Anda di halaman 1dari 68

Ventilator

by :
setia mendrofa
VENTILATOR SEBAGAI ALAT BANTU
NAPAS BUATAN

1. VENTILATOR adalah sebuah alat elektromedis


yang berfungsi untuk memberikan bantuan nafas
buatan kepada pasien-pasien yang gagal napas.
Sebelum ada alat ventilator kita mengenal alat
AMBU BAG sebagai alat bantu napas.
2. VENTILATOR selain berfungsi sebagai alat
bantu napas juga berfungsi melatih otot paru
pasien untuk napas spontan, sehingga pasien pada
akhirnya bisa lepas dari alat ventilator, yang
disebut dengan proses WEANING. Tapi kalau
pada AMBU BAG tidak dapat dilakukan proses
WEANING.
TUJUAN MEMPELAJARI TEORI
DASAR VENTILATOR

1. Mengenal parameter yang dibutuhkan


dalam pemberian bantuan napas buatan.
2. Mengetahui hubungan parameter-
parameter tersebut pada gambar
simulasi dan blok diagram.
3. Mengetahui jenis-jenis pernapasan.
4. Mengetahui modus-modus ventilator.
5. Mengetahui beberapa macam kontrol
modus.
MENGENAL PARAMETER YANG DIBUTUHKAN DALAM
PEMBERIAN BANTUAN NAPAS BUATAN

PERSENTASI OXYGEN [FiO2], adalah kadar oxygen yang terkandung dalam gas yang
dibutuhkan oleh paru pasien pada saat pasien tarik napas [INSPIRASI]. Dengan adanya
MIXER pada ventilator, maka FiO2 dapat diatur dari 0,21 s/d 1. Atau bisa juga diartikan
sebagai Persen, yaitu dari 21% s/d 100%. MIXER adalah sebuah alat pencampur 2 macam
gas OXYGEN. Yang pertama yaitu gas Oxygen murni [100%] yang biasa disebut sebagai
Oxygen tabung atau Oxygen sentral yang sudah disediakan outletnya di setiap ruangan di
dalam rumah sakit. Dan yang kedua adalah gas dari UDARA luar [AIR] yang di-TEKAN
yang sering disebut sebagai UDARA TEKAN [21%], untuk menghasilkan gas 21% [AIR] ini
digunakan alat yang disebut kompresor. Pada umumnya rumah sakit menggunakan
SENTRAL AIR [Udara Tekan].

FLOW • FLOW METER adalah alat


METER untuk mengatur aliran gas
OXYGEN MIXER OXYGEN yang dibutuhkan
100% 15 oleh pasien. Satuannya
adalah Liter/menit.
WATER
FiO2 10 • WATER TRAP adalah alat
untuk penampungan air
TRAP 5 [WATER]
0,5
UDARA 0
TEKAN TOMBOL PUTAR
Untuk Mengatur
ALIRAN GAS Oxygen
0,21 1
Yang diinginkan
MENGENAL PARAMETER YANG DIBUTUHKAN DALAM
PEMBERIAN BANTUAN NAPAS BUATAN

TIDAL VOLUME [Vt], adalah banyaknya jumlah gas oxygen yang masuk ke dalam paru-paru.
Satuannya dalam mililiter atau Liter. Besarnya volume yang diberikan kepada pasien
berbeda-beda, tergantung dari BERAT BADAN-nya [BB]. Pada pasien BAYI biasanya
digunakan 5-7 mL/kg x BB. Kalau pada pasien ANAK 7-8 mL/kg x BB. Sedangkan untuk
pasien DEWASA antara 8-10 mL/kg x BB. Di dalam menentukan berapa nilai Tidal Volume
yang akan diberikan pada pasien, harus diperhatikan juga kondisi klinis dari paru pasien.
CONTOH, Ada pasien Bayi dengan Berat Badan 3 kg, maka Tidal Volume yang diberikan
adalah 3 kg x 5-7 mL/kg. Jadi Tidal Volumenya antara 15-21 mL. Kalau kondisi elastisitas
[Compliance] parunya baik, bisa diberikan 15mL, tapi kalau kondisi Compliance parunya
menurun/memburuk, maka Tidal Volumenya bisa diberikan sampai 21 mL.

