Anda di halaman 1dari 28

Nur Ahmad Husin

 Injeksi Epoxy
 Injeksi Grouting
Uraian berikut memberikan gambaran mengenai
prosedur yang harus dipenuhi untuk pekerjaan
perbaikan retakan dengan metode injeksi
bertekanan dengan bahan Epoxy Resin untuk
mendapatkan hasil yang dapat diterima dan
meliputi :
1. Persiapan Permukaan
2. Bahan yang digunakan
3. Prosedur Aplikasi
4. Pembersihan
1. Persiapan Permukaan
 Permukaan beton harus bersih, padat dan bebas dari
material penghambat lekatan.
 Permukaan beton harus di kasarkan dengan alat
mekanis, antara lain scabbler atau needle scaler untuk
mendapatkan permukaan yang kasar dengan tekstur
agregat ( fractured aggregate surface ).
 Permukaan yang mengalami kerusakan atau terdapat
lubang – lubang besar, harus diperbaiki dengan
mengisi/menutup kerusakan tersebut.
 Bersihkan permukaan dari debu dengan
menggunakan kompresor udara atau vacuum cleaner.
2. Bahan yang digunakan
 Bahan perekat Epoxy Resin untuk menutup
retakan dan Pipa Injeksi (Sikadur 31 CF). Sikadur
31CF, bahan perekat yang terdiri dari dua
komponen yang memenuhi persyaratan
spesifikasi untuk menutup retakan dan memasang
Pipa Injeksi.
 Bahan Injeksi Pengisi Celah Retak (Sikadur 752).
Sikadur 752, bahan injeksi yang terdiri dari dua
komponen yang memenuhi persyaratan
spesifikasi untuk mengisi celah retak.
3. Prosedur Aplikasi Bahan perekat Epoxy resin untuk
menutup retakan dan pipa injeksi ( Sikadur 31 CF ).
 Pasang pipa injeksi dengan jarak antar pipa 15 – 20
cm.
 Jarak antar pipa injeksi harus di atur sedemikian rupa
agar bahan Epoxy Resin injeksi dapat mengalir di
antara pipa dan mengisi penuh celah retak yang ada.
 Pada bagian yang mempunyai dua sisi, pemasangan
pipa injeksi dilakukan pada ke dua bidang dengan
letak bersilangan.
 Aplikasikan campuran perekat Epoxy Resin untuk
menutup retak dan disekitar pipa agar kedap untuk
mencegah keluarnya bahan Epoxy resin injeksi.
2. Prosedur Aplikasi Bahan Epoxy Resin injeksi untuk injeksi
bertekanan ( Sikadur 752 )
 Masukkan campuran Epoxy Resin Injeksi ke dalam tanki
penampung Resin dari alat injeksi.
 Injeksikan bahan Epoxy Resin Injeksi ke dalam retak
dengan tekanan konstan 1 – 3 bar agar retak dapat terisi
penuh tanpa adanya rongga atau udara yang terjebak.
 Pengisian retak dimulai pada pipa yang terendah dan
dilanjutkan hingga bahan Epoxy Resin keluar pada pipa di
sebelahnya dan hal ini menunjukkan adanya aliran bahan
tersebut.
 Lanjutkan prosedur injeksi hingga seluruh celah retak
terisi penuh.
3. Prosedur Aplikasi Bahan Epoxy Resin injeksi untuk injeksi
bertekanan ( Sikadur 752 )
 Masukkan campuran Epoxy Resin Injeksi ke dalam tanki
penampung Resin dari alat injeksi.
 Injeksikan bahan Epoxy Resin Injeksi ke dalam retak
dengan tekanan konstan 1 – 3 bar agar retak dapat terisi
penuh tanpa adanya rongga atau udara yang terjebak.
 Pengisian retak dimulai pada pipa yang terendah dan
dilanjutkan hingga bahan Epoxy Resin keluar pada pipa di
sebelahnya dan hal ini menunjukkan adanya aliran bahan
tersebut.
