Anda di halaman 1dari 23

apa itu gingiva?

 Bagian mukosa rongga mulut yang


mengelilingi serviks gigi dan menutupi
tulang alveolar.
 Bagian terluar dari jaringan periodontal.
PEMBENTUKAN GINGIVA
 Jaringan gingiva terdiri d
DAERAH GINGIVA

 Gingiva tersusun dari jaringan ikat dan epitel berkeratin


yang meluas dari tepi gingiva ke pertemuan mukogingiva.
 Menurut Fedi, dkk.(2005) dan Newman, dkk., (2012),
secara anatomis, gingiva terdiri atas:
1. gingiva bebas (margin gingiva/free gingiva)
2. gingiva cekat (attached gingiva)
3. gingiva interdental (interdental gingiva)
MARGIN GINGIVA/GINGIVA BEBAS
 Bagian yang mengelilingi
leher gigi
 Tidak melekat secara
langsung pada gigi dan
membentuk dinding jaringan
lunak sulkus gingiva.
 Meluas dari tepi gingiva
hingga dasar sulkus.
 Batas tepi gingiva yang
mengelilingi gigi, berbentuk
seperti kerah baju.
 Dipisahkan dari gingiva
cekat oleh depresi dangkal
yang membentuk garis yang
disebut groove gingiva bebas
 Lebar gingiva bebas
biasanya sekitar 1 mm
(Newman, dkk., 2012).
ATTACHED GINGIVA
 Perluasan gingiva bebas.
 Teksturnya stippling
seperti kulit jeruk
 Kenyal dan melekat erat
pada tulang alveolar.
 Aspek fasial gingiva cekat
meluas dari groove gingiva
sampai dengan
mucogingival junction
(Newman, dkk., 2012).
INTERDENTAL GINGIVA
 Gingiva interdental adalah bagian gingiva yang
mengisi embrasur gigi, yakni pada daerah
interproksimal di bawah kontak gigi. Gingiva
interdental dapat berbentuk piramida atau col
(lembah). (Newman, dkk., 2012).
HISTOLOGI GINGIVA
Epitel gingiva
 Terdiri atas epitel gepeng berlapis (stratified
squamous)
 Fungsi utama epitel : melindungi struktur yang ada di
bawahnya dan memungkinkan terjadinya perubahan
selektif pada lingkungan oral.
 Secara morfologis dan fungsional, dapat dibedakan
menjadi epitel rongga mulut, epitel sulkus dan epitel
junctional (junctional epithelium)
 Tipe sel utamanya berkeratin. Sel lain yang
ditemukan, ada juga yang tidak berkeratin yang
mengandung sel Langerhans, sel merkel dan melanosit
(Newman, dkk., 2006).
Epitel Oral
 Epitel oral adalah adalah epitel yang melapisi lapisan
luar margin gingiva dan permukaan gingiva cekat.
Rata-rata ketebalan epitel oral 0,2 hingga 0,3 mm.
berkeratinisasi atau parakeratin, membalut
permukaan vestibular dan oral (Newman, dkk., 2006).
 Epitel oral yang berkeratin terdiri atas empat
lapisan sel, yaitu :
1. Stratum basale bentuknya kuboid
2. Stratum spinosum bentuknya poligon
3. Stratum granulosum bentuknya pipih
4. Stratum korneum
Epitel Sulkular

 Membentuk dinding sulkus gingiva dan


menghadap ke permukaan gigi.
 Epitel ini merupakan epitel stratified squamous
yang tipis
 Tidak berkeratin

 Meluas dari batas koronal junctional epithelium


hingga krista tepi gingiva.
 Bertindak sebagai membrane semipermeabel
(Newman, dkk., 2006).
Junctional Epithelium

 Membentuk perlekatan antara gingiva dengan


permukaan gigi.
 Tidak berkeratin.

 Melekat pada permukaan gigi melalui lamina


basal interna dan melekat pada jaringan ikat
gingiva melalui lamina basal externa. (Newman,
dkk., 2006).
JARINGAN IKAT GINGIVA
 Komponen mayor jaringan ikat gingiva adalah
serat kolagen (60%), fibroblast (5%), pembuluh
darah, saraf dan matriks (sekitar 35%).
 Terdiri atas 2 lapisan, yaitu:
1. lapisan papillari yang terletak di bawah epitel,
yang terdiri atas proyeksi papillari di antara
retepeg epitel
2. lapisan retikuler yang bersebelahan dengan
periosteum tulang alveolar di bawahnya
(Newman, dkk., 2006).
Serat-serat Gingiva

 Jaringan ikat gingiva bebas mengandung banyak


kolagen Tipe 1 yang tersusun dalam sistem
bundel serat, yang dinamakan serat - serat
gingiva.
 Serat - serat gingiva mempunyai fungsi :
1. Mendukung jaringan gingiva bebas, sehingga
terikat ke permukaan gigi
2. Menimbulkan kekakuan pada gingiva bebas,
sehingga tidak terkuak menjauhi gigi bila
terkena tekanan pengunyahan
3. Menyatukan gingiva bebas dengan sementum
akar gigi dan gingiva cekat yang berbatasan.
 Serat gingiva tersusun atas 3 kelompok:
1. Serat Gingivodental
2. Serat Sirkular
3. Serat Transeptal
Elemen Seluler

 Elemen seluler utama pada jaringan ikat gingiva


adalah fibroblas yang banyak dijumpai diantara
bundel serat.
 Berfungsi mensintesa serat - serat kolagen dan
serat - serat elastik glikoprotein dan
glikosaminoglikan pada substansi interseluler
dan juga berperan dalam pengaturan degradasi
kolagen.
 Dalam kondisi normal sel - sel ini dijumpai
dalam jumlah yang sedikit. (Newman, dkk.,
2006; Newman, dkk., 2012).
Suplai darah

 Suplai darah pada gingiva


terdiri atas:
 Arteri supraperiosteal pada
fasial dan lingual tulang
alveolar
 Pembuluh darah pada
ligamen periodontal
DAFTAR PUSTAKA
Fedi, dkk., 2005, Silabus Periodonti edisi 4, EGC, Jakarta

Newman MG, HH Takei, FA Carranza, Clinical


Periodontology
10th ed. 2006. WB Saunders: Philadelphia. Pp 36-55.

Newman MG, HH Takei, FA Carranza, Clinical


Periodontology
11th ed. 2012. WB Saunders: Philadelphia.

Papagerakis P dan Mitsiadis T. 2013. Development and


Structure of Teeth and Periodontal Tissues. Dalam:
Primer on
the Metabolic Bone Disease and Disorders of Mineral
Metabolism. Edisi 8 John Wiley&Sons Inc; 2013. p.
904-913