• Di sini ada 2 gambar Ambu


OXYGEN Bag, dengan Oxygen 100%.
100% BAG • Gambar Ambu Bag yang di
atas kondisinya belum
TEST ditekan, jadi TEST LUNG
LUNG nya belum mengembang.
AMBU BAG DITEKAN
• Ketika Ambu Bag ditekan
maka terjadi aliran gas
Oxygen dari BAG menuju
OXYGEN
100% TEST LUNG, sehingga
TEST LUNG mengembang
Tidal dan berisi gas Oxygen yang
Volume disebut Tidal Volume.
MENGENAL PARAMETER YANG DIBUTUHKAN
DALAM PEMBERIAN BANTUAN NAPAS BUATAN

PRESSURE/TEKANAN, karena adanya elastisitas [Compliance] pada paru-paru, dan dengan


masuknya sejumlah gas Oxygen di dalam paru, maka akan menimbulkan tekanan
[PRESSURE] pada dinding paru-paru tersebut. Satuannya dalam cmH2O.
Contoh, Ada Pasien Anak dengan Berat Badan 10 kg, maka untuk mencapai Tidal Volume 70
mL minimal dibutuhkan tekanan sebesar 10 cmH2O untuk elastisitas paru yang normal.
Tapi kalau kondisi elastisitas parunya menurun/memburuk, maka tekanan yang diberikan
menjadi lebih besar [>] dari 10 cmH2O. Batas tekanan maksimum yang masih mungkin bisa
diberikan pada pasien Bayi dan Anak antara 30 s/d 35 cmH2O. Selain faktor elastisitas
[Compliance], ada juga faktor hambatan [Resistance] seperti lendir yang menghambat
jalan masuk udara ke dalam paru-paru. Dua faktor ini harus selalu diperhatikan, disamping
kondisi klinis lain di paru. Di bawah ini ada beberapa gambar dan keterangan yang
menjelaskan hubungan antara TIDAL VOLUME, PRESSURE, dan COMPLIANCE.

AMBU BAG TEST LUNG = SIMULASI PARU DITEKAN

OXYGEN OXYGEN
100% BAG 100%

TEST
LUNG COMPLIANCE [C] paru
normal untuk pasien PRESSURE
C = TIDAL VOLUME dengan Berat Badan 10 kg
PRESSURE
adalah 7 mL/cmH2O
MENGENAL PARAMETER YANG DIBUTUHKAN DALAM
PEMBERIAN BANTUAN NAPAS BUATAN
RESPIRATORY RATE [RR], adalah banyaknya bantuan napas yang diberikan oleh mesin
ventilator pada pasien dalam waktu satu menit. Satuannya dalam Breath/Menit [BPM].
Pada pasien Bayi antara 30-60 BPM, pada pasien Anak antara 20-30 BPM, dan pada pasien
dewasa antara 12-20 BPM. Pada saat kita menentukan nilai RR pasien, tidak hanya
ditentukan dengan apakah dia adalah pasien Bayi, Anak, atau Dewasa. Tapi juga ditentukan
oleh kondisi klinisnya saat itu. Misalnya PCO2-nya tinggi, PaO2-nya rendah, dll.
INSPIRATORY TIME [Ti], adalah lamanya waktu yang dibutuhkan selama pasien tarik napas,
dalam satuan detik. EXPIRATORY TIME [Te], adalah lamanya waktu yang dibutuhkan
selama pasien buang napas, dalam satuan detik.
I:E RATIO, adalah perbandingan antara INSPIRATORY TIME dengan EXPRIRATORY TIME.
Untuk menentukan nilai perbandingannya disesuaikan dengan kondisi klinis pasien. Normal
I:E = 1:2 pada umumnya.
CONTOH, Ada pasien Anak dengan Berat Badan 10 kg, RR yang diinginkan 30 BPM, I:E =
1:3. Maka kita dapat menghitung 1x Napas-nya adalah 2 detik, Ti-nya adalah 0,5 detik, dan
Te-nya adalah 1,5 detik.
Sebaiknya RR, Ti, Te, dan I:E RATIO ditentukan berdasarkan kondisi klinis pasien saat
itu.

