Anda di halaman 1dari 28

RUMAH SAKIT

Oleh: Heri Wijaya, S.Farm.,M.Si.,Apt


Pendahuluan

• RS adalah sala satu sarana tempat menyelenggarakan


upaya kesehaan
• upaya kesehatan= setiap kegiatan untuk memelihara dan
meningkatkan kesehatan, bertujuan untuk memuwudkan
derajad kesehatan maksimal
• upaya kesehatan:
1. Promotif (peningkatan kesehatan)
2. Preventif (pencegahan penyakit)
3. Kuratif (penyembuhan penyakit)
4. Rehabiltatif (Pemulihan Kesehatan)
• RS merupakan rujukan pelayanan kesehatan untuk
Puskesmas
• fungsi utama RS: menyelenggarakan upaya kesehatan
yang bersifat penyembuhan dan pemulihan
• RS : Speisalistik dan subspesialistik
• nonspesialistik /pelayanan dasar di puskesmas
DEFINISI

• Suatu organisasi kompleks, menggunakan gabungan alat


ilmiah khusus dan rumit dan di fungsikan oleh berbagai
kesatuan personel terlatih dan terdidik dalam menghadapi
dan menangani masalah medik modern, yang semuanya
terikat bersama sama dalam maksud yang sama untuk
pemulihan dan pemeliharaan kesehatan yang baik.
• kebutuhan dasar manusia (sandang pangan papan)
• kebutuhan dasar keempat: kelangsungan hidup dan
kesehatan
• profesi kesehatan dapat memberikan pelayanan
kesehatan maksimal
• disebabkan kerumitan pelayanan kesehatan (diagnosis,
pencegahan dan terapi) maka butuh personel yang
terlatih, fasilitas dan alat yang digabung dan disebut
sebagai RS
DASAR HUKUM RUMAH SAKIT
• Kep Men Kes RI Nomor 983/Menkes/SK/XI/1992.tentang
Pedoman Organisasi Rumah sakit Umum.
• UU RI No. 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit.
• Kep Men Dagri Nomor 22 tahun 1994.tentang pedoman
Organisasi dan Tata kerja Rumah Sakit.
TUGAS RUMAH SAKIT

• Melaksanakan upaya kesehatan secara berdaya guna


dan berhasil guna dengan mengutamakan upaya
penyembuhan dan pemeliharaan yang dilaksanakan
secara serasi dan terpadu dengan upaya peningkatan
dan pencegahan serta melaksanakan rujukan.
(KepMenKes RI Nomor:983/Menkes/SK/XI/1992
FUNGSI RUMAH SAKIT

• Menyelenggarakan Pelayanan Medik


• Pelayanan penunjang Medik (visum, transfusi darah,
laboratorium, CT Scan, dll) dan non medik (pengantaran
jenazah, antar jemput mobil ambulace, pengolahan
sampah, dll)
• Pelayanan dan Asuhan Keperawatan.
• Pelayanan Rujukan.
• Pendidikan dan Pelatihan.
• Penelitian dan pengembangan.
• Administrasi Umum dan keuangan.
KLASIFIKASI RUMAH SAKIT

• Kepemilikan.
• Jenis pelayanan.
• Lama Tinggal
• Kapasitas tempat tidur.
• Afiliasi pendidikan.
• Status Akeditasi dan Sertifikasi.
KEPEMILIKAN RUMAH SAKIT
• Rumah Sakit Milik Masyarakat ( Sukarela) :
– Milik Yayasan : yayasan tertentu
– Milik Organisasi Keagamaan : Muhammadiyah
– Milik Swasta : organisasi perorangan, kelompok dan jaringan nasional atau
internasional.

• Rumah Sakit Pemerintah


– RS Umum Pusat : secara vertikal milik Depkes.
– RS Umum Daerah : milik Pemda setempat.
– RS Militer : Polri.
– RS BUMN : Pertamina
JENIS PELAYANAN R.S

• Rumah Sakit Umum : pelayanan diagnostik dan terapi


berbagai kondisi medik seperti Penyakit Dalam, Bedah,
pediatri, Kehamilan, Psikiatri dll.
• Rumah Sakit Khusus : pelayanan diagnostik dan terapi
khusus pada kondisi medik tertentu seperti Bedah saja,
Kanker, Bersalin, Mata, dll.
LAMA TINGGAL DI R.S

• Rumah Sakit Perawatan Jangka Pendek : perawatan


pasien kurang dari 30 hari.

• Rumah Sakit perawatan Jangka Panjang : perawatan


pasien lebih dari 30 hari seperti pada kasus penyakit
psikiatri, lepra dll.
KAPASITAS TEMPAT TIDUR

• Dibawah 50 tempat tidur


• 50 – 99 tempat tidur.
• 100 -199 tempat tidur.
• 200 – 299 tempat tidur.
• 300 – 399 tempat tidur.
• 400 – 499 tempat tidur.
• Lebih dari 500 tempat tidur.
AFILIASI PENDIDIKAN

• Rumah Sakit Pendidikan : Rumah Sakit yang


menyelenggarakan program pelatihan residensi dalam
medik, bedah, pediatrik dan bidang spesialis lainnya dan
ada afiliasi dengan Perguruan Tinggi.
• Rumah sakit Non pendidikan : hanya melakukan
pelayanan medik.
STATUS AKREDITASI

