Anda di halaman 1dari 28

KEBISINGAN

Pengertian

KepmenLH
Permenakertrans No Kep-
No Per- 48/MenLH/11/
13/MEN/X/ 2011 1996

Kebisingan adalah suara Kebisingan adalah bunyi


yang tidak dikehendaki yang tidak diinginkan dari
yang bersumber dari alat usaha atau kegiatan dalam
proses produksi dan atau tingkat dan waktu tertentu
alat- alat kerja yang pada yang dapat menimbulkan
tingkat tertentu dapat gangguan kesehatan
menimbulkan gangguan manusia dan kenyamanan
pendengaran lingkungan
• Pengukuran kebisingan yang diukur
adalah intensitas atau arus energi per
satuan luas yang dinyatakan dalam satuan
desibel (dBA)
Jenis kebisingan
Kebisingan
kontinyu

Kebisingan
terputus- putus

Kebisingan
impulsif
Akibat kebisingan
Gangg. • Sakit kepala
• Mual
Fisiologis • Gangg. keseimbangan

Gangg. • Gangg. konsentrasi


• Gangg. Tidur
Psikologis • Cepat marah

Gangg.
Komunikasi
Gangg. Organ • Temporary
• Permanent
pendengaran
Faktor pengaruh kebisingan

Besar intensitas suara

Frekuensi

Spektrum suara

Kepekaan individu dan


kesehatan

Lama dan jarak dari sumber


• Tidak dalam kondisi hujan
• Kecepatan angin  20 km/jam
• Mikrofon dilengkapi wind screen untuk
menghindari pengaruh getaran dari
angin
• Kelembaban udara tidak terlalu tinggi
• Posisi alat
- ketinggian 120 s.d. 150 cm dari tanah
- minimal 3,5 meter dari bangunan/pohon
Pengukuran kebisingan
Dengan sebuah Sound Level Meter, diukur
tingkat tekanan bunyi (dBA) selama 15
menit. Untuk tiap pengukuran pembacaan
dilakukan setiap 3 (lima) detik  LTM3.
Jumlah data yang dikumpulkan selama 15
menit adalah 300 buah.
Hasil pengukuran berupa rata- rata
kebisingan
NAB Kebisingan

Permenaker PermenLH

Permenkes
Pengendalian kebisingan
Eliminasi (perubahan cara kerja)

Subtitusi (modifikasi perawatan mesin)

Isolasi sumber suara

Administratif (pengaturan waktu, rotasi kerja, training,


pemeriksaan audiometric, pengukuran kebisingan)

Personal Protective Equipment


PPE
Penentuan PPE
• Sumbat telinga dipilih untuk menahan
frekuensi tertentu saja, tidak mengurangi
frekuensi untuk komunikasi
• Bahan sumbat telinga yang baik dari
bahan karet dan plastik lunak yang dapat
mengikuti kontur dari lubang telinga
Penggunaan ear plug
• Daya lindung terhadap kebisingan
mencapai 25-30 dB
• Bila terjadi kebocoran, dapat mengurangi
15 dB lebih
Penggunaan ear muff
• Daya lindung terhadap kebisingan sampai
± 42 dB (35 – 45 dB)
• Dalam keadaan khusus dapat
dikombinasikan dengan penggunaan ear
plug sehingga daya lindungnya mencapai
± 50 dB
• Keadaan khusus ini tidak melindungi
secara lebih karena masih ada hantaran
gelombang suara melalui tulang telinga
Panas Radiasi
Pengertian
• Merupakan radiasi yang dipancarkan oleh
sebuah benda sebagai akibat suhunya
• Alat ukur  globe thermometer (warna
hitam)
• Benda hitam didefinisikan sebagai sebuah
benda yang menyerap semua radiasi yang
datang padanya
Akibat radiasi panas