E
__
1 X NAPAS x I+E
60
30 BPM 1 X NAPAS = RR Te 1,5

RESPIRATORY 1 X NAPAS
I:E Ti:Te=I:E
RATE RATIO
1:3
2 detik
0,5 Ti
Gambar ini menerangkan hubungan I
__
Antara RR, Ti, Te, dan I:E RATIO 1 X NAPAS x I+E
MENGENAL PARAMETER YANG DIBUTUHKAN DALAM
PEMBERIAN BANTUAN NAPAS BUATAN

PEAK FLOW [PF], adalah maksimum kecepatan aliran gas oxygen yang masuk ke dalam paru-paru.
Satuannya adalah Liter Per Minute [LPM], nilainya tergantung dari besarnya Tidal Volume
paru pasien [Vt] yang dibagi dengan lama waktu tarik napasnya [Ti].
CONTOH, Ada pasien anak dengan Berat Badan 20 kg, RR-nya 20 BPM, dan I:E RATIO-
nya 1:2. Kondisi compliance parunya normal. Maka Tidal Volume-nya adalah 7 mL/kg x 20
kg = 140 mL. Lama waktu tarik napasnya [Ti] adalah [60/20]x1/[1+2] = 1 detik.

TIDAL VOLUME / 1000 x 60 detik/menit


PF = Ti

PF = [140/1000] x 60 / 1 Keterangan Rumus,


PF = 8,4 Liter/Menit
PF adalah Peak Flow [LPM]
DITEKAN TIDAL VOLUME [mL]
Ti adalah lamanya waktu
tarik napas [detik]
Kecepatan
Aliran Gas Oxygen/
OXYGEN PEAK FLOW
100%
Tidal
Volume
MENGENAL PARAMETER YANG DIBUTUHKAN
DALAM PEMBERIAN BANTUAN NAPAS BUATAN

PEEP [Positive End Expiratory Pressure], adalah pemberian tekanan positip


pada akhir ekspirasi. Artinya mesin ventilator pada saat akhir
ekspirasi masih meninggalkan sejumlah gas di dalam paru-paru [masih
ada sisa udara [gas] di dalam paru]. Satuannya adalah cmH2O.

INSPIRASI EKSPIRASI

Peak
Inspiratory PEEP
Pressure

BALON
HUBUNGAN PARAMETER-PARAMETER
TERSEBUT DALAM GAMBAR SIMULASI
PERTAMA

GAMBAR
SIMULASI
PADA
BALON

VOLUME
PRESSURE ALIRAN GAS
GAS
BALON
HUBUNGAN PARAMETER-PARAMETER
TERSEBUT DALAM GAMBAR SIMULASI
KEDUA

GAMBAR
SIMULASI
PADA
BALON

VOLUME
PEEP
PRESSURE ALIRAN GAS
GAS
BALON
HUBUNGAN PARAMETER-PARAMETER
TERSEBUT DALAM GAMBAR SIMULASI

GAS
GAMBAR
SIMULASI
PADA
BALON
BALON

P
P PRESSURE

ALIRAN GAS
VOLUME GAS
GRAFIK PRESSURE DENGAN TIME

cmH20 Pressure

30

Ekspirasi dimulai
20
A B

Pressure
10

C D Sec
1 2 3 4 5 6

- 10 Inspirasi dimulai
GRAFIK PRESSURE + PEEP DENGAN TIME

cmH20 Pressure

30
Ekspirasi dimulai

A B PIP
20
Peak Insp.
Pressure
10 Pc

PEEP C D
Sec
1 2 3 4 5 6

- 10 Inspirasi dimulai
HUBUNGAN PARAMETER-PARAMETER
TERSEBUT DALAM GAMBAR BLOK
DIAGRAM

