Anda di halaman 1dari 68

Anggaran Perusahaan Konstruksi

Present by :
1. Jihan Lestari Kelompok
72114141109
2. Kurnia Siti Nafi’ah
7211414114
3. Iin Partinah 7211414117
4. Ika Arista 7211414119

Akuntansi A 2014
Pengertian Proyek Konstruksi
Proyek Proyek konstruksi Proyek
konstruksi merupakan sautu
konstruksi adalah
kegiatan yang
suatu rangkaian
merupakan
bertujuan untuk
kegiatan yang
suatu rangkaian mendirikan suatu
berkaitan
kegiatan hanya bangunan yang
dengan upaya
satu kali membutuhkan pembangunan
dilaksanakan sumber daya, dan sesuatu bangunan,
dan umumnya tidak dilakukan mencakup
Gould (2002), dalam Eka
Ervianto (2002) secara berulang- pekerjaan pokok
Prasko ( 2012)
berjangka waktu
Ervianto (2002)
Gould (2002),
Dannyanti dalam Eka
(2010) Prasko ( 2012)
ulangDannyanti (2010) dalam bidang
pendek. teknik sipil
Proyek konstruksi adalah suatu rangkaian kegiatan yang berkaitan dengandan
upaya
pembangunan suatu bangunan infrastruktur, yangarsitektur.
umumnya mencakup
pekerjaan pokok yang termasuk dalam bidang teknik sipil dan infrastruktur.
Struktur Organisasi Perusahaan
Konstruksi
Siklus Penganggaran Perusahaan
Konstruksi
Anggaran
Pendapatan
Anggaran Beban

Anggaran Kas

Anggaran Laba Rugi

Anggaran Neraca
Prosedur Penyusunan Anggaran Perusahaan
Konstruksi
Penentuan Pedoman Anggaran

1 1. Menentukan tujuan perusahaan


2. Membentuk panitia penyusunan anggaran

2 Persiapan & Penyusunan Anggaran


1. Menyusun ramalan penjualan (sales forecast)
2. Menyusun anggaran
• Antar Manajer Operasional
 Anggaran Pendapatan Operasi dan Anggaran biaya
Operasi

• Manj Keuangan, Manj Umum, dan Manj Operasional


 Anggaran kas, anggaran laba rugi, dan anggaran neraca

3
Penentuan Anggaran
1. Perundingan rencana akhir anggaran
2. Mengkoordinasi & penelaahan komponen anggaran
3. Pengesahan dan distribusi anggaran
Pelaksanaan Anggaran

4 Untuk pengawasan, setiap manajer membuat laporan


realisasi anggaran
Klasifikasi Anggaran Perusahaan Konstruksi

Anggaran Operasional
Anggaran
Anggaran
Pendapat
Beban
an
Anggaran Keuangan

Anggaran Anggaran Anggaran


Kas Laba Rugi Neraca
Tujuan, Kegunaan, dan Fungsi Anggaran Perusahaan
Konstruksi

Tujuan Kegunaan Fungsi


Tujuan Kegunaan Fungsi
• Pencapaian sasaran usaha • Sebagai landasan yuridis formal • Perencanaan
untuk jangka waktu tertentu dalam memilih sumber dan •

Pengorganisasian
Perbaikan sistem keuangan investasi dana
dari lembaga keuangan • Menampung dan menganalisis • Pelaksanaan
yang bersangkutan serta memutuskan setiap usulan • Pengawasan
• Peningkatan profesionalisme yang berkaitan dengan keuangan
dan managerial skill setiap • Memberikan batasan atas jumlah
personil organisasi dana yang dicari dan digunakan
• Meningkatnya kemampuan • Merasionalkan sumber dan
untuk bereaksi terhadap investasi yang telah disusun,
berbagai perubahan dan karena dengan anggaran lebih jelas
perkembangan usaha dari dan nyata terlihat
luar perusahaan. • Merasionalkan sumber dan
investasi dana supaya dapat
mencapai hasil yang maksimal
• Menentukan standar yang dipakai
sebagai acuan kinerja untuk
pelaksanaan pengawasan

ANGGARAN PENDAPATAN
OPERASI
Anggaran Pendapatan Operasi pada Perusahaan
Konstruksi
(Imam Soeharto, 1997
(Imam Soeharto, 1997 Nafarin (2006;15) Dyckman (2002 : 234)
:339) Nafarin (2006;15) Dyckman (2002 : 234)
:339)
Pendapatan operasi adalah Pendapatan operasi adalah arus
Pendapatan operasi masuk atau peningkatan lainnya
arus masuk harta dari
adalah semua sumber- atas aktiva sebuah entitas atau
kegiatan perusahaan penyelesaian kewajiban (atau
sumber ekonomi yang kombinasi dari keduanya) selama
menjual barang dan jasa
diterima oleh perusahaan satu periode dari pengiriman
dalam suatu periode yang
dari transaksi penjualan atau produksi barang,
mengakibatkan kenaikan penyediaan jasa, atau aktivitas
barang dan penyerahan lain yang merupakan operasi
modal yang tidak berasal
jasa dalam kegiatan utama atau sentral entitas yang
dari kontribusi penanaman
proyek sedang berlangsung.
modal.
Pendapatan Operasi Jasa Konstruksi adalahn segala jenis penerimaan yang
mempunyai nilai ekonomi yang diterima oleh perusahaan konstruksi yang diperoleh
dari kegiatan perusahaan.
Anggaran Pendapatan pendapatan operasi pada perusahaan konstruksi memberikan
gambaran penerimaan yang diperoleh perudahaan konstruksi dari hasil kegiatan
perusahaan
Tujuan, Kegunaan, dan Fungsi Anggaran Pendapatan
Operasi pada Perusahaan Konstruksi

Tujuan Kegunaan Fungsi


Tujuan Kegunaan Fungsi
• Mengurangi • Memprediksi jumlah Sebagai alat perencanaan

ketidakpastian pendapatan yang akan Sebagai alat

pendapatan yang diterima untuk periode pengkoordinasian

akan diterima yang akan datang Sebagai alat pelaksanaan

• Mengevaluasi • Menyeimbangkan biaya kerja

aktivitas yang yang akan dikeluarkan Sebagai alat pengendalian

berkaitan dengan • menaksirkan apakah

pendapatan tujuan anggaran dapat

operasional terealisasi

perusahaan.
Sumber Pendapatan Operasi
1.Hasil penjualan (material, peralatan konstruksi,
dan barang-barang bekas).
2.Keuntungan bersih (laba) atas penjualan aktiva
tetap dan surat berharga.
3.Pendapatan yang berasal dari transaksi
penyerahan jasa seperti pendapatan jasa
konstruksi, reparasi ,bunga, sewa, deviden dll.
4.Pinjaman dana dari bank dan pemegang saham.
Faktor-faktor yang mempengaruhi
anggaran pendapatan
Ukuran Perusahaan
• Metode Kerja
Kualitas Jasa Konstruksi
• Pekerja
Budaya
• Gempa bumi, badai, banjir, air pasang
Jenis Pendapatan Perusahaan Konstruksi