 Lanjutkan prosedur injeksi hingga seluruh celah retak
terisi penuh.
4. Pembersihan
 Setelah bahan Epoxy Resin Injeksi mengeras, potong
pipa injeksi dan lakukan penataan bekas bahan
perekat Epoxy Resin dengan menggunakan gurinda.
Pembersihan permukaan dilakukan untuk
mendapatkan permukaan yang diinginkan sesuai
persyaratan.
 Bahan perekat Epoxy Resin dan Injeksi yang telah
mengeras hanya dapat dibersihkan secara mekanis.
 Setelah pekerjaan selesai, pekerjaan injeksi dan
daerah kerja disekitarnya harus ditinggalkan dalam
keadaan rapi, bersih dan tidak terdapat tumpahan
bahan disekitar daerah kerja.
Uraian berikut memberikan gambaran mengenai
prosedur yang harus dipenuhi untuk pekerjaan
perbaikan akibat kerusakan Spalling Berat yang
membentuk rongga besar dengan ketebalan > 40 mm,
adanya agregat yang lepas, Spalling yang
memperlihatkan tulangan yang putus karena berkarat
dan dapat terjadi pada bidang yang relatif luas dengan
bahan grouting – semen untuk mendapatkan hasil yang
dapat diterima dan meliputi :
1. Persiapan Permukaan
2. Bahan yang digunakan
3. Prosedur Aplikasi
4. Pembersihan
1. Persiapan Permukaan
 Bagian beton yang mengalami kerusakan harus di chipping hingga
mencapai bagian beton yang padat dengan menggunakan alat
manual atau mekanis, antara lain pahat beton dan jack hammer
kecil.
 Spalling yang mengakibatkan terlihatnya sebagian diameter
tulangan maka chipping harus dilakukan hingga seluruh diameter
tulangan terlihat dan 12 mm di belakang tulangan.
 Bersihkan bagian yang telah di chipping dengan kompressor udara
atau vacuum cleaner.
 Seluruh bagian bekisting harus dipasang dengan baik dan bebas
dari kebocoran serta harus diolesi dengan release agent untuk
mempermudah pelepasan bekisting.
 Pada saat dilakukan aplikasi bahan untuk grouting daerah
perbaikan harus dibasahi hingga jenuh air tetapi bebas dari air
yang menggenang.
2. Bahan yang digunakan
 Bahan Bahan Grouting dengan bahan dasar semen
tidak susut (Sika Grout FM). Bahan grouting semen
harus tidak susut, non metalik dan terdiri dari
campuran Portland semen, bahan plastisizer atau
bahan tambahan pengurang kadar air, bahan
penahan susut dan serat untuk mengurangi susut
jangka panjang. Sika Grout FM, bahan grouting -
semen satu komponen dan mengandung serat yang
memenuhi persyaratan spesifikasi grouting untuk
rongga besar dan tebal dengan cara penuangan
Konsumsi air yang dibutuhkan adalah 16% dari berat
Sika Grout FM.
2. Prosedur Aplikasi bahan Grouting Semen ( Sika Grout FM )
 Tuangkan campuran bahan grouting ke dalam cetakan yang telah
disiapkan dari satu sisi untuk menghindari udara yang terjebak.
 Tinggi jatuh sekitar 150 – 200 mm diperlukan untuk menjamin
kelancaran aliran.
 Aliran grouting semen harus di kekang baik dalam arah vertikal
atau horizontal dan bagian yang terbuka diusahakan seminimum
mungkin.
 Waktu penuangan harus diusahakan tidak melebihi 25 menit.
 Perawatan (curing) selama minimum 3 hari dengan karung basah,
pembasahan
 permukaan atau curing compound harus dilakukan segera setelah
pekerjaan finishing selesai.
4. Pembersihan
 Bahan grouting semen yang belum mengeras
dapat dibersihkan dari peralatan dengan air.
 Bahan grouting semen yang telah mengeras
hanya dapat dibersihkan secara mekanis.