Te
RESP I:E
CYCLE
RAT RATI
TIME
E O
Ti
MINUTE
VOLUME

TIDAL PEAK
VOLUM FLO
E W
TRIGGER OR SENSITIVITY

TRIGGER/SENSITIVITY, adalah jalur komunikasi


antara pasien dengan mesin ventilator. Indikatornya
menggunakan Tekanan negatip dari pernapasan pasien.
Nilainya dari -0,5 s/d -20 cmH2O. Semakin angkanya
kecil, maka semakin sensitif triggernya. Dan
sebaliknya, semakin besar angkanya, semakin tidak
sensitif.
TRIGGER/SENSITIVITY, digunakan pada modus
ASSISTED, ASSIST CONTROL, SIMV, dan
SPONTAN / CPAP.
JENIS-JENIS PERNAPASAN PADA
MESIN VENTILATOR

NAPAS MANDATORY, adalah napas yang diberikan oleh mesin


ventilator kepada pasien, di mana tidal volume atau tekanannya
dan juga respiratory rate [RR] diatur sepenuhnya oleh mesin
ventilator.
NAPAS ASSISTED, adalah napas yang diberikan oleh mesin
ventilator kepada pasien, di mana tidal volume atau tekanannya
diatur oleh mesin ventilator, tapi waktu/RRnya ditentukan oleh
Trigger/permintaan pasien sendiri.
NAPAS SPONTAN, adalah napas yang diberikan oleh mesin
ventilator kepada pasien, di mana tidal volume atau tekanannya
dan waktu/RRnya ditentukan oleh kemampuan otot-otot
pernapasan pasien itu sendiri.
MODUS-MODUS PERNAPASAN PADA
MESIN VENTILATOR
• CMV [Continuous Mandatory Ventilation]
1. CONTROL, artinya pemberian bantuan napas pada pasien
sepenuhnya dikontrol oleh mesin ventilator. Baik Tidal
Volume atau Tekanannya maupun Respiratory Ratenya
sepenuhnya diatur oleh mesin ventilator.
2. ASSISTED, artinya pemberian bantuan napas pada pasien,
di mana Respiratory Ratenya ditentukan oleh pasien sendiri,
tapi Tidal Volume atau Tekanannya masih sepenuhnya
ditentukan oleh mesin ventilator.
3. ASSIST CONTROL, artinya pemberian bantuan napas pada
pasien, di mana Tidal Volume atau Tekanannya masih
sepenuhnya ditentukan oleh mesin ventilator, tapi
Respiratory Rate pada data pasien akan selalu lebih besar
atau sama dengan [≥] Respiratory Rate dari mesin
ventilator. Artinya bila ada permintaan/trigger dari pasien,
maka RR pasien akan menjadi lebih besar dari RR mesin
ventilator. Tapi kalau tidak ada permintaan/trigger dari
pasien, maka RR pasien sama dengan RR mesin ventilator.
MODUS-MODUS PERNAPASAN PADA
MESIN VENTILATOR

• SIMV [Synchronies Intermittent Mandatory


Ventilation], adalah pemberian bantuan napas dari
mesin ventilator kepada pasien, di mana selain ada
napas Mandatory dan Assist juga ada napas
Spontan. Di modus SIMV ini Sensitivity selalu
aktif, dan RR setting mulai diturunkan tahap demi
tahap bila kondisi pasien membaik. Sehingga
diharapkan napas Spontan pasiennya menjadi lebih
banyak.
MODUS-MODUS PERNAPASAN PADA
MESIN VENTILATOR

• SPONTAN / CPAP [Continuous Positive Airway


Pressure], adalah pemberian bantuan napas dari
mesin ventilator kepada pasien, di mana semua jenis
pernapasannya adalah Spontan, tapi harus ada PEEP
nya. Kalau PEEP nya sama dengan 0 [nol], maka
modusnya menjadi Spontan bukan CPAP. Di sini
sensitivitynya juga selalu aktif.
PRESSURE SUPPORT

