Anda di halaman 1dari 19

PENGENDALIAN DALAM

KEPERAWATAN

Ns. WAHYUNINGSIH SAFITRI, M.Kep.


Definisi

• Proses mengamati secara terus menerus


pelaksanaan rencana kerja yang sudah
disusun dan mengadakan koreksi
terhadap penyimpangan yang terjadi
• Dalam keperawatan, pengendalian
merupakan upaya mempertahankan
mutu, kualitas dan standar.
• Fokus pada proses askep dan output
pada kepuasan pelanggan, keluarga,
perawat dan dokter
Hal yang diperhatikan

• Pengawasan sesuai dengan tujuan dan


kriteria yang dipergunakan dalam sistem
pelayanan kesehatan
• Meskipun sulit, standart yang masih dapat
dicapai harus ditentukan mengacu pada
tujuan untuk memotivasi dan sebagai
patokan untuk membandingkan dengan
prestasi
• Pengawasan disesuaikan dengan sifat
dan kebutuhan organisasi misal
peraturan, kewenangan dan jobdiscription
Lanjutan ...

• Pengawasan dibatasi agar tidak merasa


terkekang
• Sistem pengawasan dapat menunjukkan
kapan dan dimana dilakukan
• Pengawasan mengacu pada perbaikan
dan prosedur pemecahan masalah
Langkah-langkah

1. Menetapkan standart dan metode


mengukur prestasi kerja
2. Melakukan pengukuran prestasi kerja
3. Menetapkan apakah prestasi kerja
sesuai dengan standart
4. Melakukan tindakan korektif
Pendelegasian
• Pendelegasian tugas merupakan bagian yang
tidak terpisahkan dari pengelolaan ruangan
• Pendelegasian digolongkan menjadi 2 jenis yaitu
terencana dan insidentil
1. Terencana adalah pendelegasian yang
memang otomatis terjadi sebagai konsekuensi
sistem penugasan yang diterapkan di ruang
rawat inap, bentuknya dapat pendelegasian
tugas kepala ruang kepada ketua tim, kepada
penanggung jawab shift.
2. Insidentil terjadi bila salah satu personil ruang
rawat inap berhalangan hadir, maka
pendelegasian tugas harus dilakukan.
Pelaksanaan Pendelegasian
1. Tahap persiapan (format delegasi, Alat tulis,
Rencana tugas yang dituntaskan dan person
yang melakukan tugas)
2. Prosedur (Membuat rencana tugas yag perlu
dikerjakan, Memilih person,
Mengkomunikasikan dengan jelas apa yang
dikerjakan dan tujuannya
3. Menjelaskan secara verbal dan tertulis
4. Pendelegasian yang terencana harus
menggunakan format
5. Yang memberikan tugas wajib memonitor
6. Setelah selesai, dilakukan serah terima tugas
dan hasilnya
Contoh surat pendelegasian tugas
Surat Pendelegasian tugas

Yang bertanda tangan dibawah ini:


Nama :
NIK :
Jabatan :
Menyatakan memberikan wewenang untuk melaksanakan tugas ... pada
Hari, tgl :

Demi kelancaran pelaksanaan tugas tersebut saya mendelegasikan


pelaksanaan tugas beserta kewenangannya kepada
Nama :
NIK :
Jabatan :
Demikian surat pendelegasian ini saya buat dengan sungguh-sungguh

Surakarta,........
Perawat Pelaksana Kat.Tim
Supervisi

• Adalah proses pemberian sumber-sumber yang


dibutuhkan perawat untuk menyelesaikan tugas
dalam rangka pencapaian tujuan
• Tujuan dari supervisi keperawatan tersebut
adalah pemenuhan dan peningkatan kepuasan
pelayanan pada pasien dan keluarganya
Pelaksanaan supervisi

• Kegiatan supervisi merupakan salah satu fungsi


pokok yang harus dilaksanakan oleh pengelola
(manajer) dari yang terendah, menengah dan
atas.
• Manajer yang melakukan fungsi supervisi disebut
supervisor
• Di rumah sakit manajer keperawatan yang
melakukan fungsi supervisi adalah kepala ruang,
kepala seksi, kepala bidang keperawatan
• Manajer keperawatan perlu mengetahui,
memahami dan melaksanakan peran dan
fungsinya sebagai supervisor
Tanggung jawab supervisor
1. Menetapkan dan mempertahankan standar
praktek keperawatan
2. Menilai kualitas pelayanan asuhan keperawatan
yang diberikan
3. Mengembangkan peraturan dan prosedur yang
mengatur pelayanan keperawatan, bekerjasama
dengan tenaga kesehatan lain yang terkait
4. Memantapkan kemampuan perawat
5. Pastikan praktek keperawatan profesional
dijalankan
Elemen supervisi

1. Standar praktek keperawatan, sebagai


acuan
2. Fakta pelaksanaan praktek keperawatan,
sebagai pembanding untuk menetapkan
pencapaian atau kesenjangan
3. Tindak lanjut, baik berupa upaya
mempertahankan kualitas maupun upaya
memperbaiki
Area supervisi

1. Pengetahuan dan pengertian tentang


pasien dan diri sendiri
2. Ketrampilan yang dilakukan sesuai
dengan standar
3. Sikap dan penghargaan terhadap
pekerjaan
Cara supervisi

1. Supervisi langsung
Dilaksanakan pada saat kegiatan sedang
berlangsung, dimana supervisor terlibat
langsung dalam kegiatan agar
pengarahan dan pemberian petunjuk
tidak dirasakan sebagai perintah.
2. Supervisi tidak langsung
Dilaksanakan melalui laporan tertulis
maupun lisan.
Langkah supervisi

• Mengadakan persiapan pengawasan


1 (tujuan, metode,standar/kriteria pengukuran)

• Menjalankan pengawasan
2

• Memperbaiki penyimpangan
3
Contoh penerapan supervisi

Langkah supervisi:
1. Pra supervisi (supervisor menetapkan
kegiatan, tujuan dan kompetensi yang akan
dinilai misal injeksi intra vena)
2. Pelaksanaan supervisi ( supervisor menilai
kinerja perawat berdasarkan alat
ukur/instrumen, hal yang perlu dibina,
memanggil PP dan PA untuk pembinaan dan
klarifikasi masalah )
3. Pasca supervisi (penilaian, feed back dan
klarifikasi, reinforcement dan follow up
Format supervisi
Hari/tgl :
Yang disupervisi:
Ruang :
No Kegiatan Nilai
4 3 2 1
1 Dokumentasi:
• Kelengkapan format
•Kelengkapan tulisan

Isi Dokumentasi:
1. Data
2. Masalah keperawatan
3. Rencana keperawatan
4. Implementasi
5. Evaluasi

Jumlah
• Nilai : Jumlah nilai/7
• Keterangan nilai
4: 76-100%
3: 50-75%
2: 25-49%
1: 0-24%
• Hasil penilaian
Baik: 3-4
Cukup: 2-2,9
Kurang: 1-1,9
TERIMA KASIH