Pendapatan Operasi :
• Pendapatan dari
penjualan material dan Pendapatan Non
peralatan konstruksi operasi:
• Pendapatan jasa • Laba penjualan
konstruksi aktiva tetap
• Pendapatan servis dan • Laba penjualan
reparasi surat berharga
• Pendapatan paket lelang • Penjualan barang-
• Pendapatan sewa barang bekas
• Pendapatan dari • Pendapatan bunga
• Pendapatan deviden
penjualan desain
gambar
Penyusunan Anggaran Pendapatan

Menyusun Menyusun Menyusun


tujuan strategi forecast
perusahaan perusahaan pendapatan
dengan
mempertimb
angkan
perkembang
an dan
kebutuhan
perusahaan.
Contoh anggaran pendapatan perusahaan
konstruksi
Untuk keperluan penyusunan, digunakan data-data sebagai berikut:
• PT Adi Karya menerima pendapatan atas jasa konsultan sebesar Rp. 10.000.000
bulan Januari, 10.000.000 bulan Juni, dan 15.000.000 bulanSeptember
• Pada bulan Februari PT Adi Karya menerima pendapatan atas jasa atas desain
yang telah dibuat sebesar Rp. 10.000.000 dan Rp. 10.000.000 pada bulan
Oktober 2018
• Perusahaan PT Adi Karya menerima kontrak pembangunan gedung dengan nilai
Rp 2.000.000.000. Proses pembangunan dimulai awal Januari 2018 dan
diperkirakan akan selesai akhir Desember 2018 dengan system pembayaran sbb:
- 40% pembayaran dimuka pada bulan Januari
- 20% pembayaran kemudian di bulan April
- 10% pembayaran kemudian di bulan Juli
- 30% pelunasan di bulan November
• PT Adi Karyapada tahun 2018 menjualpersediaansebagaiberikut:
a. Batubata Rp 20.500.000
b. Semen Rp 31.250.000
• PT Adi Karya menyewakan peralatan konstruksinya kepada pihak lain,
berikut merupakan pendapatan dari penyewaan peralatan konstruksi
tahun 2018:
a. Pendapatan sewa Buldozer sebesar Rp. 80.000.000
b. Pendapatan sewa Traktor sebesar Rp.50.000.000
c. Pendapatan sewa Crain sebesar Rp. 70.500.000
d. Pendapatan sewa Truck sebesar Rp. 32.000.000
• Anggaran pendapatan dari jasa servis PT Adi Karya tahun 2018 adalah
sebagai berikut:
a. Service Bulldozer 3 bulldozer/blnRp 26.500.000
b. Service Traktor 3 traktorperbulanRp22.500.000
c. Service Crain 3 bulldozer/bln @ Rp 24.700.000
d. Service Truck 4 truck/blnRp17.800.000
• PendapatanpaketlelangPT Adi Karyatahun 2018 dianggarkan senilai
Rp125.000.000
• Pendapatan monopoli tekhnik untuk pembongkaran bangunan tua PT Adi
Karya tahun 2018 dianggarkan senilaiRp50.000.000
• Pendapatan dari arsitek PT Adi Karya tahun 2018 di anggarkan Rp
70.000.000
• Surat berharga perusahaan pada bulan Juli 2018 dijual Rp81.000.000 dan
memperoleh laba sebesar Rp 8.000.000
• Barang bekas sisa pembangunan dianggarkan dapat dijual sebesar:
a.Kayu Rp 7.000.000
b.Seng Pagar Rp 11.500.000
• Pendapatan bunga 6 bulan 2018 sebesr 1% dari simpanan perusahaan di
bank. Simpanan perusahaan di bank Rp 450.000.000
• Pendapatan deviden untuk 6 bulan diterima bulan Agustus 2018 adalah
Rp 12.000.000
PT Adi Karya
Anggaran Pendapatan
1 Januari 2018 - 31 Desember 2018
NO
KETERANGAN Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Total
AKUN
4000PENDAPATAN          
Pendapatan
4100          
Operasional
Pendapatan Jasa
4110          
Konstruksi
4110.0 Pendapatan Jasa Rp Rp Rp Rp Rp
1.00 Konsultasi 10.000.000 10.000.000 10.000.000 5.000.000 35.000.000
4110.0 Pendapatan Jasa Rp Rp Rp
 
2.00 Desain 10.000.000 10.000.000 20.000.000
Pembangunan Rp Rp Rp Rp Rp
4111
Gedung 800.000.000 400.000.000 200.000.000 600.000.000 2.000.000.000
Penjualan
           
Persediaan
4120Material          
4120.0 Rp Rp Rp Rp Rp
Batu Bata
1.00 7.500.000 5.000.000 3.000.000 5.000.000 20.500.000
4120.0 Rp Rp Rp Rp Rp
Semen
2.00 10.000.000 5.000.000 6.250.000 10.000.000 31.250.000
4120.0 Rp Rp Rp Rp Rp
4121Pendapatan Jasa Sewa          
4121.0 Rp Rp Rp Rp Rp
Buldozer
1.00 10.000.000 20.000.000 25.000.000 25.000.000 80.000.000
4121.0 Rp Rp Rp Rp Rp
Traktor
2.00 10.000.000 10.000.000 10.000.000 20.000.000 50.000.000
4121.0 Rp Rp Rp Rp Rp
Crane
3.00 10.500.000 20.000.000 20.000.000 20.000.000 70.500.000
4121.0 Rp Rp Rp Rp Rp
Truk
4.00 10.000.000 7.500.000 7.000.000 7.500.000 32.000.000
4122Pendapatan Jasa Service          
4122.0 Rp Rp Rp Rp Rp
Service Buldoszer
1.00 8.000.000 8.000.000 8.000.000 2.500.000 26.500.000
4122.0 Rp Rp Rp Rp Rp
Service Traktor
2.00 6.000.000 6.000.000 6.000.000 4.500.000 22.500.000
4122.0 Rp Rp Rp Rp Rp
Service Crane
3.00 6.000.000 6.300.000 6.400.000 6.000.000 24.700.000
4122.0 Rp Rp Rp Rp Rp
Service Truk
4.00 5.000.000 5.000.000 5.000.000 2.800.000 17.800.000
Rp Rp Rp Rp Rp
4123Pendapatan Paket Lelang
35.000.000 27.500.000 35.000.000 27.500.000 125.000.000
Pendapatan Monopoli Rp Rp Rp Rp Rp
4124
Teknik 10.000.000 10.000.000 10.000.000 20.000.000 50.000.000
Rp Rp Rp Rp Rp
4125Pendapatan Arsitek
15.000.000 20.000.000 15.000.000 20.000.000 70.000.000
Jumlah Pendapatan Rp Rp Rp Rp Rp
 