• Terakreditasi 5 Pelayanan.
• Terakreditasi 12 Pelayanan.
• Terakreditasi 19 Pelayanan ( Penuh ).
• Belum Terakreditasi.
• Standart ISO 9000:2008 Managemen Mutu.
KLASIFIKASI TIPE R.S UMUM
• Kelas A : mempunyai fasilitas dan kemampuan pelayanan medik spesialistik
luas dan sub spesialistik luas.
• Kelas B : mempunyai fasilitas dan kemampuan pelayanan medik sekurang2
nya 11 spesialistik dan sub spesialistik terbatas.
• Kelas C : mempunyai fasilitas dan kemampuan pelayanan medik spesialis
dasar.
• Kelad D : mempunyai fasilitas dan kemampuan pelayanan medik dasar
• Pelayanan medik spesialistik luas:
1. pelayanan medik spesialistik dasar
2. spesialis telinga, hidung, tenggorokan, mata, syaraf,
jiwa, kulit dan kelamin, jantung, paru, radiologi, anestesi,
rehabilitasi medik, patologi klinis, patologi anatomi, dan
pelayanan spesialistis lain sesuai kebutuhan
• pelayanan medik subspesialistik luas
1. pelayanan subspesialistik disetiap subspesialistik yang
ada
• Pelayanan medik spesialis dasar:
1. spesialis penyakit dalam
2. kebidanan dan penyakit kandungan
3. bedah
4. kesehatan anak
KLASIFIKASI R.S. UMUM SWASTA
• Rumah Sakit Umum Swasta Pratama memberikan
pelayanan medik bersifat umum.
• Rumah Sakit Umum Swasta Madya memberikan
pelayanan medik bersifat umum dan spesialistik dalam 4
bidang.
• Rumah Sakit Umum Swasta Utama memberikan
pelayanan medik bersifat umum, spesialistik dan
subspesialistik.
JENIS PELAYANAN RUMAH SAKIT
• Perawatan pasien rawat jalan.
• Perawatan pasien rawat inap.
• Perawatan pasien gawat darurat.

Pelayanan kesehatan paripurna mencakup :


• Promotif.
• Preventif.
• Kuratif.
• Rehabilitatif.
SARANA & PRASARANA
• Ruang rawat jalan Ruang rawat inap.
• Ruang gawat darurat Ruang Operasi
• Ruang tenaga kesehatan Ruang Radiologi
• Ruang laboratorium Ruang Sterilisasi.
• Ruang farmasi Ruang Diklat
• Ruang kantor dan administrasi Ruang Ibadah
• Ruang tunggu pasien Ruang Penyuluhan kes. mas
• Ruang menyusui Ruang Mekanik
• Ruang dapur Ruang Laundry
• Ruang kamar jenazah Ruang Pengelolaan sampah
• Ruang pelataran parkir
INSTALASI RUMAH SAKIT.
• Rawat jalan. Rawat inap.
• Rawat Darurat. Bedah Sentral.
• Farmasi Laboratorium
• Radiologi Gizi.
• ICU/ICCU/NICU/PICUVK Bersalin
• Gas medik Bank Darah
• IPRS Sanitasi.
• Laundry Rekam medik
• Kamar jenazah Logisti.
REKAMAN MEDIK

• Adalah sejarah ringkas, jelas dan akurat dari kehidupan


dan kesakitan penderita, ditulis dari sudut pandang
medik.
• Berkas yang berisi catatan dan dokumen tentang
identitas, anamnesis, pemeriksaan, diagnosis,
pengobatan, tindakan dan pelayanan lain selama dirawat.
FUNGSI REKAMAN MEDIK
• Dasar perencanaan dan kelanjutan perawatan penderita.
• Sarana komunikasi antar dokter dan profesi kesehatan
lain.
• Dasar kaji ulang studi dan evaluasi perawatan.
• Perlindungan hukum penderita, RS dan praktisi.
• Data buat penelitian dan pendidikan.
• Dasar perhitungan biaya .
KETENTUAN REKAMAN MEDIK
• Informasi klinis signifikan dan dirinci.
• Berkas dan tanggung jawab milik RS .
• Isi Rekaman medik milik penderita dan dijaga
kerahasiaannya.
• Hanya petugas rekam medik yang boleh masuk.
• Tidak diperkenankan mengutip isi tanpa ijin RS.
• Selama dirawat rekam medik menjadi tanggung jawab
perawat ruangan.
CONTOH DUKUMENTASI

• Ringkasan sejarah obat saat masuk RS.


• Konsultasi lesan dan tertulis.
• Order obat dari dokter lesan maupun tertulis.
• Klarifikasi order obat.
• Penyesuaian dosis obat, frekuensi, bentuk sediaan dan
rute pemberian.
• Temuan pemantauan terapi obat.
• Pendidikan dan konseling yang berkaitan dengan obat
penderita.
POLA ORGANISASI RS
• Badan pengurus Yayasan.
• Dewa pembina.
• Dewan penyantun.
• Badan penasehat.
• Badan penyelenggara : Direktur, Wadir, Komite medik,
Satuan pengawas dan Instalasi2x.
• Wakil Direktur : Pelayanan Medik, Penunjang medik,
Keperawatan, Keuangan dan Administrasi.
TUGAS

• Contoh rumah sakit swasta dan pemerintah yang ada di


samarinda.
• Uraikan sesuai klasifikasinya.
• Struktur Organisasi.

Beri Nilai