Anda di halaman 1dari 60

KESEHATAN REPRODUKSI

OLEH :
DRS. ZULKIFLI, M.Pd.
BKS,PP dan PA Kab. Aceh Besar
QS. Al-Mu’minun: 12-14
Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati (berasal) dari
tanah (12). Kemudian Kami jadikan saripati itu air mani (yang disimpan) dalam tempat
yang kokoh (rahim)(13). Kemudian air mani itu Kami jadikan segumpal darah, lalu
segumpal darah itu Kami jadikan segumpal daging, dan segumpal daging itu Kami
jadikan tulang belulang, lalu tulang belulang itu Kami bungkus dengan daging.
Kemudian Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain. Maka Maha sucilah Allah,
Pencipta Yang Paling Baik(14).
Az-Zumar ayat 6

Ia menciptakan kamu dari diri yang satu (Adam), kemudian Ia


menjadikan daripadanya - isterinya (Hawa); dan Ia mengadakan
untuk kamu binatang-binatang ternak delapan ekor: (empat)
pasangan (jantan dan betina). Ia menciptakan kamu dalam
kandungan ibu kamu (berperingkat-peringkat) dari satu kejadian ke
satu kejadian. Dalam tiga suasana yang gelap-gelita. Yang demikian
(kekuasaanNya) ialah Allah Tuhan kamu; bagiNyalah kekuasaan
yang mutlak; tiada Tuhan melainkan Dia; oleh karena itu
bagaimana kamu dapat dibelokkan ?
Definisi Kesehatan Reproduksi

Keadaan sehat jasmani, rohani dan sosial dan


bukan sekedar tidak adanya penyakit atau
kelainan pada sistem reproduksi, fungsi maupun
proses reproduksi sendiri.
Kesehatan reproduksi Mencakup

 Pencapaian kehidupan seksual yang aman,


 Dapat keturunan,
 Bebas menentukan ingin anak, laki/perempuan,kapan,
berapa,
 dan mendapat informasi kesehatan reproduksi
dengan baik
Dasar Hukum

 Konferensi Internasional tahun 1994 di


Kairo
 Undang-Undang RI nomor 36 tahun 2009
tentang kesehatan
Hak-Hak yang Terkait dengan Kesehatan

- Wanita berhak untuk mendapatkan perlindungan khusus


dalam pelaksanaan pekerjaan/profesinya terhadap hal-hal
yang dapat mengancam keselamatan dan atau
kesehatannya berkenaan dengan fungsi reproduksi wanita
(Pasal 49 ayat 2).
- Hak khusus yang melekat pada diri wanita dikarenakan
fungsi reproduksinya, dijamin dan dilindungi oleh hukum
(Pasal 49 ayat 3).
- Hak dan tanggungjawab yang sama antara isteri dan
suaminya dalam ikatan perkawainan (Pasal 51)
ORGAN
REPRODUKSI
ALAT
Rahim
Saluran telur REPRODUKSI
PEREMPUAN
Indung telur

Leher rahim vagina


9
Perempuan

1. Ovarium
2. Fimbrae
3. Tuba falopi
4. Uterus
5. Cervix
6. Vagina
7. Mulut
Vagina
ORGAN REPRODUKSI PEREMPUAN
1. Ovarium
(Indung Telur)
 Jumlah 2 ovarium kanan & kiri
 Bentuknya seperti Kenari, sebesar ibu jari tangan.
 Wanita dewasa selama hidupnya akan mengeluarkan kira-
kira 400 butir sel telur.
 Daya tahan untuk dapat dibuahi kira-kira 12 jam.
 Setiap bulannya indung telur akan mengeluarkan 1 sel yang
matang, kadang-kadang 2 sel telur.
 Lepasnya sel telur (ovum) dari indung telur ini disebut
ovulasi.
 Ovulasi terjadi biasanya antara pertengahan dua siklus haid,
yaitu pada hari ke 14
 Dari indung telur dikeluarkan hormon yaitu estrogen dan
progesteron yang akan berpengaruh terhadap endometrium
(dinding rahim), dalam hal mempersiapkan diri untuk
11
menerima sel telur yang telah dibuahi.
ORGAN REPRODUKSI PEREMPUAN
2. Fimbrae Berfungsi menangkap
(Umbai-umbai) ovum yang
dikeluarkan oleh
ovarium
3. Tuba Fallopii Jumlah 2 ki/ka,
(Sal. Telur) bermuara di rongga
rahim. Ujung nya
mrpkn lubang
terbuka ke arah
rongga perut
berdekatan dengan
12 (ovarium).
ORGAN REPRODUKSI PEREMPUAN

