Anda di halaman 1dari 23

LAPORAN KASUS

TINEA KAPITIS

NURUL AMALIYAH
10542057114
PENDAHULUAN
Dermatofitosis adalah penyakit pada jaringan yang mengandung
zat tanduk, misalnya stratum korneum pada epidermis, rambut,
dan kuku, yang disebabkan golongan jamur dermatofita.

Klasifikasi
• Tinea kapitis
• Tinea barbe
• Tinea kruris
• Tinea pedis et manum
• Tinea unguium
• Tinea korporis
LAPORAN KASUS
IDENTITAS PASIEN

• Nama :S
• Umur : 8 tahun
• Alamat : Kp Tala
• Tanggal masuk RS : 14/9/2018
ANAMNESIS
Seorang anak laki-laki diantar ibunya berobat di Poli kulit
Rumah Sakit Syekh Yusuf Gowa dengan keluhan gatal pada
kepala yang dirasakan kurang lebih sejak 3 bulan yang lalu.
Pasien juga mengeluhkan rambut rontok dan mudah
dicabut. Pasien merasa tidak sakit saat dicabut. keluhan
gatal memberat saat beraktivitas terutama pada saat
berkeringat. Riwayat pengobatan sebelumnya (-), riwayat
alergi (-), riwayat gejala yang sama di keluarga (+) adik
pasien
STATUS PASIEN
Keadaan Umum : Sakit Sedang
Kesadaran : Composmentis
Gizi : Baik
Hygiene : Sedang
Kepala : Sklera : Ikterus(-)
Konjungtiva : Anemis (-)
Bibir : Sianosis (-)
Status Lokalis : Kepala
STATUS DERMATOLOGI

• Lokasi : kepala
• Effloresensi : plak eritem dengan skuama halus. Ukuran
numular, plakat.
• Diagnosis : Tinea Capitis
• Terapi : - Cetirizine syr 1x ½ cth
- Griceofulvin 125 mg 2 x ½ tab
- Mikonazol cream
PEMBAHASAN
Definisi

Tinea kapitis adalah kelainan pada kulit dan rambut kepala


yang disebabkan oleh spesies dermatofita. Kelainan ini
dapat ditandai dengan lesi bersisik , kemerah-merahan,
alopesia , kadang-kadang terjadi gambaran klinis yang
berat, yang disebut kerion.
Epidemiologi

• Insidens tinea kapitis masih belum diketahui pasti, sering


dijumpai pada anak-anak 3-14 tahun. jarang pada dewasa
Etiologi

• Spesies dermatofit seperti Trichophyton dan


Mikrosporum.
Manifestasi klinis
1. Gray patch ring worm
penyakit mulai dengan papul merah yang kecil disekitar
rambut. Papul ini melebar dan membentuk bercak yang
menjadi pucat dan bersisik. Rambut warna abu-abu, mudah
patah dan mudah dicabut tanpa rasa nyeri.
2. Kerion
Reaksi peradangan berat, berupa pembengkakan yang
menyeruppai sarang lebah dengan sebukan sel radang
disekitarnya. Gatal dan nyeri
3. Black dot ring worm
Rambut yang terkena infeksi patah, tepat pada muara
folikel, dan yang tertinggal adalah ujung rambut yang
penuh dengan spora.
Patogenesis
Non-inflamatori
inflamasi
• Dermatitis seboroik
• Pedikulosis kapitis
• Dermatitis atopik

Diiagnosa banding
• Pemeriksaan KOH
• Pemeriksaan lampu wood
• Kultur

Pemeriksaan penunjang
• Topikal :
Selinum sulfida 1%
Zink pyrithione 1/2 %
Povidon iodine 2,5%
Ketokonazole 2%

• Oral :
• Anak :
Griseofulvin 10-25 mg/Kgbb (2 W)
Tebinafine 3-6mg/KgBB?hari (2-8W)
• Dewasa :
Griseofulvin 20-25 mg/kg/bb ( 6-8 W)
Terbinafine 250mg/ hari (2-8 W)
Itrakonazole5mg/kgbb/ hari hari (2-4W)

Penatalaksanaan
TERIMA KASIH