• PRESSURE SUPPORT [PS], adalah tekanan tambahan


yang diberikan mesin ventilator pada saat pasien
bernapas Spontan. Penggunaan Pressure Support yang
pertama adalah untuk menghilangkan Airway
Resistance pada ETT pasien. Dan dalam penggunaan
yang ke dua, Pressure Support dipakai untuk
membantu pengembangan paru-paru pasien karena
otot parunya masih lemah.
• PRESSURE SUPPORT [PS], digunakan pada modus
SIMV dan SPONTAN / CPAP.
HUBUNGAN ANTARA MODUS-MODUS
PADA VENTILATOR

Pada saat pertama pemakaian mesin ventilator, biasanya


digunakan modus CMV dengan Assist Control, karena
pasien masih lemah.
Kalau kondisi pasien mulai membaik, maka modus nya
diubah menjadi SIMV dan RR settingnya diturunkan
tahap demi tahap, sehingga napas spontannya jadi
lebih banyak.
Dan kalau pasien sudah banyak napas Spontannya, maka
modusnya dapat di tukar menjadi CPAP atau Spontan
dengan PEEP.
BEBERAPA KONTROL MODUS PADA
MESIN VENTILATOR

• PRESSURE CONTROL, artinya adalah yang


dikontrol oleh mesin ventilator dalam proses
pemberian bantuan napas buatan adalah Pressure
Control, sedangkan Tidal Volumenya tidak
ditentukan, tapi dapat dilihat di monitor dan nilainya
akan selalu berubah-ubah tergantung dari nilai
Compliance paru pasiennya dan nilai Resistance pada
saluran pernapasannya. Di sini yang stabil adalah
nilai Pressurenya. Pengamannya adalah High Vti
Limit, supaya paru-paru pasiennya tidak trauma.
BEBERAPA KONTROL MODUS PADA
MESIN VENTILATOR

• VOLUME CONTROL, artinya adalah yang dikontrol


oleh mesin ventilator dalam proses pemberian
bantuan napas buatan adalah Tidal Volume,
sedangkan Pressurenya tidak ditentukan, tapi dapat
dilihat di monitor dan nilainya akan selalu berubah-
ubah tergantung dari nilai Compliance paru
pasiennya dan nilai Resistance pada saluran
pernapasannya. Di sini yang stabil adalah nilai Tidal
Volumenya. Pengamannya adalah High Pressure
Limit, supaya paru-paru pasiennya tidak trauma.
RINGKASAN MODUS

MODUS KONTROL

PRESSURE CONTROL CMV


VOLUME CONTROL CMV

MODUS KONTROL+SPONTAN

PRESSURE CONTROL SIMV+PRESSURE SUPPORT


VOLUME CONTROL SIMV+PRESSURE SUPPORT

MODUS SPONTAN
CPAP [SPONTAN+PEEP]+PRESSURE SUPPORT
Inspiration Infant Ventilation

Infants are uniquely


challenging to ventilate
Infant Nasal CPAP
Infant Nasal CPAP

• Definition: a means of non


invasively delivering positive
pressure through a device pressed against or in
the nares (nose opening) for neonates

• Clinicians utilize Nasal CPAP in small premature


infants in place of intubation
– Maintains lung volume (FRC)
– Simple and easy to apply
– Therapy attempting to prevent intubation
• intubation can cause increase infection, vocal cord damage
and increased potential for lung damage
NCPAP On The Inspiration
(Improved Performance)

• Use anyone’s generic nasal


prongs (Hudson, Argyle, F&P,
INCA)
– Not EME Infant-Flow fluidic nasal
prongs

• Only 3 settings are required


– FIO2, CPAP, and delivered flow
rate

• Typical alarms and data are


automatically turned off
– High and low pressure as well as
disconnect alarms are
automatically set
– Pressure time curve is
automatically turned on
Proposed Settings Screen For
Initiating NCPAP

You turn on NCPAP


only in the SPONT
mode for Infant
patients

NCPAP is then
accessed by choosing
NCPAP instead of
pressure or flow
triggering under the
trigger type menu
Alarm Screen Changes For NCPAP
 Alarms are settable on the alarm screen in case you
desire presetting alarms before turning off NCPAP
 But in NCPAP these alarms are unnecessary and so
are automatically turned “OFF”

