Anda di halaman 1dari 21

BAB X

KATUP-KATUP (VALVES)
10.1 Pendahuluan
Katup (valve): alat pengatur aliran suatu
substansi (baik gas, partikel padatan terfluidisasi,
slurry, dan cairan) melalui bukaan, tutupan atau
sebagian bukaan dan tutupan katup.
Katup sebenarnya termasuk bagian perpipaan
(pipe fitting) dan aplikasinya bervariasi dalam
industri komersial.
Kerja katup dpt dikontrol secara manual maupun
oleh media tekanan (udara tekan, pneumatic).
created by Tri Hartono
10.2 Tipe katup (Valve Types)

Bermacam-macam katup tersedia di pasaran


dan secara umum dikelompokkan dalam tiga
kelompok, yaitu:

 Linear movement valves: gate valve, globe


valve, piston valve & diaphragm valve.
 Rotary Movement valves: ball valve & butterfly
valve.
 Check valve: lift check valve, swing check
valve & disc check valve.

created by Tri Hartono


10.3. Linear Movement Valves
Gerakan dari bukaan dan tutupan katup-katup ini adalah
lurus walaupun tuas kontrolnya berupa gerakan putar.
10.3.1 Gate Valve

Katup jenis ini paling banyak dan


umum digunakan di industri
karena menghasilkan beda
tekanan (pressure drop) minimal
ketika katup dalam posisi
terbuka.

A gate valve consists of four


main components, the body,
bonnet (or cover), gate and stem.
A typical gate valve is shown in
Figure 10.1.

created by Tri Hartono


10.3.2 Globe valves
 Keuntungan dari katup ini
adalah dapat dibuka dengan
cepat dibanding gate valve
karena jarak disc lebih dekat
dari dudukannya saat terbuka.
Keuntungan lain, jika frekuensi
katup sering terbuka dan
tertutup (sering bergerak).
 Kerugiannya adalah fluida
yang mengalir meningkat
tahanannya dan menghasilkan
turbulensi, akibatnya pressure
drop globe valve lebih tinggi
dibanding gate valve. Tingkat
kebocoran globe valve lebih
kecil yang berarti dapat
diaplikasikan untuk tekanan
dan volume yang besar
(contoh mengalirkan steam).
created by Tri Hartono
10.3.3 Piston valves
 Salah satu kerugian linear
movement valves adalah
dudukannya mudah rusak
akibat adanya kotoran dan
keausan maka pemeliharaan
rutin diperlukan. Sungguhpun
suku cadang tersedia di
pasaran namun perbaikannya
perlu waktu dan biaya.
 Untuk mengatasi masalah
diatas maka piston valve
dikembangkan. Piston valve
didesain untuk terbuka dan
tertutup penuh (fully opened
and closed positions).
Pemeliharaan mudah hanya
dengan membuka dua baut
luar body serta hanya perapat
(seal) yang biasa diganti
sedangkan piston didesain
untuk tidak diganti.
created by Tri Hartono
10.3.4 Diaphragma valves

 Keuntungan dari katup ini diafragma menisolasi dari


bagian-bagian yang bergerak dalam katup sehingga
terhindarkan dari fluida geraknya. Oleh karena itu sering
diaplikasikan pada fluida-fluida yang korosif. Namun
aplikasinya hanya terbatas untuk tahan terhadap suhu
rendah (maksimum 175°C).

 Terbagi atas 2 klasifikasi:


- Weir type (see Figure 12.1.5 (a))
- Straight-through type (see Figure 12.1.5 (b))

created by Tri Hartono


Fig. 10.4. The weir type (a) and straight-through type (b) diaphragm valves
created by Tri Hartono
10.2. Rotary Movement valves
Gerakan bola katup berputar 90° utk membuka/menutup kembali.

