Anda di halaman 1dari 46

AKUPUNKTUR MEDIK

SEJARAH, PENGERTIAN
DAN
MANFAAT

1
2
 Akupunktur untuk pengobatan berkembang di
China sejak 3000 tahun yang lalu.

 Kurang lebih 300 tahun yang lalu (abad 17),


pengobatan dengan Akupunktur mulai dikenal oleh
orang-orang Barat

3
Ilmu akupunktur suatu ilmu yang bersumber
pada Ilmu Kesehatan Tradisional Timur
(Traditional Chinese Medicine)

4
Teori dan konsep yang mendasari Ilmu
Akupunktur dipengaruhi oleh :

 falsafah alamiah
 bertumpu pada pandangan holistik,
 menggunakan sistem meridian sebagai dasar
 titik Akupunktur sebagai sasaran rangsangan untuk
mencapai tujuan pengobatan baik promotif, preventif,
kuratif maupun rehabilitatif

5
Dalam menciptakan konsep empirik  cara
pemecahan masalah hanya berdasarkan
pengalaman dan pengamatan semata

6
Pada tingkat hipotesa, hasil pikiran tadi
dituangkan dalam suatu pernyataan yang
diduga menjadi dasar pemecahan suatu
masalah yaitu cara pengobatan akupunktur

Hipotesa ini masih perlu dibuktikan


kebenarannya, diperbaiki atau diperbaharui.

7
Pembuktian hipotesa titik akupunktur dikenal
nama-nama seperti : Kellner, Maresh,
Matsumoto dan Hayes, Wooly Hart, Hudeji Fuji
dll

Pembuktian hipotesa meridian dikenal nama-


nama seperti : Kim Bong Han, Kirlian dan
Kirlian, Dr. Jean Calide Darras

8
Penelitian berdasar Evidence Based Medicine
untuk membuktikan manfaat Akupunktur
telah dilakukan
Dan
mengemukakan sejumlah hipotesa
penjelasan cara kerja rangsang Akupunktur

Pada tahun 1975, WHO mengakui manfaat


Akupunktur.

9
AKUPUNKTUR KLASIK
(TRADITIONAL CHINESE MEDICINE)

Untuk memahami Ilmu Akupunktur diperlukan


pemahaman falsafah alamiah dan konsep dasar
Akupunktur

10
Berbagai falsafah dan konsep yang mendasari
ilmu Akupunktur antara lain :

 Falsafah Taiji
 Falsafah Yin Yang
 Falsafah Sancai
 Falsafah Wuxing
 Konsep Qi, Darah (Xue) dan Cairan Tubuh
(Jinje)
 Konsep Otak

11
Falsafah Taiji

Alam merupakan suatu kesatuan bulat, yang disusun


oleh sejumlah kesatuan bulat yang lebih kecil yang
merupakan replikasinya, bulatan tersebut saling
mempengaruhi satu dengan yang lain.
Kesatuan bulatan kecil ini juga terdiri dari sejumlah
kesatuaan yang lebih kecil lagi ….. demikian seterusnya
sampai pada kesatuan yang terkecil yang hampa (Wuji)

12
Falsafah Yin Yang

Setiap kesatuan bulat dalam alam memiliki dua


muka yang bertentangan, yaitu Yin dan Yang. Yin
dan Yang saling mendasari dan saling
membentuk.
Dalam Yin terdapat Yang, demikian pula dalam
Yang terdapat Yin, jadi tidak ada yang murni dan
mutlak

Contoh : Dalam kejantanan seorang laki-laki


(Yang) terdapat kelembutan (Yin), sementara
dalam kelembutan seorang perempuan (Yin)
terdapat sifat kesatria (Yang)

13
Yin dan Yang saling tarik menarik, membentuk
suatu keseimbangan dinamis, hilangnya
keseimbangan ini menunjukan suatu keadaan
patologik (sakit)

14
SIMBOL YIN YANG
HITAM (YIN), PUTIH (YANG)

15
Falsafah Yin Yang diterapkan dalam ilmu akupunktur
sebagai teori YinYang yang dipakai dalam berbagai
aspek ilmu akupunktur mulai dari
tinjauan keadaan normal (fisiologik),
keadaan sakit, penyebab-penyebab sakit,
terjadinya penyakit, pemeriksaan,
analisis, diagnosis, terapi dan perawatan

Apabila ada gangguan dalam keseimbangan YinYang


 keadaan pathologik

16
Falfasah Sancai

Setiap kesatuan bulat dalam alam memiliki 3


bagian yaitu langit (Yang), manusia (Yin
Yang), dan bumi (Yin)

