Anda di halaman 1dari 29

Dwi Sixteen EP., S.Kep., Ns., M.

Kep
 DEFINISI FALSAFAH

Keyakinan terhadap nilai-nilai yang


menjadi pedoman untuk mencapai
suatu tujuan dan dipakai sebagai
pandangan hidup.
 DEFINISI FALSAFAH KEPERAWATAN
 Falsafah keperawatan adalah pandangan dasar
tentang hakikat manusia dan esensi keperawatan
yang menjadikan kerangka dasar dalam praktik
keperawatan

 Falsafah keperawatan adalah keyakinan perawat


terhadap nilai-nilai keperawatan yang menjadi
pedoman dalam memberikan asuhan
keperawatan, baik kepada individu, keluarga,
kelompok maupun masyarakat.
Falsafah keperawatan  “roh” yang
mendiami setiap perawat  menjadi
landasan bagi perawat dalam
menjalankan profesinya.
• Esensi falsafah keperawatan  keyakinan yang
harus dimiliki perawat dalam menjalankan asuhan
keperawatan
1. Manusia adalah individu yang memiliki
kebutuhan bio-psiko-sosio-spiritual yang
unik.
• Menuntut kemampuan perawat yang tepat
dalam menganalisis kebutuhan klien 
kemampuan analisis rendah  salah
menetapkan masalah keperawatan
 Memandang pasien sebagai makhluk
yang holistic :
 Biologi
 Manusia merupakan suatu susunan sistem
organ tubuh
 Mempunyai kebutuhan untuk
mempertahankan hidupnya
 Tidak terlepas dari hukum alam dilahirkan –
berkembang - mati
 Psikologi
 Manusia mempunyai struktur
kepribadian
 Tingkah laku sebagai manifestasi
dari kejiwaan
 Mempunyai daya fikir dan
kecerdasan
 Mempunyai kebutuhan psikologik
agar pribadi dapat berkembang
 Sosial
 Perlu hidup bersama orang lain,
kerjasama memenuhi kebutuhan dan
tuntutan hidupnya
 Dipengaruhi oleh kebudayaan

 Dipengaruhi dan beradaptasi dengan


lingkungan sosial
 Dituntut untuk bertingkahlaku sesuai
dengan harapan dan norma yang ada
Spiritual

 Mempunyai keyakinan/mengakui
adanya Tuhan
 Memiliki pandangan hidup,
dorongan hidup sejalan dengan sifat
religius
2. Keperawatan adalah bantuan bagi umat
manusia yang bertujuan meningkatkan
derajat kesehatan yang optimal.
• Definisi keperawatan
Keperawatan mrp suatu bentuk layanan
kesehatan profesional yang mrp bagian integral
dari layanan kesehatan berbasis ilmu dan kiat
keperawatan, yang berbentuk layanan bio-
psiko-spiritual kompreehnsif yg ditujukan bagi
individu, keluarga, kelompok dan masyarakat
baik sehat maupun sakit, yang mencakup
keseluruhan proses kehidupan manusia
(Lokakarya Keperawatan nasional, 1983)
 Kontribusi keperawatan dalam meningkatkan
derajat kesehatan masyarakat didasarkan pada
beberapa konsep keperawatan :
1. Asuhan yang diberikan perawat bersifat holistik
2. Sasaran asuhan keperawatan adalah klien, mulai dari
tingkat individu sampai tingkat masyarakat.
3. Lingkup layanan keperawatan bukan terbatas pada klien
yang sakit saja, tetapi juga klien yang sehat.
4. Eksistensi keperawatan berlangsung sepanjang kehidupan
manusia.
5. Intervensi keperawatan mencakup upaya promotif,
preventif, kuratif dan rehabilitatif.
3. Tujuan asuhan keperawatan dapat
dicapai melalui usaha bersama dari
semua anggota tim kesehatan dan
pasien/keluarga
• Asuhan keperawatan mrp suatu bentuk
layanan profesional  tidak dilakukan
berdasarkan intuisi atau kebiasaan 
melainkan dilandasi pengetahuan ilmiah dan
memperhatikan aspek kemanusiaan.
 Wujud memperhatikan aspek kemanusiaan yaitu
melibatkan klien dan keluarga dalam asuhan
keperawatan.
 Manfaat melibatkan klien dan keluarga dlm askep :
 Klien dan keluarga akan merasa memiliki tanggung jawab
dalam pencapaian tujuan perawatan.
 Dapat terwujud dan terbina kerja sama yang baik antara
perawat, klien dan keluarga yang dilandasi oleh rasa
saling percaya.
4. Dalam melakukan asuhan keperawatan,
perawat menggunakan proses
keperawatan untuk memenuhi
kebutuhan kesehatan klien.
• Proses keperawatan terdiri dari beberapa
tahap  metode ilmiah  shg terhindar
dari malefisien dalam memebrikan
asuhan keperawatan
• Wujud tanggung jawab dan tanggung
gugat perawat  tindakan
terdokumentasi dg baik
5. Perawat bertanggung jawab dan bertanggung
gugat, memiliki wewenang dalam melakukan
asuhan keperawatan secara utuh berdasarkan
standar asuhan keperawatan.
• Tanggung jawab perawat tidak hanya kepada klien dan
keluarga tetapi juga kepada masyarakat, profesi perawat
dan TUHAN.
• Perawat juga harus siap bertanggung gugat jika suatu
saat klien melakukan gugatan terkait asuhan
keperawatan yang diberikan  dokumentasi harus baik
dan benar  sesuai dengan standar dan kode etik
keperawatan
6. Pendidikan keperawatan harus
dilaksanakan terus menerus untuk
mewujudkan pertumbuhan dan
perkembangan staf dalam pelayanan
kesehatan.
• Keperawatan adalah profesi sepanjang hayat 
pelajar sejati  perkembangan IPTEK 
meningkatkan kompetensi  berpengaruh
pada pola pikir perawat  perilaku profesional.
 PENDAPAT PARA PAKAR
KEPERAWATAN TENTANG
FALSAFAH KEPERAWATAN
a. Jean Watson (Caring)
Caring adalah suatu ilmu pengetahuan yang
mencakup suatu hal berperikemanusiaan,
orientasi ilmu pengetahuan manusia ke proses
kepedulian pada manusia, peristiwa, dan
pengalaman.
Lanjutan Jean Watson…