 Setelah pekerjaan selesai, pekerjaan grouting
dan daerah kerja disekitarnya harus
ditinggalkan dalam keadaan rapi, bersih dan
tidak terdapat tumpahan bahan disekitar
daerah kerja.
 Uraian berikut memberikan gambaran
mengenai prosedur yang harus dipenuhi untuk
pelaksanaan perkuatan dengan serat karbon,
Sika CarboDur Laminates yang harus dipenuhi
untuk mendapatkan hasil yang dapat diterima
dan meliputi :
1. Persiapan Permukaan
2. Bahan yang digunakan
3. Prosedur Aplikasi
4. Pembersihan
1. Persiapan Permukaan
 Bagian beton yang mengalami kerusakan harus di chipping hingga
mencapai bagian beton yang padat dengan menggunakan alat
manual atau mekanis, antara lain pahat beton dan jack hammer
kecil.
 Spalling yang mengakibatkan terlihatnya sebagian diameter
tulangan maka chipping harus dilakukan hingga seluruh diameter
tulangan terlihat dan 12 mm di belakang tulangan.
 Bersihkan bagian yang telah di chipping dengan kompressor udara
atau vacuum cleaner.
 Seluruh bagian bekisting harus dipasang dengan baik dan bebas
dari kebocoran serta harus diolesi dengan release agent untuk
mempermudah pelepasan bekisting.
 Pada saat dilakukan aplikasi bahan untuk grouting daerah
perbaikan harus dibasahi hingga jenuh air tetapi bebas dari air
yang menggenang.
2. Bahan yang digunakan
 Bahan Perekat Epoxy Resin untuk melekatkan Sika
CarboDur Laminates (Sikadur 30).
 Sikadur 30, bahan perekat epoxy resin, dua komponen
yang memenuhi persyaratan spesifikasi untuk
melekatkan Sika CarboDur Laminates.
 Sistem perkuatan yang ekstra kuat untuk beton
bertulang ( Sika CarboDur S 1012 ). Sika CarboDur S
1012 merupakan bahan perkuatan dari serat karbon
yang berbentuk laminate yang memenuhi
persyaratan spesifikasi system perkuatan ekstra kuat
untuk balok beton bertulang.
3. Prosedur Aplikasi
 Aplikasikan campuran bahan perekat Sikadur 30 pada permukaan yang
telah dipersiapkan dengan menggunakan spatula untuk membentuk
suatu lapisan setebal ~ 2 mm.
 Lapisan Sikadur 30 harus membentuk lapisan lekatan yang benar – benar
baik pada permukaan beton.
 Letakkan Sika CarboDur Laminates di atas meja dan bersihkan dengan
colma cleaner.
 Aplikasikan bahan perekat Sikadur 30 dengan “Roof shaped spatula”
pada permukaan Sika CarboDur Laminates sehingga membentuk
permukaan cembung dengan tebal ~ 1,5 mm pada bagian tepi dan ~ 2,5
mm pada bagian tengah dari arah lebar.
 Lekatkan Sika CarboDur Laminates ke permukaan beton.
 Tekan Laminates terhadap bahan perekat epoxy dengan menggunakan
roler sehingga bahan perekat terdorong keluar dari kedua sisi
sampinglaminates.
 Bersihkan kelebihan bahan perekat epoxy dan bahan perekat epoxy yang
melekat pada laminates untuk mendapatkan penampilan yang baik.
4. Pembersihan
 Bahan perekat epoxy resin dapat dibersihkan
dari peralatan dengan air.
 Bahan perekat yang telah mengeras hanya
dapat dibersihkan secara mekanis.
 Setelah pekerjaan selesai, pekerjaan
perkuatan dan daerah kerja disekitarnya
harus ditinggalkan dalam keadaan rapi,
bersih dan tidak terdapat tumpahan bahan
disekitar daerah kerja.
