Anda di halaman 1dari 7

CARA PENGOPRASIAN MESIN

KAPAL SAAT BLACK OUT DI TENGAH


LAUT
Adrew
Adam

Ado

Daniel

firman
S.O.P BLACK OUT DI TENGAH LAUT
 1. jalankan suatu generator yang akan di gunakan untuk menjalankan mesin induk.
untuk menjalankan mesin induk, banyak di butuhkan tenaga listrik, karena hampir seluruh pesawat bantu di
jalankan
2. jalankan main air compressor, untuk mengisi udara bertekanan pada bejana udara penjalan, posisikan
auto . tekanan udara yang di butuhkan s/d 30 kg/cm2
3. apabila mesin induk di lengkapi dengan auto blower , jalankan auto blower untuk pembilasan awal.
4. jalankan pompa minyak pelumas mesin induk ( M.E.L.O pump ).
5. putar handel pemutar pompa minyak pelumas silinder ( handle dari cylinder lubricating oil )
6. jalankan pompa bahan bakar diesel ( diesel oil pump )
7. periksa sistem udara pengontrol ( control air sistem )
8. jalankan pompa pendingin air tawar ( apabila semula di pelabuhan tidak di jalankan untuk “Engine
Warming” )
9. sea water cooling pump, stand by untuk di jalankan.
10.putar mesin induk dengan menyambung dengan turning gear, selama 5 atau 10 menit, sambil kran –
kran pembuangan gas ( gas indikator cock ) terbuka selesai torngear segera lepas kendali
11. beritahu anjungan, bahwa mesin akan melakukan blow up, sekaligus akan mencoba maju dan mundur
di tempat, pekerjaan blow up, majudan mundur, baru di kerjakan apabila ada persetujua dari anjungan.
pengoprasian

1. beritahu anjungan, untuk mencoba engine telegraph dan mencocokan jam
kamar mesin dengan anjungan.
2. apabila kamar mesin dan mesin telah siap, geser jarum telegraph ke "ST
BY" menyatakan bahwa mesin sudah siap untuk olah gerak dan siap
berlayar dsb.
3. selama olah gerak, mesin induk menggunakan diesel oil. sementara olah
gerak berlangsung secara berlangsung, secara perlahan panaskan bahan
bakar MFO sampai mendekati suhu 80c
4. bila sudah ada aba - aba dari anjungan "FULL AWAY" ganti pemakaian
bahan bakar dari D.O. ke MFO dengan di panasi 80 - 90 c.
5. naikan putaran ( rpm) mesin, sampai putaran normal sea speed.
6. jalankan pompa air sirkulasi ketel ( boiler water circulating pump ), untuk
memanasi air ketel menggunakan panas dari gas buang mesin induk.
produksi uap selama pelayaran berlangsung, cukup melalui economizer
7. matikan semua mesin yang di perlukan selama pelayaran.
tindakan yang harus diambil saat
black out
 Generator darurat akan memulihkan daya dalam waktu singkat.
 Informasikan Petugas di jembatan sebentar tentang kondisi ini.
 Panggilan untuk tenaga kerja dan menginformasikan kepada chief
engineer.
 Jika pembangkit propulsi utama sedang berjalan, bawa tuas bahan
bakar ke posisi nol.
 Tutup umpan pembersih yang berjalan untuk menghindari luapan dan
pemborosan bahan bakar.
 Jika ketel tambahan sedang bekerja, matikan katup penghenti uap
utama untuk mempertahankan tekanan uap.
 Cari tahu masalah dan alasan untuk mematikan dan memperbaiki hal
yang sama.
 Sebelum memulai genset, mulailah pompa priming sebelum pelumasan
jika pasokan untuk yang sama diberikan dari generator darurat; jika
tidak, gunakan pegangan pegangan manual (disediakan di beberapa
generator).