinatal, dll)
TANDA ANEMIA
 Bagian dalam kelopak mata, lidah dan kuku pucat
 5L
 Penglihatan berkunag-kunang terutama mendadak
berdiri dari duduk/berbaring
 Pingsan
 Nafas pendek
 Jantung berdenyut cepat
PENCEGAHAN ANEMIA

 Program Fe 320 mg 1 x 1 tab/hari selama 90 hari


 Asam folat 0,5 mg 1 x 1 tab/hari selama 90 hari
 Vitamin C 250 mg/hari
 Dilakukan pemantauan Hb
PRINSIP DIET PADA IBU ANEMIA

 Mengkonsumsi makanan TKTP


 Mengkonsumsi suplemen zat besi dan asam folat
selama kehamilan
 Mengkonsumsi makanan cukup serat terutama
sayur dan buah yang mengandung vitamin C
 Mengkonsumsi tablet zat besi tidak dengan air teh,
kopi, susu karena mengganggu penyerapan
 Tidak mengkonsumsi minuman beralkohol
 Makanan yang mengandung Fe :
Kuning telur, kacang tanah, buah-buahan
kering, kurma, kismis, ikan, hati, daging, ayam,
kerang, biji-bijian, sayur berwarna hijau tua
seperti bayam, kangkung, buncis, brokoli, dll.
 Makanan yang kaya Asam Folat :
Sayur hijau tua, hati daging, ikan, kacang,
telur,dan jamur
 Makanan yang kaya Vit. C :
Jambu biji, nanas, buah-buah asam seperti
jeruk, mangga, dll.
PENANGANAN ANEMIA
 Anemia ringan dan sedang
 Perbaiki gizi ibu dengan prinsip TKTP
 Beri suplemen penambah darah:
ringan : 2 x sehari ( 60 mg dan 0,25 mg asam
folat )
sedang : 3 x sehari ( 60 mg dan 0,25 mg asam
folat )
 Anemia berat
perbaiki gizi sama dengan diatas dan ibu perlu
diberi tranfusi darah sampai Hb normal
PRINSIP DIET PADA IBU HAMIL
DENGAN OBESITAS

 Obesitas pada ibu hamil adalah penambahan


berat badan yang terlalu cepat dan terlalu banyak.
 Normalnya penambahan berat badan pada ibu
selama kehamilan adalah 9 – 13,5 kg.
DAMPAK OBESITAS PADA IBU HAMIL

a. Meningkatkan angka kematian


b. Bayi yang dilahirkan terganggu pertumbuhannya
c. Kesuburan menurun
d. Tekanan darah tinggi
e. Diabetes
f. Membutuhkan operasi caesar
g. Ibu mengalami preeklamsia
PRINSIP DIET IBU HAMIL DENGAN OBESITAS

 Kurangi asupan lemak


 Kurangi asupan hidrat arang
 Kurangi makanan yang berasa manis
 Protein normal (1-1,5 gr/kg BB)
 Cukup mineral dan vitamin
 Tinggi serat untuk memberi rasa kenyang
 Kurangi cemilan
PERTAMBAHAN BB BERDASARKAN MELIHAT
STATUS GIZI IBU SEBELUM HAMIL
Kategori berat Total Penambahan berat badan
berdasarkan kenaikan TM I (kg) TM II (kg)
BMI berat badan
(Kg)
Normal BMI 12,5 – 13 2,3 0,49
19,8-26
Kurus BMI < 11,5 – 16 1,6 0,44
19,8
Lebih BMI 26- 7 – 11,6 0,9 0,3
29
Obesitas BMI > 6
29
TERIMAKASIH