Anda di halaman 1dari 36

PEMOGRAMAN

BERORIENTASI
OBYEK

OBJECT
ORIENTED
PROGRAMMING
Object Oriented Programming
Konsep-konsep dasar dari Object Oriented Programming,
seperti fungsi dan definisi dari class, enkapsulasi,
polimorfisme. Object Oriented Programming adalah
paradigma pemograman yang berorientasi pada objek,
dimana semua data dalam pemograman dibungkus dalam
objek. Dibandingkan dengan logika pemograman terstruktur.
Setiap objek dapat menerima, memproses data, dan
mengirim pesan ke objek lainnya.

OOP juga lebih luas digunakan sekarang dibandingkan


pemograman terstruktur. Dengan menggunakan OOP maka
dalam melakukan pemecahan suatu masalah kita tidak
melihat bagaimana cara menyelesaikan suatu masalah
tersebut(terstruktur) tetapi objek-objek apa yang dapat
melakukan pemecahan masalah tersebut.
Mengapa Mempelajari JAVA?
Java memiliki karakteristik berikut :

1. Sederhana
Bahasa pemrograman Java menggunakan sintaks mirip dengan
C++ namun sintaks pada Java telah banyak diperbaiki terutama
menghilangkan penggunaan pointer yang rumit dan multiple
inheritance. Java juga menggunakan automatic memory
allocation dan memory garbage collection.

2. Berorientasi objek (Object Oriented)


Java mengunakan pemrograman berorientasi objek yang
membuat program dapat dibuat secara modular dan dapat
dipergunakan kembali. Pemrograman berorientasi objek
memodelkan dunia nyata kedalam objek dan melakukan interaksi
antar objek-objek tersebut.
Mengapa Mempelajari JAVA?
3. Dapat didistribusi dengan mudah
Java dibuat untuk membuat aplikasi terdistribusi secara mudah
dengan adanya libraries networking yang terintegrasi pada Java.

4. Interpreter
Program Java dijalankan menggunakan interpreter yaitu Java
Virtual Machine (JVM). Hal ini menyebabkan source code Java yang
telah dikompilasi menjadi Java bytecodes dapat dijalankan pada
platform yang berbeda-beda.

5. Robust
Java mempuyai reliabilitas yang tinggi. Compiler pada Java
mempunyai kemampuan mendeteksi error secara lebih teliti
dibandingkan bahasa pemrograman lain. Java mempunyai runtime-
Exception handling untuk membantu mengatasi error pada
pemrograman.
Mengapa Mempelajari JAVA?
6. Aman
Sebagai bahasa pemrograman untuk aplikasi internet dan
terdistribusi, Java memiliki beberapa mekanisme keamanan untuk
menjaga aplikasi tidak digunakan untuk merusak sistem komputer
yang menjalankan aplikasi tersebut.

7. Architecture Neutral
Program Java merupakan platform independent. Program cukup
mempunyai satu buah versi yang dapat dijalankan pada platform
yang berbeda dengan Java Virtual Machine.

8. Portabel
Source code maupun program Java dapat dengan mudah dibawa ke
platform yang berbeda-beda tanpa harus dikompilasi ulang.
Mengapa Mempelajari JAVA?
9. Performance
Performance pada Java sering dikatakan kurang tinggi. Namun
performance Java dapat ditingkatkan menggunakan kompilasi Java
lain seperti buatan Inprise, Microsoft ataupun Symantec yang
menggunakan Just In Time Compilers (JIT).

10. Multithreaded
Java mempunyai kemampuan untuk membuat suatu program
yang dapat melakukan beberapa pekerjaan secara sekaligus dan
simultan.

11. Dinamis
Java didesain untuk dapat dijalankan pada lingkungan yang
dinamis. Perubahan pada suatu class dengan menambahkan
properties ataupun method dapat dilakukan tanpa menggangu
program yang menggunakan class tersebut.
Langkah – langkah sistematis dasar dalam
menyelesaikan permasalahan pemrograman :
1. Mendefinisikan masalah
2. Menganalisa dan membuat rumusan
pemecahan masalah
3. Desain Algoritma dan Representasi
4. Pengkodean, Uji Coba dan pembuatan
dokumentasi
JAVA
STRUKTUR JAVA (OS)
Fase Pemrograman JAVA #1
Fase Pemrograman JAVA #2
Tipe Data primitif
Integral
Integral
Deklarasi dan Inisialisasi Variabel
<data tipe> <name> [=initial value];

Catatan: Nilainya berada diantara <> adalah nilai yang


disyaratkan, sementara nilai dalam tanda [] bersifat
optional.

Ex :

double exam=0;
double quiz=10;
double grade = 0;

double exam=0, quiz=10, grade=0;


Keyword dalam Java
Operator Aritmatika
Operator Increment &
Decrement
Operator Relasi
Operator Logika
&& (logika AND) dan & (boolean logika AND)
Operator Logika
|| (logika OR) dan | (boolean logika inclusive OR)
Operator Logika
^ (boolean logika ExclusiveOR )
Operator Logika
! (logika NOT)
Operator Logika
(?:) ternary
exp1?exp2:exp3

Ex.
Operator Precedence
Operator precedence didefinisikan sebagai perintah yang dilakukan compiler
ketika melakukan evaluasi terhadap operator, untuk mengajukan perintah
dengan hasil yang tidak ambigu/ hasil yang jelas.

Ex.

6%2*5+4/2+88-10 => ((6%2)*5)+(4/2)+88-10


Struktur Kontrol
Struktur Kontrol
Statement if
Bentuk dari pernyataan if,

If(boolean_expression)
statement;

atau

if(boolean_expression){
statement1;
statement2;
...
}
Struktur Kontrol
Statement if-else
Bentuk statement if-else,

if( boolean_expression )
statement;
else
statement;

dapat juga ditulis seperti,

if( boolean_expression ){
statement1;
statement2;
...
}
Else{
statement1;
statement2;
...
}
Struktur Kontrol
Statement if-else-if

if( boolean_expression1 )
statement1;
else if( boolean_expression2 )
statement2;
else
statement3;
Struktur Kontrol
Statement Switch
switch( switch_expression ){
case case_selector1:
statement1; //
statement2; //block 1
. . . //
break;
case case_selector2:
statement1; //
statement2; //block 2
. . . //
break;
...
default:
statement1; //
statement2; //block n
. . . //
break;
}
Struktur Kontrol Perulangan
Struktur Kontrol Perulangan
while loop

while( boolean_expression ){
statement1;
statement2;
...
}
Struktur Kontrol Perulangan
do while

Do{
statement1;
statement2;
...
} while( boolean_expression );
Struktur Kontrol Perulangan
for

For(nilai_awal; kondisi; instruksi_berikut){


statement1;
statement2;
...
}
Variable Scope
Ex. Variable Scope