 Perilaku caring meliputi :


 mendengarkan penuh perhatian,
 penghiburan,

 kejujuran,

 kesabaran,

 tanggung jawab,
 menyediakan informasi sehingga
pasien dapat membuat suatu
keputusan
b. Betty Neuman

Neuman menggunakan
pendekatan manusia utuh
dengan memasukkan konsep
holistik, pendekatan sistem
terbuka dan konsep stresor.
Lanjutan Betty Neuman…

Sistem klien terdiri dari 5 variabel


yang berinteraksi:
1. fisiologi
2. psikologi
3. sosiokultural
4. perkembangan
5. spiritual
C. Roy

Memiliki delapan falsafah :


 4 falsafah berdasarkan prinsip
veritivity.
 4 falsafah berdasarkan prinsip
humanisme
Lanjutan Roy…

 PRINSIP VERITIVITY

Prinsip alamiah manusia yang


mempertegas tujuan umum
keberadaan manusia.
Lanjutan Roy…

 4 falsafah berdasarkan prinsip


veritivity
Individu dipandang dalam konteks :
1. tujuan eksistensi manusia,
2. gabungan tujuan peradaban
manusia,
3. aktifitas dan kreatifitas untuk
kebaikan-kebaikan umum,
4. nilai dan arti kehidupan
Lanjutan Roy…

• PRINSIP HUMANISME

mengenali manusia dan sisi


subyektif manusia dan
pengalamannya sebagai pusat
rasa ingin tahu dan rasa
menghargai
Lanjutan Roy…
 4 falsafah berdasarkan prinsip
humanisme
1. saling berbagi dalam kemampuan untuk
berpikir kreatif,
2. bertingkahlaku untuk mencapai tujuan
tertentu bukan sekedar memenuhi
hukum aksi-reaksi,
3. memiliki holism intrinsik,
4. berjuang untuk mempertahankan
integritas dan memahami kebutuhan
untuk memiliki hubungan dengan orang
lain
d. Florence Nightingale
 Pengembangan keperawatan yang
dikembangkan sangat dipengaruhi
oleh pandangan filosofinya tentang
interaksi klien dan lingkungannya.

 Manipulasi dari lingkungan


eskternal dapat membantu proses
penyembuhan dan kesehatan klien
 Faktor – faktor perawat bersikap
dan berperilaku yang
mencerminkan ketidakpahaman
tentang falsafah keperawatan
a. Tingkat pengetahuan dan pendidikan
para perawat yang tidak merata
b. Kurang pengalaman berkaitan dengan
masa kerja
Lanjutan faktor-faktor…

c. Ketidakmampuan dalam pengambilan


keputusan
d. Kurang kuatnya landasan sistem
pendidikan keperawatan di indosesia
e. Tidak adanya sistem seleksi
berdasarkan peminatan
Lanjutan faktor-faktor…

f. Sistem pemerintahan dan organisasi


profesi yang kurang jelas dalam
pembuatan kebijakan
g. Belum adanya standarisasi layanan
keperawatan secara nasional
h. Kurangnya kesadaran perawat
menampilkan sikap professional (altruism)