Anda di halaman 1dari 23

2

KONSEP PSIKOANALISA DAN


PSIKOSEKSUAL

Asmawati
Jalvina Hastia
Lita Ratnasari
Ni Nyoman Suardini
Novi Nursela
Piska Sarini
Sri Devi Widya Ningrum
1
BIO DATA

Sigmund Freud
Lahir di Freiberg, Moravia
(sekarang bernama Prîbor, di
Czechoslovakia), 6 May 1856
Pindah ke Vienna (Wina) 1860
Minat awal : history, humanities,
law
Lulusan Fak Kedokteran
University of Vienna
Menikah dengan Martha Bernays,
anak 6(Si bungsu Anna Freud
mengikuti jejak ayahnya)
Meninggal 23 September 1939

2
Setelah lulus pikirannya banyak dipengaruhi oleh para pemikir besar
antara lain :
1. Franz Brentano (1838-1917; filosof dan pencetus act psychology
yang meyakini bahwa untuk menganalisis aspek psikologis harus
menggunakan konsep act of consciousness, bukan konsep static
sensations or feelings)
2. Ernst Brücke (1819-1892; direktur physiological Institute ,
pencetus new physiology yang menolak konsep vitalisme dan
menawarkan eksplanasi mekanistik untuk semua fenomena
organik)
3. Theodor Meynert (1833-1893 ; brain anatomist terkenal pada
zamannya, yang mendukungnya untuk berangkat ke Paris
menemui Charcot seorang neurolog brilian) - minat dan
keahlian Freud akhirnya terbentuk pada neurophysiology dan
neurological disease  ia membuka praktek pribadi di bidang ini

3
Tiga pengertian istilah psikoanalisis :
1. Teori kepribadian dan psikopatologi.
2. Metode terapi untuk gangguan
kepribadian.
3. Teknik/cara menyelidiki isi pikiran dan
perasaan ketidaksadaran seseorang.

4
ANATOMI STRUKTUR
KEPRIBADIAN
•Unconscious forces in mental life
Das Es, Id
•Pleasure principle
•Self-awareness
•Liberal ideas of respect for the integrity of
individual  self-knowledge = ability to control
oneself- reality principle ( Das Ich /EGO)
•Value /norm reward/punishment
(Das Ueber Ich / Superego)
5
THEORY OF PERSONALITY
SUDUT PANDANG YANG DIGUNAKAN :
•Determinism viewpoint ; thoughts, feelings, and impulses
are events in a chain of causally related phenomena
•Topographic (landscape) viewpoint ; every element is
judged according to its accessibility to consciousness
•Dynamic viewpoint ; interaction of libidinal and aggressive
impulses
•Genetic viewpoint ; tracing the origins of later conflicts,
character traits, neurotic symptoms, and psychological
structure to the crucial events and wishes of childhood and
the fantasies they generated

Teori Kepribadian/ENS/UAD/2010 6
THEORY OF PERSONALITY
INSTING : Kekuatan Energi dan Tingkah Laku

Freud meminjam prinsip alam dianalogkan dalam energi


psikis = sumber energi fisik berasal dari neurofisiologi

Dua representasi :
Wish : penggambaran secara psikologis = keinginan
Need : penggambaran secara fisiologis

Contoh : lapar ingin makan

Ada sumbernya, maksudnya, tujuannya dan dorongannya

7
THEORY OF PERSONALITY
INSTING : Kekuatan Energi dan Tingkah Laku

Karakteristik insting ;

1. Sumber = kondisi fisiologis (need)


2. Tujuan = mencari object cathexis
3. Object = insting bukan hanya proses tapi juga
obyek berupa tindakan / perilaku
4. Impetus = bergerak cepat, tanpa perhitungan,
pokoknya menghasilkan kekuatan untuk “bertindak”

8
THEORY OF PERSONALITY
INSTING : Kekuatan Energi dan Tingkah Laku

Jenis insting :
1. LIFE INSTINCT
• UNTUK HIDUP, MISALNYA LAPAR, HAUS,
REPRODUKSI/SEKS
• BENTUK ENERGINYA DISEBUT LIBIDO

2. DEATH INSTINCT
DISEBUT JUGA DESTRUCTIVE INSTINCT
(KEMATIAN)
• BENTUK NYA : AGGRESSIVE DRIVE
(MENGHANCURKAN DIRI ATAU ORANG LAIN)

9
THEORY OF PERSONALITY
Level ketidaksadaran , mengikuti Model Topografis
Tingkat pertama : Conscious
terdiri dari semua sensasi dan pengalaman yang kita sadari
pada ruang dan waktu tertentu.
Tingkat kedua : Preconscious
Disebut juga “available memory”, adalah seluruh pengalaman
yang tidak disadari pada ruang dan waktu tertentu tetapi dapat
dengan mudah dijadikan kembali menjadi kesadaran secara
spontan ataupun dengan usaha yang minimal.
Tingkat ketiga : Unconscious
(Major stratum of the human mind) adalah gudang
penyimpanan untuk dorongan insting primitif dan emosi yang
menakutkan atau mencemaskan pada tingkat sadar. Dorongan
itu ditekan, atau secara tidak sadar didorong menjadi pikiran
tidak sadar.

