Anda di halaman 1dari 19

1.

Battra Ketrampilan adalah seseorang yang melakukan


pengobatan dan/atau perawatan tradisional berdasarkan
ketrampilan fisik dengan menggunakan anggota gerak
dan/atau alat bantu lain, antara lain :
2. Battra Ramuan adalah seseorang yang melakukan
pengobatan dan/atau perawatan tradisional dengan
menggunakan obat / ramuan tradisional yang berasal dari
tanaman ( flora ), fauna, bahan mineral, air, dan bahan alam
lain, antara lain :
3. Battra Pendekatan Agama adalah seseorang yang melakukan pengobatan dan/atau
perawatan tradisional dengan menggunakan pendekatan agama Islam, Kristen, Katolik,
Hindu atau Budha.

Ruqyah - Islam
4. Battra Supranatural adalah seseorang
yang melakukan pengobatan dan/atau
perawatan tradisional dengan menggunakan
tenaga dalam, meditasi, olah pernapasan,
indera keenam (pewaskita), kebatinan
antara lain :
 Waktu Pemijatan, Apakah sebelum makan? Apakah
sesudah makan?
 Pakailah minyak pijat atau minyak urut supaya kulit tidak
lecet sehingga menimbulkan luka bagi yang dipijat.
 Hati-hati memijat bagian-bagian yang rawan, terutama
bagian perut, karena susunan usus bisa terganggu.
 Jangan dipijat terlalu lama dan terlalu kuat (dipaksa) di
bagian-bagian yang terasa sangat sakit saat dipijat.
 Jangan memijat pada waktu: Pasien menderitaa penyakit
menular, Bagian tubuh yang luka atau bengkak.
 Pijat sebaiknya dilakukan secara rutin namun tidak
terlalu sering, biasanya sekali sebulan.
 Rematik?
 Asam Urat?
 Masuk Angin?
 Stroke?
 Bekam (Arab: ‫ ;ااالحجامة‬al-hijamah) adalah
metode pengobatan dengan cara
mengeluarkan darah statis (kental) yang
mengandung toksin dari dalam tubuh
manusia. Berbekam dengan cara melakukan
pemvakuman di kulit dan pengeluaran darah
darinya.
Bekam bermanfaat untuk mengobati:
 Gangguan darah, seperti anemia dan hemofilia
 Penyakit rematik, seperti arthritis dan fibromyalgia
 Kesuburan dan gangguan yang berhubungan dengan
ginekologi
 Masalah kulit, seperti eksim dan jerawat
 Tekanan darah tinggi (hipertensi)
 Migrain
 Kecemasan dan depresi
 Penyumbatan bronkial yang disebabkan alergi dan
asma
 Pembuluh mekar
 Wanita yang sedang menstruasi atau sedang hamil
 Orang dengan kanker metastatik (kanker yang
menyebar dari satu bagian tubuh ke bagian lainnya)
 Orang yang mengalami patah tulang atau kejang otot
 Trombosis pembuluh darah dalam
 Borok/luka terbuka
 Arteri
 Degup nadi yang bisa dirasakan
 Tubuh terasa sedikit tidak nyaman
 Kulit sedikit terasa terbakar
 Memar
 Infeksi kulit
 Apakah bisa Penyakit ditularkan
oleh bekam?
Hepatitis
Herpes
HIV/AIDS
 Suatu tindakan untuk membunuh kuman pathogen dan
apatogen beserta sporanya pada peralatan perawatan
dan kedokteran dengan cara merebus, stoom, panas
tinggi, atau menggunakan bahan kimia.

Tujuan Sterilisasi
 Membunuh kuman (virus atau bakteri) yang terbawa
darah pasien sebelumnya.
 Membersihkan alat dari bekas darah dan minyak yang
digunakan dalam membekam (zaitun, habbatussauda,
atsiri oil).
 Peralatan baik berupa kop, pena dan lainnya (peralatan tidak sekali
pakai) yang sudah digunakan direndam dalam larutan NaClO (Klorin)
5% dan air dengan perbandingan 1:9. Klorin dapat diperoleh dari
pemutih pakaian yang dijual dipasaran seperti bayklin, soklin pemutih
atau proklin.
 Rendam peralatan tersebut dengan cairan antiseptik penghilang
kuman dan virus selama minimal +/- 5 menit. Contoh cairan
antiseptik: DETTOL cair ( menghilangkan virus HIV sebesar sekian
persen) . Satu sendok cairan antiseptik bisa dicampur dengan satu
liter air.
 Peralatan Bekam (kop, pena dll) kemudian dicuci menggunakan sabun
pencuci piring seperti sunlight atau mama lemon,
 Bilas kembali Peralatan Bekam (kop, pena dll) dengan air lebih baik
menggunakan air panas (minimal 70 derajat Celcius).
 Peralatan Bekam (kop, pena dll) disemprot larutan alkohol 70% dan
keringkan atau dilap menggunakan tisu.
 Ada dua jenis sterilisator,
yaitu kering dan basah. Ada
petunjuk cara penggunaannya
pada masing-masing alat
(Manual Guide Book).
 Tetap memerlukan cairan
Klorin dan antiseptik. Namun
dicampur bersama sulingan
air yang dimasukkan ke dalam
alat sterilisator dan akan
diubah menjadi uap.
 Lebih mudah penggunaannya.