4. Uterus
(Rahim)

 Sebagian besar terdiri dari otot.


 Di bagian tengah rahim terdapat rongga
yang disebut rongga rahim (Cavum uteri).
 Rahim berbentuk seperti buah pier atau
alpukat dan besarnya sebesar telur ayam.
ORGAN REPRODUKSI PEREMPUAN

5. Cervic Uterus Bag. terluar dr rahim


(Leher Rahim) yg berhub. dg vagina.

♀ >35 thn berisiko


tinggi terjadi
keganasan di bagian
ini
(Kanker Leher Rahim).

14
ORGAN REPRODUKSI PEREMPUAN
6. Vagina Sbg. saluran penghubung
(Liang Senggama) atr. alat kelamin luar
dengan rahim (uterus).

7. MulutVagina ditutupi oleh Hymen


(Selaput Dara)
ALAT
REPRODUKSI
LAKI LAKI

Batang penis

Kepala penis Testis


16
Organ
Reproduksi
Laki-laki
1. Penis
2. Glans
3. Uretra
4. Vas deferens
5. Epidydimis
6. Testis
7. Scrotum
8. Kelenjar
Prostat
9. Vesikula
Seminalis
10. Kandung
Kencing
ORGAN REPRODUKSI LAKI-LAKI
1. Penis Organ yg bbentuk
(Zakar) silindris, 6-8 cm (tdk
ereksi), di dalamnya
terdapat saluran kemih
(urethra).

2. Glans Mengandung
(Kepala Penis) pembuluh darah dan
syaraf, Biasa di sunat

18
ORGAN REPRODUKSI LAKI-LAKI

3. Urethtra Sal. utk mengeluarkan air


(Sal. Kencing) kencing & air mani. Mulut
Urethtra adalah awal dari
sal. kencing

4. Vas Deferens Saluran yg menyalurkan


(Sal. Sperma) sperma dr testis ke prostat.
Panjangnya ± 4.5cm,
diameter ± 2.5mm

19
ORGAN REPRODUKSI LAKI-LAKI

Mrpk saluran berkelok2 spt


5. Epididimis spiral yg terletak di samping
belakang testis.

Sperma yg dihasilkan oleh


testis akan berkumpul di sini

20
ORGAN REPRODUKSI LAKI-LAKI
2 buah di dalam skrotum, bentuk
6.Testis bulat telur/avoid 5 x 2 x 3 cm sebagai
(Pelir) kelenjar seks utama pria

2 fungsi :
a. Memproduksi spermatozoa (sel mani)
yaitu sel reproduksi pria.
b. Memproduksi hormon androgenik,
khususnya testosteron yang dialirkan
ke dalam darah utk memberi sifat
kejantanan (sifat sex sekunder) pria
dewasa, mis suara yg besar,
pertumbuhan rambut pd dada, ketiak
& kemaluan
ORGAN REPRODUKSI LAKI-LAKI
Adalah kantong kulit
7. Scrotum yang melindungi testis,
berwarna gelap dan
berlipat-lipat.
Sbg. tempat
bergantungnya testis.
Mengandung otot polos
yg mengatur jarak testis
ke dinding perut dengan
maksud mengatur suhu
testis agar relatif tetap.
ORGAN REPRODUKSI LAKI-LAKI

8. Kel. Prostat Kelenjar yg m’hasilkan hormon


laki-laki (testosteron)

Kelenjar ini menghasilkan cairan yang bersifat basa utk


mempertahankan hidup sperma. Spermatozoa bergerak
dg ekornya spt berenang dgn kecepatan 2-4 mm/menit
shg waktu yg dipergunakan utk bergerak dr mulut rahim
s/d ke ujung rahim dr saluran telur adalah 1-2 jam. Di
dalam vagina spermatozoa tdk dapat hidup >8 jam, tp
dlm uterus untuk sampai pada tuba dapat hidup 2-3 hari.
ORGAN REPRODUKSI LAKI-LAKI
Adl: kelenjar tubuler,
9. Vesikula Seminalis terletak di ki/ka
belakang leher
kandung kemih.

