Anda di halaman 1dari 7

TEORI HOLISME

KELOMPOK 3

DI SUSUN OLEH :

Ali Mughni (02)


Anik Tyas Ifkarina (03)
Bahari Yan Syah (06)
Siska Utami A (27)
Sri Rejeki (28)
Sydney Mulyaningsih (29)
Tutut Handayani (30)
DEFINISI HOLISME MENURUT ERICKSON,
TOMLIN, DAN SWAIN

 1. Erikson, Tomlin dan Swain (dalam Marriner-


Tomey, 1994) juga mengemukakan tentang holisme,
yang memandang bahwa manusia adalah individu
secara keseluruhan yang terdiri dari banyak
subsistem yang saling ketergantungan dan tidak
dapat dipisahkan. Hal ini terkait dengan
pembawaan yang berhubungan dengan keturunan
dan pengendalian spiritual.
 Tubuh, pikiran, emosi dan semangat merupakan
unit keseluruhan yang sifatnya dinamis. Bersifat
saling mempengaruhi dan mengendalikan satu
sama lain. Interaksi dari berbagai subsistem ini
tidak dapat dipisahkan, yang akhirnya
menghasilkan holism.
HUBUNGAN HOLISME DAN PELAYANAN
KEPERAWATAN

2. Manusia sebagai sistem, berinteraksi


dengan lingkungan dan mengatasi lingkungan
melalui mekanisme adaptasi bio-psiko-sosial. Di
dalam menghadapi perubahan atau stimulus,
manusia harus menjaga integritas dirinya dan
selalu beradaptasi secara menyeluruh (holistik
adaptive system). Tindakan keperawatan
diarahkan untuk mengurangi atau mengatasi
dan meningkatkan kemampuan adaptasi
manusia.
Peran perawat adalah memfasilitasi potensi
klien untuk mengadakan adaptasi dalam
menghadapi perubahan kebutuhan dasarnya
untuk mempertahankan homeostatis atau
integritasnya.
LANGKAH-LANGKAH BERPIKIR DAN
BERPERILAKU HOLISME

1. Dengan berpikir dan menalar dapat


ditimbulkan dari diri manusia yang sehat baik
rohani maupun jasmani.
2. Menerapkan rasa tanggung jawab terhadap diri
sendiri.
3. Seorang pribadi baru yang penuh kesadaran,
mengarahkan dirinya sendiri.
4. Berpikir secara logis dan analistis.
THANKS FOR YOUR
ATTENTION... :D