Anda di halaman 1dari 19

Metabolisme Protein

Diah Navianti, S.Pd,MKes


Poltekkes Jurusan Analis
Kesehatan Palembang
Metabolisme Protein
 Dalam tubuh Manusia, Protein Pangan
dihidrolisis menjadi asam amino penyusunnya di
dalam usus halus, sebagai bagian dari
pencernaan. Kebanyakan protein tubuh terus
menerus dihidrolisis dan disintesis dalam sel
tubuh. Proses yang dinamis ini disebut Tukar
ganti protein. Enzim yang bertanggung jawab
dalam hidrolisis protein dalam sel adalah
Katepsin, yaitu segolongan peptidase yang
serupa tripsin, pepsin, dan kimotripsin. Dalam
sel, katepsin terkurung dalam lisosom, yaitu
tempat perombakan protein.
Metabolisme Asam amino
 Asam amino yang dihasilkan oleh
pencernaan protein pangan dan oleh tukar
ganti protein dalam sel tubuh menjadi
bagian dari pool asam amino. Pool asam
amino adalah Jumlah keseluruhan asam
amino bebas yang ada dalam sel jaringan
plasma, dan cairan tubuh lainnya.
 Asam amino dari pool asam amino
tersedia bagi kebutuhan seperti gambar
berikut… (Gambar Lintasan utama
metabolisme Asam amino).
Pencernaan Katabolisme
Protein Protein

Pool
Asam
Amino

Sintesis asam Daur


NH3
Amino non ess, Urea
Protein, Asam
Nukleat, Hem

Piruvat, asetil CO2


CoA, Zantara
Daur as sitrat
Sintesis glikogen
Dan trigliserida
H2O
Pernapasan
ATP
Penguraian Protein dalam tubuh
 Asam amino yang dibuat dalam hati, maupun
yang dari hasil katabolisme protein dalam hati,
dibawa oleh darah ke dalam jaringan untuk
digunakan. Proses anabolik dan katabolik juga
terjadi di luar hati.
 Asam amino yang terdapat di dalam darah
berasal dari 3 sumber, yaitu: (1). Absorbsi via
dinding usus; (2). Hasil penguraian protein
dalam sel; (3). Hasil sintesis asam amino dalam
sel. Banyaknya tergantung keseimbangan
antara pembentukan asam amino dan
penggunaannya.
 Hati berfungsi sebagai pengatur konsentrasi
asam amino dalam darah.
Penguraian Protein dalam tubuh
 Protein dalam darah, hati dan organ tubuh lain
mempunyai waktu paruh (t½) antara 2.5 – 10
hari. Protein yang terdapat didalam otot t½ = 120
hari.
 Rata rata per hari 1.2 gram protein /kg BB
diubah menjadi senyawa lain.
 3 mekanisme pengubahan protein: (1). Sel sel
mati, Komponennya mengalami proses
katabolisme sehingga dibentuk sel sel baru; (2).
Masing2 protein mengalami katabolisme, tanpa
ada sel2 yang mati; (3).Protein dikeluarkan
dalam sel diganti dengan sintesis protein baru.
Reaksi Metabolisme Asam amino
 Transaminasi; Proses katabolisme asam amino
yang melibatkan pemindahan gugus amino dari
satu asam amino kepada asam amino lain. 2
enzim penting dalam proses ini adalah alanin
transaminase dan glutamat transaminase yang
bekerja sebagai katalis dalam reaksi berikut :
Alanin Transaminase

Asam amino + as Piruvat As α keto + alanin

As amino + As α ketoglutarat As α keto + as


Glutamat
glutamat
Transaminase
Reaksi metabolisme asam amino
 Apabila alanin transaminase terdapat dalam
jumlah banyak, maka alanin yang dihasilkan dari
reaksi transaminasi akan di ubah menjadi asam
glutamat.
Alanin + as α ketoglutarat As piruvat + as glutamat
 Deaminasi oksidatif; as glutamat dapat
mengalami proses deaminasi oksidatif yang
menggunakan glutamat dehidrogenase sebagai
katalis.
As glutamat + NAD+ As α ketoglutarat + NH4++
NADH + H+
Reaksi metabolisme asam amino
 Siklus urea; NH3 dapat dilepaskan dari asam
amino melalui reaksi transaminasi dan
deaminasi. Pada reaksi deamininasi gugus –
NH2 dilepas dalam bentuk amonia yang
kemudian dikeluarkan dari dalam tubuh dalam
bentuk urea dalam urine. Amonia dalam kadar
yang tinggi merupakan racun bagi tubuh
manusia.
 Biosintesis dari urea terdiri atas beberapa tahap
reaksi yang merupakan suatu siklus sebagai
berikut :
Metabolisme Purin dan Pirimidin
 Organisme perlu mensintesis basa purin dan
pirimidin untuk digabungkan ke dalam asam
nukleat RNA dan DNA. Disamping itu,
Nukleotida seperti adenosin dijumpai sebagai
bagian dari ATP, AMP siklik, Koenzim A, NAD+,
dan FAD. Atom atom yang menyusun sistem
cincin purin dan pirimidin berasal dari asam
amino, amonia, dan CO2, seperti contoh untuk
adenina dan urasil.
 Produk katabolisme purina adalah asam urat,
Asam urat memiliki gugus karboksil, tetapi
senyawa ini asam, karena salah satu hidrogen
pada cincin beranggota lima mudah mengurai.
Metabolisme purina dan pirimidina
 Manusia biasanya membuang asam urat
sebagai limbah yang jumlahnya sedikit dalam
kemih.
 Asam urat sangat mudah larut dan juga mudah
membentuk garam natrium yang larut, yaitu
natrium urat. Gejala PIRAI muncul akibat asam
urat atau natrium urat melampaui kelarutannya
dalam plasma dan membentuk kristal berbentuk
jarum yang disimpan dalam sendi, terutama
pada sendi ibu jari kaki.
 Serangan pirai, yaitu pembengkakan yang
mempengaruhi sendi, dirasakan amat nyeri.
Metabolisme purina dan pirimidina
 Sindrom Lesch – Nyhan; Perilaku penyandang
kerusakan metabolisme purina ini,
menyebabkan orang mempertanyakan apakah
katabolisme purina menjadi tempat produksi
molekul tertentu yang menyebabkan keagresifan
ragawi dan kecerdasan. Penyakit ini jarang
dijumpai. Hanya ada 60 kasus dalam pustaka.
PKU - Phenylketonurea
Other errors of metabolism
 B. Goitrous Cretinism D. Tyrosinosis
 C. Albinism E. Alkaptonuria