Berfungsi
menghasilkan dan
menampung cairan
mani (cairan yang kaya
dengan zat gula)
sebagai media
pengantar sperma
ORGAN REPRODUKSI LAKI-LAKI

10. Kandung Tempat


Kencing penampungan
sementara air yg
berasal dari ginjal
(air seni)
Sexually
Trasmitted
Disease
Infeksi Menular Seksual

 Infeksi yang sebagian besar menular


lewat hubungan seksual dengan
pasangan yang sudah tertular.
 liang senggama
 mulut (oral)
 dubur (anal)
Gonore (Kencing Nanah) Sifilis (raja singa)

Herpes Genitalis
Klamidia
Chancroid

Candidiasis

Condiloma Akuminata
Virus Hepatitis B
Pthirus Pubis

HIV / AIDS
• Tidak ber-HUS
• Ber-HUS yg sehat
• Tidak berganti-ganti
pasangan
• Menggunakan kondom
• Periksa ke dokter bila ada
gejala mencurigakan
Menjaga dan Merawat Organ
Reproduksi
Menurut dokter inneke sirowanto, SpOG
Spesialis Kebidanan & Kandungan, kebanyakan
masalah yang terjadi pada kesehatan reproduksi
wanita adalah disebabkan oleh jamur, bakteri
dan virus. Sehingga menjadi penyebab
terjadinya radang panggul. Juga adanya kelainan
pada organ reproduksi wanita.
Menjaga Kebersihan
Alat Kelamin

1. Etika Membasuh Alat Kelamin Sehabis Buang Air Kecil


atau Buang Air Besar

2. Pilihlah Cairan Pembersih yang Tepat


pH-nya 3-4 (bisa dibaca pada kemasan botolnya). Kadar
pH yang tinggi akan mengakibatkan kulit kelamin menjadi
keriput dan mematikan bakteri baik yang mendiami
vagina.
Menjaga Kebersihan
Alat Kelamin

3. Melakukan Pem. Rutin


4. Bahan Katun utk Celana Dalam
5. Hindari Memakai Bedak
6. Jangan Mengenakan Celana atau Jeans Yang
Terlalu Ketat.
7. Penggunaan Pantyliner
8. Pemilihan Pembalut yang Tepat
Pengobatan
IMS
- IMS ada yg bisa
disembuhkan
- Pengobatan o/ dokter
- Jangan mengobati sendiri
Menjaga Payudara
Kesehatan Reproduksi Remaja
Pengertian : Kondisi sehat yang menyangkut sistem, fungsi dan
proses reproduksi yang dimiliki oleh remaja.
Problema Kesehatan Reproduksi Remaja
Sumber Masalah Kesehatan
Reproduksi
 Seks dengan sembarang orang
 Seks tanpa alat pengaman (kondom)
 Melakukan hubungan seksual saat perempuan sedang
haid
 Seks tidak normal, misalnya seks anal (melalui dubur)
 Oral seks dengan penderita gonore, menyebabkan
faringitis gonore (gonore pada kerongkongan)
ALASAN REMAJA
ABORSI
 Melanjutkan studi
 Kemarahan orang tua
 Belum siap mental & ekonomi untuk menikah dan
mempunyai anak
 Malu pada masyarakat
 Tidak mencintai yg menghamili
 Tidak jelas status anak nantinya (mis. krn perkosaan)
Sumber Masalah Kesehatan
Reproduksi
 Seks pada usia terlalu muda, bisa mengakibatkan kanker
serviks
 Perilaku hidup tidak sehat dapat mendatangkan penyakit
(tekanan darah tinggi, jantung koroner, diabetes melitus)
yang dapat memicu disfungsi ereksi (DE)
 Kehidupan seks menimbulkan trauma psikologis juga
faktor pemicu DE
KONTRASEPSI ISLAMI
 Pernyataan Badan Ulama Besar di Kerajaan Arab Saudi
Pernyataan no:42 tanggal 13/4 1396 H:

 Dilarang melakukan pembatasan keturunan secara mutlak.


