Anda di halaman 1dari 17

OUTLINE JUDUL PENELITIAN

By. DINDO GALIH RAKASIWI


Topik

Keperawatan Medikal Bedah


Masalah :
Kurangnya tingkat pengetahuan latihan gerak
Range of motion (ROM) pada keluarga pasien
dalam meminimalisir terjadinya dekubitus di BLUD
Doris Sylvanus Palangka Raya.
Rumusan Masalah
 Berdasarkan hasil pengamatan selama praktik
praklinik keperawatan II dan III Kurangnya tingkat
pengetahuan latihan gerak Range of motion (ROM)
pada keluarga pasien dalam meminimalisir
terjadinya dekubitus di BLUD Doris Sylvanus
Palangka Raya.
Judul
Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap
tingkat pengetahuan latihan gerak Range of
motion (ROM) pada keluarga pasien dalam
meminimalisir terjadinya dekubitus pada
pasien penderita stroke di BLUD Doris Sylvanus
Palangka Raya
Latar Belakang
• Dekubitus adalah suatu keadaan kerusakan jaringan setempat yang
disebabkan oleh iskemia pada kulit (kutis dan sub-kutis) akibat tekanan
dari luar yang berlebihan. Umumnya terjadi pada penderita dengan
penyakit kronik yang berbaring lama. Ulkus dekubitus sering disebut
sebagai ischemic ulcer, pressure ulcer, pressure sore, bed sore. Dekubitus
juga beresiko tinggi pada orang-orang yang tidak mampu merasakan nyeri,
karena nyeri merupakan suatu tanda yang secara normal mendorong
seseorang untuk bergerak. Kerusakan saraf (misalnya akibat cedera, stroke,
diabetes) dan koma. Range Of Motion adalah pergerakan maksimum yang
dilakukan oleh sendi. Latihan ini bervariasi pada setiap individu dan
ditentukan secara genetis, pola perkembangan, ada atau tidaknya penyakit,
dan banyaknya aktivitas fisik yang biasanya dilakukan seseorang. Latihan
Range Of Motion sangat diperlukan untuk mempertahankan dan fungsi
sendi. Salah satu pengenalan macam-macam gerakan Range Of Motion
adalah dengan Pendidikan Kesehatan. Dengan proses ini diharapkan
keluarga mampu menerapkan tata cara rentang gerak yang sudah diajarkan
sehingga diharapkan terwujudnya Kemandirian Keluarga dalam melatih
range of motion pada pasien pasca stroke .
Next....
Sekitar 1,5 sampai 3 juta orang di Amerika Serikat
terkena ulkus dekubitus. Insiden ulkus dekubitus
bervariasi gejala klinisnya. Pada perawatan akut,
insidennya berkisar antara 0,4 – 38%, pada
perawatan lama sekitar 2,2 – 23,9 % dan pada
perawatan rumah sekitar 0 – 17 %. Di Indonesia
kejadian ulkus dekubitus di Yogyakarta pada bulan
Oktober 2001 dari 40 pasien yang mengalami
tirah baring, didapatkan 40% pasien menderita
ulkus dekubitus
Next....
Dekubitus terjadi karena terjepitnya pembuluh
darah antara tulang penderita dan papanan
tempat tidurnya. Akibat terjepitnya pembuluh
darah tersebut maka jaringan yang terdapat pada
daerah itu tidak bias memperoleh makanan dan
oksigen, akibatnya jaringan tersebut mengalami
kematian (Ilmu Kep. 1991).
Next....
Faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya
luka dekubitus ialah gaya gesek, friksi,
kelembaban, nutrisiburuk, anemia, kekeksia,
obesitas, gangguan jaringan perifer, danusia
(Potter & Perry, 2005). Sedangkan dampak dari
dekubitus dari segi fisik ialah kulit tidak utuh lagi,
merusak penampilan dan dari segi psikologis yang
terjadi pada penderi tadi antaranya pasien akan
merasa minder atau malu jika berhubungan dengan
orang lain
Kerangka Konsep

Variabel Independent Pre Test


Pendidikan Memberikan kuisoner
kesehatan sebelum pendidikan
tentang kesehatan.
pengetahuan
Variabel Dependent
latihan gerak
Range of motion Pengetahuan
keluarga
(ROM) pada
Post Intervensi
keluarga pasien
Memberikan kuisoner
sesudah pendidikan
kesehatan.
Desain Penelitian
 Rancangan penelitian yang akan digunakan dalam
penelitian ini adalah merupakan penelitian Quasi
Experiment (penelitian eksperimen semu) dengan
Non-Equivolent Control Grup. Metode eksperimen
merupakan kegiatan percobaan yang bertujuan
mengetahui suatu gejala yang timbul sebagai
akibat dari adanya perlakuan pre-test dan post-test
pada kelompok kontrol dan intervensi
Kerangka Kerja
Populasi
Populasi dalam penelitian ini adalah Keluarga pasien yang
menunggu pasien di BLUD Doris Sylvanus Palangka Raya

Sampling
Teknik Sampling dalam penelitian ini adalah simple random
sampling

Sampel
30 keluarga pasien di BLUD Doris Sylvanus Palangka Raya

Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah


desain penelitian Korelasional
Informed Consent

Variabel Independen Variabel Dependen


Pengaruh pendidikan Dalam meminimalisir
kesehatan terhadap tingkat terjadinya dekubitus pada
pengetahuan latihan gerak pasien penderita stroke
Range of motion (ROM)
pada keluarga pasien

Pengumpulan Data
Menggunakan kuesioner

Analisa data :
editing,coding,scoring,tabulating

Uji Statistik Spearman Rank

H1 diterima/ditolak

kesimpulan
Definisi Operasional
Definisi operasional masing-masing dalam
penelitian ini dapat dilihat dalam tabel berikut:

No. Variabel

1. Variabel Independen : Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat


pengetahuan latihan gerak Range of motion (ROM) pada keluarga pasien
2. Variabel Dependen : Dalam meminimalisir terjadinya dekubitus pada pasien
penderita stroke
Populasi, Teknik Sampling dan
Sample
Keluarga pasien yang menunggu pasien di BLUD
Populasi Doris Sylvanus Palangka Raya

Teknik Sampling simple random sampling

30 keluarga pasien di BLUD Doris Sylvanus


Sample Palangka Raya
Uji Statistik
 Uji statistik dalam penelitian ini adalah Uji Statistik
wilcoxon digunakan untuk mengukur signifikansi
perbedaan antara 2 kelompok data berpasangan
berskala ordinal atau inteval tetapi distribusi tidak
normal.
TERIMA KASIH