Operasional 978.000.000 570.300.000 376.650.000 795.800.000 2.720.750.000
Pendapatan Non
4200          
Operasional
Laba Penjualan Rp Rp
4210      
Kendaraan 13.000.000 13.000.000
Laba Penjualan Rp Rp
4211      
Surat Berharga 8.000.000 8.000.000
Penjualan Barang
4212          
Bekas
4212.0 Rp Rp Rp Rp Rp
Kayu
1.00 1.000.000 2.000.000 2.000.000 2.000.000 7.000.000
412.02 Rp Rp Rp Rp Rp
Seng Pagar
.00 1.500.000 3.000.000 4.000.000 3.000.000 11.500.000
Rp Rp
4213Pendapatan Bunga      
4.500.000 4.500.000
Pendapatan Rp Rp
4214      
Deviden 12.000.000 12.000.000
Jumlah
Rp Rp Rp Rp Rp
  Pendapatan Non
15.500.000 9.500.000 14.000.000 17.000.000 56.000.000
Operasional
Jumlah Rp Rp Rp Rp Rp
 
Pendapatan 993.500.000 579.800.000 390.650.000 812.800.000 2.776.750.000
ANGGARAN BIAYA OPERASI
Definisi Anggaran Biaya Operasi
M. Munandar H. Arfian R Rudianto
M. Munandar H. Arfian R Rudianto
semua rencana
(2001;23) (2007;87)
Biaya (2009:116)
(2001;23) (2007;87) (2009:116)
pengeluaran
Berisi taksiran
operasional yang berkaitan
tentang dengan distribusi
terdiri dari
kegiatan dan penjualan
biaya
perusahaan produk
penjualan
dalam jangka perusahaan serta
serta biaya pengeluaran
waktu yang
administrasi untuk
akan datang.
dan umum menjalankan roda
Rencana jumlah-jumlah yang diperlukan dan menghitung
organisasi
kemungkinan biaya setiap bagian dari sebuah proyek yang akan
dibangun. Sehingga dapat ditetapkan biaya yang akan
Tujuan, Kegunaan, dan Fungsi
Anggaran Biaya Operasi
• Memberikan • Sebagai • Sebagai
informasi anggaran pedoman Perencanaan
biaya operasional kerja. • Sebagai alat
• Memberikan • Sebagai pengorganisasia
informasi rinci dasar n
terhadap penyusunan • Sebagai alat
pengeluaran yang anggaran kas pelaksanaan
bersifat operasional. dan • Sebagai alat
• Mengurangi anggaran pengawasan
ketidakpastian laba rugi
Tujua
beban yang akan
dikeluarkan oleh
Kegu
• Sebagai alat
prediksi
Fungs
Jenis Biaya Perusahaan
Konstruksi