10.2.1 Ball Valve


Rotasi bola katup dari posisi terbuka ke posisi tertutup adalah 90°
dan fluida mengalir melalui orifice (lihat gambar 10.5)

Fig. 10.5. Ball valve

created by Tri Hartono


created by Tri Hartono
Fig. 10.6. Penampang Ball Valve
10.2.2 Butterfly valves
 Semua jenis katup ini terdiri
atas disc yg berputar pd poros
tegak lurus terhadap aliran
fluida. Ruang yg diperlukan
cukup kecil dan umumnya
pemasangan katup ini cukup
diselipkan diantara 2 buah
pipa yang akan disambungkan
melalui flanges shg dikenal
wafer butterfly valves.

 Kerugian dari butterfly valve


adalah tidak dapat menutup
dengan akurat dibanding
katup-katup lain. Oleh karena
itu aplikasinya untuk
mengalirkan cairan atau
dimana ruang pemasangan
katup sangat sempit.

created by Tri Hartono


Kondisi kerja berbagai katup

created by Tri Hartono


Pemilihan Ukuran Katup
 Setelah tipe katup yg sesuai dipilih, perlu memiilih ukuran katup
yang benar. Ukuran katup umumnya disesuaikan dg ukuran pipa.
Namun demikian, pengecekan pressure drop sepanjang katup (saat
terbuka penuh) diperlukan agar dalam batas yang diijinkan.
Pressure drop adalah sebagai fungsi koefisien aliran katup (the
valve flow coefficient or Kvs value), flowrate dan inlet pressure.
 Banyak persamaan dan grafik tersedia untuk memprediksi ukuran
katup, diantaranya pers empiris berikut:

created by Tri Hartono


Fig. 10.8 Saturated steam sizing chart
created by Tri Hartono Fig.10.9 Water sizing chart
Contoh Soal
 A ball valve with a Kvs value of 29, is installed on a 40 mm diameter
steam pipe system, which passes 500 kg/h of saturated steam at 8
bar g. What is the pressure drop across the strainer?
 Solution, dari pers empiris dan disusun kembali menghasilkan:

This equates to a pressure


drop of just over 0.5%

created by Tri Hartono


10.3. Check valves
Mengalirkan fluida hanya 1 arah & terbagi atas swing, lift, & ball type.

10.3.1 Lift check valves


 Keuntungan utama katup ini
adalah sederhana karena
hanya bagian katup konis yang
bergerak, pemeliharaan
sedikit, dan dudukan terbuat
dari logam sehingga tahan
lama.
 Dua limitasi utamanya yaitu
pertama didesain hanya untuk
instalasi pipa horizontal dan
kedua ukuran pipa terbatas. Fig. 10.11 A lift check valve

created by Tri Hartono


10.3.2 Swing check valves
 Tahanan aliran yang tinggi saat posisi terbuka akibat berat disc.
 Timbul turbulensi aliran, pressure drop besar, timbul waterhammer
 Disc bisa terbentur & rusak jika aliran sangat besar
 Biasanya dig utk ukuran pipa yg besar (>DIN 250)

Fig. 10.12 Swing type wafer check valve Fig. 10.13 Swing check valve

created by Tri Hartono


10.3.4 Disc check valves

Berukuran kecil & untuk pipa-pipa


kecil (mak DIN 125)

Fig. 10.14 A disc check valve

created by Tri Hartono Fig. 10.15 Operation of a disc check valve


Pressure loss/drop charts
 Karena semua tipe check
valve cocok utk cairan & gas,
biasanya pabrik menyediakan
chart hanya utk air (Fig.10.10)
 Untuk cairan lainnya dig pers:

Fig. 10.10 A typical manufacturer's pressure


loss diagram

created by Tri Hartono


Fig. 10.10 A typical manufacturer's pressure loss
diagram

created by Tri Hartono


Contoh Soal
 Determine the pressure drop across a DN65 check valve
passing 1200 kg/h of saturated steam at 8 bar g. Use the
pressure drop characteristics shown in Figure 10.10.

 Solution:
The first step is to calculate the volumetric flowrate:
From steam tables at 8 bar gauge g, Vg = 0.2149 m3/kg

created by Tri Hartono


Dari Figure 10.10, the pressure drop sepanjang katupkira-kira 0.085 bar.

created by Tri Hartono