Falsafah Sancai melahirkan sejumlah konsep :


Konsep Jing-Qi-Shen,
Konsep Sanjiao dan
Konsep teknik penjaruman

17
Falsafah Wuxing

Setiap kesatuan bulat dalam alam terdiri dari 5 unsur,


yaitu: kayu, api, tanah, logam dan air yang berhubungan
satu dengan yang lain mengikuti hubungan tertentu
sehingga membentuk suatu keseimbangan dinamis yang
harmonis

Hilangnya keseimbangan dinamis ini akan menimbulkan


keadaan patologik (sakit)

18
GAMBAR : HUBUNGAN MENGHIDUPI DAN
MEMBATASI
LIMA UNSUR

19
Konsep Qi,Darah (Xue) dan Cairan Tubuh (Jinye)

Materi dasar yang membentuk tubuh dan memelihara tubuh


antara lain Qi, Xue, Jinye

Qi adalah materi dasar yang bergerak tiada hentinya dan


berdaya hidup sangat kuat yang membentuk tubuh dan
memelihara kegiatan hidup

20
Xue adalah materi dasar berwarna merah yang berada
dalam pembuluh darah (Mai) dan beredar keseluruh
tubuh, yang kaya akan nutrisi dan zat pelembab

Jinye merupakan sebutan untuk materi dasar tubuh


berbentuk cair yang fisiologis, mencakup cairan
sekresi dan ekskresi Zangfu, misalnya cairan
lambung, cairan usus, ingus, air mata, air liur, semen

21
Konsep Otak

Secara tradisional otak merupakan lautan sumsum


tulang, merupakan ruang Yuanshen dan
menyimpan Shenqi

22
Meridian

merupakan sistem alami dalam tubuh manusia,


yang terdiri dari saluran yang menjaring tubuh
menjadi satu kesatuan, yang dapat bereaksi
terhadap rangsangan baik rangsangan dari luar
maupun dari dalam tubuh, serta dapat
menyalurkan Qixue, mengatur harmoni Yin Yang,
tercapai keseimbangan yang dinamis

23
Penelitian
Koosnadi Saputra
Teknesium perteknetat
 Sinar Gama
KI-3 (Tayxi)

24
Sistem meridian terdiri dari :

 Meridian umum (12), yaitu meridian yang berhubungan


dengan salah satu organ viscera, merupakan pokok
sistem meridian

 Meridian istimewa (8), yang berjalan potong memotong


meridian umum, yang berperan sebagai danau
terhadap sungai meridian umum

 Saluron luo (15), saluran yang membentuk jala, yang


menghubungkan meridian-meridian dan
menghubungkan meridian dengan daerah dalam dan
daerah permukaan

25
 Meridian cabang (12), yang berjalan dibagian
dalam tubuh, melengkapi kekurangan meridian
umum dalam menguasai daerah dalam tubuh

 Meridian tendon (12), yang berjalan dipermukaan


tubuh, melengkapi kekurangan meridian umum
dalam menguasai otot, tendon dan tulang

 Meridian daerah kulit (12), yang merupakan kulit


didaerah sekitar meridian umum

26
27
28
Titik akupunktur

adalah titik pancaran (refleksi) Qi dari Zangfu-


meridian pada permukaan tubuh, merupakan titik
peka rangsang dan titik reaksi yang berubah
mengikuti perubahan kegiatan Qi Zangfu-
meridian

29
 Titik akupunktur mempunyai sifat-sifat fisik
 kualitas (sensitivitas) dan
 kuantitas ( ukuran dan jumlah titik
akupunktur yang nyeri tekan)

 Sifat-sifat fisik titik akupunktur terdiri atas :


sensitivity, specificity dan sequence

(Ma YT, Ma M, Cho 2005)


 Sensitivity .. Tingkat intensitas sensitivitas titik
akupunktur sebanding dengan tingkat nyeri
 Makin sensitif titik akupunktur makin nyeri
penyakit yang dirasakan pasien.

 Specitivity merujuk pada ukurun dan ketepatan


lokasi titik akupunktur.
 Pada pase pasif ukuran area atau permukaan
titik akupunktur nyeri tekan adalah kecil
dengan diameter kurang lebih 0,5 cm, dan sulit
diketemukan. Bila gejala penyakit makin
bertambah, maka ukuran titik akunktur nyeri
tekan juga semakin luas, bisa mencapai 3-4 cm.