Biaya • Biaya Produksi

Operasio
• Biaya Administrasi dan Umum
• Biaya Pemasaran

nal
Biaya
Non- •

Beban
Beban
pajak penghasilan
administrasi bank

operasio
• Beban bunga pinjaman
• Beban deviden
Faktor-faktor yang mempengaruhi
anggaran biaya
• Metode kerja
• Pekerja
• Lokasi
• Requirement alat
• Faktor satuan
• Budaya
• Komposisi sumber daya yang dibutuhkan
• Pendefinisian lingkup pekerjaan
• Iklim
• Gempa bumi, badai, banjir, air pasang
• Lihat dokumen-dokumen
Proses Penyusunan Anggaran Biaya Operasi
Mengidentifikasi
biaya-biaya yang
Menghitung
diperkirakan akan Mengklasifikasikan
masing-masing
dikeluarkan oleh antara biaya
total biaya
perusahaan produksi, biaya
produksi, biaya
berdasarkan administrasi dan
administrasi dan
pengalaman umum serta biaya
umum serta biaya
perusahaan pemasaran.
pemasaran.
periode
sebelumnya
Menghitung total
keseluruhan biaya
operasional yang
dikeluarkan
perusahaan,
dengan
menjumlahkan
biaya produksi,
biaya administrasi
dan umum serta
biaya pemasaran.
Contoh Kasus Anggaran Biaya
Untuk keperluan penyusunan, digunakan data-data sebagai berikut:
• Pembelian material bahan baku yang dijualdengan harga pembelian masing-
masing senilai 85% dari harga jualnya.
• Biaya lelang sebesar Rp. 85.000.000
• Biaya pengadaan material untuk pembangunan gedung dianggarkan:
a. Batu bata sebesar 10% dari nilai kontrak pembangunan
b. Semen sebesar 10% dari nilai kontrak bangunan
c. Besi sebesar 10% dari nilai kontrak bangunan
d. Pasir 10% dari nilai kontrak bangunan
e. Material lain-lain 5% dari kontrak
• Biaya penyiapan lahan yang diperlukan dianggarkan sebagai berikut:
a. Pengukuran Rp 15.000.000
b. Pengurukan Rp 18.000.000
c. Pemagaran Rp 30.000.000
• Biaya Sertifikasi dan perizinan, terdiri atas:
a. Izin HO Rp 17.000.000
b. Izin AMDAL Rp 14.000.000
c. Izin Mendirikan Bangunan Rp 19.000.000
Lanjutan
Biaya peralatan konstruksi untuk pemasangan maupun instalasi hingga siap pakai:
a. Buldozer Rp 42.000.000
b. Traktor Rp 26.000.000
c. Crain Rp 36.000.000
d. Truck Rp 24.000.000
Gaji dan upah tenaga kerja konstruksi dibayarkan mingguan selama proyek
konstruksi berjalan yang terdiri dari 30 orang pekerja dengan upah @Rp
80.000/harinya. Jam kerja selama seminggu adalah 7 hari kerja
• Biaya perlengkapan instrument adalah Rp 7.000.000
• Selama proyek berlangsung, perusahaan menyewa kendaraan dengan biaya
sewa Rp 24.000.000/bulan.
• Biaya depresiasi aktiva tetap perusahaan adalah:
• Bangunan perusahaan disusutkan dengan metode garis lurus dengan umur
manfaat 20 tahun dan nilai sisa Rp 15.000.000
Mesin dan alat konstruksi disusutkan dengan metode garis lurus dengan umur
manfaat 20 tahun dan nilai sisa Rp 20.000.000
Fee tenaga ahli selama 6 bulan adalah Rp 40.000.000
Tim manajemen proyek terdiri dari 3 orang dengan gaji Rp 5.000.000 per bulan
Lanjutan
•Karyawan administrasi dan keuangan sebanyak 5 orang dengan gaji Rp4.000.000
per bulan
•Biaya asuransi Rp 4.250.000 per bulan
•Biaya Listrik, air dan telepon adalah Rp 950.000 per bulan
•Biayatransportasi Rp 1.500.000 per bulan
•Biaya iklan dan promosi Rp 18.000.000 untuk 6 bulan
•Biaya administrasi bank 0,3% perbulan
•Biaya bunga pinjaman bank 1% perbulan dari utang bank
Pajak penghasilan 25% dari laba sebelum pajak
PT ADI KARYA
ANGGARAN BIAYA
1 JANUARI – 31 DESEMBER 2018
NO
KETERANGAN Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Total
AKUN
5000 Biaya          
Biaya
5100          
Operasional
5110 Biaya Produksi          
Biaya Bahan
5111          
Baku
5111.01 Rp Rp Rp Rp Rp
Batu Bata
.00 4.100.000 3.000.000 2.075.000 4.000.000 13.175.000
5111.02 Rp Rp Rp Rp Rp
Semen
.00 7.248.250 4.000.000 4.000.000 4.000.000 19.248.250
5111.03 Rp Rp Rp Rp Rp
Besi
.00 4.425.000 3.500.000 5.500.000 4.000.000 17.425.000
5111.04 Rp Rp Rp Rp Rp
Pasir
.00 3.325.000 3.000.000 3.000.000 3.000.000 12.325.000
Biaya
5112 Peralatan          
Konstruksi
5112.01 Rp Rp Rp Rp Rp
Buldozer
.00 11.000.000 10.500.000 10.500.000 10.000.000 42.000.000
Biaya
Pengadaan
5113          
Material
Pembangunan
5113.0 Rp Rp Rp Rp Rp
Batu Bata
1.00 50.000.000 40.000.000 30.000.000 30.000.000 150.000.000
5113.0 Rp Rp Rp Rp Rp
Semen
2.00 50.000.000 40.000.000 30.000.000 30.000.000 150.000.000
5113.0 Rp Rp Rp Rp Rp
Besi
3.00 50.000.000 40.000.000 30.000.000 30.000.000 150.000.000
5113.0 Rp Rp Rp Rp Rp
Pasir
4.00 50.000.000 40.000.000 30.000.000 30.000.000 150.000.000
5113.0 Material Rp Rp Rp Rp Rp
5.00 Lain-lain 15.000.000 20.000.000 20.000.000 20.000.000 75.000.000
Biaya
Rp
5114 Penyiapan        
-
Lahan
5114.0 Rp Rp Rp
   
1.00 Pengukuran 7.500.000 7.500.000 15.000.000
5114.0 Rp Rp Rp Rp
 
2.00 Pengurukan 7.000.000 6.000.000 5.000.000 18.000.000
5114.0 Rp Rp Rp Rp Rp
Pemagaran
3.00 8.000.000 9.000.000 6.000.000 7.000.000 30.000.000
Biaya
5114.0 Rp
Gaji dan Upah Rp Rp Rp Rp Rp
5115
TK Konstruksi 100.800.000 100.800.000 100.800.000 100.800.000 403.200.000
Rp Rp Rp Rp Rp
5116 Biaya Lelang
25.000.000 20.000.000 20.000.000 20.000.000 85.000.000
Biaya
Rp Rp Rp Rp Rp
5117 Perlengkapan
2.000.000 1.000.000 2.000.000 2.000.000 7.000.000
Instrument
Biaya Rp
5118        
Penyusutan -
5118.01. Penyusutan Rp Rp Rp Rp Rp
00 Bangunan 3.187.500 3.187.500 3.187.500 3.187.500 12.750.000
5118.02. Penyusutan Rp Rp Rp Rp Rp
00 Mesin dan Alat 5.062.500 5.062.500 5.062.500 5.062.500 20.250.000
Biaya Sewa Rp Rp Rp Rp Rp
5119
Kendaraan 6.000.000 6.000.000 6.000.000 6.000.000 24.000.000
Jumlah Biaya Rp Rp Rp Rp Rp
 
Produksi 446.148.250 396.050.000 346.125.000 342.050.000 1.530.373.250
             
Biaya
5120 Administrasi          
dan Umum
Gaji Tim
Rp Rp Rp Rp Rp
5121 Manajemen
22.500.000 22.500.000 22.500.000 22.500.000 90.000.000
Proyek
Gaji Karyawan
Rp Rp Rp Rp Rp
5122 Adm dan
30.000.000 30.000.000 30.000.000 30.000.000 120.000.000
Keuangan
Biaya
5130          
Pemasaran
Biaya Rp Rp Rp Rp Rp
5131
Transportasi 2.250.000 2.250.000 2.250.000 2.250.000 9.000.000
Biaya Iklan Rp Rp Rp
5132    
dan Promosi 9.000.000 9.000.000 18.000.000
Jumlah Biaya Rp Rp Rp Rp Rp
 
Pemasaran 11.250.000 11.250.000 2.250.000 2.250.000 27.000.000
Jumlah Biaya Rp Rp Rp Rp Rp
 