10
BAGAN PSIKODINAMIKA

REALITY SUPEREGO
DEMAND VALUE, MORAL, EGO IDEAL :
HASIL INTERNALISASI

ID
EGO
SUMBER ENERGI
TUGAS UTAMA:
DRIVE
PENGATUR TRANSAKSI
•KEINGINAN
Id DENGAN REALITA,
•INSTING
DAN ID DENGAN
SUPEREGO
SIFAT :
TIDAK DISADARI
PRINSIP :
SUBYEKTIF,
REALITAS;
TIDAK MELIHAT
BERPIKIR DAN
REALITAS
BERTINDAK REALISTIS
PRINSIP :
PLEASURE
FUNGSI :
PRINCIPLE
IDENTIFIKASI
REFLEX
REALITY TESTING
PRIMARY PROCESS
DEFENCE MECHANISM

AKSI
Defence mechanism
cemas
HAMBATAN/RINTANGAN REALITA
REAKSI EGO LINGKUNGAN
Strength/weakness

11
12
Das Es / Id
• Terdiri dari insting (hidup, mati)
•Bersumber dari unsur biologis (metabolisme)
organisme
•Mendapat energi dari sumber biologis tersebut
•Prinsip mengurangi tension (satisfaction)
•Mencari Obyek pemuas
•Melibatkan proses primer dalam berpikir

Teori Kepribadian/ENS/UAD/2010 13
Das Ich / Ego
• Tumbuhdari pengalaman
menghadapi realita
•Menggunakan proses sekunder
dalam berpikir
•Fungsi utama adalah defence
mechanism (yang sebenarnya
unconsciouos)

14
Das Ueber Ich / Superego
• Merupakan bagian dari pikiran yang
berisi nilai dan taboos dari suatu
masyarakat
•Diperoleh melalui internalisasi
•Menimbulkan efek cemas melalui
“larangannya”

15
PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN
MENGIKUTI PERKEMBANGAN
PSIKOSEKSUAL ;
Phase Oral : tahun awal kehidupan : zone
erotik adalah mulut, dan aktivitas utama
adalah menerima (oral incorporative) dan
mengambil (oral aggressive)

Aktivitas “Feeding” merupakan area konflik


yang penting

Teori Kepribadian/ENS/UAD/2010 16
PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN
(lanjutan)
Phase Anal : tahun kedua kehidupan : zone
erotik adalah anus, dan aktivitas utama
adalah memberi (anal expulsive) dan
menyimpan (anal retentive)

Aktivitas “bowel training” merupakan area


konflik yang penting

17
PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN
(lanjutan)
Phase phallic: tahun ke tiga kehidupan (3 –
5 tahun) : zone erotik adalah genital, dan
aktivitas utama adalah interaksi
heteroseksual. Masa terjadinya konflik
oedipus, ketika anak bersaing dengan
sesama jenis untuk merebut cinta lawan
jenisnya
Area konflik yang penting utk laki laki : castration anxiety,
anak perempuan : penis envy

18
PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN
(lanjutan)
Phase latency: 6 tahun sampai usia
pubertas : insting seksual “istirahat” mereda
dan aktivitas utama adalah membentuk
keterampilan yang tidak berhubungan secara
langsung dengan aktivitas seksual

19
PERKEMBANGAN KEPRIBADIAN
(lanjutan)
Phase genital: usia puber dan selanjutnya :
dicirikan dengan seksualitas yang matang/
mature yang dibentuk sejak masa pregenital
sampai menjadi organisme yang berfungsi
reproduktif

Bila tercapai dengan efektif :


Subyek mampu bekerja dan bercinta

20
FIXATION :
Terhentinya perkembangan psikoseksual karena
hebatnya konflik di suatu phase, sedangkan
orang tua tidak mampu membantu anak untuk
mengatasinya (misalnya karena pemanjaan atau
penolakan)

Kegagalan ini akan menyebabkan konflik


aktivitas seksual di phase tersebut akan
menetap, bahkan sampai anak mencapai
pubertas

21
 Alwisol. 2009. Psikologi Kepribadian. Malang:
UMM Press.
 Suryabrata, Sumardi. 2012. Psikologi
Kepribadian. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
 Feist, Jess and Gregory J. Feist. 2010. Teori
Kepribadian. Jakarta: Salemba Humanika.
 Koswara, E. 1991. Teori-Teori Kepribadian.
Bandung: Eresco.

Teori Kepribadian/ENS/UAD/2010 22
Teori Kepribadian/ENS/UAD/2010 23