Anda di halaman 1dari 15

PERAN PETUGAS KLOTER

DALAM PEMBINAAN,
PELAYANAN, DAN
PERLINDUNGAN HAJI
SEKRETARIS DIREKTORAT JENDERAL
PENYELENGGARAAN HAJI DAN UMRAH
KOMPOSISI PETUGAS HAJI
INDONESIA
A. PETUGAS TIDAK MENYERTAI JEMAAH (NON KLOTER)
1. PPIH Pusat
2. PPIH Embarkasi
3. PPIH Arab Saudi
B. PETUGAS MENYERTAI JEMAAH (PETUGAS KLOTER)
1. Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI)
2. Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI)
3. Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI)
PETUGAS HAJI LAINNYA
 PP 79 Tahun 2012 Pasal 18 Ayat (6)
menyebutkan: selain petugas haji sebagaimana
dimaksud pada ayat (3), Gubernur atau
Bupati/Walikota dapat mengangkat petugas
haji daerah terdiri dari Tim Pemandu Haji Daerah
(TPHD) dan Tim Kesehatan Haji Daerah (TKHD).
 Peran dan Fungsinya membantu tugas petugas
kloter sesuai dengan bidang tugasnya masing-
masing.
TENAGA PENDUKUNG PPIH
 Dalam melaksanakan tugasnya, PPIH perlu
dukungan pihak lain yang disempurnakan
dengan nama Pendukung PPIH.
 Pendukung PPIH terdiri dari:
1. Pendukung PPIH Pusat
2. Pendukung PPIH Embarkasi
3. Pendukung PPIH Arab Saudi
TUGAS DAN FUNGSI PPIH
 Berdasarkan PP 79 tahun 2012 Pasal 17, PPIH
bertugas untuk melakukan pembinaan,
pelayanan, dan perlindungan, serta
pengendalian dan koordinasi pelaksanaan
operasional ibadah haji di dalam negeri dan di
Arab Saudi.
RENCANA PEMBERANGKATAN PPIH
ARAB SAUDI 2018
NO WAKTU URAIAN

1 9 JULI 2018 Tim Advance (Pendahulu)

2 14 JULI 2018 PPIH Arab Saudi Daker Bandara dan


Daker Madinah

3 16 JULI 2018 PPIH Arab Saudi Daker Makkah

4 10 AGUSTUS 2018 Amirul Hajj dan Rombongan


TUGAS INTI PETUGAS KLOTER DI
DAERAH
 Melakukan koordinasi dengan pihak terkait.
 Melakukan koordinasi bimbingan Jemaah
 Melakukan koordinasi kesehatan Jemaah.
 Memberikan finalisasi persiapan keberangkatan.
 Melakukan integrasi dengan seluruh perangkat
petugas kloternya dan Bersama-sama menyusun
rencana kerja.
 Melakukan edukasi dan tindakan antisipasi.
TUGAS INTI SELAMA DALAM
PERJALANAN
 Melakukan koordinasi dengan pihak terkait
(crew pesawat dll)
 Melakukan koordinasi keutuhan dan jumlah
jemaah.
 Memastikan barang bawaan Jemaah.
 Melakukan koordinasi kesehatan Jemaah.
 Melakukan koordinasi bimbingan Jemaah.
 Melakukan edukasi dan tindakan antisipasi.
TUGAS INTI PERSIAPAN ARMINA
 Melakukan koordinasi dan bimbingan ibadah
jemaah.
 Mempersiapkan fisik dan kesehatan Jemaah.
 Melakukan koordinasi pelaksanaan safari wukuf,
badal haji, dan rangkaian ibadah lainnya.
 Melakukan konsultasi Bersama dengan konsultan
ibadah dan P3JH tentang bimbingan manasik
dan bimbingan Jemaah lainnya.
 Melakukan edukasi dan antisipasi.
TUGAS INTI DI MADINAH DAN
MAKKAH
 Melakukan koordinasi bimbingan Jemaah.
 Melakukan koordinasi fasilitas Jemaah
(akomodasi, konsumsi, dan transportasi).
 Melakukan koordinasi pemeriksaan dokumen
Jemaah.
 Melakukan edukasi dan antisipasi.
 Membuat laporan.
STRATEGI PENYEMPURNAAN TUGAS
DAN PELAPORAN
 Setiap petugas yang menyertai Jemaah haji akan
dibekali buku uraian tugas (TPHI, TPIHI, dan TKHI).
 Pencetakan dan pengiriman ke embarkasi
sedang disiapkan.
 Petugas dari TPHD wajib membantu peran
petugas kloter.
 Sedang disiapkan aplikasi sederhan untuk
pelaporan petugas kloter di setiap tahapan
TUGAS INTI PEMULANGAN
 Koordinasi kelengkapan dokumen jemaah.
 Koordinasi Jemaah tanazul.
 Koordinasi barang bawaan Jemaah.
 Koordinasi Jemaah sakit dan wafat.
 Koordinasi pembinaan Jemaah dan menjaga
kemabruran haji.
 Melakukan edukasi dan antisipasi.
PENGUATAN KOORDINASI DAN
KOMUNIKASI
 Petugas kloter akan ditingkatkan tugas dan
fungsinya pada saat berada di tempat akomodasi
di Arab Saudi dengan pertimbangan bahwa
petugas kloter lebih memahami karakter,
kebiasaan Jemaah masing-masing.
 Petugas kloter harus dapat mengendalikan peran
Kelomppok Bimbingan (KBIH) agar bekerja sesuai
dengan ketentuan
PENTING DIPERHATIKAN PETUGAS
KLOTER
 Pemeriksaan dokumen Jemaah sejak berangkat.
 Selalu memantau kesehatan Jemaah.
 Perhitungan bayan tarhil dan kelengkapan arbain
di Madinah.
 Selama di Makkah tidak terlalu sering mengajak
Jemaah melaksanakan umrah (menjaga fisik
sebelum puncak haji).
TERIMA KASIH