Operasional 537.698.250 487.600.000 408.675.000 404.600.000 1.838.573.250
Rp
           
-
Biaya Non Rp
5200        
Operasional -
Biaya
Rp Rp Rp Rp Rp
5210 Administrasi
1.642.500 1.642.500 1.642.500 1.642.500 6.570.000
Bank
Rp Rp Rp Rp Rp
5220 Biaya Bunga
5.475.000 5.475.000 5.475.000 5.475.000 21.900.000
Jumlah Biaya
Rp Rp Rp Rp Rp
  Non
7.117.500 7.117.500 7.117.500 7.117.500 28.470.000
Operasional
Rp Rp Rp Rp Rp
  Jumlah Biaya
544.815.750 494.717.500 415.792.500 411.717.500 1.867.043.250
ANGGARAN KAS
Definisi Anggaran Kas
Progra
Hecket,
Alat
Perenc Wilson
dan m
Any
Agus Perenc Lukm
M.Muna
anaan an untuk
ndar
Campb
ellpenjual Kana
(2001:2
anaan Syam mempe
jumlah an dan
(981:40 25) posisi sudin
kas 2) rkiraka
biaya kas
secara n
yang dalam
terperi kebutu
terkore jangka
nci han
lasi waktu
beserta dana
dengan tertent
peruba jangka
peruba u
hannya pendek
gambaran atas seluruh
han rencana penerimaan dan
pengeluaran uang tunai yang bertalian dengan rencana
neraca
keuangan perusahaan dan transaksi lainnya yang
menyebabkan perubahan-perubahan pada posisi kas
atau menunjukkan aliran kas pada periode tersebut.
Tujuan, Kegunaan, dan Fungsi Anggaran
Kas
Keguna
Tujuan Fungsi
an
• Menentukan posisi • Mengetahui posisi • Sebagai
kas pada berbagai kas perencanaan
waktu • Mengetahui • Sebagai
• Perkiraan terjadinya surplus/defisit kas pengkoordinasian
defisit atau surplus kerja
• Mengantisipasi
• Persiapan keputusan
belanja jangka kebutuhan kas • Sebagai Alat
pendek atau jangka karena defisit Pelaksanaan Kas
panjang • Mengukur • Sebagai Alat
• Dasar pemberian keberhasilan Pengawasan Kas
kredit perusahaan
• Dasar otorisasi dana • Mengkoordinasika
Faktor-faktor
Faktor-faktor yang
yang mempengaruhi
mempengaruhi
anggaran
anggaran kas
kas
Penerimaan Kas Pengeluaran Kas

• Penjualan • Syarat
• Posisi Perusahaan Pembayaran yang
dalam Persaingan Ditawarkan
• Kebijakan Supplier bahan
Perusahaan dalam mentah
Penagihan Piutang • Biaya Pengeluaran
• Keadaan Rutin
Komponen Anggaran Kas
Penerimaan Kas
Pengeluaran Kas
1.Pendapatan
1.Biaya
Operasional
Operasional
2.Pendapatan
2.Biaya Non
Non
Operasional
Operasional
3.Pelunasan
3.Penerimaan
Utang
Piutang
PENDEKATAN PENYUSUNAN
BUDGET KAS
• Pendekatan kas
masuk dan kas
keluar (Metode
Langsung)

• Pendekatan
akunting
keuangan (Metode
Tak Langsung)
M. Nafarin
(2009:312)
Proses Penyusunan Anggaran Kas
(Metode Langsung)

• Menyusun anggaran • Mengurangkan arus


kas masuk dari kas masuk dengan
kegiatan operasi, • Menyusun anggaran arus kas keluar • Menghitung saldo kas
kegiatan investasi, dan kas keluar untuk akhir dengan cara
kegiatan pendanaan kegiatan operasi, saldo kas awal
kegiatan investasi, dan ditambahkan dengan
kegiatan pendanaan kelebihan kas atau
saldo kas awal
dikurangi dengan
kekurangan kas.
Proses Penyusunan Anggaran Kas
(Metode Tak Langsung)

• Menyusun laba bersih • Mengurangkan arus


dari dasar akrual kas masuk dengan
diubah menjadi dasar • Susun arus kas dari arus kas keluar • Menghitung saldo kas
kas sehingga kegiatan investasi dan akhir dengan cara
diperoleh arus kas dari kegiatan pendanaan saldo kas awal
kegiatan operasi dihitung sama seperti ditambahkan dengan
pendekatan kas kelebihan kas atau
masuk dan kas keluar saldo kas awal
dikurangi dengan
kekurangan kas
Contoh Anggaran Kas Perusahaan
Konstruksi
• Piutang berhasil ditagih dianggarkan sebesar
30%
• Pada akhir Juni akan dibeli kendaraan Rp
120.000.000
• Utang usaha berhasil di lunasi 50%
• Utang bank yang akan dibayar 10%
perbulannya dari saldo saat ini
• Utang pajak dibayar 50%
• Utang bunga dibayar 50%
• Utang hipotek dan utang pada bapindo
ANGGARAN KAS
1 Januari 2018 – 31 Desember 2018
(dalam ribuan)
Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan VI Total
Saldo kas awal 492900
Ditambah:  
Pendapatan Operasional  
Pendapatan jasa konstruksi 400000 200000 50000 50000 700000
Penjualan persediaan  
  Material 25000 20000 20000 20000 85000
  Peralatan Konstruksi 12000 11000 12000 10000 45000
Pendapatan jasa service 6300 6100 6300 6200 24900
Pendapatan paket lelang 5000 5000 5000 5000 20000
Pendapaatan Monopoli tekhnik 20000 10000 30000
Pendapatan dari arsitek 15000 20000 10000 5000 50000
 
954900
Jumlah pendapatan opersional
Pendapatan Non Operasional  
Laba penjualan Kendaraan 10000 6000 16000
Laba Penjualan surat
4000 4000
berharga
Penjualan barang bekas 4000 3000 2000 2000 11000
Pendapatan bunga 12000 12000 24000
Pendapatan Deviden 12000 12000
Jumlah pendapatan non
67000
opersional
Piutang berhasil di tagih 13000 4000 8000 5000 30000
Kendaraan 44000 20000 20000 84000
Surat Berharga 100000 100000
Jumlah pendapatan 1235900
 Saldo kas tersedia 1728800
Dikurangi:  
Biaya Produksi  
BiayaPengadaan
  100000 150000 50000 50000 350000
Material pembangunan
  Biaya Penyiapan lahan 15000 15000 5000 5000 40000
Gaji dan upah TK
  5850 5850 5850 5850 23400
Konstruksi
Biaya Adm dan Umum  
Gaji tim manajemen
  22500 22500 22500 22500 90000
proyek
gaji kary adm dan
  3000 3000 3000 3000 12000
keu
  fee tenaga ahli 3750 3750 3750 3750 15000
  Biaya asuransi 1050 1050 1050 1050 4200
  Biaya perijinan 8000 8000
Biaya listrik, air dan
  1050 1050 1050 1050 4200
telp
Biaya Pemasaran  
  Biaya transportasi 3750 3750 3750 3750 15000
Biaya iklan dan
  3000 3000 3000 3000 12000
promosi
Jumlah biaya operasional 622800
Pembiayaan  
  Pembelian kendaraan 50000 30000 30000 10000 120000
pelunasan utang
  10000 5000 12500 5000 32500
usaha
pelunasan utang
  15000 15000 15000 15000 60000
bank'
pelunasan utang
  6250 6250 6250 6250 25000
Pembayaran
  25000 25000
utang hipotek
pembayaran
  utang dari 15000 15000
bapindo
  357500
  980300
  Saldo kas dari operasional perusahaan   748500
Biaya Non Operasional  
  Biaya adm bank 5400 5400 5400 5400 21600
  Biaya bunga 1800 1800 1800 1800 7200
Pajak
  67575 67575
penghasilan
 
