Anda di halaman 1dari 21

Kul-2

DASAR-DASAR
STATIKA
(CABANG KHUSUS
DARI MEKANIKA)
PENGERTIAN UMUM
 CABANG MEKANIKA YANG KHUSUS
MEMBAHAS SYARAT-SYARAT AGAR
BENDA TETAP REHAT DISEBUT
STATIKA
 CABANG MEKANIKA YANG KHUSUS
MEMPELAJARI HUKUM-HUKUM YANG
MENGUASAI BENDA-BENDA DALAM
KEADAAN GERAK DISEBUT DINAMIKA
PENELAAHAN STATIKA MENYANGKUT
DUA BESARAN PENTING DALAM
MEKANIKA YAITU GAYA DAN TORSI
 GAYA ADALAH SUATU PENGARUH
YANG BERTINDAK PADA BENDA YANG
MENYEBABKAN KEADAAN GERAK
TRANSLASINYA
 TORSI ADALAH SUATU PENGARUH
YANG BERTINDAK PADA BENDA YANG
MENYEBABKAN KEADAAN GERAK
ROTASINYA
GAYA

 GAYA DISIMBULKAN DENGAN F
 CONTOH GAYA DALAM BIOMEKA-
NIKA, ADALAH GAYA OTOT

GERAK DAN POSTUR TUBUH


MANUSIA DIKENDALIKAN OLEH
GAYA-GAYA YANG DIHASILKAN OLEH
OTOT-OTOT.
Lanjutan Gaya :

 SEBUAH OTOT TERDIRI DARI


SEJUMLAH BESAR SERAT (FIBER)
YANG SEL-SELNYA MEMPUNYAI
KEMAMPUAN KONTRAKSI BILA
DIRANGSANG OLEH PULSA-PULSA
YANG DATANG PADANYA DARI
SARAF-SARAF.
 SEBUAH OTOT UMUMNYA TERIKAT
PADA KEDUA UJUNG TULANG YANG
BERBEDA OLEH TENDON-TENDON
TENDON

OTOT

TENDON
 KON TRAKSI OTOT MENGHASILKAN
DUA PASANG GAYA YANG BEKERJA
PADA TULANG DAN OTOT-OTOT DI
TEMPAT TENDON-TENDON TERIKAT.
 KONTRAKSI OTOT SEBAGAI GAYA AKSI-
REAKSI ANTARA MASING-MASING
TULANG DAN OTOT.
 GAYA MAKSIMUM YANG DAPAT
DIKENAKAN OLEH OTOT TERGANTUNG
PADA LUAS PENAMPANG LINTANGNYA.
 UNTUK OTOT MANUSIA SEBESAR 35
N/cm2
SIFAT-SIFAT GAYA

1. SEBUAH GAYA SELALU DIKENAKAN


OLEH SUATU BENDA PADA BENDA
LAIN
2. SEBUAH BENDA DICIRIKAN OLEH
BESAR DAN ARAH KEDUA-DUANYA
DI TEMPAT GAYA TERSEBUT
BERTINDAK
Lanjutan : SIFAT-SIFAT GAYA
3. BILA MANA SEBUAH BENDA
 A
MENGERJAKAN GAYA F PADA
BENDA B, BENDA B SECARA 
SEREMPAK MENGERJAKAN GAYA R
PADA BENDA A. GAYA
 R SAMA
BESAR DENGAN F, TETAPI ARAH
KEDUANYA BERLAWANAN (DAPAT
DIKATAKAN BAHWA GAYA-GAYA
SELALU MUNCUL DALAM
PASANGAN >> HUKUM III NEWTON
Lanjutan : SIFAT-SIFAT GAYA
4. JIKA DUA (ATAU LEBIH) GAYA
BERTINDAK SECARA SEREMPAK
PADA SEBUAH BENDA YANG SAMA,
PENGARUH MEREKA ADALAH SAMA
SEPERTI PENGARUH SUATU GAYA
TUNGGAL YANG SAMA BESAR
DENGAN JUMLAH VEKTOR DARI
MASING-MASING GAYA ITU.
Lanjutan : SIFAT-SIFAT GAYA
 SIFAT GAYA NO 4. MENGIJINKAN
KITA UNTUK DAPAT MENCARI EFEK
GABUNGAN BEBERAPA GAYA
YANG BEKERJA PADA SUATU
BENDA.
 BILA GAYA TOTAL YANG BEKERJA
PADA BENDA NILAINYA NOL, MAKA
HAL INI MERUPAKAN SYARAT
PERLU AGAR BENDA DALAM
KEADAAN SETIMBANG
Lanjutan : SIFAT-SIFAT GAYA

 HUKUM I NEWTON

UNTUK SEBUAH BENDA AGAR TETAP


REHAT (DALAM KEADAAN SETIM-
BANG), ADALAH PERLU BAHWA
JUMLAH VEKTOR SEMUA GAYA YANG
BEKERJA PADA BENDA ITU NILAINYA
NOL.
TORSI
 KONSEP TORSI DIPAHAMI DENGAN

CARA MENGGAMBARKAN GAYA F
DAN SEBUAH TITIK O SEPERTI
GAMBAR DI BAWAH.


F d

O
DEFINISI TORSI

 TORSI 
 YANG DIKENAKAN OLEH
GAYA F TERHADAP TITIK
 O SAMA
DENGAN BESAR GAYA F DIKALIKAN
JARAK TEGAKNYA (d) DARI TITIK O.
 SECARA MATEMATIS :

   Fd
 TANDA  
POSITIF JIKA F CENDERUNG
MENGHASILKAN PUTARAN BERLAWANAN
ARAH JARUM JAM
CONTOH TORSI PENTING TERKAIT
TUBUH MANUSIA ADALAH TORSI
GRAVITASI

 TORSI OLEH GRAVITASI  g DIHASIL-
KAN OLEH GAYA GRAVITASI.

 DEFINISI : PUSAT GRAVITASI SEBUAH


BENDA ADALAH SUATU TITIK, UNTUK

MAKSUD PENGHITUNGAN TORSI
GRAVITASI  g , YAITU
 TEMPAT GAYA
GRAVITASI TOTAL Fg DAPAT
DIANGGAP BEKERJA
ILUSTRASI TORSI GRAVITASI PADA
SEBAGIAN ANGGOTA TUBUH
ILUSTRASI LAIN
ILUSTRASI LAIN
KESETIMBANGAN
 SYARAT PERLU LAINNYA UNTUK
KESETIMBANGAN ADALAH BAHWA
TOTAL TORSI YANG BEKERJA PADA
BENDA NILAINYA NOL.
 SYARAT PERLU DAN CUKUP UNTUK
KESETIMBANGAN, SECARA
MATEMATIS DINYATAKAN SBB :

 
F  0 DAN   0
Lanjutan Kesetimbangan
AGAR SEBUAH BENDA BERADA DALAM
KESETIMBANGAN, JUMLAH GAYA-GAYA DAN
JUMLAH TORSI-TORSI YANG BERTINDAK PADA
BENDA ITU HARUS KEDUA-DUANYA SECARA
TERPISAH SAMA DENGAN NOL.

Hal Khusus :

Jika   0 benda tidak seimbang dan
akan berputar dalam arah torsi total yang
tidak nol yang bertindak pada benda tersebut