Anda di halaman 1dari 16

KESEHATAN SPIRITUAL

Oleh :Mei Rianita E Sinaga, S.Kep.,Ns


Pengertian

 Spiritual  bahasa latin “ spiritus” yang artinya


“meniup” atau “ bernapas”
 Spiritualitas  mengacu pada bagaimana menjadi
manusia yang mencari makna melalui hubungan intra
– inter – dan transpersonal (Reed, 1991)
 Spiritualitas  melibatkan keyakinan dalam
hubungan dengan sesuatu yang lebih tinggi,
berkuasa, memiliki kekuatan mencipta, dan bersifat
keTuhanan atau memiliki energi yang tidak terbatas
(Martsolf & Mickley, 1998)
 Spiritualitas yg positip akan mempengaruhi dan
meningkatkan kesehatan, kualitas hidup, perilaku yg
meningkatkan kesehatan dan kegiatan pencegahan
penyakit (Aaron, 2003 dalam Perry & Potter 2009).
 Hasil penelitian : individu dewasa yg menganut agama
dan aloran spiritual serta berpatisipasi dlm kegaitan
keagamaan memiliki kesehatan fisik yg lbh baik,
depresi lnh sedikit, dan dukungan sosial yg lbh baik
(Koeing et al, 2004)
Kebutuhan spiritual

 Kebutuhan akan cinta


 Kebutuhan akan harapan
 Kebutuhan akan kepercayaan
 Kebutuhan untuk memaafkan dan dimaafkan
 Kebutuhan untuk menghormati dan dihargai
 Kebutuhan untuk berhubungan dengan Tuhan
 Kebutuhan akan makna hidup secara utuh
Kesehatan Spiritual

Kesehatan Spiritual adalah cara hidup, gaya


hidup yang memandang dan menghidupkan
hidup menjadi bertujuan dan menyenangkan,
yang mencari pilihan yang menopang hidup
dan memperkaya hidup untuk dipilih secara
bebas pada setiap kesempatan dan yang
menanamkan akarnya secara kuat kedalam
nilai spiritual dan atau keyakinan agama
tertentu (Pilch, 1988)
Karakteristik kesejahtraan spiritual

 Rasa kedamaian di dalam diri


 Rasa kasih sayang terhadap sesama
 Menghargai hidup
 Rasa syukur
 Menghargai persamaan maupun perbedaan
 Humor
 Kebikjaksanaan
 Kemurahan hati
 Kapasitas untuk cinta tanpa syarat
Distres spiritual

 Distres spiritual  mengacu pada tantangan


terhadap kesejahteraan spiritual atau
terhadap sistem keyakinan yang memberi
kekuatan, harapan dan makna hidup.
 Faktor yang menyebabkan Distres spiritual :
1. Masalah fisiologik
2. Masalah kekhawatiran terhadap penanganan
3. Kekhawatiran situasional
NANDA internasional (2003)
menetapkan batasan karakteristik
 Mengekspresikan harapan, makna dan tujuan hidup,
pengampunan terhadap diri sendiri
 Mengekspresikan perasaan diabaikan (merasa marah
terhadap Tuhan)
 Menolak interaksi terhadap Tuhan dan dengan
teman, keluarga
 Perubahan tiba-tiba dalam praktik spiritual
 Permintaan untuk bertemu tokoh agama
 Tidak tertarik dengan alam, membaca literatur
spiritual
Konsep yang berkaitan dengan
spiritualitas

Agama (pedoman penganutnya)


Iman (menyakinin/komitmen)
Transendensi (kesadaran terhadap
sesuatu yang lebih hebat)
Pengampunan
Praktik spiritual yang mempengaruhi
Asuhan keperawatan

Hari Raya
Kitab Suci
Simbol Sakral
Doa dan Meditasi
Keyakinan yang mempengaruhi
diet dan nutrisi
Lanjutan…….

Keyakinan terkait penyembuhan


Keyakinan terkait pakaian
Keyakinan terkait kelahiran
Keyakinan terkait kematian
Faktor yg mempengaruhi kebutuhan
spiritual
1. Perkembangan, usia perkembangan dpt menentukan proses
proses pemenuhan kebutuhan spiritual karena setiap tahap
perkembanagn memiliki cara meyakini kepercayaan thd Tuhan
2. Keluarga, memiliki peran yg cukup strategis karena keluarga
memiliki ikatan emosional yg kuat dan selalyu berinteraksi
3. RAS, memiliki keyakinan yg berbeda shg proses pemenuhan
kebutuhan spiritual opun berbeda sesy=uai dgn keyakinan yg
dimiliki
4. Agama yg dianut, dpt memnetukan arti pentingnya kebutuhan
spiritual
5. Kegiatan keagamaan, dpt selalu mengingatkan keberadaan dirinya
dgn Tuhan dan selalu mendekatkan diri kpd penciptaNya
Pengertian Agama dan hubungannya
dgn sehat sakit

Agama merupakan suatu sistem ibadah yg


terorganisir. Agama mempunyai keyakinan sentral,
ritual dan praktik yg biasanya berhubungan dgn
kematian, perkawinan, dan keselamatan. Agama
merupakan petunjuk perilaku karena terdapat ajaran
baik dan larangan yg dpt berdampak pd kehidupan
dan kesehatan seseorang.
Contoh : minuman beralkohol dilarang agama dan
berdampak pd kesehatan bila dikonsumsi
Agama sebagai sumber dukungan bagi seseorang yg
mengalami kelemahan (sakit) unt membangkitkan semangat
unt sehat, atau jg dpt mempertahankan kesehatan unt
mencapai kesejahteraan.
Contoh : orang skait dpt memperoleh kekuatan dgn
meyerahkan ditri atau memohon pertolongan dr Tuhan
Kesimpulan : Terdapat keterkaitan antara keyakinan dgn
pelayanan kesehatan , dimana kebutuhan dasar manusia yg
diberikan tdk hanya berupa aspek bilogis tetapi aspek
spiritual jg karena dpt membantu membangkitkan semangat
dlm proses penyembuhan
Perkembangan Spiritual
No Usia Perkembangan Spiritual
1 0-2 tahun Rasa percaya kpd yg mengasuh, Belum memilki rasa salah
benar dan keyakinan spiritua, mulai meniru kegiatan ritual
2 3-5 tahun Dipengaruhi oleh sikap ortu, meniru apa yg dilihat, meyakini
ortu seperti Tuhan
3 6-21 tahun Mengharapkan Tuhan akan menjawab doa, mulai dpt
mengambil keputusan, masa pubertas anak sering kecewa
karena doanya tdk selalu dikabulkan, membandingkan
standar ilmiah dgn standar agama
4 dewasa Mulai menyadari arti agama, mengiatkan kembali pengajaran
agama dan ortunya dulu
5 Usia Lebih banyak waktu beribadah, perasaan kehilangan karena
pertengahan pensiun, berperan aktif dlm kehidupan dan merasa berharga,
&lansia lbh dpt menerima lematiansebagai sesuatu yg tdk dpt
ditolak
Selamat Belajar