Anda di halaman 1dari 15

LAPORAN KASUS ANESTESI

KEPANITERAAN KLINIK RSUD CIBINONG


(ANESTESI REGIONAL)

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS TARUMANAGARA
PERIODE 22 FEBRUARI- 26 MARET
IDENTITAS PASIEN
• Nama : Tn. M
• Umur : 74 tahun
• Jenis kelamin : Laki-Laki
• Pekerjaan : Tidak bekerja
• Nomor CM : 11050570
• Tanggal masuk: 2 Maret 2016
SUBJEKTIF
• Anamnesa : 3 Maret 2016
• Keluhan utama : sulit berkemih
• RPS : os datang dengan keluhan sulit berkemih
sejak sekitar sebulan lalu setelah os menjalani
operasi prostat. Pancaran saat berkemih
dirasakan tetap lemah walaupun sudah
menjalani operasi. Keluhan juga disertai rasa
tidak nyaman saat berkemih.
• Os baru saja menjalani operasi TURP atas
indikasi BPH sekitar 1 bulan yang lalu.
• Tidak ada riwayat keluarga seperti ini.
RIWAYAT PENYAKIT DAHULU
• Riwayat kencing manis : Disangkal
• Riwayat maag : Disangkal
• Riwayat alergi : Disangkal
• Riwayat asma : Disangkal
• Riwayat serangan jantung: Disangkal
• Riwayat hipertensi : Disangkal
• Riwayat operasi : TURP, 1 bulan lalu
OBJEKTIF
• KU : Tampak sakit sedang
• Kesadaran : Compos mentis
• Tekanan darah : 120/80 mmHg
• Nadi : 68 x/ menit
• RR : 18 x/menit
• Mata : Dbn
• Thoraks : Dbn
• Abdomen : Dbn
• Ekstremitas : Dbn
Assesment
• Striktur uretra pars bulbosa 
ureterolitotomia interna
Pemeriksaan penunjang
• Hematologi
– Hemoglobin : 12,1 g/dL
– Eritrosit : 3,83 juta/UL
– Leukosit : 10.700/uL
– Trombosit 285.000/uL
– Hematokrit : 33,8 %
– LED : 24 mm/jam
• Glukosa sewaktu : 89 mg/dL
• Kimia darah
– Ureum : 40 mg/dL
– Kreatinin : 0,7 mg/dL
• EKG (+)
Pemilihan anestesi
• Anestesi dilakukan secara Regional
– Tanggal 3 Maret 2016
– Pukul 09.30
• Obat yang digunakan
– Ondansetron 4 mg
– Bupivacain 20 mg
– Tramadol 100 mg
– Ketorolac 1% 30 mg
SAAT OPERASI
• ASA : II
• TD saat OP tiap 15 menit
– 09.30 TD: 123/74
– 09.45 TD: 120/71
– 10.00 TD: 121/68
• Saturasi : 99%
• Penggunaan gas : 0₂ 2L/ menit nasal
• Cairan : Ringer Laktat 500 cc
SETELAH OPERASI
• ALDRETE SCORE

Indikator Masuk Keluar


Aktivitas motorik 1 1
Pernapasan 2 2
Tekanan darah 2 2
Kesadaran 2 2
Warna kulit 2 2
jumlah 9 9
OBSERVASI DI RR
1. 10.00 99 120/60 47 18 9
2. 10.15 99 119/81 41 18 9
3. 10.30 99 120/83 41 18 9
4. 10.45 99 120/73 41 18 9
5. 11.00 99 120/80 42 18 9
PEMERIKSAAN POST OP
Di ruang rawat
• Pasien tidak mengeluhkan apapun pasca
operasi
• KU: Tampak sakit ringan dan kesadaran CM
• TD: 120/80mmHg, Nadi : 72x/menit, RR:
18x/menit
• Pasien menggunakan triway catheter.
• Urine bag: cairan di urine bag berwarna
merah, isi 300 cc.
RESUME
• Anamnesa : tanggal 3 Maret 2016 pukul 11.00
– Telah diperiksa seorang pasien berumur 74 tahun
dengan keluhan utama sulit berkemih disertai rasa
tidak nyaman saat berkemih sejak post-op TURP
sekitar 1 bulan lalu.
• Dx: Striktur uretra pars bulbosa dan telah
dilakukan ureterolitotomia interna pada tanggal 3
Maret 2016 pukul 09.30
• Th/ Post Op: ceftriakson 1x2gr, ketorolac 3x1amp,
omz 1x1amp, observasi TTV