Anda di halaman 1dari 10

HENRY’S LAW

Nama Kelompok :

Nadhilah Shabrina 171910401027


Anang Ma’ruf 171910401030
Shima Nuril Pradipta 171910401034
Fira Ulvatur Rohmah 171910401037
Pengertian Hukum henry

Hukum henry meyatakan “ Pada temperatur konstan, jumlah gas yang


terlarut dalam suatu larutan akan berbanding lurus dengan tekanan parsial gas
yang berada dalam kesetimbangan larutan” Atau dapat juga dinyatakan kelarutan
gas dalam cairan berbanding lurus terhadap tekanan parsial gas diluar cairan.
Persamaan Hukum Henry

P = kH X

kH = Henry’s Law konstan


X = mole fraction
P=

C = kP
c = konsentrasi gas dalam larutan (mol/L)
P = tekanan uap komponen (atm)
k = konstanta yang hanya bergantung pada suhu (mol/L .atm)
Interpretasi molekular berdasarkan Hukum Henry. Bila tekanan parsial gas diatas
meningkat dari (a) ke (b), konsentrasi gas pelarut juga akan meningkat.
Penerapan hukum henry
Saat kita menyelam, akibat terjadinya peningkatan tekanan, maka udara yang
ktia hirup lebih banyak dari biasanya.
Tubuh manusia adalah obat yang paling manjur bagi dirinya sendiri, tubuh
kita memiliki kemampuan menetralisir zat beracun dengan sendirinya.
Kondisinya dengan botol bir yang kita kocok lalu kita buka tutupnya.
1. Hukum Henry adalah ?
2. Apa yang menyebabkan larutan tak mengandung elektrolit ?
3. Kelarutan gas nitrogen pada 25oC dan 1 atm ialah 6,8 x 10-4 mol/L. Berapa
konsentrasi nitrogen yang terlarut dalam air pada kondisi atmosfer ? Tekanan
parsial gas nitrogen pada tekanan astmosfer ialah 0,78 atm.
4. Tekanan parsial CO2 di udara adalah 350 x 10-6 atm. Hitung kelarutan CO2
dalam air pada suhu 250 C.
5. Kelarutan oksigen dalam 1 gram air pada temperatur 25oC dan tekanan
parsial 190 torr. Tentukan mol H2O

soal
1. Hukum henry adalah kelarutan gas dalam larutan cair berbanding lurus
dengan tekanan gas diatas larutan tersebut. Dengan kata lain, jumlah gas
yang terlarut sebanding dengan tekanan parsial dalam fase gas. Faktor
kesebandingannya disebut sebagai konstanta hukum Henry.
2. Penurunan tekanan uap, penurunan titik beku, kenaikan titik didih serta
tekanan osmosa tergantung dari banyaknya partikel yang ada dalam larutan

pembahasan
3. Untuk menghitung konsentrasi gas nitrogen terlarut pada kondisi atmosfer, kita
memerlukan konstanta Henry untuk gas ini dengan menggunakaan persamaan tersebut.
c = kP
6,8 x 10-4 mol/L = k (atm)
k = 6,8 x 10-4 . 1 atm
jadi, kelarutan gas nitrogen dalam air ialah
c = (6,8 x 10-4 mol/L . atm)(0,78 atm))
= 5,3 x 10-4 mol/L
= 5,3 x 10-4 M
4. Analisis soal : Perhitungan
Dik : P CO2 = 350 . 10-6 atm
n H2O = x 1000 g/ 18 g mol-1
T = 298 K
Dit : 𝑋 𝐶𝑂2 ? n CO2 = (350 . 10-6 atm/ (1,24 . 106/760))
Penyelesaian : atm . 1000 g/ 18 g mol-1
P CO2 = K CO2 x CO2 atau x CO2 = P CO2/ K CO2 = 1,19 .10 -5 mol (dalam 1 kg air)
K CO2 = 1,24 . 10 -6 = 1,24 . 10-6 atm/760 atm
x CO2 = n CO2/n ; dengan n = mol total Jadi kelarutan CO2 dalam 1 kg air pada suhu
n ≈≈ n H2O 298 k adalah 1,19 . 10-5 mol.
x CO2 = n CO2/n H2O ; n H2O = W H2O/M H2O
n CO2 = x CO2 n H2O
= (P CO2/ K CO2 ) n H2O
• Perhitungan :
5. Dik : massa air = 1gram
1000 𝑔
Suhu = 25Oc • 𝑛 𝐻2 𝑂 = 𝑥 𝑔
18
P = 190 torr 𝑚𝑜𝑙
350 ×10−6 𝑎𝑡𝑚 1000 𝑔
Mr air = 18 gr/mol • 𝑛 𝐻2 𝑂 = 106
× 𝑔 =
Konstanta O2 = 3,30 x 107 tor 1,24 ×760 𝑎𝑡𝑚 18
𝑚𝑜𝑙
Dit : mol H2O ?
19,9 × 10−5 mol (dalam 1 kg air)
Penyelesaian : PB = XB . KB
𝑃
X=
𝐾
𝑛 𝑂2 𝑛 𝑂2
x(O2) = ≈
𝑛𝑂2 +𝑛𝐻2 𝑂 𝑛 𝐻2 𝑂
n(O2) = x(O2) + n(H2O)
𝑃 𝐶𝑂2
= 𝑛 𝐻2 𝑂
𝑘 𝐶𝑂2

Anda mungkin juga menyukai