Jumlah biaya non 96375
operasional
 
652125
METODE TAK LANGSUNG
PT ADI KARYA
ANGGARAN KAS
1 Januari - 31 Desember 2018
(dalam ribuan rupiah)
  Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Total
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI          
Rp Rp Rp
585,000.0 605,000.0 Rp Rp 2,443,000.0
Laba / (Rugi) bersih 0 0 625,000.00 628,000.00 0
Rp Rp
128,000.0 148,000.0 Rp Rp Rp
Penyusutan aktiva tetap 0 0 168,000.00 170,000.00 614,000.00
Rp Rp Rp
Laba operasi sebelum perubahan dalam 713,000.0 753,000.0 Rp Rp 3,057,000.0
aktivitas operasi 0 0 793,000.00 798,000.00 0
(Kenaikan) / penurunan dalam aktiva
operasi          
Rp Rp Rp Rp Rp
Piutang usaha 20,000.00 40,000.00 60,000.00 50,000.00 170,000.00
Rp Rp Rp Rp Rp
Piutang lain-lain 3,500.00 23,500.00 43,500.00 42,000.00 112,500.00
Kenaikan / (penurunan) dalam pasiva operasi          
Rp Rp Rp Rp Rp
Hutang pajak 10,000.00 30,000.00 40,000.00 20,000.00 100,000.00
Rp Rp Rp Rp Rp
Hutang lain-lain (3,200.00) (23,200.00) (35,000.00) (40,000.00) (101,400.00)
Rp Rp Rp Rp Rp
Hutang bank 100,000.00 120,000.00 130,000.00 150,000.00 500,000.00
Rp Rp Rp Rp Rp
Biaya yang masih harus dibayar (15,000.00) (25,000.00) (35,000.00) (45,000.00) (120,000.00)
Rp Rp Rp Rp Rp
Kewajiban pasca kerja 10,000.00 30,000.00 40,000.00 50,000.00 130,000.00
Rp Rp Rp Rp Rp
  Jumlah perubahan dalam pasiva operasi 101,800.00 131,800.00 140,000.00 135,000.00 508,600.00
Rp Rp Rp Rp Rp
Jumlah perubahan dari aktivitas operasi 104,550.00 174,550.00 292,600.00 280,000.00 851,700.00
Rp Rp Rp Rp Rp
  Arus kas bersih dari aktivitas operasi 817,550.00 927,550.00 1,085,600.00 1,078,000.00 3,908,700.00
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI          
(Penambahan) / pengurangan arus kas          
Rp Rp Rp Rp Rp
Aktiva Tanah (70,000.00) (90,000.00) (100,000.00) (110,000.00) (370,000.00)
Rp Rp Rp Rp Rp
Aktiva tetap bangunan (90,000.00) (110,000.00) (120,000.00) (100,000.00) (420,000.00)
Rp Rp Rp Rp Rp
Aktiva tetap kendaraan (15,000.00) (35,000.00) (40,000.00) (42,000.00) (132,000.00)
Rp Rp Rp Rp Rp
Aktiva tetap inventaris (6,000.00) (26,000.00) (30,000.00) (33,000.00) (95,000.00)
Rp Rp Rp Rp Rp
Konstruksi dalam penyelesaian (58,000.00) (78,000.00) (90,000.00) (93,000.00) (319,000.00)
Rp Rp Rp Rp Rp
Biaya ditangguhkan (4,500.00) (24,500.00) (26,000.00) (30,000.00) (85,000.00)
ANGGARAN LABA RUGI
DEFINISI
anggaran Anggaran
berupa tentang
penghasila Anggaran
daftar
n dan yang
yang
M
Munan
biaya
Jae K. memuat
disusun dar Shim & ringkasan
Narafin secara perusahaa
(2001: Joel G proyeksi
(2007) sistematis n yang
29) Siegel berbagai
atas berisi
taksiran komponen
pendapata
secara pendapata
n, beban,
garis besar n dan
dan laba
dan biaya
rugi yang
kurang selama
diperoleh
diakabarka periode
suatu
anggaran
Anggaran laba rugi merupakan anggaran yang
perusahaa n secara
n selama lebih
menyajikan
periode dan memuat ringkasan proyeksi
terperinci
komponen pendapatan dan biaya selama periode
tertentu.
anggaran.
TUJUAN, KEGUNAAN, DAN FUNGSI
Tujuan Kegunaan Fungsi

• Menetapkan sasaran • Sebagai pedoman kerja bagi • Sebagai perencanaan


perusahaan secara jelas perusahaan terhadap besarnya laba
• Mengkomunikasikan harapan • Sebagai dasar pengambilan • Sebagai pengorganisasian
manajemen kepada pihak keputusan kegiatan yang dapat
terkait • Sebagai alat pengawas kerja mempengaruhi besarnya laba
• Menyediakan rencana terinci • Sebagai dasar untuk • Sebagai pelaksanaan kegiatan
guna mencapai tujuan mengetahui kemampuan yang dapat mempengaruhi
perusahaan perusahaan besarnya laba
• Menyediakan alat pengukur • Sebagai pengendali kegiatan
kinerja individu atau yang mempengaruhi
kelompok besarnya laba
Faktor-faktor yang Mempengaruhi
Anggaran Laba Rugi
Anggaran Penjualan
Anggaran harga pokok
produksi
Anggaran biaya

Tarif pajak penghasilan badan


SUMBER INFORMASI ANGGARAN LABA RUGI

Anggaran Anggaran
pendapata biaya
n operasi operasi
Pajak
Anggaran penghasila
kas n
konstruksi
Penyusunan Anggaran Laba Rugi
Buatlah format anggaran laba rugi
perusahaan
Masukkan perkiraan nilai pendapatan operasional dan non
operasional ke dalam format anggaran laba rugi