 Uraian berikut memberikan gambaran
mengenai prosedur yang harus dipenuhi untuk
pelaksanaan perkuatan dengan serat karbon,
Sika Wrap yang harus dipenuhi untuk
mendapatkan hasil yang dapat diterima dan
meliputi :
1. Persiapan Permukaan
2. Bahan yang digunakan
3. Prosedur Aplikasi
4. Pembersihan
1. Persiapan Permukaan
 Permukaan beton harus bersih, padat dan bebas
dari material penghambat lekatan.
 Permukaan beton harus di kasarkan dengan alat
mekanis, antara lain Diamond Wheel Grinding
untuk mendapatkan permukaan yang kasar.
 Permukaan yang mengalami kerusakan atau
terdapat lubang – lubang besar, harus diperbaiki
dengan mengisi/menutup kerusakan tersebut.
 Bersihkan permukaan dari debu dengan
menggunakan kompresor udara atau vacuum
cleaner.
2. Bahan yang digunakan
 Bahan Perekat Epoxy Resin untuk melekatkan Sika
Wrap ( Sikadur 330 ). Sikadur 330, bahan perekat
epoxy resin, dua komponen yang memenuhi
persyaratan spesifikasi untuk melekatkan Sika Wrap –
231 C.
 Sistem perkuatan yang diaplikasikan diluar untuk
perkuatan struktur beton bertulang ( Sika Wrap – 231
C ). Sika Wrap – 231 C merupakan bahan perkuatan
dari serat karbon yang berbentuk anyaman yang
memenuhi persyaratan spesifikasi sistem perkuatan
untuk balok beton bertulang.
3. Prosedur Aplikasi
 Aplikasikan campuran bahan perekat Sikadur 330 pada permukaan
yang telah dipersiapkan dengan menggunakan kuas dengan
perkiraan konsumsi 0,7–1,2 kg/m2 tergantung kekasaran
permukaan.
 Lapisan Sikadur 330 harus membentuk lapisan lekatan yang benar
– benar baik pada permukaan beton.
 Lekatkan Sika Wrap – 231 C pada permukaan beton yang telah
dilapisi perekat Sikadur 330 sesuai dengan arah yang dibutuhkan.
 Tekan Sika Wrap dengan menggunakan Sika Laminating Roller
hingga Epoxy Resin terdesak keluar melalui celah antar anyaman.
 Ratakan kelebihan Epoxy Resin dengan menggunakan kuas
sebagai lapisan pelindung dari Sika Wrap.
4. Pembersihan
 Bahan perekat epoxy resin dapat dibersihkan
dari peralatan dengan air.
 Bahan perekat yang telah mengeras hanya
dapat dibersihkan secara mekanis.
 Setelah pekerjaan selesai, pekerjaan
perkuatan dan daerah kerja disekitarnya
harus ditinggalkan dalam keadaan rapi,
bersih dan tidak terdapat tumpahan bahan
disekitar daerah kerja.
Grouting Harga Satuan per m3
No. Uraian Vol. Satuan Harga Jumlah Harga
A Tenaga Kerja
1 Supervisor 0.5 hari 250,000 125,000
2 Pekerja lapangan 4 org 0.5 hari 600,000 300,000
@Rp150rb
B Material
1 Sika Grout FM 77.00 zak 145,000 11,165,000
2 Air 12.32 kg 2,500 30,800
C Peralatan
1 Cutter, Hammer drill, Mixer dll 1 ls 125,000 1,162,080
Harga per m3 12,782,880
Pemasangan CFRP laminate per m'
No. Uraian Vol. Satuan Harga Jumlah Harga
A Tenaga Kerja
1 Supervisor 0.0625 hari 250,000 15,625
2 Pekerja lapangan 4 org 0.0625 hari 600,000 37,500
@Rp150rb
B Material
1 CFRP 50 mm 1.10 m' 500,000 550,000
2 Sikadur 30 0.0011 m3 13,644,583 15,009
C Peralatan
1 Cutter, Hammer drill, Mixer dll 1 ls 125,000 61,813
Harga per m3 679,947