Heat Heat Heat


stroke exhaustion cramps

Fainting Heat rash Fatique


Heat stroke
• Merupakan gangg. Kesehatan akibat yang paling serius dari bekerja di
lingkungan panas. Hal ini terjadi karena sistem pengatur suhu tubuh tidak
mampu mempertahankan suhu tubuh dengan mengeluarkan keringat
(keringat terhenti).
• Suhu tubuh naik secara dramatis, dan korban mengalami gannguan mental
serta kejang-kejang. Jika hal ini terjadi, korban harus segera dikeluarkan
dari area panas dan ditempatkan diarea dingin, tubuhnya harus dibasahi
dengan kain basah untuk menurunkan suhu tubuhnya sebagai pertolongan
pertama. Selanjutnya korban harus dibawa kerumah sakit untuk mendapat
pertolongan lebih lanjut. Jangan sampai terlambat karena bisa berakibat
kematian
Heat exhaustion
• Merupakan gangguan klinis yang dapat menyerupai gejala awal
heat stroke (kelelahan panas).
• Kelelahan panas diakibatkan oleh hilangnya sejumlah besar cairan
tubuh melalui keringat, kadang-kadang disertai kehilangan cairan
elektrolit yang berlebihan.
• Pekerja yang mengalami kelelahan panas masih berkeringat tetapi
mengalami kelelahan, pusing, mual atau sakit kepala.
• Dalam kasus yang lebih serius, korban bisa muntah atau hilang
kesadaran, kulit basah atau lembab, pucat atau memerah dan suhu
tubuh normal atau sedikit diatas normal. Pada kondisi ini korban
harus segera dipindahkan ketempat yang dingin untuk
mendapatkan perawatan dan istrihat yang cukup.
Heat cramps
• adalah terjadinya kram atau kejang pada otot-otot akibat kehilangan
cairan elektrolit, meskipun sudah minum air secukupnya namun
tidak bisa menggantikan garam didalam tubuh, bahkan air yang
diminum mengencerkan cairan elektrolit yang ada didalam tubuh
dan semakin mempermudah cairan elektrolit tersebut keluar dari
tubuh sehingga kadar cairan elektrolit makin rendah, dan hal ini
menyebabkan otot mengalami kram yang menyakitkan.
• Biasanya kram dapat terjadi pada otot kaki, lengan, atau perut.
Biasanya otot-otot yang lelah akan lebih mudah kram. Kram dapat
terjadi selama satu atau setengah jam, dan dapat dipulihkan dengan
meminum cairan yang mengandung elektrolit atau garam
Fainting
• Merupakan kata lain dari pingsan dimana keadaan ini bisa terjadi
bagi pekerja yang tidak terbiasa bekerja dilingkungan panas.
• Pada saat bekerja terjadi pembesaran pembuluh darah dibawah
kulit dan bagian bawah tubuh untuk mempertahankan suhu tubuh,
sehingga darah terkumpul disana dan otak mengalami kekurangan
suplai darah.
• Setelah pekerja yang pingsan dipindahkan ke ruangan yang lebih
dingan dan dibaringkan untuk membiarkan darah mengalir ke otak
agar korban sadar kembali.
Transient heat fatigue
• Merupakan kelelahan panas sementara yang terjadi karena
ketidaknyamanan akibat paparan panas yang dapat menyebabkan
ketegangan mental atau psikologis.
• Biasanya terjadi pada pekerja yang rentan terhadap panas, dan
dapat mengganggu kinerja, koordinasi dan kewaspadaan. Tingkat
ketahanan terhadap panas dari pekerja yang suka mengalami
transient heat fatigue dapat dinaikkan secara bertahap dengan
menyesuaikan diri dengan lingkungan panas.
Heat rash
• Merupakan biang keringat dapat terjadi
pada lingkungan panas yang lembab,
dimana keringat tidak bisa menguap dan
menempel di kulit atau kulit tetap basah,
sehingga memunculkan biang keringat.
• Untuk menghindari biang keringat pekerja
bisa beristirahat di ruangan yang dingin
dan mandi bersih serta mengeringkan
kulit. Jika biang keringatnya parah, maka
sebaiknya berobat ke dokter kulit.
Pengukuran panas radiasi
• Merupakan kombinasi dari beberapa pengukuran (suhu kering, suhu
basah, kelembaban udara dan kecepatan angin)
• Suhu udara diukur dengan termometer dan disebut suhu kering,
sedangkan suhu basa dan kelembaban dapat diukur bersama-
sama dengan “ sling psychrometer” atau arsmann psychrometer”
Tujuan pengukuran panas radiasi

menghitung indeks tekanan panas


melalui pengukuran faktor-faktor
eksternal lingkungan yang
mempengaruhi tekanan panas, meliputi
; kelembaban, kecepatan angin, suhu
kering, suhu basah dan suhu radiasi;

untuk melakukan evaluasi terhadap


kesehatan pekerja akibat paparan
tekanan panas, yaitu melalui
pengukuran tekanan darah sistolik,
tekanan darah diastolik, denyut nadi dan
suhu tubuh pekerja.
Pengendalian panas radiasi

Lingkungan Pengaturan Kesehatan


kerja kerja pekerja
• Pisahkan alat • Sistem roling/ • Pakaian kerja
yang shift • Monitoring
memancarkan • Periode kerja/ kesehatan
radiasi dengan waktu
lokasi bekerja
• Meningkatkan
aliran udara