Masukan data biaya operasional dan


non operasional
Hitung laba sebelum pajak
Hitunglah perkiraan beban pajak
penghasilan dan laba setelah pajak
CONTOH ANGGARAN LABA RUGI
PT ADI KARYA
ANGGARAN LABA/RUGI
per 31 DESEMBER 2018
NO
KETERANGAN Kuartal I Kuartal II Kuartal III Kuartal IV Total
AKUN
4000PENDAPATAN          
Pendapatan
4100          
Operasional
Pendapatan Jasa
4110          
Konstruksi
4110:0 Pendapatan Jasa Rp Rp Rp Rp Rp
1:00 Konsultasi 10.000.000 10.000.000 10.000.000 5.000.000 35.000.000
4110:0 Pendapatan Jasa Rp Rp Rp
   
2:00 Desain 10.000.000 10.000.000 20.000.000
Pembangunan Rp Rp Rp Rp Rp
4111
Gedung 800.000.000 400.000.000 200.000.000 600.000.000 2.000.000.000
Penjualan Rp
         
Persediaan -
Rp
4120Material        
-
4120:0 Rp Rp Rp Rp Rp
Pendapatan Jasa Rp
4121        
Sewa -
4121:0 Rp Rp Rp Rp Rp
Buldozer
1:00 10.000.000 20.000.000 25.000.000 25.000.000 80.000.000
4121:0 Rp Rp Rp Rp Rp
Traktor
2:00 10.000.000 10.000.000 10.000.000 20.000.000 50.000.000
4121:0 Rp Rp Rp Rp Rp
Crane
3:00 10.500.000 20.000.000 20.000.000 20.000.000 70.500.000
4121:0 Rp Rp Rp Rp Rp
Truk
4:00 10.000.000 7.500.000 7.000.000 7.500.000 32.000.000
Pendapatan Jasa
4122          
Service
4122:0 Service Rp Rp Rp Rp Rp
1:00 Buldoszer 8.000.000 8.000.000 8.000.000 2.500.000 26.500.000
4122:0 Service Rp Rp Rp Rp Rp
2:00 Traktor 6.000.000 6.000.000 6.000.000 4.500.000 22.500.000
4122:0 Rp Rp Rp Rp Rp
Service Crane
3:00 6.000.000 6.300.000 6.400.000 6.000.000 24.700.000
4122:0 Rp Rp Rp Rp Rp
Service Truk
4:00 5.000.000 5.000.000 5.000.000 2.800.000 17.800.000
Pendapatan Rp Rp Rp Rp Rp
4123
Paket Lelang 35.000.000 27.500.000 35.000.000 27.500.000 125.000.000
Pendapatan Rp Rp Rp Rp Rp
4124
Monopoli Teknik 10.000.000 10.000.000 10.000.000 20.000.000 50.000.000
Pendapatan Non
4200          
Operasional
Laba Penjualan Rp Rp
4210      
Kendaraan 13.000.000 13.000.000
Laba Penjualan Rp Rp
4211      
Surat Berharga 8.000.000 8.000.000
Penjualan Barang Rp
4212        
Bekas -
4212:0 Rp Rp Rp Rp Rp
Kayu
1:00 1.000.000 2.000.000 2.000.000 2.000.000 7.000.000
412:02: Rp Rp Rp Rp Rp
Seng Pagar
00 1.500.000 3.000.000 4.000.000 3.000.000 11.500.000
Pendapatan Rp Rp
4213      
Bunga 4.500.000 4.500.000
Pendapatan Rp Rp
4214      
Deviden 12.000.000 12.000.000
Jumlah
Rp Rp Rp Rp Rp
  Pendapatan Non
15.500.000 9.500.000 14.000.000 17.000.000 56.000.000
Operasional
Jumlah Rp Rp Rp Rp Rp
 
Pendapatan 993.500.000 579.800.000 390.650.000 812.800.000 2.776.750.000
5000Biaya          
5100Biaya Operasional          
5110Biaya Produksi          
Biaya Peralatan
5112          
Konstruksi
5112:0 Rp Rp Rp Rp Rp
Buldozer
1:00 11.000.000 10.500.000 10.500.000 10.000.000 42.000.000
5112:0 Rp Rp Rp Rp Rp
Traktor
2:00 6.500.000 6.500.000 6.000.000 7.000.000 26.000.000
5112:0 Rp Rp Rp Rp Rp
Crane
3:00 9.000.000 9.000.000 9.000.000 9.000.000 36.000.000
5112:0 Rp Rp Rp Rp Rp
Truck
4:00 6.000.000 6.000.000 6.000.000 6.000.000 24.000.000
Biaya Pengadaan
5113 Material          
Pembangunan
5113:0 Rp Rp Rp Rp Rp
Batu Bata
1:00 50.000.000 40.000.000 30.000.000 30.000.000 150.000.000
5113:0 Rp Rp Rp Rp Rp
Semen
2:00 50.000.000 40.000.000 30.000.000 30.000.000 150.000.000
5113:0 Rp Rp Rp Rp Rp
Besi
3:00 50.000.000 40.000.000 30.000.000 30.000.000 150.000.000
5113:0 Rp Rp Rp Rp Rp
Pasir
4:00 50.000.000 40.000.000 30.000.000 30.000.000 150.000.000
5113:0 Material Lain- Rp Rp Rp Rp Rp
5:00 lain 15.000.000 20.000.000 20.000.000 20.000.000 75.000.000
Biaya Penyiapan Rp
5114        
Lahan -
Gaji dan Upah TK Rp Rp Rp Rp Rp
5115
Konstruksi 100.800.000 100.800.000 100.800.000 100.800.000 403.200.000
Rp Rp Rp Rp Rp
5116Biaya Lelang
25.000.000 20.000.000 20.000.000 20.000.000 85.000.000
Biaya
Rp Rp Rp Rp Rp
5117 Perlengkapan
2.000.000 1.000.000 2.000.000 2.000.000 7.000.000
Instrument
Rp
5118Biaya Penyusutan        
-
5118:01 Penyusutan Rp Rp Rp Rp Rp
:00 Bangunan 3.187.500 3.187.500 3.187.500 3.187.500 12.750.000
5118:02 Penyusutan Rp Rp Rp Rp Rp
:00 Mesin dan Alat 5.062.500 5.062.500 5.062.500 5.062.500 20.250.000
Biaya Sewa Rp Rp Rp Rp Rp
5119
Kendaraan 6.000.000 6.000.000 6.000.000 6.000.000 24.000.000
Jumlah Biaya Rp Rp Rp Rp Rp
 
