Anda di halaman 1dari 14

DIFUSI

INOVASI
Komunikasi Sosial
Pembangunan
Ilmu Komunikasi FISIP UMM
Winda Hardyanti, S.Sos
DIFUSI INOVASI
Proses bagaimana suatu inovasi
disampaikan (dikomunikasikan) melalui
saluran-saluran tertentu sepanjang
waktu kepada sekelompok anggota dari
sistem sosial.

Hal tersebut sejalan dengan pengertian


difusi dari Everett M Rogers (1961), yaitu
“as the process by which an innovation
is communicated through certain
channels over time among the members
of a social system.”
EMPAT ELEMEN DIFUSI
INOVASI
 (1)   Inovasi; gagasan, tindakan, atau barang yang
dianggap baru oleh seseorang.
Kebaruan inovasi adalah subjektif menurut
pandangan individu yang menerimanya.
Konsep ’baru’ dalam ide yang inovatif tidak harus
baru sama sekali.

 (2)   Saluran komunikasi; ’alat’ untuk


menyampaikan pesan-pesan inovasi dari sumber
kepada penerima.
Jika komunikasi dimaksudkan untuk
memperkenalkan suatu inovasi kepada khalayak
yang banyak dan tersebar luas, maka saluran
komunikasi yang lebih tepat, cepat dan efisien,
adalah media massa.
Tetapi jika komunikasi dimaksudkan untuk
mengubah sikap atau perilaku penerima secara
personal, maka saluran komunikasi yang paling
tepat adalah saluran interpersonal
Lanjutan elemen….(3 dan 4)
 (3)   Jangka waktu; proses keputusan inovasi, dari
mulai seseorang mengetahui sampai memutuskan
untuk menerima atau menolaknya, dan pengukuhan
terhadap keputusan itu sangat berkaitan dengan
dimensi waktu.
Dimensi waktu terlihat dalam (a) proses
pengambilan keputusan inovasi, (b) keinovatifan
seseorang: relatif lebih awal atau lebih lambat
dalam menerima inovasi, dan (c) kecepatan
pengadopsian inovasi dalam sistem sosial.

 (4)   Sistem sosial; kumpulan unit yang berbeda


secara fungsional dan terikat dalam kerjasama
untuk memecahkan masalah dalam rangka
mencapai tujuan bersama   
KOMPONEN INOVASI
Suatu inovasi biasanya terdiri dari dua
komponen:
1. Komponen ide
2. Komponen objek ( aspek material atau produk
fisik dari ide tadi)
Setiap inovasi memiliki komponen ide, tapi
belum tentu memiliki rujukan fisik.

Penerimaan terhadap inovasi yang memiliki


kedua komponen (ide dan objek) memerlukan
adopsi berupa TINDAKAN.

Inovasi yang hanya punya komponen ide,


penerimaannya berupa KEPUTUSAN SIMBOLIK
ATRIBUT INOVASI

Atribut yang menandai setiap


gagasan baru atau inovasi:
 Keuntungan-keuntungan relatif
(relative advantages)
 Keserasian (compatibility)
 Kerumitan (complexity)
 Dapat dicobakan (trialability)
 Dapat dilihat (observability)
Tahapan Putusan Inovasi
 Tahap Munculnya Pengetahuan (Knowledge) ketika
seorang individu (atau unit pengambil keputusan lainnya)
diarahkan untuk memahami eksistensi dan
keuntungan/manfaat dan bagaimana suatu inovasi
berfungsi
 Tahap Persuasi (Persuasion) ketika seorang individu
(atau unit pengambil keputusan lainnya) membentuk
sikap baik atau tidak baik
 Tahap Keputusan (Decisions) muncul ketika seorang
individu atau unit pengambil keputusan lainnya terlibat
dalam aktivitas yang mengarah pada pemilihan adopsi
atau penolakan sebuah inovasi.
 Tahap Implementasi (Implementation), ketika sorang
individu atau unit pengambil keputusan lainnya
menetapkan penggunaan suatu inovasi.
 Tahap Konfirmasi (Confirmation), ketika seorang individu
atau unit pengambil keputusan lainnya mencari
penguatan terhadap keputusan penerimaan atau
penolakan inovasi yang sudah dibuat sebelumnya.
 
TIPE-TIPE ADOPTER
 Innovators: Sekitar 2,5% individu
yang pertama kali mengadopsi
inovasi. Cirinya: petualang, berani
mengambil resiko, mobile, cerdas,
kemampuan ekonomi tinggi
 Early Adopters (Perintis/Pelopor):
13,5% yang menjadi para perintis
dalam penerimaan inovasi. Cirinya:
para teladan (pemuka pendapat),
orang yang dihormati, akses di
dalam tinggi
Lanjutan Tipe…
 Early Majority (Pengikut Dini): 34% yang
menjadi pera pengikut awal. Cirinya: penuh
pertimbangan, interaksi internal tinggi.
 Late Majority (Pengikut Akhir): 34% yang
menjadi pengikut akhir dalam penerimaan
inovasi. Cirinya: skeptis, menerima karena
pertimbangan ekonomi atau tekanan
social, terlalu hati-hati.
 Laggards (Kelompok Kolot/Tradisional):
16% terakhir adalah kaum kolot/tradisional.
Cirinya: tradisional, terisolasi, wawasan
terbatas, bukan opinion
leaders,sumberdaya terbatas.
AGEN PERUBAHAN

Dalam perubahan kontak


terarah perlu adanya agen
perubahan.
Agen perubahan adalah
sejumlah orang yang
mempelopori, menggerakkan
dan menyebarkan proses
perubahan
Peranan Utama Agen
Perubahan
 Sebagai katalisator
Menggerakkan masyarakat agar mau
melakukan perubahan
 Sebagai pemberi pemecahan persoalan
 Sebagai pembantu proses perubahan
membantu proses pemecahan masalah
dan penyebaran inovasi, memberi petunjuk
bagaimana mendiagnosa masalah, sumber
yang dibutuhkan dalam memecahkan
masalah tersebut dan bagaimana
merencanakan tahapan pemecahan
masalah
 Sebagai penghubung (linker) dengan
sumber yang dibutuhkan untuk
memecahkan masalah
Agen Pembaru Masyarakat
Memprom Sadar,
osikan tahu

Menjelask Berminat,
an mencari
info

Mengeval
Mendemo uasi
nstrasikan

Mencoba
Melatih

Membantu Menerima
, melayani

Tarik diri Menjadikann


ya bagian
hidup
TERIMA KASIH