Tidak boleh menolak kehamilan jika sebabnya adalah takut
miskin. Karena Allah Ta’ala yang memberi rejeki yang Maha
Kuat dan Kokoh. Tidak ada binatang di bumi kecuali Allah-
lah yang menanggung rejekinya.
KONTRASEPSI ISLAMI
 Adapun jika mencegah kehamilan karena darurat yang jelas,
seperti jika wanita tidak mungkin melahirkan secara wajar
dan akan mengakibatkan harus dilakukan operasi untuk
mengeluarkan anaknya. Atau melambatkan untuk jangka
waktu tertentu karena kemashlahatan yang dipandang
suami-istri maka tidak mengapa untuk mencegah kehamilan
atau menundanya. Hal ini sesuai dengan apa yang
disebutkan dalam hadits yang diriwayatkan sebagian besar
para sahabat tentang bolehnya ‘azl (coitus terputus).

Seminar Kesehatan Reproduksi dan KB utk para Siswa


42 SMA di Aula BKKBN 2012 19 Januari 2012
Metode Kontrasepsi

1. Alami

2. Hormonal

3. AKDR

4. Operatif

5. Kondom
Metode
Kontrasepsi
1. Alami
Sistem
2. Hormonal
kalender &
3. AKDR Senggama
4. Operatif terputus
5. Kondom
Metode
Kontrasepsi
Memasukan
1. Alami hormon / zat ke
dalam tubuh
2. Hormonal - Suntik KB
- Pil KB
3. AKDR - Susuk KB

4. Operatif

5. Kondom
Metode
Kontrasepsi
1. Alami

2. Hormonal

3. AKDR

4. Operatif

5. Kondom IUD
Metode
Kontrasepsi
1. Alami Tubektomi
2. Hormonal

3. AKDR Vasektomi

4. Operatif

5. Kondom
Metode
Kontrasepsi
1. Alami

2. Hormonal

3. AKDR

4. Operatif
mencegah pembuahan,
pencegahan IMS & HIV/AIDS
5. Kondom
Proses Terjadinya Menstruasi:
Kemudian sel telur masuk ke saluran telur
(Tuba Falopi), peristiwa ini disbt
Ovulasi
Kehamilan
Pengertian
Kehamilan

Adalah:

Proses
Regenerasi

sel telur + sel embrio bayi


sperma
Embrio kemudian menempel pada
dinding rahim (nidasi).
Embrio ini akan berkembang
menjadi janin (calon bayi) dan
proses ini biasanya berlangsung
selama sembilan bulan 10 hari.

Kehamilan

52
Masa Subur

 Pembuahan sel telur oleh sperma terjadi pada masa subur, yaitu
sekitar 11 – 17 hari setelah hari pertama siklus haid
Ejakulasi 54
Proses kehamilan

Perempuan

Reproduksi

Laki-laki 

11/4/2018 Seminar Kesehatan Reproduksi dan KB 55


Tanda-tanda pasti

•Terdengar detak jantung janin


•Ibu merasakan gerakan bayi
•Teraba bagian bayi
•Pemeriksaan medis melalui USG

Tanda-tanda dugaan
(tidak pasti)
•Tidak datang haid Kehamilan
•Pusing / muntah pada pagi hari
•Buah dada membesar
•Daerah sekitar puting susu menjadi agak
gelap
•Perut membesar
BESUK…….
MAU JADI APA ?
BINGUNG ……
Yach !

HEI……
JANGAN CUEKIN GUE
DOOOOONG…………
Viagra, Ini Cara Buatnya
Editor: Suriawati

INT
TERIMA KASIH