Anda di halaman 1dari 17

TRANSISI

EPIDEMIOLOGI GIZI
Ayatun Fil Ilmi, MKM
MK. Gizi Kesehatan Masyarakat
EPIDEMIOLOGI GIZI

  penerapan teknik epidemiologi dalam


upaya memahami penyebab (kausa)
penyakit di dalam populasi yang terpajan
dengan satu atau lebih faktor gizi yang
diyakini sangat penting.
TUJUAN EPIDEMIOLOGI

 Menguraikan distribusi, pola, dan luas penyakit


pada populasi manusia.
 Memahami mengapa penyakit lbih sering
terjadi pada bagian kelompok atau orang
dibandingkan lainnya.
 Memberikan informasi yang dperlukan untuk
mengelola dan merencanakan pelayanan bagi
pencegahan, pengendalian dan penanganan
penyakit.
TRANSISI EPIDEMIOLOGI

 suatu pola perubahan penyakit


dalam masyarakat dimana akan
terjadi pergeseran pola penyakit dan
pola sebab kematian dalam
masyarakat dengan menurunya
angka penyakit menular tertentu dan
meningkatnya angka berbagai
penyakit tidak menular.
TAHAP PERGESERAN SEBAB
KEMATIAN DAN POLA DALAM
MASYARAKAT (OMRAN)
THE ERA OF FESTILENCE AND
FAMINE
Ditandai dengan angka harapan
hidup yang sangat rendah. Sebab
kematian terutama karena kelaparan,
berbagi wabah penyakit infeksi serta
sebab yang berhubungan dengan
proses reproduksi.
THE ERA OF RECEDING
PANDEMIC
 ditandai dengan menurunya peristiwa
pandemi disertai angka kematian yang
terus menurun, peristiwa endemi
semakin jarang dan tidak bersifat fatal.
 Pada tahap ini angka harapan hidup
meningkat, walaupun pola penyakit
masih didominasi oleh penyakit infeksi
dan kurang gizi.
THE ERA OF DEGENERATIVE AND
MANMADE DISEASE
 ditandai dengan semakin meningkatnya berbagai
penyakit dan gangguan kardiovaskular, kanker,
diabetes serta berbagai penyakit degeneratif lainnya.
 Tahap ini, umur harapan hidup mencapai puncaknya
disertai dengan angka kematian mencapai kondisi
stabil pada tingkat yang rendah.
 Penyakit degeneratif dan berbagai penyakit akibat ulah
manusia seperti kanker, penyakit jantung, dan AIDS
akan merupakan sebab kematian utama
PENYEBAB UMUM GANGGUAN GIZI
MASYARAKAT
KURANG GIZI TERJADI KARENA
 Akses terhadap pangan rendah
 Makanan ibu hamil kurang kalori dan protein, atau terserang
penyakit
 Bayi baru lahir tidak diberi kolostrum
 Bayi sudah diberi Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) sebelum
usia 4/6 bulan
 Pemberian makanan padat pada bayi terlalu lambat
 Anak dibawah 2 tahun diberik makanan kurang atau densitas
energinya kurang
 Makanan yang diberikan tidak mempunyai kadar zat gizi mikro
yang cukup
 Penanganan diare yang tidak benar
 Makanan kotor/terkontaminasi
TRANSISI EPIDEMIOLOGI (HENRY 1993)
Transisi kesehatan terjadi karena adanya transisi demografi dan transisi
epidemiologi.

transisi demografi merupakan akibat adanya


urbanisasi,industrialisasi,meningkatnya pendapatan, tingkat pendidikan,
teknologi kesehatan dan kedokteran di masyarakat

Hal ini akan berdampak pada terjadinya transisi epidemiologi yaitu perubahan
pola kematian yaitu akibat infeksi,angka fertilitas total,umur harapan
hidup penduduk dan meningkatnya penyakit tidak menular atau penyakit
kronis.

Transisi epidemiologi bermula dari suatu perubahan yang kompleks dalam pola
kesehatan dan pola penyakit utama penyebab kematian dimana terjadi
penurunan prevalensi penyakit infeksi (penyakit menular), sedangkan penyakit
non infeksi (penyakit tidak menular) justru semakin meningkat.

Hal ini terjadi seiring dengan berubahnya gaya hidup, sosial ekonomi dan
meningkatnya umur harapan hidup yang berarti meningkatnya pola risiko
timbulnya penyakit degeneratif seperti penyakit jantung koroner, diabetes
melitus, hipertensi, dan lain sebagainya.
TRANSISI EPIDEMIOLOGI
DALAM BIDANG GIZI
Pergeseran pola penyakit dari
penyakit infeksi ke penyakit non-
infeksi (degeneratif) adalah akibat
terjadinya pergeseran pola makan
dan pola hidup.
kurang gizi sejak masa kehamilan.
FAKTOR – FAKTOR YANG
MEMPENGARUHI TRANSISI
EPIDEMIOLOGI GIZI
 1. Peningkatan sosial-ekonomi, adanya persiapan
untuk globalisasi dan pengaruh kemajuan teknologi
menyebabkan banyaknya makanan kurang berserat
dalam bentuk “fast food” yang menyerbu pasar
Indonesia baik dikot kota besar maupun sekitarnya.
Persiapan globalisasi dan pengaruh informasi
menyebabkan peningkatan perilaku tidak sehat yang
akan banyak berpengaruh pada manusia di masa
mendatang terutama penduduk di perkotaan
 2. Kesibukan kerja, stress dan kurang kesempatan
berolahraga, lingkungan kerja yang kurang sehat akan
mempengaruhi pula keadaan kesehatan pada calon pra
lansia dan lansia.
DAMPAK TRANSISI EPIDEMIOLOGI
DALAM BIDANG GIZI
a. Penyakit Gizi Lebih (obesitas)
 Disebabkan oleh ketidak seimbangan energi yang timbul
bila jumlah asupan kalori melebihi jumlah kalori yang
digunakan untuk menghasilkan energi. Jika berlangsung
secara terus menurus dapat menyebabkan obesitas.
b. Penyakit Gizi Kurang (malnutrition, undernutrition)
 Secara umum disebabkan karena kekurangan kalori dan
protein.
ALTERNATIF PROGRAM
PENANGGULANGAN GIZI
MASYARAKAT
 Fokus pada keluarga miskin
 Meningkatkan upaya kesehatan ibu untuk mengunrangi bayi
dengan berat lahir rendah
 Meningkatkan program perbaikan zat gizi mikro
 Meningktaktan program gizi berbasis masyarakat
 Memperbaiki sektor lain yang treakit erat dengan gizi
(pertanian, air dan sanitasi, perlindungan, pemberdayaan
masyarakat dan isu gender)
 Memperkuat upaya jangka pendek dengan tetap melakukan
upaya jangka panjang
REFERENSI

 Gibney, M. J., et al. (2009). Gizi Kesehatan Masyarakt.


Jakarta, penerbit Buku Kedokteran.
 kgm.bappenas.go.id/document/datadokumen/27_DataDoku
men.pdf
 repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/28147/5/Chapter%
20I.pdf