 Sophisticated high and


low pressure alarms
are automatically set
for the user
 NCPAP also has
automatic detection
of disconnects and
occlusions
Initial NCPAP Settings

• Initial default NCAP settings are


–CPAP 4 cm H20 and delivered flow 7 lpm

• The lowest flow that can be set for all


CPAP settings is 2 lpm

• The maximum flow that can be set is


variable depending on the NCPAP level
set
Table Of Maximum Flows Capable Of
Being Set In NCPAP
NCPAP Set Max Delivered
Flow
2 7
3 11
4 14
5 15
6 17
7 19
8 21
9 22
10 24
11 25
12 26
Titrating Flow To Guarantee
Disconnect Detection
• Disconnect alarms can be maintained by adjusting the
set flow downward with prongs off the patient until the
low pressure or disconnect alarms sound
– In this way, the pressure
drops below the auto set
threshold if the prongs
come off the nose Prongs coming off the nose
NCPAP Pressure Tap Connection Point
Recommendations

• Many nasal prong systems replace


the wye with the prongs
– The proximal pressure line is then
connected to the prongs at the port
designed into the prongs

• The F&P nasal prongs replace F&P


the circuit wye but the pressure
tap is centrally located
Inspiration Connection Of The
Proximal Airway Port

• The clear proximal pressure line is then attached to the right side pressure
connection port
– Connecting to a wrong port will elicit an alarm
Inspiration Connection Of The
Proximal Airway Port

• Connecting to a wrong port will elicit a very specific alarm


– Actual pressure in circuit will actually fall in this scenario
Set Up Guide For The
eVent Inspiration Ventilator

This guide in intended


as a quick overview of
how to set up the eVent
Inspiration Ventilator
System

This guide is intended to as an adjunct, not


replacement to the Operator’s Manual
Power and Gas Source
Connections

• Plug the power cord into AC


Power

• Connect the air and O2 high


pressure gas sources
Exhalation Valve, Cover
And Circuit Assembly
• Place the blue expiratory membrane
into the expiratory valve cover
– The diaphragm has the word “DOWN”
written on one side to indicate that this
side should face down toward the cover
• Connect the circuit and humidifier
– plug the humidifier into A/C power
Attaching The
Exhalation Cover
• The exhalation cover is then
placed in the “From
Patient” area under the
front of the Inspiration by
twisting it into position
Patient Circuit
And Possible Components
• The patient circuit is basically a tube out, a wye, and a tube back
including an optional proximal flow sensor
– The patient circuit may include additional components
Flow Sensor And
Nebulizer Attachment

• The Flow sensor is attached to the


barbed fittings under the nose
cone by lining up the blue tube
with the blue barb

• The nebulizer is connected to the


barbed fitting
– Delivers 6 – 8 lpm of flow
• Tidal volume and FIO2
compensated
– Neb turns off if delivered flow
is less than 10 lpm
• The internal nebulizer is not
functional in infant ventilation
Operator Interface
• Operator Interface
is divided into 3
basic parts
– Main Screen

– Quick access
function &
navigation keys

– Rotary Control Knob


Quick Access Keys Navigation Keys
Quick Access Keys

• Quick access keys allow for instant activation


of the following functions

 Turn on and off nebulizer

 Turn on 100% FI02 for 5 minutes


 Turned off by pressing a second time

 Inspiratory or Expiratory Hold


 Hold during inspiration for insp hold and during
exhalation for exp hold
 Manual Inspiration delivers the mandatory
breath preset
Turning On The Ventilator
• Turn the ventilator on Keys
by Pressing and
Holding the “On/Off”
Key for 2 seconds

• You will then be


brought to a startup
“Standby” screen
1st Standby Screen –
Using The Push/Turn Knob

 Select items by
• All changes are pushing the knob
Buttons
made by using while the button
the is yellow
push / turn  A blue outline
knob is placed
around the
yellow box