Produksi 446.148.250 396.050.000 346.125.000 342.050.000 1.530.373.250
             
Biaya Administrasi
5120          
dan Umum
Gaji Tim Rp Rp Rp Rp Rp
5121
Manajemen Proyek 22.500.000 22.500.000 22.500.000 22.500.000 90.000.000
Gaji Karyawan Adm Rp Rp Rp Rp Rp
5122
dan Keuangan 30.000.000 30.000.000 30.000.000 30.000.000 120.000.000
Rp Rp Rp
5123Fee Tenaga Ahli    
20.000.000 20.000.000 40.000.000
Rp Rp Rp Rp Rp
5124Biaya Asuransi
5130Biaya Pemasaran          
Rp Rp Rp Rp Rp
5131Biaya Transportasi
2.250.000 2.250.000 2.250.000 2.250.000 9.000.000
Biaya Iklan dan Rp Rp Rp
5132    
Promosi 9.000.000 9.000.000 18.000.000
Jumlah Biaya Rp Rp Rp Rp Rp
 
Pemasaran 11.250.000 11.250.000 2.250.000 2.250.000 27.000.000
Jumlah Biaya Rp Rp Rp Rp Rp
 
Operasional 537.698.250 487.600.000 408.675.000 404.600.000 1.838.573.250
             
Biaya Non
5200          
Operasional
Biaya Administrasi Rp Rp Rp Rp Rp
5210
Bank 1.642.500 1.642.500 1.642.500 1.642.500 6.570.000
Rp Rp Rp Rp Rp
5220Biaya Bunga
5.475.000 5.475.000 5.475.000 5.475.000 21.900.000
Jumlah Biaya Non Rp Rp Rp Rp Rp
 
Operasional 7.117.500 7.117.500 7.117.500 7.117.500 28.470.000
Rp Rp Rp Rp Rp
  Jumlah Biaya
544.815.750 494.717.500 415.792.500 411.717.500 1.867.043.250

3140
Laba sebelum  Rp  Rp  Rp  Rp  Rp
pajak 448.684.250 85.082.500 (25.142.500) 401.082.500 909.706.750

3150Pajak penghasilan          
Jasa perencanaan Rp Rp Rp Rp Rp
 
konstruksi 250.000 250.000 250.000 250.000 1.000.000
ANGGARAN NERACA
anggaran
yang
DEFINISI
Catur anggaran
Anggaran
yang
Supriy menunjuka dan Munan berisikan
yang paling
ono,2 n implikasi Safrid terakhir dar, posisi
000 : berbagai a, 2001: financial
disusun
macam
82 2010 : oleh 35 perusahaan
anggaran yang akan
128 perusahaan
pada datang
dalam
elemen yang berisi
proses
yaitu taksiran
penyusuna
aktiva, secara
n anggaran
utang, dan garis besar
induk atau
modal pada dan
master
tahun yang dijabarkan
budget
akan
Anggaran
Anggaran neraca
neraca merupakan
merupakan anggaran
anggaran yang
yang menunjukkan
menunjukkan posisi
posisi keuangan
secara
keuangan
datangpada waktu tertentu guna menunjukkan likuiditas perusahaan terperinci
pada waktu tertentu guna menunjukkan likuiditas perusahaan
TUJUAN, KEGUNAAN, DAN FUNGSI
Tujuan Kegunaan Fungsi

• Menetapkan • Sebagai pedoman • Perencanaan terhadap


kerja perusahaan besarnya total aktiva,
sasaran utang, dan modal
• Sebagai dasar
perusahaan pengambilan
perusahaan
secara jelas • Pengorganisasian
keputusan kegiatan yang dapat
• Mengkomunikasik • Sebagai pengungkap mempengaruhi besarnya
an harapan kondisi keuangan total aktiva, utang, dan
yang tidak modal perusahaan
manajemen
menguntungkan • Pelaksanaan kegiatan
kepada pihak • Sebagai alat penyorot yang mempengaruhi
terkait sumberdaya dan besarnya total aktiva,
• Menyediakan utang, dan modal
kewajiban dimasa perusahaan
rencana terinci mendatang • Pengendalian kegiatan
guna mencapai • Memberi informasi yang dapat
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Anggaran Neraca

Penerimaan perusahaan, yang berasal dari pendapatan atas pekerjaan proyek yang
dilakukan

Pembiayaan perusahaan, yang dikeluarkan untuk membiayai segala hal yang


berhubungan dengan pekerjaan proyek yang dilakukan

Banyaknya pesanan untuk melakukan jasa konstruksi

Kinerja perusahaan, digunakan untuk menilai perubahan potensial sumber daya


ekonomi yang mungkin dikendalikan di masa depan

Sumber daya yang dikendalikan


SUMBER INFORMASI PENYUSUNAN
ANGGARAN NERACA

Anggaran Anggaran Anggaran


Pendapatan biaya kas

Laba/Rugi
Anggaran
Untuk mempermudah
Penyusunan
penyusunan Anggaran Neraca
anggaran neraca, kita
dapat membuat
anggaran depresiasi
dan anggaran
perubahan modal
terlebih dahulu

masukkan data-data yang


terkait dengan elemen neraca
ke dalam format anggaran
neraca, yaitu aset, utang, dan
modal yang bersumber dari
anggaran-anggaran yang telah
dibuat sebelumnya
CONTOH ANGGARAN NERACA PT ADI KARYA
ANGGARAN NERACA
31-Des-18
No. Keterangan       No. Keterangan    
Akun Akun
1000 AKTIVA      2000 PASIVA    
1100 Aktiva Lancar      2100 Utang Jangka Pendek    
1110 Kas   Rp  2110 Utang lancar Rp  
1.012.981.750 77.500.000
1120 Surat Berharga   Rp  2120 Utang bunga Rp  
175.000.000 14.100.000
1130 Piutang   Rp  2130 Utang pajak    
105.000.000
1140 Persediaan        Jumlah utang lancar   Rp
91.600.000
1141 Material Rp           
36.950.000
1142 Peralatan konstruksi Rp           
222.000.000
      Rp         
258.950.000
  Jumlah aktiva lancar     Rp 2200 Utang jangka panjang    
1.551.931.75
0
1210 Investasi saham PT IKA     Rp 2210 Pinjaman dari bapindo Rp  
KARYA 120.000.000 93.750.000
1300 Aktiva tetap      2220 Utang bank Rp  
180.000.000
1310 Tanah Rp      Jumlah utang jangka   Rp
650.000.000 panjang 273.750.000