Anda di halaman 1dari 16

Perencanaan Asesmen

Kompetensi

PELATIHAN PENILAIAN KINERJA BERBASIS KOMPETENSI


( ASESOR KOMPETENSI )
Perencanaan
1. MEMASTIKAN BUKTI APA YANG DIBUTUHKAN SESUAI
KOMPETENSI YANG DI ASES
2. MENYUSUN ASESMEN MANDIRI ( Form – 02 )
3. MEMPERTIMBANGKAN DAN MEMILIH JENIS METODA
ASESMEN
4. MENETAPKAN “PENYESUAIAN YANG DIPERLUKAN”
5. MEMILIH JENIS BUKTI/ METODA ASESMEN
6. METODA ASESMEN
7. MENENTUKAN SUMBER-SUMBER YANG DIBUTUHKAN
8. MEMUTUSKAN KAPAN & DIMANA ASESMEN DILAKUKAN
9. MENDISKUSIKAN & MENGONFIRMASIKAN KEGIATAN
ASESMEN DENGAN ASESI
1. MEMASTIKAN KESESUAIAN BUKTI
YANG DIBUTUHKAN
• Bukti merupakan fakta yang dipersyaratkan untuk
membangun kompetensi seseorang.

• Proses asesmen merupakan pengumpulan bukti yang


cukup untuk membuat keputusan mengenai hasil
kompetensi.

• Perhatikan dengan seksama pedoman bukti pada setiap


standar kompetensi

• Pastikan Asesi yang akan dinilai mengetahui bukti yang


dipersyaratkan (Asesi mengerti apa yang
dipersyaratkan)
2. MENYUSUN ASESMEN MANDIRI

 Pada tahap awal perencanaan, asesi mengumpulkan


bukti kompetensi dan mereka percaya diri kompeten
 Asesi mengumpulkan bukti-bukti lain yang mereka miliki
(portofolio pekerjaan, laporan/keterangan atasan
langsung/HN ).
 Jangan melakukan asesmen kepada asesi yang merasa
belum kompeten
 Asesmen mandiri: berikan materi/ pedoman belajar atau
jelaskan pada asesi. Meminta kepada asesi untuk
melaksanakan asesmen mandiri dan memutuskan
apakah mereka kompeten terhadap standar kompetensi
yang telah ditetapkan
3. MEMPERTIMBANGKAN JENIS
METODE ASESMEN

•Asesmen mandiri
•Observasi langsung
•Pertanyaan tertulis
•Pertanyaan lisan
•Portofolio
•Role Play
•Simulasi
4. MENETAPKAN
PENYESUAIAN YANG DIPERLUKAN

Penyesuaian diperbolehkan terhadap perencanaan


asesmen, untuk memenuhi kebutuhan tertentu
terhadap asesi.

Persyaratan :
1. Harus sesuai dengan prinsip asesmen
2. Mempertahankan keutuhan standar kompetensi
3. Tidak membuat asesmen terlalu mudah atau terlalu sulit
4. Tercatat dalam rencana asesmen
5. MEMILIH JINIS BUKTI/ METODA
ASESMEN

- Menggunakan metoda lebih dari 2 metoda

- Pertimbangkan tentang standar dan pekerjaan yang


dilakukan, karena beberapa standar memberi
kemungkinan untuk menggunakan lebih dari satu metode

- Pilih jenis metode yang lebih mudah dilakukan serta


periksa setiap metode terhadap prinsip-prinsip asesmen

- Memutuskan metode yang akan digunakan dan


sosialisasikan kepada asesi
6. Metoda Asesmen #1

Metoda asesmen

Menilai Menilai Sikap


Ketrampilan Menilai
Pengetahuan -Pengetahuan
-Observasi dan informasi
-Role play -Uji lisan -Pendapat rekan
-Simulasi -Uji tertulis kerja
-Portofolio -Interview -Tingkah laku saat
-Jawaban singkat observasi
6. Metoda Asesmen #2

Metoda asesmen yang umum digunakan di pelayanan keperawatan

 Observasi, yaitu melihat langsung saat asesi mendemonstrasikan


keterampilan teknis dan praktek serta kemampuan
menerapkan keterampilan penunjang.
 Uji Lisan , yaitu kegiatan yang memotret knownledge berupa tanya
jawab asesi dengan asesor sesuai KUK yang direncanakan
 Uji Tulis, kegiatan yang memotret knownledge berupa aktifitas asesi
yang menuliskan jawaban pertanyaan sesuai KUK yang
direncanakan
 Portofolio yaitu pengumpulan berkas terkait tuntutan kriteria unjuk
kerja dari unit/cluster kompetensi yang di ases sesuai
dengan aturan bukti dan prinsip asesmen
6. Metoda Asesmen #3

 Studi Kasus, yaitu situasi dimana asesi diberi suatu skenario


yang menggambarkan situasi, masalah atau
insiden yang umumnya muncul di lingkungan
tempat kerja.

 Simulasi, yaitu kelanjutan dari pengalaman praktek yang


mengharuskan asesi untuk mengorganisir dan
menyelesaikan tugas yang berkaitan dengan
pekerjaan sesungguhnya dengan kondisi dan situasi
sedekat mungkin menyerupai lingkungan tempat
kerja yang sebenarnya.
7. MEMUTUSKAN SUMBER-SUMBER
YANG DIPERLUKAN

 Mengidentifikasi materi, peralatan serta fasilitas yang


diperlukan dalam proses ASESMEN

 Mengidentifikasi orang lain yang terlibat

 Mengusahakan sedapat mungkin agar ASESMEN


merupakan bagian dari prosedur kerja sehari-hari
8. MEMUTUSKAN KAPAN DAN DIMANA
ASESMEN AKAN DILAKSANAKAN

KAPAN :

 Sebelum, sebagai bagian atau berhubungan dengan


program pelatihan

 Setelah asesi percaya dirinya kompeten

 Pada saat yang tepat untuk seluruh pihak

 Terdapat jadwal kerja yang memberikan kesempatan


ASESMEN
8. MEMUTUSKAN KAPAN DAN DIMANA
ASESMEN AKAN DILAKSANAKAN

DIMANA:
 Sesuai pada standar yang berlaku
 Lebih disukai di tempat kerja sendiri
 Pada lokasi yang aman di ruang pelayanan keperawatan
dengan keleluasaan gerak yang cukup
 Pada tempat yang tepat untuk melaksanakan tugas
 Pada tempat yang memiliki peralatan yang cukup seperti
KUK yang ada
 Pada tempat-tempat tertentu yang mengharuskan asesi
melakukan tindakan melebihi dari standar yang
dipersyaratkan
9. MENDISKUSIKAN & MENGONFIRMASIKAN
KEGIATAN ASESMEN DENGAN ASESI

 Kegiatan asesmen sebagai proses belajar

 Kegiatan asesmen sebagai pekerjaan


DOKUMEN YANG DI SIAPKAN

 FORM 01 : Permohonan asesmen kompetensi

 FORM 02 : Asesmen mandiri

 FORM 03 : Rencana Asesmen (memenuhi seluruh


dimensi kompetensi)
TERIMA KASIH