Anda di halaman 1dari 32

HISTOPLATOLOGI GINJAL

AKIBAT KELAINAN METABOLIK

Oleh:
Dr.Nurbaiti,Sp.PA.,M.Kes
Pendahuluan

• Biopsi renal berguna untuk:


1. diagnosis kelainan
2. Management penatalaksanaan transplantasi

Asal biopsy: Operasi, percutaneus


Cara pemeriksaan mikroskopik: mikroskop
cahaya, immunoflouresensi, mikroskop
elektron
Anatomi
Histologi
Kortex
Kortex
Medula
Kelainan glomerulus

Lesi glomerular dapat terjadi pada:


 nephrotic syndrome
 Nephritis akut
 Disseminated intravascular coagulation
Lesi glomerular berhubungan
dengan nephrotic syndrome
• Klinis: proteinuria, hypoproteinemia,
hyperlipidemia, udema.
• Mikroskopik:
1. Minimal change gromerulopahty
2. Diffuse mesangial hypercellularity with
nephrotic syndrom
3. Fokal segmental glomerulosclerosis
4. HIV associated nephropathy
Lanjutan

5. Membranous glomerulonephritis
6. Diabetic nephropathy
7. Amyloidosis
8. Fibrillary glomerulonephritis
9. Light Chain nephropathy
10. Congenital nephrotic syndrome
Diabetic nephropathy

 >> pada juvenile onset DM


 Mikroskopik: peningkatan vascular membrane
basement material, glomerulosclerosis,
insudative lesion (fibrin, hyalinisasi),
peningkatan matriks mesangial, penebalan
dinding kapiler, penebalan GBM
Nodular glomerulosclerotic
Nodular glomerulosclerotic
Nodular glomerulosclerotic
Nodular glomerulosclerotic,
segmental
PAS stain
Diffuse glomerulosclerosis
Diffuse glomerulosclerosis Increase of mesangial matrix
Amyloidosis
 Deposit hyaline material
 Penyebab: infeksi, neoplasma, kelainan
metabolisme
 Bisa terjadi pada organ apa saja.
 2 tipe:
1. Primer: tidak disertai penyakit lain
2. Sekunder : disertai dengan penyakit lain
(osteomyelitis, lepra, Cron’s disease,
rheumatoid arthritis)
Lanjutan

 Pada ginjal: deposit amyloid pada glomeruli,


tubulus, dan dinding PD
 Giant cell pada familial amyloidosis
Amyloidosis
Amyloidosis
TUBULO INTERSTITIAL NEPHRITIS
 Pyelonephritis akut dan kronik
 Acute allergic tubulointerstitital nephritis
 Renal papillary necrosis
 Pyelitis dan uretritis cystica
 Pelvic lipomatosis
 Nephrolitiasis dan nephrocalcinosis
 Light chain(myeloma) cast nephropathy
Nephrolitiasis

 Batu ginjal
 e/ kelainan metabolik,infeksi kronis
 > pelvis renal, kalyks mayor dan minor
 Jenis batu: kalsium oxalat dan kalsium fosfat
(65%), asam urat, xanthine, cystine (20%),
magnesium amonium fosfat (15%)
 Batu asam urat berwarna bening, kecil2 dan
dapat keluar bersama urin
Nephrocalsinosis

 Kalsium mengendap pada parenkim ginjal


dibagian MB dan jar interstitital.
 Dapat diserati adanya atrofi tubulus, fibrosis
interstitital, dan periglomerular fibrosis.
Lanjutan

 Dapat disertai penyakit penyerta:


hyperparathyroidism, sacoidosis, multyple
myeloma, dan renal tubular asidosis.
Nephrocalcinosis
Nephrocalcinosis
Terima Kasih