Anda di halaman 1dari 17

ENZIM

KELOMPOK 3

ADITIYA RONALDI (G1A114048)


DINAH KUSUMA W (G1A114055)
KHALIL KHUSAIRI (G1A114060)
AI RUSMAYANTI (G1A114069)
RICCO FIRMANSYAH (G1A114076)
NADIYAH PUTERI ARDHIYANI (G1A114082)
RENO WAISYAH (G1A114091)
LARASATI HASIBUAN (G1A114093)
SYERENT MITASARI K (G1A114101)
TIARA CESARIA (G1A114105)
MADESKA MAYANG SARI (G1A114111)
• Metabolisme adalah proses- proses
kimia yang terjadi di dalam sel atau
tubuh mahluk hidup.
• Metabolisme disebut juga reaksi
enzimatis, karena metabolisme terjadi
selalu menggunakan katalisator enzim
ENZIM
merupakan protein yang
bertindak sebagai katalis di
dalam tubuh makhluk hidup .
Karena bekerja sebagai
katalis di dalam tubuh
makhluk hidup, enzim disebut
juga biokatalisator.
Tata Nama Enzim

 Enzim diberi nama sesuai dengan nama


substrat dan reaksi yang dikatalisis
 Biasanya ditambah akhiran –ase.
 Contoh:
 Alkohol dehidrogenase: oksidasi alkohol
 Urease: hidrolisis urea
 DNA polimerase: polimerisasi nukleotida
 Protease: hidrolisis peptida
 Metiltransferase: transfer gugus metil
ENZYME STRUCTURE

 Consists of 2 (two) major components:

1. Protein Components
2. Non-Protein Components

Protein + Non protein = Holoenzim


Apoenzim + Koenzim = Holoenzim
1. Protein Components

APOENZIM
Apoenzim: tempat melekatnya
substrat sekaligus tempat
mereaksikan substrat.
Tempat melekatnya substrat : Sisi
Aktif Enzim (active site –
enzyme).
2. Non-Protein Components
KOFAKTOR
(Stabil terhadap suhu yang relatif tinggi).
KOFAKTOR dibedakan menjadi :
 Ion-ion Anorganik. Ex. Ion klorida dan kalsium
membantu amilase dalam saliva.
 Gugus prostetik : Molekul organik yang terikat
rapat dengan enzim. Ex. Heme
 KOENZIM (Ion organik yang terikat renggang
dengan enzim, mis. Vitamin, NAD, NADP, dan
Koenzim A).
Characteristics of Enzyme
 komponen utama enzim adalah protein.
 dapat dipengaruhi oleh perubahan lingkungan.
 bertindak sebagai katalisator . (mempercepat
reaksi kimia tanpa mengubah dirinya sendiri ).
 fungsi spesifik. (satu enzim  satu substrate).
 fungsi terbalik . (sisntesis zat dan memecah
reaksi zat).
 dibutuhkan dalam jumlah yang kecil. (enzim
dalam jumlah kecil dapat melakukan reaksi
katalisis ).
MEKANISME KERJA PADA ENZYME
Mekanisme secara umum: Teori Kompleks Enzim-Substrat (Enzyme-Substrate Complex
Theory)
Tokoh : Michaelis dan Menten (1913)

a. Substrat memasuki sisi aktif enzim.


b. Membentuk kompleks enzim – substrat.
c. Produk meninggalkan enzim.

E + S ES E+P
Model Mekanisme Kerja Enzim 1. Teori
Gembok –Kunci/Lock and Key Theory

ENZIM ENZIM

Kompleks enzim substart

Produk
Substrat
Molekul bentuk tertentu yang dapat menjadi
substrat bagi enzim. Enzim dan substrat akan
bergabung. Di dalam enzim terdapat sisi aktif yang
tersusun dari sejumlah kecil asam amino. Bentuk
sisi aktif enzim kaku dan spesifik, sehingga hanya
yang bentuknya sama dengan substrat membentuk
reaksi enzim-subsrat kompleks.
Analogi: Kunci yang masuk ke dalam gembok.
2. Teori Kecocokan yang Terinduksi/Induced Fit
Model
 Menurut teori kecocokan yang terinduksi, sisi aktif enzim merupakan
bentuk yang fleksibel. Ketika substrat memasuki sisi aktif enzim, bentuk
sisi aktif termodifikasi melingkupinya membentuk kompleks. Analogi:
Sarung tangan karet dan tangan.
 Ketika produk sudah terlepas dari kompleks , enzim kembali tidak aktif
menjadi bentuk yang lepas hingga substrat yang lain kembali bereaksi
dengan enzim tersebut.
Comparison/Perbandingan

TEORI GEMBOK KUNCI TEORI KECOCOKAN YANG


TERINDUKSI

 Tokoh : Emil Fischer  Tokoh : D. Koshland


 Tahun : 1966
 Tahun : 1898
 Sisi Aktif:
 Sisi aktif:
Bentuk spesifik Sisi aktif enzim bersifat
fleksibel terhadap subsrat
Tidak Fleksibel terhadap yang masuk.
substrat yang masuk.
Sisi aktif mengikuti bentuk
Substrat mengikuti sisi aktif. substrat.
Faktor-faktor yang mempengaruhi kerja Enzim

Konsentrasi Enzim Suhu optimum: 30 -40



derajat celcius.
Konsentrasi
> Suhu optimum =
substrat Denaturasi
Pengaruh Suhu < suhu optimum= Tidak
Pengaruh pH aktif
Pengaruh aktivator  pH optimum: 6 – 8
dan inhibitor (tergantung jenis
enzim)
Lebih/kurang dari pH
optimum: Denaturasi
Pengaruh Aktivator dan Inhibitor

1. Aktivator  Inhibitor Kompetitif


Mempermudah Cara kerja: bersaing
ikatan antara dengan substrat untuk
enzim dan mendapatkan sisi aktif
subsrat. enzim.
2. Inhibitor  Inhibitor Non-Kompetitif
Menghambat ikatan Cara kerja: melekatkan
antara enzim dan diri pada luar sisi aktif.
substrat.