Anda di halaman 1dari 6

1.

Bagaimana tipe demam pada infeksi


bakteri, virus, jamur dan parasit serta
grafiknya!
Berdasarkan Durasi Demam
1. Demam Akut (< 7 hari) : penyakit infeksi seperti malaria dan
infeksi saluran napas atas disebabkan oleh virus.
2. Demam Sub Akut ( biasanya tidak lebih dari 2 minggu) :
demam tifoid dan abses intra abdominal
3. Demam kronik atau persistent ( > 2 minggu ) : infeksi
bakterial kronik, infeksi virus seperti HIV, kanker dan
penyakit jaringan ikat.
Berdasarkan Temperatur
Body temperature °C °F
Normal 37–38 98.6–100.4
Mild/low grade fever 38.1–39 100.5–102.2
Moderate grade fever 39.1–40 102.2–104.0
High grade fever 40.1–41.1 104.1–106.0
Hyperpyrexiaa >41.1 >106.0
Berdasarkan Pola Demam
1. Demam septik : Suhu badan berangsur naik ke tingkat yang
tinggi sekali pada malam hari dan turun kembali ke tingkat
diatas normal pada pagi hari. Sering disertai keluhan
menggigil dan berkeringat. Bila demam yang tinggi tersebut
turun ke tingkat yang normal dinamakan juga demam hektik.
contoh : Kawasaki disease, Pyogenic disease

2. Demam Remiten : Suhu badan dapat turun setiap hari tetapi


tidak pernah mencapai suhu badan normal. Pola dalam
kebanyakan demam.
3. Demam Intermiten : Suhu badan turun ke tingkat yang normal selama
beberapa jam dalam satu hari. Bila demam seperti ini terjadi setiap dua
hari sekali disebut tersiana dan bila terjadi dua hari bebas demam di
antara dua serangan demam disebut kuartana. Contoh : Malaria (P.
falciparum)

4. Demam Kontinyu : Variasi suhu sepanjang hari tidak berbeda lebih dari
satu derajat. Pada tingkat demam yang terus menerus tinggi sekali
disebut hiperpireksia. Contoh : Typhoid, Viral Pneumonia

5. Demam Siklik : Kenaikan suhu badan selama beberapa hari yang diikuti
oleh periode bebas demam untuk beberapa hari yang kemudian diikuti
oleh kenaikan suhu seperti semula. Contoh : Malaria (P. vivax, P. ovale, P.
malariae, Hodgkin’s disease, Borrelia recurrentis dan Brucellosis)
0

http://epomedicine.com/clinical-medicine/fever-definition-mechanism-types/