 Sequence merujuk pada model titik akupunktur


pada tubuh manusia yang terdiri atas: systemic
atau symptomatic
 Pada tubuh yang sehat terdapat sedikit titik
akupunktur pasif (kurang lebih 20 buah)

 Bila kemudian berkembang suatu penyakit


kronis yang menyebabkan timbulnya kelainan
homeostatis tubuh, maka akan terbentuk
systemic model titik akupunktur, yang
kemudian dikenal sebagai homeostatic
acupoints.

 Bila seseorang terkena cidera akut misalnya


kecelakaan, cidera dalam olahraga atau
adanya penyakit akut, titik nyeri tekan akan
nampak disekitar area kulit yang cidera atau
pada kulit/otot yang satu segmen. Titik nyeri
tekan in disebut symptomatic acupoints. (8)

(Ma YT, Ma M, Cho 2005)


THREE PATHOPHISIOLOGIC PHASES of an
ACUPOINT

Physiologic Phase Physiologic Physical


feature feature
Latent Nonsensitive Normal
tissue
Passive Sensitive on Diameter
palpation < 2cm

Active Painful without Diameter


palpation usually >2cm

(Ma YT, Ma M, Cho 2005)


Efek dan indikasi :

 Memiliki efek lokal, yaitu berefek pada daerah


sekitar titik tersebut

 Memiliki efek jauh, yaitu berefek pada daerah


sepanjang meridian dan daerah yang dicapai
meridian tersebut

 Memiliki efek sistemik, yaitu berefek secara


sistemik sesuai perannya sebagai titik
akupunktur penting
34
MANFAAT AKUPUNKTUR

 Menghilangkan atau mengurangi gejala penyakit

 Meregulasi gangguan fungsi tubuh

 Memperbaiki keadaan patologik

35
 Mempertinggi kualitas hidup

 Meningkatkan estetika (kecantikan)

 Mencegah timbulnya penyakit

36
Secara klinis pengobatan akupunktur dapat
dilakukan :

 Sebagai pengobatan tunggal

Misalnya pada berbagai kasus nyeri, gangguan


sensorik dan permulaan proses radang

37
 Sebagai pengobatan terpadu dengan
pengobatan yang lain, untuk mendapatkan hasil
pengobatan yang lebih baik

Misalnya pada penyakit saraf, sistem endokrin,


sistem gastrointestinal

38
 Sebagai pengobatan pendukung

Misalnya meningkatkan kondisi kesehatan untuk


mempercepat pemulihan kesehatan,
memperingan efek samping radiasi dan
mencegah sequela

39
AKUPUNKTUR
ANALGESIA POST OPERATIF
 Akupunktur memperlambat timbulnya nyeri
pasca bedah
 Akupunktur mengurangi penggunaan narkotik-
analgetik pasca bedah
 Akupunktur memenuhi anjuran WFSA untuk
terapi analgesia pre-emtif dan analgesia
multimodal

40
AKUPUNKTUR PEDIATRI
 Akupunktur untuk gangguan tumbuh
kembang anak
 Akupunktur untuk meningkatkan kecerdasan
(IQ)
 Akupunktur untuk komponen terapi autisme,
attention deficit, hiperaktif
 Akupunktur untuk rehabilitasi motorik kasus
CP, pasca trauma

41
AKUPUNKTUR OBESITAS
 Akupunktur untuk penurunan BB
bersama pengaturan diet (kalori berimbang)
dan excercise
 Akupunktur mengurangi nafsu makan
 Akupunktur membantu metabolisme lemak,
mengurangi depot lemak
 Akupunktur mengendalikan BB melalui
pengaturan hormonal

42
AKUPUNKTUR REHABILITASI
 Elektro-akupunktur frekuensi rendah
mempercepat rehabilitasi otot gerak
 Elektro-akupunktur frekuensi tinggi
mengurangi nyeri akibat kekakuan otot
 Akupunktur membantu mengendalikan
emosi pasien pasca stroke
 Akupunktur merangsang saraf motorik

43
AKUPUNKTUR INFERTILITAS
 Akupunktur mengatur siklus menstruasi
 Akupunktur mempengaruhi hipotalamus-
hipofisis mengendalikan hormon seks
 Akupressure meningkatkan gairah seksual
pasutri
 Akupunktur meningkatkan produksi ovum
dan spermatozoa

44
AKUPUNKTUR SPORT MEDICINE
 Meningkatkan ketahanan
 Meningkatkan prestasi
 Sebagai ‘natural doping’
 Memaksimalkan faal organ khususnya
dalam kaitannya dengan oksigen dan
penggunaannya untuk metabolisme

45
terimakasih