• Turn the knob to  Turn the knob to


move the yellow change the
box around the values
screen  Press the knob
again to accept
the new value
1st Standby Screen
• Chooses the size  Determines
of the patient
whether you
• Chooses the type want to ventilate
of humidifier
with the last
• Performs basic settings or a
calibrations of the group of default
patient circuit,
the flow sensor, settings
or the O2 cell
– These calibrations
should be
performed  Press “Next” to
between pts begin setting up
patient settings
Calibrations Screen
• Highlight System Test, and
then Press Start
– Performs an automated
calibration of circuit
compliance and to look for
circuit leaks
– Follow simple on screen
instructions

• The proximal “Flow Sensor”


and “02 Sensor” calibrations
are performed in the same
manner
System Test Calibration

• The System test


automatically tests
for leaks and
compliance of the
Pt circuit allowing
tubing compliance
compensated Vt
Standby Proposed
Settings Screen
• Pressing Next brings you to
the Standby proposed
settings

• Here you can set up modes


and settings before Pressing
Start to begin ventilation
Standby Alarm Screen
• You can preset alarms before starting
ventilation if you wish by Pressing the Alarms Key
- Pressing Alarm Log
brings up a log of
the last 100 alarms
for your current Pt
Alarm Screen
• Here is an example of an active
high priority alarm
– Less serious alarms have a less
demanding tone and are
highlighted with a yellow
background

 Pressing the 2 Minute Alarm Mute


Key allows new alarms to break
through
 Press and Hold the Key for 2
seconds until the alarm icon turns red
and new alarms will also be silenced
for 2 minutes
Standby Proposed Settings Screen

• After choosing alarms, Press the


Settings Key to return you to the
Proposed Settings screen
– Pressing Start will then initiate
ventilation
3 Monitoring Screens –
Small Screen
• Starting ventilation brings you
to the Monitoring Screen 1
– Repeatedly Pressing the
Monitoring Key allows you
to scroll through the 3
monitoring screens

• Monitoring screen 1 displays


2 waveforms or loops and 4
configurable numerical
patient data variables
Monitoring 1 Screen For The LS

• Patient Data

• Waveforms

• Settings

Active settings can be changed from this Monitoring 1 screen or from


3 Monitoring Screens

• Pressing the Monitoring Key a


2nd time takes you to the
Monitoring 2 Screen

• Here you can also configure what


you see on the Monitoring 1
Screen
– Highlight up to 4 monitored data
fields
you wish displayed on the
Monitoring 1 Screen
– Configure which curves or loops
you want on the Monitoring 1
Screen
Upcoming Changes – Smaller Alarm
Box In All Screens and New Ve Spont
3 Monitoring Screens
• Pressing the
Monitoring Key a
third time brings up
respiratory
mechanics data as
well as weaning
parameters, leak
rate, and time in
spontaneous
breathing during
Auto mode
3 Settings Screens – Active Settings

• You can make changes


to individual parameters
by Pressing the Settings
Key

• Press the Settings Key a


second time to bring you
to the Proposed Settings
Screen
3 Settings Screens – Proposed
Settings
• Here you can change modes
or multiple settings and then
accept them as a batch

• This screen can also be used


as a previous settings screen
– Every time you go to this
screen it will show you the
previous settings the patient
was on
3 Settings Screens

• The 3rd settings screen is the


Apnea Backup Screen

• Here you can configure how


you want you patient
ventilated should they
become apneic
– Mode, settings and apnea
interval is set here
– You can choose to have
apnea ventilation on or if
turned off, only an alarm will
sound
Changing Settings
Let’s practice making a mode
change in the “Proposed
Settings” screen
Press the Settings Key with your
mouse which will advance us to the
Settings 2 Screen
Smart Nebulizer Operation

• Nebulizer is turned on by
pressing nebulizer Key on
the front panel
– You can set how long you
want the nebulizer to run
before shutting off
(1 min to 8 hrs)
– The frequency can be set
for how often it
automatically comes on
(outside the US only)
Turning The Ventilator Off
• To turn the ventilator off,
push and hold the on/off
button until the ventilator
switches to this screen
– Ventilation will continue
until you either press:
• Yes - to turn off the
inspiration
• Standby - to put the
ventilator into a standby
waiting state
• No - to return to
ventilation
SEKIAN DAN
TERIMA KASIH